Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Admin's picture

Melakukan yang Terbaik bagi Allah

Dear all blogger,

Selalu ada cerita yang baru dalam kehidupan setiap kita, dan inilah yang kita rasakan ketika membaca tulisan-tulisan dari para blogger SS. Oh ya, tak hanya membaca saja lho, kita semua boleh memberikan komentar yang membangun supaya kita bisa saling belajar, melengkapi, dan menguatkan di antara sesama anggota tubuh Kristus.

rizky_purukan's picture

AKIBAT DOSA

Semua orang pastinya ingin hidupnya aman dan damai, jauh dari masalah dan penderitaan. Pada kenyataannya penderitaan selalu ada, bahkan banyak orang yang merasa letih mengalami problem-problem kehidupan.

Purnomo's picture

BERMAIN TAK HARUS MAHAL

               Ada tradisi di Semarang yang berhubungan dengan bulan puasa, yaitu Dugderan. Sejarah mencatat Dugderan untuk pertama kalinya diselenggarakan tahun 1881 oleh Bupati Semarang Raden Mas Tumenggung Aryo Purboningrat. Untuk menandai dimulainya ibadah puasa bedug di Mesjid Agung dibunyikan (dug, dug, dug) kemudian meriam disulut (der, der, der). Sekitar dua minggu sebelum acara itu, para pedagang menggelar komoditinya di sekitar Mesjid Agung.

 

rizky_purukan's picture

DISELAMATKAN DI SEBUAH PEKUBURAN

Pada waktu yang lalu ada seorang yang bernama Robert Matheson. Ia adalah seorang pejabat pemerintah di Irlandia, sebuah Negara yang berada di benua Eropa.

victorc's picture

Bhinneka

Shalom, selamat pagi saudaraku. Kemarin sore kami berempatbelas ditraktir nonton film baru oleh teman sd yang kini menjadi produser film.* Film itu berjudul Aisyah.(1) Awalnya saya agak enggan nonton film tersebut karena agak bernuansa non-kristen, tapi karena desakan seorang teman sd akhirnya saya berangkat juga.
Purnomo's picture

ISTRI SAYA HILANG

          Rabu pagi tadi aku berkeliling kota mengumpulkan laporan dari para penyalur beasiswa SD. Waktu pengambilan santunan Senin dan Selasa. Seorang dari mereka memberitahu ada 3 yang tidak diambil. Mereka dari satu keluarga dan baru sekali ini tidak mengambilnya. Biasanya yang mengambil ibunya. Jika sebelumnya kepseknya memberitahu aku penyebabnya (siswa sakit, orang tuanya keluar kota), uang santunan itu aku simpan dan bisa diambil bersamaan dengan santunan bulan berikutnya. Tanpa pemberitahuan dari kepsek, santunan yang tidak diambil aku hanguskan. Tetapi sampai pagi tadi tidak ada berita dari kepsek. Jumlah santunan untuk 3 anak itu 340 rb sementara uang sekolahnya 395 rb.


Pak Tee's picture

Percakapan Kucing

      Seekor kucing kembang telon berkunjung ke rumah kucing hitam di Yogya suatu hari. Mereka sepakat jalan-jalan keliling kota.

      "Lihatlah kawan, di kotamu terlalu banyak hotel!" kata si Kembang Telon.

      "He-eh!"

      "He-eh? Memangnya kau berasal dari Semarang?"

Purnomo's picture

SAYANG ANAK, SAYANG ANAK

                Siang tadi di pelataran halaman depan sebuah SD Swasta aku membagikan santunan kepada 10 orang. Sekolah libur karena hari Minggu seluruh siswa dari kelas 1 sampai 6 piknik ke Jogja dan pulang pk.01.00 malam. Tetapi ortunya datang karena sudah aku kirimi sms.

                Seorang bapak yang anaknya siswa kelas 6 bertanya, "Nanti anakku waktu smp masih bisa dibantu ndak, boss?"

 

tilestian's picture

Berawal dari Rumput


Siapa sih yang tidak pernah melihat rumput? Minimal, kalau di halaman rumah sendiri tidak ada rumput, di halaman tetangga ada rumput. Hampir semua orang pernah melihat rumput.

