Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace
Aku tidak percaya MUJIZAT
MUJIZAT terjadi dari hari pertama hingga hari ke enam. Setelah hari ke enam, tidak ada lagi mujizat. Bila anda percaya bahwa MUJIZAT masih terjadi setelah hari ke enam, apalagi anda mengklaim mengalami atau melakukan Mujizat setelah hari keenam, itu hanya membuktikan satu hal. Anda tidak memahami arti kata MUJIZAT itu sendiri.
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.
MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.
Miracle is a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.
Banyak mujizat terjadi dan tercatat dalam Alkitab baik di dalam kitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Mari kita mempelajari beberapa di antaranya, untuk melihat apa yang terjadi sesungguhnya?
Musa membelah laut merah.
Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering. Keluaran 14:16
Umumnya orang Kristen menyangka bahwa laut terbelah karena kekuatan yang keluar dari tongkat Musa, walaupun Alkitab mengajarkan hal yang berbeda.
Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. Keluaran 14:21-22
Air laut terbelah bukan karena kekuatan dari tongkat Musa, namun karena angin timur yang keras, yang berhembus semalam-malaman. Itulah yang diajarkan Alkitab.
Manna di Padang Gurun Sin
Dan apabila embun turun di tempat perkemahan pada waktu malam, maka turunlah juga manna di situ. Bilangan 11:9
Kebanyakan pengkotbah hanya menggunakan ayat tersebut di atas sebagai referensi ketika mengotbahkan kisah mujizat MANNA di padang Gurun Sin. Itu sebabnya, umumnya orang Kristen memahami bahwa manna itu muncul sendiri seiring lenyapnya embun pagi, walaupun Alkitab menceritakan hal yang berbeda. Ternyata manna itu tidak muncul sendiri dari antah berantah karena ada pihak lain yang terlibat. Inilah kisahnya.
Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu. Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi. Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Apakah ini?" Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu. Keluaran 16:13-15
Musa berkata kepada mereka: "Seorangpun tidak boleh meninggalkan dari padanya sampai pagi." Keluaran 16:19
Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan dari padanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka. Keluaran 16:20
Setiap pagi mereka memungutnya, tiap-tiap orang menurut keperluannya; tetapi ketika matahari panas, cairlah itu. Keluaran 16:21
Lalu berkatalah Musa kepada mereka: "Inilah yang dimaksudkan TUHAN: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi TUHAN; maka roti yang perlu kamu bakar, bakarlah, dan apa yang perlu kamu masak, masaklah; dan segala kelebihannya biarkanlah di tempatnya untuk disimpan sampai pagi." Keluaran 16:23
Umat Israel menyebutkan namanya: manna; warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu. Keluaran 16:31
Handai taulan yang terhormat, anda tahu apa yang disebut MANNA oleh bangsa Israel, yang warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti kue madu, yang ketika mencair, berbau busuk, namun yang setelah dibakar dan yang dimasak tahan satu hari lagi? Kita menyebutnya TELUR burung puyuh. Pagi-pagi buta telur-telur itu beku, itu sebabnya dapat langsung dimakan. Setelah mencair, berbau busuk dan berulat. Bila dibiarkan ditempatnya, dapat disimpan sampai pagi.
Burung Puyuh di Padang Kibrot-Taawa
Lalu bertiuplah angin yang dari TUHAN asalnya; dibawanyalah burung-burung puyuh dari sebelah laut, dan dihamburkannya ke atas tempat perkemahan dan di sekelilingnya, kira-kira sehari perjalanan jauhnya ke segala penjuru, dan kira-kira dua hasta tingginya dari atas muka bumi. Bilangan 11:31
Handai taulan sekalian, walaupun banyak guru sekolah minggu yang sembarangan mengajarkan kisah tersebut di atas seolah-olah burung-burung puyuh itu muncul dari antah-berantah setelah Musa berdoa, namun Alkitab mencatat bahwa burung-burung puyuh itu muncul terbawa angin.
Sungai Yordan Kering
Segera sesudah kaki para imam pengangkat tabut TUHAN, Tuhan semesta bumi, berhenti di dalam air sungai Yordan, maka air sungai Yordan itu akan terputus; air yang turun dari hulu akan berhenti mengalir menjadi bendungan." Yosua 3:13
Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu -- sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai -- maka berhentilah air itu mengalir. Air yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan, sedang air yang turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali. Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho. Tetapi para imam pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu tetap berdiri di tanah yang kering, di tengah-tengah sungai Yordan, sedang seluruh bangsa Israel menyeberang di tanah yang kering, sampai seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan. Yosua 3:15-17
Air sungai Yordan berhenti mengalir, sungai Yordan kering. Banyak orang Kristen menyangka bahwa air sugai Yordan menjadi kering karena kekuatan yang terpancar dari tabut yang diangkat oleh para imam, namun, menurut Alkitab bukan demikian kejadiannya. Alkitab mencatat bahwa aliran air sungai Yordan terputus karena: Air yang turun dari hulu terbendung, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan. Apabila air tidak terbendung di tempat yang jauh sekali, maka banjir akan melanda daerah itu. Bila banjir melanda daerah itu, maka bangsa Israel akan ikut kebanjiran pula.
Tembok Yerikho Runtuh
Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu. Yosua 6:20
Apa yang menyebabkan tembok Yerikho runtuh? Banyak pengkotbah yang mengajarkan bahwa hal itu terjadi karena Allah mengutus malaikat untuk meruntuhkannya. Alkitab sama sekali tidak mencatat tentang hal itu, bolehkah kita menafsirkan bahwa hal itulah yang terjadi, Malaikat meruntuhkan tembok kota?
Ada ilmuwan yang menduga bahwa tembok Yerikho runtuh karena getaran suara Sangkakala dan teriakan bangsa Israel, namun, penelitian menunjukkan bahwa tembok Yerikho mustahil runtuh karena getaran suara sangkakala dan teriakan bangsa Israel. Penelitian arkeologi menunjukkan bahwa tembok Yerikho runtuh karena gempa bumi.
Allah Bekerja Melalui ALAM
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Kejadian 1:1
Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Kejadian 1:2
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Kejadian 1:28
Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. Kejadian 1:31
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.
