Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Bahasa/Sastra

anakpatirsa's picture

Ironis

        Bila Mahatma Gandhi hidup di era informasi, tetapi India masih dijajah Inggris, sepuluh menit setelah pembunuhan itu, bisa-bisa dalam sebuah Breaking News muncul berita: "Tokoh gerakan kemerdekaan India, pejuang tanpa kekerasan yang paling gigih, Mahatma Gandhi, dibunuh. Ironisnya, ia ditembak mati saat masih hidup."

Veritas's picture

Elohim = Alef Lamed He Yod Mem (Serangan kepada si Ngaco Belo)

Belakangan ini, blogger TOP kita mengeluarkan jurus-jurus sakti untuk menyerang para penganut paham Tritunggal. Serangannya benar-benar Massive. Mengapa massive? Karena menulis beberapa blog dan debat yang dijadikan blog. Debat dari pesilat-pesilat TRITUNGGAL hahahaha...

Tante Paku's picture

Mari Telanjang Tanpa Tatto

TUHAN Allah saat membentuk manusia Adam dalam keadaan telanjang, begitu juga saat Hawa dibangun dari tulang rusuknya, juga telanjang. Telanjang adalah keindahan yang tanpa noda dosa, dan dalam ketelanjangan pula DIA menginginkan kita kembali kepada-Nya, tanpa noda dosa.

Telanjang Tanpa Tatto

y-control's picture

Originality is not Dead.. (n)Yet!

Meski Pengkhotbah berkata, “Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi, tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari”, memunculkan ide orisinal bukan hal yang mustahil. Kalau ada yang tetap sama sejak dulu sampai sekarang, mungkin itu adalah kebutuhan manusia akan informasi dan komunikasi. Itulah sebabnya, buku-buku dan artikel-artikel, termasuk di blog, masih tetap laris dibaca bahkan dibeli karena masih ada orang yang selalu memberikan informasi dan pencerahan baru bagi para pembacanya.

y-control's picture

Kata adalah Senjata

Ini bukan artikel tentang Subcommandante Marcos atau artikel tentang perang gerilya. Ini adalah artikel tentang menulis saja yang mungkin bisa berguna bagi para blogger di SS ini di era di mana sering muncul para grammar nazis (polisi bahasa). Tanpa bermaksud menggurui, jika ingin menulis apapun, kita harus tahu bahwa selain teknik menulis, kepekaan penulis dalam menggunakan bahasa juga sangat penting. Bagi penulis, bahasa ibarat senjata untuk mengalahkan sebanyak mungkin musuh. Jika kita tidak menguasai teknik memakai “senjata” satu ini, maka hasilnya tidak akan efektif. Tanpa kepekaan berbahasa, maka bisa muncul kata dan kalimat yang tidak efektif, rancu, dan sulit dipahami. Nah, apa saja yang ilmu yang diperlukan untuk dapat menguasai “senjata” satu ini? 

Purnawan Kristanto's picture

Tour de Cangkem at Puerto Qerto [Day Two]

Hari kedua di Purwokerto, kami disambut selimut kabut. Mas Arie sudah lebih dulu bangun dan asyik bersaat-teduh di depan laptopnya. Sebelum sarapan, aku menyambar kamera untuk sarapan mata lebih dulu. Pukul 6, jalan mulai dipadati kendaraan. Aku putuskan untuk mengunjungi Taman Makam Pahlawan "Tanjung Nirwana," yang hanya berjarak 500 meter dari hotel. Gerbang utamanya digembok. Mustahil untuk masuk ke dalam.

Makam ini dibagi menjadi dua bagian yang dipisahkan lagi oleh tembok. Bagian depan adalah tanah kosong dengan tugu serupa menhir di bagian tengah. Barangkali di sini sering dipakai untuk upacara. Sedangkan di bagian belakang adalah wilayah pemakaman, namun sayangnya tidak terlihat karena tertutup pagar tembok. Di sekeliling pemakaman ini, terdapat perkampungan yang cukup padat.