Sering kali, rumput terlihat tak menarik. Bagaimana kesanmu dengan rumput di samping? Tak tertata rapi, iya. Warna kurang segar, iya. Kurang menarik, relatif ... hehehe. Sejauh mata memandang, segala sesuatu tampak menarik jika memenuhi kriteria atau harapan seseorang yang melihatnya. Belum tentu lho rumput di samping tergolong tidak menarik menurut beberapa orang. Siapa yang tahu?
Purnomo's picture

Di Tepi JALAN DAENDELS (4) Lemak Nian

            Setelah wawancara selesai dan anggota jemaat pulang, pak pendeta Kholiq mempersilakan kami menyantap makan siang. Pemilik rumah di sebelah gereja tempat kami melakukan wawancara ini adalah seorang janda tua. Aku duduk di sebelahnya dan bertanya,

         “Mbah, sekarang umur berapa?”
         “Tujuh puluh lima tahun.”
         “Sehat, tidak ada penyakit?” tanyaku macam petugas posko bencana alam saja.
         “Sehat walafiat.”


Purnomo's picture

Di Tepi JALAN DAENDELS (3) Between gadhuh and gadhuk

             Di Gereja Ngombol ada 4 orang anggota jemaatnya yang menemui kami. Kami berbincang di sebuah rumah sederhana di sebelah gedung gereja. Kami bertukar informasi tentang menanam padi, jagung, semangka serta melon. Ketika pertemuan akan berakhir seorang dari mereka berkata,

            “Saya ini kalau sedang mutar-mutar desa dan melihat rumput-rumput tumbuh subur, ingin sekali turun dari motor untuk memotongnya dan membawa pulang. Tetapi untuk apa? Di rumah saya tidak punya sapi.”


Purnomo's picture

Di Tepi JALAN DAENDELS (2) Gereja kita payah ya.

                    Untuk urusan diakonia atau kespel (kesaksian & pelayanan) banyak orang punya ide cemerlang. Mereka membicarakannya dengan majelis gerejanya sambil berharap idenya dilaksanakan oleh gereja. Jika kemudian gereja belum juga melakukannya, mereka mempergunjingkan pengurus gerejanya. “Gereja kita payah ya.”



 

Purnomo's picture

Di Tepi JALAN DAENDELS (1) Gereja dengan Bisnisnya

            Februari 2013. Beberapa menit setelah menyusuri Jalan Daendels ke arah barat, mobil kami berbelok ke kanan memasuki jalan kecil. Di sisi kanan ada ladang jagung yang hampir panen. Cerita temanku ladang yang terletak tepat di pinggir jalan Daendels ini luasnya 1 ‘iring’ (ini terminologi lokal = 1/4 hektar = 2500 meter persegi) dan pernah ditawarkan dengan harga 100.000 rb.



victorc's picture

Kromosom

Shalom, selamat pagi saudaraku. Pagi ini, dalam suatu diskusi ringan seorang jemaat senior menceritakan kepada saya tentang temuan arkeologis Tabut Perjanjian di lokasi tempat Yesus dulu disalibkan. Lalu kami dan beberapa teman mendiskusikan temuan tersebut, dan saya tergugah untuk mencari informasi tentang siapa yang melakukan temuan arkeologis tersebut.

Ron Wyatt
Purnomo's picture

KUE GANJEL REL dan ES KOMBOR

           Suatu ketika di toko kue aku melihat kemasan roti bertuliskan “Koewih Tempo Doeloe Ganjelrel”. Astaganaga, kue masa kecilku masih ada sampai sekarang. Melihat price tag-nya, ternyata kue ini harus dimasukkan ke kategori bakery karena di atas 30 ribu rph. Padahal dulu ini adalah kue termurah di pasar tradisional, bahkan harganya di bawah jajan pasar. Tetapi demi nostalgia aku beli satu kotak.



Purnomo's picture

KUE LEKKER

                 Kue Lekker berbahan utama adonan dari terigu, tepung beras, telur, gula halus, vanila, garam dan air. Dijajakan berkeliling dengan sepeda atau motor yang membawa wajan dan kompor kecil. Adonan kuning itu dituangkan ke wajan, wajan digoyang berputar sehingga adonan melebar tipis. Ketika masakan setengah matang, ditengahnya dibubuhi irisan pisang atau ditaburi coklat meises, lalu dilipat dua, dipanaskan sampai matang. Sebiji dijual 1000 rupiah. Anak-anak SD menggemarinya.

 

Purnomo's picture

Kue Wingko Babad

              Berbeda dengan Bika Ambon yang tidak ada kena-mengenanya dengan pulau atau orang Ambon, kue Wingko Babad betul-betul berasal dari kota kecil Babad yang terletak di antara kota Gresik dan Lamongan di Jawa Timur



Purnomo's picture

Kue Bika Ambon

                     Hampir setiap penggemar kue tahu rasa Bika Ambon. Ini kue khas asal kota Medan seperti halnya lumpia untuk kota Semarang. Tetapi mengapa menyandang kata “Ambon” padahal lahirnya di kota Medan?



victorc's picture

Bangkit

(Risen movie, 2016)