Allah menciptakan surga dan dunia dalam enam hari. Alkitab mencatat, Allah berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya pada hari ketujuh. Kita menyebut hukum-hukum yang mengatur alam semesta itu hukum alam. Kenapa Allah berhenti mencipta? Karena Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Apabila Allah melakukan intervensi atas hukum alam, bukankah itu berarti Allah menciptakan hukum baru setiap kali Dia intervensi? Bila Allah melakukan intervensi, bukankah itu berarti segala yang diciptakan-Nya BELUM sungguh amat baik?
Mujizat-mujizat yang kita bahas di atas, tidak terjadi sekoyong-konyong, mujizat-mujizat itu terjadi secara alamiah, ketika muncul, itulah penggenapannya. Semua mujizat tersebut adalah fenomena alam, tidak menyimpang dari hukum alam. Walaupun banyak mujizat yang belum mampu dipahami secara ilmiah, namun hal itu terjadi bukan karena melanggar hukum alam namun karena keterbatasan pengetahuan manusia.
WAKTU, Itulah kuncinya. Waktu adalah misteri, dengan berlalunya waktu satu persatu dibukakan. Waktu adalah misteri yang dicoba untuk diungkapan oleh bangsa Israel dan bangsa Tiongkok kuno. Menyesuaikan waktu manusia dengan waktu Tuhan, adalah ajaran yang didengung-dengungkan oleh kedua bangsa itu selama ribuan tahun.
Kisah Penciptaan Tiongkok Kuno
Laozi, seorang nabi Tiongkok kuno yang hidup abad ke 6 sebelum masehi menulis:
Ada suatu yang sempurna. Ada sebelum langit dan bumi. Sendiri sendirian. Mandiri, tidak berubah. Sempurna, selalu ada, tak terkalahkan. Mahabisa, mahakuasa, bunda langit dan bumi. Aku tidak tahu siapa namanya, gelari saja dia Dao ?. Karena kemahakuasaannya, gelari dia Da? (sang agung). Sang Agung berkata, mati. Maut berkata, jauh. Jauh berkata, kembali. Sesungguhnya, Dao itu agung. Langit agung, bumi agung, manusia juga agung. Di Tiongkok ada empat yang agung, manusia adalah salah satunya. Manusia diperintah bumi, bumi diperintah langit, langit diperintah Dao, Dao diperintah Zi Ran ? ? (dirinya ada karena ada). Dao De Jing 25
Apabila mempelajari kisah penciptaan yang tercatat di dalam kitab Tiongkok kuno, Si Shu dan Wujing, maka inilah yang dapat kita pahami.
Bangsa Tiongkok kuno menggunakan kata Tian (langit) dan Di (bumi) untuk nama Tuhan pencipta langit dan bumi serta Shangdi (Raja Pertama) untuk Tuhan yang menopang segala ciptaan. Unik, namun tidak ada yang salah dengan hal itu. Tian yang empunya peta, Di yang mewujudkan peta itu sementara Shang Di (raja pertama) menopang agar semua ciptaan bertumbuh kembang sesuai dengan kodratnya, sesuai dengan tujuan ketika diciptakan. Tian, Di dan Shangdi adalah Dayi (Yang Mahaesa).
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Yohanes 1:1-3
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. Yohanes 5:30
Aku dan Bapa adalah satu." Yohanes 10:30
Alkitab mencatat bahwa Yesus Kristuslah yang menciptakan segala sesuatu, namun Alkitab juga mencatat bahwa Kristus mengaku bahwa Dia tidak menuruti kehendak-Nya sendiri melainkan kehendak Allah Bapa.
Ini sebuah MISTERI. Kenapa kisah penciptaan bangsa Tiongkok kuno, pada hakekatnya, sama dengan kisah penciptaan yang tercatat di dalam Alkitab?
Masih penasaran tentang Mujizat? Silahkan klik di sini
Ingin mempelajari mujizat Perjanjian Baru? Silahkan klik di sini
Ingin tahu apa itu mujizat kesembuhan Ilahi? Silahkan klik di sini
Lanjutkan Membaca Aku Tidak Percaya Mujizat II? Silahkan klik di sini
hai hai bin YHWH - Komunitas Blogger Kristen SABDASpace.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
- hai hai's blog
- 118131 reads
Tujuan 'Mujizat'
Quoted:
"Semua mujizat tersebut adalah fenomena alam, tidak menyimpang dari hukum alam. Banyak mujizat yang belum mampu dijelaskan secara ilmiah, hal itu terjadi hanya karena keterbatasan kemampuan akal manusia"
Hmmm... menurut saya, mencoba untuk menjelaskan 'mujizat' ini secara 'ilmiah' akanlah sangat sulit dan mungkin tidak membantu. Dari 10 tulah untuk bangsa mesir (Keluaran 7-12), matahari (waktu) dihentikan (Yosua 10), Yesus merubah air menjadi anggur (Yohanes 2) dan terlalu banyak lainnya.
Saya percaya, semua kejadian-kejadian 'ajaib' (menyimpang dari hukum alam) karena pekerjaan Tuhan, karena Tuhan kita adalah Tuhan yang aktif bekerja, hingga detik ini:
"(Yesus berkata)Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga" Yohanes 5:17
Karena ini, konteks di Kejadian 2:2 akanlah lebih tepat jika Ia berhenti dari pekerjaan 'menciptakan', tapi tidak berarti Dia berhenti bekerja.
Menurut saya, akanlah sangat membantu jika kita memandang 'mujizat-mujizat' ini dari sudut pandang tujuan:
1. Bertujuan untuk 'memperkenalkan' diriNya. Melalui 'mujizat', Tuhan telah membuktikan bahwa Dialah Tuhan penguasa alam dan isinya, termasuk manusia (Contoh: Keluaran 7:5)
2. Tiada Tuhan lain lebih berkuasa di dunia ini selain Dia sendiri (Contoh: 1 Samuel 5-6)
3. Yesus mengadakan 'mujizat-mujizat' membuktikan bahwa Dia mempunyai kuasa Tuhan.
Sekarang pertanyannya, apakah kita sebagai pengikut Tuhan di abad-21 ini harus mengalami atau mengadakan 'mujizat'?
Perlu diingat, Alkitab tidak pernah menjanjikan kita bisa mengadakan mujizat (karena ini bukan tujuanNya), dan pada saat yang sama, juga tidak mengatakan 'mujizat' tidak bisa terjadi (saya sendiri sangat sering mendengar kesaksian tentang 'mujizat' penyembuhan yang luar biasa).