13111830951604664398

Purnawan Kristanto's picture

Tour de Cangkem at Puerto Qerto [Day One]

Dalam bahasa Jawa, “cangkem” itu artinya mulut. Dalam konteks tertentu, “cangkem” itu berkonotasi negatif. Untuk ungkapan yang lebih halus, biasanya dipakai kata “Tutuk.” Selama dua hari, 15 dan 16 Juli, aku dan teman-temanku mengadakan aktivitas yang berkaitan dengan mulut. Pertama, wisata kuliner yaitu aktivitas mencicipi makanan. Kedua, menjadi fasilitator di tiga pelatihan. Aktivitas ini juga melibatkan mulut. Inilah ceritanya:

Saat turun dari bus Trans Jogja, aku sudah terlambat 20 menit dari waktu yang disepakati.  “Saya menunggu di shelter Bumiputera di seberang hotel Santika.” Itulah bunyi SMSku pada mas Agus dan mbak Tina. Sepuluh menit berlalu, tidak ada respons dari mereka. Aku memutuskan menunggu saja sambil membaca berita Ruhut Sitompul yang menikah lagi. Gereja jelas mengharamkan poligami. Anehnya, pendeta gereja itu mau melayani pemberkatan permikahan. Alasannya karena mendapat tekanan dari ketua sinodenya. “Berarti ketua sinode lebih berkuasa dari Yesus,” gumamku sendirian. Tiba-tiba dari sudut mata, terlihat mobil Xenia merah hati yang menepi. Jemputanku sudah datang.

bennylin's picture

Ngomyang

https://www.joyfullifesundayschool.com/Samples/Lessons/90433.pdfBareng panjenengané nothok lawang régol, ana abdi wadon jenengé Rodé teka arep nyumurupi sapa kang thothok-thothok iku.

Wong wadon mau ora pangling menawa iku swarané Pétrus, nanging marga saka bungahé, ora banjur ngengakaké lawang, nanging énggal-énggal lumebu ngaturi pirsa, yèn Pétrus ana ing ngarep régol.

Wong iku banjur dilokaké, "Kowé iku ngomyang." Ewasamono tetep anggoné matur, menawa iku nyata temenan. Banjur padha kandha, "Iku malaékaté." [cetak miring penulis] (Kis 12:13-15, Jawa, bd. bahasa lain)

Purnawan Kristanto's picture

Mengelola Media Gereja itu Sulit

PARA trainer dalam pelatihan penulisan biasanya akan menyatakan bahwa mengelola dan meneribitkan media gampang. Tapi menurut saya, mengelola untuk media gereja itu sulit. Hal ini didasarkan pada analisis terhadap karakteristik pembaca media ini.

Purnawan Kristanto's picture

Strategi Ngeblog

MEMBUAT blog itu sangat mudah dan murah. Menurut statistik yang dikeluarkan oleh Technorati pada tahun 2007, setiap hari ada lebih dari 120.000 blog baru. Angka ini mengisyaratkan satu hal: PERSAINGAN KETAT! Itu sebabnya jika saat ini Anda akan membuat blog, maka Anda harus membuat blog yang menonjol di antara kerumunan blog yang ada.

Miyabi's picture

Pohon Tak Berbuah di Taman Eden dan Asal Mula Suami Takut Istri

Pada mulanya manusia dan para binatang lainnya cuma tahu satu hal: enak. Apa yg enak itu yg dicari. Yang tidak enak itu yang dihindari. Manusia pun kerjanya cuma leyeh-leyeh di padang rumput yang hijau, kalau perutnya mulai kosong dan mulai ada rasa tidak nyaman, maka ia akan bangkit mencari makanan. Bila sudah kenyang dia kembali tiduran leyeh-leyeh dan mengelus-elus perutnya yang membuncit. Di Taman Eden ada banyak pohon buah tapi ada satu pohon yang tidak berbuah yang ditulisi larangan dalam 2 bahasa:

DANGER! HIGH VOLTAGE!
Dipegang = Mati

bennylin's picture

Mobil

Tata Nano berlapis emas tulen! Hanya di India

Menurut kamus, istilah "mobil" dapat berarti dua hal. Yang pertama adalah kata benda yang padanannya adalah "oto" ("otomobil"). Bukan itu yang akan dibahas di sini. Yang akan dibahas adalah pemeriannya yang kedua, yaitu "mobil" sebagai kata sifat. Deskripsinya adalah

mo·bil a mudah bergerak (berpindah) atau digerakkan (dipindah-pindahkan): ia sangat -- sehingga cocok untuk melakukan tugas luar

ferrywar's picture

Kata kata yang “menyamar”

 Kata kata yang “menyamar” dalam Pemaknaan Penafsiran
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengungkapkan kata-kata yang sebetulnya terdengar “biasa” tetapi sebetulnya sedikit banyak mengandung siratan tersamar. Bentuknya bisa berupa metafora, jargon, singkatan, plesetan, perumpamaan dsb.
bennylin's picture

Hana: Satu bagian atau dua bagian?

