Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

ely's blog

ely's picture

Si Bungsu

 

Sehari sebelum kembali ke kampung, setelah menyelesaikan urusan di kota, bapak berkata padaku, “Kalau sempat, sebelum pulang kita ke pasar besar sebentar untuk beli pesanan si bungsu”. Aku menyetujui usul itu tanpa banyak pikir. Ingin tahu apa pesanan si bungsu aku menanyakannya pada bapak.

ely's picture

Sebuah Perumahan Di Hilir Kampung

Hampir setiap hari kami melewati rumah-rumah kecil yang di ada atas gunung itu. Sebuah perumahan yang terletak di hilir kampung.  Rumah-rumah kecil yang dibangun dengan model yang hampir sama. Tanpa dinding, hanya dikelilingi pagar kayu setinggi pinggang orang dewasa. Pagar yang menjadi pembatas antara dalam dan luar rumah.

ely's picture

Perginya Lelaki Tua

 

“Ia menyusul”. Dua kata yang begitu saja terbersit di kepalaku. Lelaki tua itu pergi setelah dua minggu lalu seseorang juga pergi. Hanya cara mereka pergi yang berbeda. Isak tangis pilu terdengar lagi. 

ely's picture

Ular Hijau Yang Tersamar

Ia tidak memperhatikan ular itu karena warna tubuhnya yang hijau menyamarkannya di antara rumput-rumput yang hijau. Tanpa curiga om ini memikul ikatan rumput tersebut untuk dibawa pulang.

ely's picture

Gereja Keliling Keliling

 

Dulu pernah terlintas dalam diriku untuk menjadi seorang pendeta, karena aku melihat teladan yang diberikan dari pendeta-pendeta yang aku kenal di perkampungan. Kasih yang tulus dari mereka memberi dorongan kepadaku untuk melakukan hal yang sama.

ely's picture

Penyakit Bangsaku

"Inilah gambaran bangsaku, bangsa yang aku akui, aku cintai ini. Bangsa Indonesia, yang aku tahu dari dulu hingga saat ini terus mengidap penyakit yang sama, penyakit yang belum sembuh dan kian menjadi parah."

ely's picture

Menanti Pelangi-Mu

Lama aku tertegun,

Entah apa yang aku rasakan,

Melihat apa yang ingin aku lihat,

Namun tak mampu rasa untuk menahan,

 

Ingin ku tepis semua,

Namun ia masih di hati,

Melekat dan membekas,

Inilah yang membebani raga,

 

Aku takkan mampu,

Jika tanpa-Mu ...

 

Biarlah aku melihat,

ely's picture

Menghargai Kebersamaan

Untuk melakukan kasih, tentu memerlukan objek. Entah itu Tuhan, manusia, benda, binatang, tumbuhan dan lain sebagainya. Namun objek kasih untuk sebuah hubungan menuntut interaksi dan komunikasi dua arah yang baik, dan objek kasih untuk sebuah hubungan itu adalah Tuhan dan manusia (baca : sesama).

ely's picture

Siapa Yang Mau Peduli

Ketika berkunjung di pasar, hiruk pikuk keramaian menyambutku. Aku dapat melihat berbagai macam pemandangan yang unik dan menarik. Keramaian pasar yang terjadi setiap hari bukan sesuatu yang luar biasa karena pemandangan seperti itu biasa terjadi.

ely's picture

Klewer ... oh ... Klewer ...

Tidak terasa kalau ternyata saya sudah menjadi penghuni yang lumayan atau agak lama di Pasar Klewer ini, sesuai database pasar, hari ini saya sudah 2 tahun 25 minggu telah terdaftar di SS, tapi tentu masih terlalu muda jika dibanding dengan penghuni yang sudah jadi sesepuh di sini.

ely's picture

Aku Akan Menikah (2)

Malam hari, seminggu sebelum pernikahan. Kami makan malam bersama, aku dan dia serta seorang yang ia ingin ada bersama kami malam itu, menikmati kebersamaan yang indah. Makan malam yang romantis. Makan malam yang dihiasi dengan keceriaan, tawa dan kisah-kisah indah, sungguh aku tidak akan melupakannya.

ely's picture

Aku Akan Menikah (1)

Sudah seminggu aku menjalani waktu dengan membiarkan sebuah kata yang tak hentinya menggodaku. Melayang mengitari seluruh rongga pada otak di kepalaku. Pertanyaan dan pernyataan datang dan pergi silih berganti. Membuat aku merasa tak tenang dan bimbang. Tetapi aku kembali terhibur manakala aku mempercayai bahwa sebuah pernikahan akan menawarkan pengalaman baru yang indah dan tantangan-tantangan baru, yang akan dapat aku lewati bersama  pria yang akan menjadi suamiku.

ely's picture

Aku Akan Menikah

Aku seorang wanita yang masih gadis, kataku dalam hati.

Saat aku kembali melihat diriku di dalam cermin. Ada sedikit perubahan, bukan karena cerminnya yang telah usang, bukan juga karena suasana kamarku yang tidak terlalu terang, tapi karena memang ada perubahan dari diriku yang nampak di sana.

ely's picture

Malaikat-malaikatku

Ingatkah engkau,

Ketika tawamu membawa tawaku,

Senyummu mengundang senyumku,

Tangismu menjadi milikku,

 

Detik demi detik,

Sedang terhitung,

Bersama detak jantung,

 

ely's picture

Setiap Warna Memberi Kesan

Tidak terasa, sekarang sudah berada di penghujung bulan sekaligus penghujung tahun. Rasanya baru saja kemarin aku menyapanya, tapi sekarang aku harus bersiap-siap untuk berpisah dan kembali menyapa bulan dan tahun yang baru.

ely's picture

Kado dari Kekasih

Hari ini,

Aku mengenang …

Akan kebaikan Kekasih-ku,

Yang telah memberikan kado terindah yang pernah aku miliki dalam hidupku,

Kado yang tidak dapat aku terima dari siapa pun, selain dari Kekasih-Ku

 

ely's picture

Sahabat Selamanya

Sesuatu yang indah,

Ketika waktu itu ada …

Bersamanya meski harus menahan rasa …

ely's picture

Masa Kecil, Masa Bahagia

 

Waktuku kecil hidup senang sekali

Mama plihara baik-baik …

 

ely's picture

Apa Aku Bergosip?

Puas rasanya habis menceritakan orang. Apalagi orang yang kita ceritakan itu adalah orang yang kita anggap memiliki masalah dengan kita, atau bermasalah dengan kita, atau kita yang bermasalah dengan mereka.

 

***

ely's picture

Menghadapi Orang Sulit

Aku benar-benar belum mengerti bagaimana sebenarnya harus bersikap terhadap orang-orang yang tetap berjuang mempertahankan pendapatnya, padahal sudah jelas pendapatnya bukanlah sesuatu yang layak dipertahankan.