Tapi, Dia menjanjikan mujizat yang jauh lebih hebat dari 10 tulah mesir, pembelahan laut merah, matahari dihentikan, penyembuhan, dan lainnya, yaitu:
"Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus" 2 Korintus 4:6
Betapa hebatnya mujizat setiap ada orang yang diselamatkan! Setiap ada orang yang diselamatkan, kita melihat mujizat penciptaan terang (Kejadian 1:3) terulang kembali!
Tujuannya?
"supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!" Filipi 2:10-11
Jawaban hai “Tujuan Mujizat”
Garamdunia, anda berkata:
Hmmm... menurut saya, mencoba untuk menjelaskan 'mujizat' ini secara 'ilmiah' akanlah sangat sulit dan mungkin tidak membantu. Dari 10 tulah untuk bangsa mesir (Keluaran 7-12), matahari (waktu) dihentikan (Yosua 10), Yesus merubah air menjadi anggur (Yohanes 2) dan terlalu banyak lainnya.
Memang sulit untuk menjelaskan "mujizat" secara ilmiah, di samping itu, walaupun ilmu pengetahuan maju pesat, namun hingga saat ini, masih belum mampu untuk menjelaskan semua "hal yang disebut mujizat" dalam Alkitab. Namun sulit bukan berarti tidak bisa, belum mampu menjelaskan bukan berarti tidak bisa menjelaskan. Yang terpenting adalah prinsip dasarnya harus benar-benar dipahami.
Saya percaya, semua kejadian-kejadian 'ajaib' (menyimpang dari hukum alam) karena pekerjaan Tuhan, karena Tuhan kita adalah Tuhan yang aktif bekerja, hingga detik ini:
"(Yesus berkata)Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga" Yohanes 5:17
MENYIMPANG DARI HUKUM ALAM BERARTI CIPTAAN BARU
Thomas Alfa Edison adalah penemu lampu pijar. Apakah lampu pijar adalah mujizat? Bukan! Apakah lampu pijar menyimpang dari hukum alam? Tidak! Thomas Alfa Edison hanya menemukan, tidak menciptakan. Kenapa kita tidak mengatakan dia "menciptakan" lampu pijar, penemuannya adalah "mujizat?" Karena dia hanya menemukan, semuanya sudah tersedia di alam.
Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!" Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh. Yosua 10:12-13
Berdasarkan ayat-ayat tersebut di atas, anda menulis, "matahari (waktu) dihentikan (Yosua 10)". Apakah anda benar-benar menyimpulkan bahwa pada saat itu, matahari benar-benar berhenti di atas Gibeon dan bulan berhenti di atas lembah Ayalon? Agar anda dapat mempertimbangkannya kembali, maka berikut ini saya sampaikan sedikit informasi bagi anda.
Ilmu pengetahuan menjelaskan bahwa: Bulan melakukan empat pergerakan. Pertama, berputar pada porosnya, kedua, berputar mengelilingi bumi, ketiga, bersama-sama dengan bumi mengelilingi matahari, keempat, bersama dengan bumi dan matahari mengelilingi jagad raya.
Bumi melakukan tiga pergerakan. Pertama, berputar pada porosnya, kedua, berputar mengelilingi matahari, ketiga, bersama dengan matahari mengelilingi jagad raya.
Matahari melakukan dua pergerakan. Pertama, berputar pada porosnya, kedua, berputar mengelilingi jagad raya.
Dalam peristiwa Yosua 10 tersebut di atas, apakah anda termasuk orang-orang yang ngotot mengatakan bahwa karena Alkitab mencatat "matahari dan bulan berhenti," itu berarti keduanya benar-benar berhenti, sebab bila tidak, maka Alkitab pasti mencatatnya menggunakan kata-kata lain?
Secara pribadi saya menyimpulkan bahwa pada peristiwa Yosua 10; Hari itu, siang lebih panjang dari biasanya, atau malam terang benderang.
Bulan dan bumi berhenti bergerak tanpa menimbulkan bencana alam adalah penyimpangan hukum alam. Apakah anda percaya dalam peristiwa tersebut matahari, bumi dan bulan benar-benar berhenti bergerak, tanpa menimbulkan bencana? Atau anda percaya bahwa pada saat itu, baik matahari, bumi maupun bulan tetap bergerak, namun di Gibeon dan lembah Ayalon siang lebih panjang atau malam terang benderang pada saat itu.
MENYIMPANG DARI HUKUM ALAM BERARTI CIPTAAN BARU
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3
Saya percaya, karena Alkitab mencatatnya demikian (saya sudah mencek ke bahasa Ibrani) setelah hari keenam, tidak ada ciptaan baru, baik ciptaan baru berupa "WUJUD" maupun "HUKUM."
Tidak ada mujizat, karena semuanya sudah ada di alam semesta ini. Mujizat sudah terjadi selama 6 hari penciptaan. Tidak ada mujizat karena Allah menciptakan dengan lengkap dan sempurna. Adanya mujizat (penyimpangan hukum alam), berarti ada ketidak sempurnaan di dalam ciptaan, sehingga diperlukan koreksi.
Garamdunia, anda bertanya, "Sekarang pertanyannya, apakah kita sebagai pengikut Tuhan di abad-21 ini harus mengalami atau mengadakan 'mujizat'?" Lebih lanjut anda menulis:
Perlu diingat, Alkitab tidak pernah menjanjikan kita bisa mengadakan mujizat (karena ini bukan tujuanNya), dan pada saat yang sama, juga tidak mengatakan 'mujizat' tidak bisa terjadi (saya sendiri sangat sering mendengar kesaksian tentang 'mujizat' penyembuhan yang luar biasa).
Tapi, Dia menjanjikan mujizat yang jauh lebih hebat dari 10 tulah mesir, pembelahan laut merah, matahari dihentikan, penyembuhan, dan lainnya, yaitu:
Anda pernah membaca ayat-ayat berikut ini?
dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Efesus 5:10
Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. I Tesalonika 5:21
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. I Yohanes 4:1
Pernahkan anda menguji kebenaran kesaksian-kesaksian tersebut? Orang lumpuh berjalan, orang pincang sembuh, orang buta celik, orang tuli mendengar, orang bisu memuji Tuhan, roh-roh jahat diusir, kutuk dipatahkan, orang miskin diberkati menjadi kaya. Pernahkah anda menelusuri kehidupan orang-orang yang bersaksi bahwa mereka telah mengalami mujizat penyembuhan ilahi, pengusiran setan dan pematahan kutuk? Sebaiknya anda menyediakan waktu luang untuk melakukannya. Awalnya, anda akan terkagum-kagum, kemudian anda menjadi muak dan akhirnya tertawa terbahak-bahak ketika menemukan fakta-fakta yang ada.