Dalam seminar RBC Indonesia di GKKK Solo beberapa waktu yang lalu yang mengangkat tema Hana: Iman yang be, satu hal yang mengganjal dari pembicara, Chek Phang Hia, yang saya rasakan adalah pernyataannya (dalam bahasa Inggris) bahwa Hana mendapat "double portion" (porsi ganda) dari suaminya, Elkana.

Daniel's picture

Kopdar dan Lomba Menulis Blog [UPDATED 27-Nov-2010]

Beberapa hari yang lalu, salah seorang panitia Festival Penulis & Pembaca Kristiani (FPPK) 2010 -- sekaligus moderator Milis Komunitas Penjunan (Penulis & Jurnalis Kristiani) dan blogger SABDA Space -- menghubungi saya dan menanyakan apakah para blogger SABDA Space mau mengadakan kopdar lagi, bergabung dengan FPPK 2010?

Love's picture

BUKAN STOP!

Mari kita tengok kalimat maupun judul blog berikut ini yang saya  kutip dari tulisan beberapa blogger SS (pemilihan kalimat secara acak).
 
"Mulai dari sekarang, STOP yang namanya curhat kepada teman atau sahabat apalagi yang berbeda jenis kelamin."
 
"Dan begitu dia melakukan praktek pertama menjadi dokter gigi, saya sudah tahu bahwa apa yang saya lakukan saat itu kepadanya adalah semacam Cold Reading."
 
"...1 April itu sebenarnya adalah hari lahir dan juga hari kematiannya dari Yudas sang penghianat Yesus."
 
"Dunia supranatural, tak akan pernah kehilangan cerita dan pelanggannya."
 
"Aku Tidak Percaya Mujizat"
 
"Akhir Jaman dan Nabi Palsu"
 
Dari kutipan-kutipan di atas, apakah ada kata yang ditulis secara salah?

== 000 ==

y-control's picture

Membuat Judul yang Menarik

Dalam sebuah tulisan, judul tentu saja penting. Hanya saja, kadang kurang diperhatikan. Idealnya, judul memang harus bisa memberi tahu apa kira-kira isi dari sebuah tulisan. Tapi, dalam karangan populer (saya rasa kita semua ingin tulisan blog kita dibaca banyak orang alias populer kan?), judul tulisan tentu saja tidak bisa seperti judul skripsi yang kalau dibaca tidak cukup dengan sekali ambil nafas itu. Memberi judul memang gampang-gampang susah. Gampang karena toh itu cuma seperti membuat beberapa kata yang isinya merangkum semua isi tulisan. Tapi, bisa susah kalo kita menyadari bahwa judul harusnya bukan sekadar sebagai penanda, tapi juga memberi informasi dan yang lebih penting lagi, membuat orang tertarik buat membacanya. Bagi beberapa penulis dan editor  (fyi: di dunia penerbitan, beberapa judul buku sebenarnya adalah bikinan si editor, bukan si penulis, bahkan buku terjemahan, mis: 24 Wajah Billy yang aslinya berjudul The Minds of Billy Milligan), memberi judul sebuah tulisan (apalagi sebuah buku) bisa jadi seperti memberi nama anak sendiri. 

PlainBread's picture

Itu Orang - Orang Itu

"Itu orang aneh yah," kata istri saya menunjuk orang yang berjalan kaki.

Saya yang sedang menyetir di sebelahnya melihat orang yang ditunjuknya. Iya, tampak aneh Seorang lelaki yang berjalan di hari yang sudah agak terik dengan memakai jaket tebal dan sepatu tinggi.

Saya terdiam.

Miyabi's picture

Perumpamaan Tentang Jendela yang Pecah

Membaca dennis dan dreamz menyinggung the law of deminishing return, saya pun jadi ingin membahas istilah ekonomi yang lain, yaitu soal broken window fallacy, sebuah kesalahan berpikir yang men