Anda pernah mendengar tentang hormon Endorphin? Sekelompok hormon di dalam otak manusia yang menimbulkan perasaan nikmat dan menangkal rasa sakit. Banyak mujizat penyembuhan yang selama ini diakui sebenarnya terjadi karena pengaruh hormon endhorphin. Itu bukan mujizat, itu hanya penemuan, hormon endhorphin sendiri sudah ada sejak penciptaan.
Salam
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Mujizat tuh apa ?
Mujizat = Pasrah
Bung Marcel, tulisan saya dengan judul "Aku Tidak Percaya Mujizat" ini dimuat pada anggal 25 Mey 2007, komentar terakhir diberikan oleh saudara narno pada tanggal 05 Juni 2007, komentar-komentar selanjutnya menyimpang ke topik lain dan berakhir dengan kesepakatan untuk temu blogger sabdasapce. Walau diskusi telah berakhir, namun secara rutin saya masih memantau, berapa orang yang membaca tulisan saya ini? Hal itu saya lakukan bukan untuk membanggakan diri karena tulisannya dibaca orang, tetapi karena saya harus mempertanggungjawabkannya kepada Tuhan dan pembacanya.
Terima kasih sudah mengingatkan agar saya tidak sombong dan menjadikan akal sebagai Tuhan. Keinginan saya adalah "Mengasihi Tuhan Dengan Segenap Akal Budi," bukan menjadikan akal sebagai Tuhan. Terima kasih juga untuk pujian anda, bahwa saya sudah mengulas dengan hebat secara ilmiah tentang mujizat. Sayang sekali, saya merasa tidak layak untuk menerima pujian tersebut, sebab saya tidak sehebat yang anda sangka. Menurut saya, pujian anda itu harus diberikan kepada Tuhan yang memberi anugerah kepada umat manusia untuk dapat mengasihiNya dengan segenap akal budi.
Maaf, mungkin tulisan saya kurang komprehensif sehingga anda tidak dapat memahaminya dengan baik. Saya setuju dengan anda, alam semesta adalah mujizat, manusia bernafas juga mujizat. Semua mujizat itu telah tercipta ketika Allah selesai menciptakan alam semesta pada hari keenam. Semua mujizat yang di akui oleh umat manusia sebagai mujizat telah diciptakan oleh Allah selama menciptakan alam semesta. Ketika Allah selesai menciptakan alam semesta, maka tidak ada lagi ciptaan baru, baik dalam bentuk wujud maupun hukum alam.
Alasan saya menulis thema ini adalah untuk membuktikan bahwa para pengkotbah dan orang Kristen yang menyatakan dirinya memiliki anugerah "melakukan mujizat" itu salah. Apalagi mengklaim, bahwa dirinya telah melakukan mujizat terhadap ribuan, belasan ribu, bahkan ratusan ribu orang. Saat ini, banyak pengkotbah yang mengajarkan dan banyak orang Kristen yang mempercayainya, bahwa "Bila anda memiliki iman yang cukup, maka anda mampu melakukan mujizat, atau dengan kata lain, bila anda memiliki iman yang cukup, maka anda mampu menggerakkan Allah untuk melakukan mujizat." Dalam hal ini, mujizat terjadi bukan karena kehendak dan anugerah Allah, tetapi karena kehendak manusia. Kalimat "Bila anda beriman, maka mujizat akan terjadi," berarti anda yang menentukan mujizat terjadi atau tidak. Ajaran demikian jelas bertentangan dengan ajaran sejati Alkitab. Saya pernah menuliskannya, dan saya menulisnya lagi, mengutip tulisan Khalil Gibran,
Di negeri anda, mujizat adalah ketika Tuhan melakukan kehendak manusia, di negeriku, mujizat adalah ketika manusia melakukan kehendak Tuhan."
Dalam kisah anda dengan gaji Rp. 1 juta sebulan akhirnya mendapat anugerah sebuah rumah mewah dari undian yang diikuti, itu terjadi bukan karena Iman anda, namun semata-mata hanya anugerah. Anda tidak berhak untuk bersaksi,
"Saya mengikuti undian dan beriman bahwa Tuhan pasti memberi saya rumah dari undian ini, maka saya memilikinya sekarang."
Bila anda bersaksi demikian, itu berarti anda membanggakan diri, bahwa di antara para perserta undian tersebut andalah yang paling beriman (yakin), itu sebabnya Tuhan memberikan rumah tersebut kepada anda. Anda membanggakan diri, bahwa rumah tersebut adalah hasil iman (keyakinan) anda, bukan anugerah Allah (walaupun anda menyebut itu anugerah agar dianggap rendah hati). Itu bukan ajaran sejati Alkitab, tetapi ajaran para Motivator, yang mengajarkan, bahwa manusia memiliki kekuatan untuk mempengaruhi alam semesta, siapa yang paling kuat pengaruhnya, dialah yang menang.
Bung Marcel, saat ini, banyak sekali pengkotbah dan orang Kristen yang hidup dengan keyakinan seperti itu. Bila anda beriman, maka anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan. Bila anda ngotot, maka anda akan akan jadi pemenang.
Ketika almarhum adik saya yang menderita penyakit LSE hamil dan sekarat di rumah sakit, dokter menyatakan, bahwa janin yang dikandungnya akan mati bila dia mengkonsumi obat-obat dosis tinggi, namun tanpa obat-obat tersebut, dia akan mati. Suami adik saya pendeta, mertuanya pun pendeta, namun dalam situasi demikian mereka menolak mengambil keputusan. Saya dan kelima adik yang lain serta mama berdoa, sebagai anak sulung saya yang mengambil keputusan, sebab saat itu papa sudah meninggalkan kami demi wanitanya.
Pemikiran saya sangat sederhana, kalau adik saya mati, maka janinnya yang baru berumur 5 bulan pasti mati, kalau adik saya hidup, maka janinnya memiliki kesempatan untuk hidup, kalaupun harus hidup sebagai orang cacat, dia tetap harus diberi kesempatan. Saya yakin, Tuhan pasti memahami cara berpikir saya tersebut, saya menyebutnya cara berpikir anak kecil. Karena suami dan mertuanya menolak maka saya yang menandatangi surat pernyataan bagi rumah sakit. Adik saya mengalahkan maut untuk pertama kalinya (adik saya mengalahkan maut 6 kali, mementahkan pendapat semua dokter yang merawatnya, kali ke 7, Tuhan membawanya ke negeri seberang langit biru), anaknya lahir dan sehat walafiat sampai sekarang. Bolehkah saya berbangga diri dengan kejadian itu? Tidak! Saat itu, saya berkata kepada mama dan adik-adik saya, "Tidak perlu menjadi pemenang, asal mampu bertahan hingga akhir pertandingan. " Saya dapat menjelaskan proses kesembuhan adik saya tersebut secara ilmiah, tetapi semuanya akan berujung pada kenyataaan, bahwa mujizat sudah dilakukan Allah selama 6 hari penciptaan alam semesta. Itu bukan kemenangan IMAN, tetapi hasil dari PASRAH. Pasrah bukan menyerah, pasrah adalah berjuang sekuat mungkin mungkin dan yakin, hasilnya terserah Tuhan.
Suatu saat saya ikut perkemahan acara fakultas menyambut mahasiswa baru. Ketika acara api unggun, langit mendung tebal, geledek menggelegar dan gerimis turun semakin membesar. Koordinator acara menantang teman-teman kuliahku, orang Kristen, pengurus persekutuan yang selama 3 hari sebelumnya melakukan persekutuan di tenda dan petantang petenteng berdoa dalam bahasa yang tidak ada dalam kamus dengan suara keras yang amat sangat mengganggu. Semua teman-temanku yang mampu berbahasa yang tidak ada dalam kamus tersebut, mengaku memiliki anugerah melakukan mujizat namun menolak untuk memimpin doa dan ngacir satu persatu. Saya menawarkan diri untuk memimpin doa.
"Bapa kami yang di surga, Raja segenap alam, pada saat ini kami berdoa kepadaMu. Kami sedang melaksanakan acara api unggun, halilintar menggelegar dan gerimis mulai turun. Kami mohon, hentikanlah hujan ini dan berilah kami udara yang cerah. Kami tahu, bagiMu menghentikan hujan semudah membalikkan telapak tangan, namun kami sadar, mungkin banyak orang lain yang berdoa untuk hujan ini, namun sekali lagi kami mohon, hentikanlah hujan ini, namun biarlah kehendakMu yang jadi ya Tuhan! Bila Engkau tidak menghentikan hujan ini, berilah kami hati yang suci untuk menerima kenyataan tersebut "
Ketika selesai berdoa, teman-teman persekutuan doa menarikku pergi dan menyatakan betapa bodohnya aku karena menerima tantangan untuk berdoa tersebut. Mereka juga menuduhku telah mencobai dan mempermalukan Tuhan. Saya menyingkir karena tidak mau keributan berlanjut.
Masalahnya sederhana, walaupun selalu dituduh orang Kristen duniawi, namun memimpin doa kepada Tuhan adalah suatu kehormatan. Ketika teman-teman yang mengaku diri lebih rohani menolak, maka saya menerimanya dengan senang hati lalu memimpin doa agar Tuhan menghentikan hujan. Menghentikan hujan adalah masalah kecil bagi Tuhan, kalau Beliau tidak mengabulkan doa kami, itu hanya berarti Beliau memiliki rencana lain. Hujan berhenti, halilintar diam, langit menjadi cerah, bahkan bulan menampakkan diri sehingga acara api unggun dapat dilanjutkan dengan meriah.
Bolehkah saya mengakui memiliki anugerah untuk melakukan mujizat, minimal mengaku memiliki anugerah menghentikan hujan? TIDAK! Bolehkah saya menegaskan, bahwa hujan berhenti karena iman saya, karena keyakinan kami? Apakah hujan berhenti karena saya beriman, atau ada orang-orang Kristen yang beriman, bahwa hujan akan berhenti? Saya hanya beriman, bahwa Tuhan mampu menghentikan hujan, itu sebabnya saya berdoa. Atas kejadian itu, para pengurus persekutuan yang menolak ketika diminta memimpin doa bersaksi tentang iman mereka, bahwa hujan akan berhenti ketika saya berdoa.
Bung Marcel, terserah anda, namun saya percaya, manusia tidak memiliki anugerah untuk melakukan mujizat, karena mujizat sudah terjadi selama penciptaan, hari pertama hingga hari ke 6, setelah itu, hanya hukum alam yang yang terjadi. Mengenai kisah anda mendapatkan rumah mewah, saya mengetahuinya sebagai "teori kemungkinan," mengenai kenapa anda yang mendapat anugerah tersebut, saya menyebutnya anugerah.
Bung Marcel, senang berdiskusi dengan anda!
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Setuju
Sebelumnya saya minta maaf, krn ternyata telat bgt ya hehehe.... tp jujur sy senang dgn ulasan anda. Sekarang saya mengerti, maksud tulisan anda dan saya setuju untk itu. Soal gaji & dapat hadiah rumah itu hanya analogi sederhana bagaimana saya memahami mujizat atau anugrah itu, yg penting bagi saya TUHAN ITU SANGAAAAAAAAAAATT BAEEEK & PENUH KEJUTAN. Soal pengertian mujizat or anugrah itu tidak penting buat saya. Saya juga tidak akan datang ke sebuah KKR yang iklannya pake bumbu penyembuhan ilahi, bukan tidak percaya tp dari iklannya udah ketahuan tujuan KKR itu hehehe.... Maap ya.... Okey tengkyuuuuu ya
TUHAN YESUS MEMBERKATI BUNG HAI-HAI DALAM PELAYANAN DAN KERJA TIAP HARI.
Tidak perlu minta maaf
Bung Marcel, anda tidak perlu minta maaf. Menurut Admin Sabdaspace, adanya blog ini adalah agar kita, para blogger dapat melakukan diskusi secara bebas namun bertanggungjawab. Saya tidak menganggap komentar anda sebagai serangan, namun sebuah pertanyaan konfirmasi. Tulisan ini banyak dibaca orang, sebagian besar karena banyaknya komentar yang diberikan. tulisan ini menjadi istimewa dan lengkap, sebagian besar justru karena komentar-komentar yang diberikan.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
udh_telat
Sori komentar saya dah sngat2x telat, hi..3x. Meski bgt, sy sngt tertarik dgn bahasan ini. Kita masing2 pada dasarnya pny pemahaman sendiri ttg apa itu mujizat. Selain itu, kita masing2 adalah penafsir Kitab Suci yang unik. Kombinasi 2 hal itulah yang membuat rame bahasan ini. Salut. Shalom!
(...shema'an qoli, adonai...)
Ebed Adonai, Nggak Ada Komentar Telat
Ebed Adonai, nama atau definisi itu memang penting. Hal demikian umumnya dilupakan orang. Menafsirkan memang mudah, namun bila Setiap orang menafsirkan ajaran Alkitab maka dalam waktu singkat Alkitab berubah menjadi kitab TAFSIR 1001 MIMPI. Bila hal itu terjadi, maka Alkitab bukan firman Tuhan lagi dan mustahil menjadikan Alkitab sebagai Standard. Karena setiap orang yang membaca Alkitab memiliki standard penfsiran sendiri.
Sampai hari ini saya masih menganut faham bahwa Alkitab tidak boleh ditafsirkan namun harus dipahami. Banyak orang Kristen yang merasa dirinya ROHANI karena terlalu pengecut untuk menegakkan ajaran Alkitab. Umumnya mereka mengutip kalimat:
Jangan menghakimi karena hanya Allah yang berhak menghakimi
Kalimat tersebut walaupun nampak seolah-olah rohani namun bertentangan dengan ajaran Alkitab. Saya seing berkata, "Gereja yang tidak menghakimi adalah gereja yang lemah, bukan gereja sejati. Orang Kristen yang tidak menghakimi adalah orang Kristen PENGECUT."
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Entah bung hai hai ini
Entah bung hai hai ini gimana ga ngerti dah.... bingung .... Kalau kita semua setuju dengan bung hai hai ini, seharusnya kita harus rame rame debat Tuhan Yesus terkait perkataannya di Matius 7:1. Karena menurut bung hai hai perkataan Tuhan Yesus yang satu itu bertentangan dengan ajaran Alkitab. Soalnya bung hai hai sudah sering mengatakan "Gereja yang tidak menghakimi adalah gereja yang lemah, bukan gereja sejati. Orang Kristen yang tidak menghakimi adalah orang Kristen PENGECUT."
@ bid, Jangan Menghakimi
"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Matius 7:1
Saudara B1d, silahkan baca dengan teliti ayat tersebut di atas. Bukankah ayat tersebut di atas TIDAK MELARANG kita menghakimi, namun peringatan agar JANGAN menghakimi bila tidak mau dihakimi?
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
TENTANG AK TIDAK PERCAYA MUJIZAT?
Aku tidak perlu buka kamus untuk mengupas apa mujizat dalam definisi harafiahnya. tapi aku punya pengertiannku sendiri(tidak untuk mempengaruhi keyakinan orang lain/tidak untuk menyalahkan pemahaman orang lain) bahwa mujizat itu akan nampak/terjadi di luar batas kemampuan perhitungan nalar manusia yang selalu mengkaitka rencana-rencana dengan serangkaian proses sehingga menciptakan mukjizat hasil tertentu.Mukjizat bukan tercipta oleh manusia,bahkan mungkin tidak terjangkau oleh manusia untuk memikirkannya/merencanakannya. Mukjizat adalah hasil perbuatan kekuatan/kekuasaan yang tidak terjangkau manusia (Powerness).Menurutku secara naluri manusia akan menutupi kekurangan/ketidakmampuannya dengan mengingkari sesuatu yang disadarinya lebih memiliki kelebihan/kekuatan untuk menunjukkan keunggulannya. Jika benar begitu, sungguhlah kasian mahluk munafik yang diciptakan oleh "Sang Penguasa" namun tidak mengenali dirinya sendiri dan mengingkari penciptanya.
Freya, Percaya Itu Apa?
Freaya, selama tidak mendiskukan definisi mujizat dengan orang lain, maka anda bebas memahaminya sesuka hati, namun sekali anda BERSAKSI atau mendiskusikan mujizat dengan orang lain, maka mau tidak mau anda harus membuat definisi MUJIZAT agar oarng yang mendengat atau berdiskusi dengan anda tidak salah faham.
Namun anda cukup lucu, karena walaupun mengaku tidak perlu buka kamus dan mendefinisikan mujizat, toh anda mendefinisikan mujizat sebagai kejadian di luar kemampuan perhitungan nalar manusia.
Saya setuju dengan anda, tidak ada manusia yang mampu melakukan mujizat di dunia ini, yang mampu melakukan mujizat hanya Allah. Anda salah, secara naluri justru manusia malas berpikir secara logis, itu sebabnya banyak diantaranya alih-alih berpikir logis mereka justru menjadikan perasaannya sebagai STANDARD kebenaran. Asal merasa senang mendengarkan sesuatu, maka mereka langsung menganggapnya sebagai KEBENARAN. Alih-alih menuruti perintah Allah untuk menaklukkan bumi dan berkuasa atas binatang, manusia justru lebih senang bermalas-malasan dan berharap Allah yang melakukan semuanya sementara mereka berlaku sebagai TUAN besar yeng menunggu suguhan dari PELAYANnya, Allah.
Freya, tidak percaya MUJIZAT bukan berarti tidak mengakui adanya mujizat. Dalamhal ini, saya tidak percaya klaim mujizat tanpa mengujinya.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
hai hai
sedangkan Thomas alfa edison memang bukan pencipta tapi penemu karena dia membuat sesuatu dari bahan2 sudah ada di alam.
kalo mukjijat adalah sesuatu kejadian yg diluar pikiran atau jangkauan manusia.
jadi memang Allah sudah lengkap menciptakan selama 6 hari
tapi bukan berati mukjijatNya tidak ada.
penciptaaNya berhenti hari ke 6 tapi mukjijatNya masih bekerja sampai sekarang !
Saya sangat percaya Mujizat
Dengan tidak bermaksud menyinggung saudara hai hai. Saya beranggapan bahwa saudara sudah salah jika anda tidak percaya mujizat terjadi setelah penciptaan, karena dalam Alkitab saja ada sekitar 39 ayat (kurang lebih) yang mengandung kata mujizat. Dan kesemua ayat itu terdapat pada kitab-kitab setelah Kitab Kejadian yang menceritakan soal penciptaan (Kejadian 1 dan 2).
Jika anda mengunakan ayat Kejadian 2 : 2-3 sebagai bukti bahwa Allah tidak mengerjakan mujizat lagi. Maka anda harus membaca ayat tersebut sekali lagi dengan seksama. Ayat itu berbunyi demikian : "2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. 3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu".
Pada kata - kata " Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu", yang anda tekankan, menyatakan bahwa Allah berhenti dari pekerjaan penciptaannya, bukan berarti Allah tidak melakukan Mujizat lagi kan? (jangan2 anda menyamakan mujizat itu hanya dengan penciptaan saja).
Anda menulis "MUJIZAT, kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam". Saya sangat setuju dengan hal itu, tapi anehnya anda sepertinya anda menganggap beberapa mujizat Allah sebagai sesuatu yang alamiah.
1. Terbelahnya Laut Merah oleh Allah melaui angin Timur. Memang Allah mengunakan angin untuk membelah Laut Merah. Tapi jika itu bukan mujizat apakah pernah anda melihat atau mendengar bahwa laut Merah itu terbelah lagi? untuk sekedar informasi laut merah itu lebarnya bisa mencapai 300km dan dalamnya bisa mencapai 2500km (sumber: wikipedia). Jika 1 km ditempuh dalam waktu 10 menit (krn mereka berjalan kaki), maka kurang lebih mereka membutuhkan waktu kurang labih 3000 menit / 50 jam / 2 hari lebih. Itu kalau mereka berjalan tanpa berhenti, jadi mungkinkan bila tidak ada mujizat dari Allah, hal itu bisa terjadi?
2. Roti manna yang turun dari langit. Memang ada kumpulan burung puyuh yang datang sebelum adanya roti manna itu. Tapi jika bukan mujizat dari Allah pernahkan anda melihat atau mendengar burung puyuh meninggalkan sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi, yang warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu?? Setahu saya sih jika ada banyak kumpulan burung puyuh yang lewat, mereka hanya meninggalkan bulu2nya yang rontok dan (maaf) kotorannya saja.
3. Bangsa Israel makan burung puyuh. memang burung2 puyuh itu diterbangkan oleh angin, tapi apakah fenomena alam itu terjadi hanya kebetulan dengan keingginan bangsa Israel untuk makan daging? menurut saya sih itu pekerjaan Allah kan diayat itu jg ada tertulis "bertiuplah angin yang dari TUHAN asalnya;".
4. Keringnya sungai Yordan. Memang sungai Yordan memiliki gejala alam dapat mengering dengan sendirinya. Tapi apakah bukan mujizat namanya jika kejadian itu bertepatan pada saat Tabut Allah akan melewati sungai itu?
5.Runtuhnya tembok Yeriko dan kemenangan2 bangsa Israel. Memang bisa saja Allah mengunakan gempa bumi untuk melakukannya. tapi sekali lagi mungkinkan sekebetulan itu, bahwa pas ketika bangsa Israel selesai bernyanyi dan menyembah Allah dengan ketentuan yang dari Allah, gempa bumi muncul?
Memang pada kejadian2 diatas sepertinya Allah mengunakan alam untuk melakukan mujizatnya sehingga terkesan alamiah dan kebetulan, tapi hal itu merupakan mujizat yang Allah berikan untuk menyelamatkan umatnya.
Jika semua kejadian yang ada di Alkitab adalah sesuatu yang alamiah mampukah anda menjelaskan tentang :
1. 12 tulah yang diberikan Allah kepada bangsa Mesir.(kitab Kejadian)
2. Yesus membangkitkan orang mati. (ada 3 loh)
3. Yesus memberi makan 5000 orang hanya dengan 5 roti dan 2 ikan, dan sisanya 12 bakul (Matius 14)
4. Yesus memberi makan 4000 orang hanya dengan 7 roti dan beberapa ikan kecil, dan sisanya 7 bakul (Matius 15)
5. Kematian, kebangkitan dan kenaikan Tuhan Yesus kesurga.(Matius 27-28, Lukas 24)
6. Sebenarnya masih banyak lagi yang kalo saya rincikan satu persatu bisa2 tidak selesai 7 hari 7 malam.
Jadi kesimpulan komentar saya adalah mujizat itu masih ada dan akan tetap ada hingga kedatangan Tuhan pada kali yang kedua. Bahkan kita pun bisa mengalami mujizat itu.
Untuk referensi kujungi Website www.jawaban.com disana banyak cerita tentang hal2 yang bisa di bilang mujizat.
GBU ALL
Jesus Love Me and You
Aries Yunarta , Saya tidak
Aries Yunarta ,
Saya tidak tersinggung dengan tulisan anda, harapan saya anda juga tidak tersinggung dengan jawaban saya ini.
Anda bilang saya harus membaca ayat Kejadian 2 : 2-3 tersebut sekali lagi dengan seksama. Perlu anda ketahui, saya sudah membaca kedua ayat tersebut berkali-kali dengan seksama dan hati-hati juga ayat-ayat lain yang berhubungan dengan thema tersebut. Dari penelitian saya tersebutlah, saya menarik kesimpulan seperti yang tertulis. Bagaimana kalau andapun melakukan hal yang sama, mempelajari ayat-ayat tersebut dengan teliti dan seksama, serta memikirkannya tanpa prasangka? Anda ahu, kesalahan utama yang dilakukan ketika membaca Alkitab adalah, kita membacanya dengan prasangka.
Mari kita melakukan sebuah simulasi, bila anda melakukan simulasi ini sesuai prosedur, maka anda akan mengerti, betapa berbahayanya, PRASANGKA ketika membaca Alkitab.
"Ia" menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Setan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanyaWahyu 20:2-3
Silahkan anda membaca ayat Alkitab di bawah ini baik-baik, renungkan dengan seksama, lalu jawablah pertanyaan ini,
"Ia menangkap naga, si ular tua itu, ....."
Siapakah yang dimaksud "IA" dalam ayat tersebut?
Jawab pertanyaan tersebut, setelah anda menjawabnya, lalu bukalah Alkitab anda, untuk membaca perikop tersebut secara lengkap untuk menguji jawaban anda.
Aries Yunarta , Anda menulis,
Pada kata - kata " Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu", yang anda tekankan, menyatakan bahwa Allah berhenti dari pekerjaan penciptaannya, bukan berarti Allah tidak melakukan Mujizat lagi kan? (jangan2 anda menyamakan mujizat itu hanya dengan penciptaan saja).
Anda menulis "MUJIZAT, kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam". Saya sangat setuju dengan hal itu, tapi anehnya anda sepertinya anda menganggap beberapa mujizat Allah sebagai sesuatu yang alamiah.
Bila anda setuju dengan definisi bahwa "MUJIZAT, kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam" maka anda harus sepakat pula bahwa "Melakukan MUJIZAT berarti membuat ciptaan baru. "
Thomas Alfa Edison adalah penemu lampu pijar. Apakah lampu pijar adalah mujizat? Bukan! Apakah lampu pijar menyimpang dari hukum alam? Tidak! Thomas Alfa Edison hanya menemukan, tidak menciptakan. Kenapa kita tidak mengatakan dia "menciptakan" lampu pijar, penemuannya adalah "mujizat?" Karena dia hanya menemukan, semuanya sudah tersedia di alam.
Ketika membelah laut merah, Tuhan menggunakan "Angin Timur." Cobalah anda pelajari terbentuknya angin Timur. Bila anda cukup teliti mempelajarinya, maka anda akan tahu, di mana angin timur itu terbentuk, faktor apa yang menyebabkannya terbentuk dan bertiup kemana saja dia sebelum mencapai Israel dan kemana dia berhembus setelah Israel?
1. Terbelahnya Laut Merah oleh Allah melalui angin Timur. Memang Allah mengunakan angin untuk membelah Laut Merah. Tapi jika itu bukan mujizat apakah pernah anda melihat atau mendengar bahwa laut Merah itu terbelah lagi? untuk sekedar informasi laut merah itu lebarnya bisa mencapai 300km dan dalamnya bisa mencapai 2500km (sumber: wikipedia). Jika 1 km ditempuh dalam waktu 10 menit (krn mereka berjalan kaki), maka kurang lebih mereka membutuhkan waktu kurang labih 3000 menit / 50 jam / 2 hari lebih. Itu kalau mereka berjalan tanpa berhenti, jadi mungkinkan bila tidak ada mujizat dari Allah, hal itu bisa terjadi?
Nah, silahkan anda menghitung sendiri betapa dasyatnya angin tersebut. Dengan memadukan pengetahuan anda tentang ilmu angin Timur, maka anda akan tahu apa yang terjadi selama angin tersebut dalam perjalanan menuju laut merah dan setelah meninggalkan laut merah. Kalau ada ilmuwan yang coba-coba melakukan napak tilas perjalanan tersebut, pasti dasyat. Namun, tidak ada ciptaan baru, semuanya sudah tersedia di alam.
Jadi, peristiwa membelah laut merah itu dapat dianalogikan dengan peristiwa penemuan lampu pijar. Tidak ada mujizat, karena semuanya sudah tersedia di alam. Semuanya sudah ada sejak hari ke enam. Kebanyakan orang akan bertanya, kenapa waktunya begitu tepat? Aku bertanya kembali, Apakah peristiwa penemuan lampu pijar waktunya tidak tepat?
Apakah penemuan ilmiah akan mengurangi kemuliaan Allah? Tidak! Penemuan ilmiah jelas menambah keagungan Allah. Penemuan hormon Endorphin, hormon yang menyebabkan perasaan nikmat dan menangkal rasa sakit dapat menjelaskan fenomena kesembuhan (ilahi), penemuan itu merupakan berita buruk bagi para pengkotbah "alam roh" yang sembarangan mengklaim diri memiliki karunia penyembuhan, namun tidak mengurangi kemuliaan Tuhan sama sekali, bahkan menambah rasa kagum dan hormat manusia kepada Tuhan.
2. Roti manna yang turun dari langit. Memang ada kumpulan burung puyuh yang datang sebelum adanya roti manna itu. Tapi jika bukan mujizat dari Allah pernahkan anda melihat atau mendengar burung puyuh meninggalkan sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi, yang warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu?? Setahu saya sih jika ada banyak kumpulan burung puyuh yang lewat, mereka hanya meninggalkan bulu2nya yang rontok dan (maaf) kotorannya saja.
Pernahkah berpikir bahwa yang disebut "manna" oleh bangsa Israel itu sebenarnya adalah telur buyung puyuh? Anda pernah melihat burung puyuh? Saya pernah melihat burung puyuh, puluhan ribu ekor hanya untuk mencari bahan untuk memahami alkitab dengan lebih baik.
Adapun manna itu seperti ketumbar dan kelihatannya seperti damar bedolah. Bilangan 11:7
Jika semua kejadian yang ada di Alkitab adalah sesuatu yang alamiah mampukah anda menjelaskan tentang :
1. 12 tulah yang diberikan Allah kepada bangsa Mesir.(kitab Kejadian)
2. Yesus membangkitkan orang mati. (ada 3 loh)
3. Yesus memberi makan 5000 orang hanya dengan 5 roti dan 2 ikan, dan sisanya 12 bakul
(Matius 14)
4. Yesus memberi makan 4000 orang hanya dengan 7 roti dan beberapa ikan kecil, dan sisanya 7
bakul (Matius 15)
5. Kematian, kebangkitan dan kenaikan Tuhan Yesus kesurga.(Matius 27-28, Lukas 24)
6. Sebenarnya masih banyak lagi yang kalo saya rincikan satu persatu bisa2 tidak selesai 7 hari 7
malam.
Apakah anda berpikir bahwa hal-hal yang anda sebut mujizat tersebut terjadi secara begitu saja. Dari ketiadaan menjadi ada? Bagaimana mujizat terjadi? Terjadi begitu saja? Seperti seorang tukang sulap membaca mantera, lalu "bum," terjadi?
Apa keberatan anda bila Tuhan melakukan hal-hal tersebut di atas (yang anda sebut mujizat) secara ilmiah, dengan mengikuti hukum alam yang telah Dia ciptakan, dan menurutNya lengkap dan sepurna? Apakah dengan begitu, maka keagunganNya akan berkurang? Tuhan bukan dukun, juga bukan tukang sulap. Tuhan adalah pencipta alam semesta dan segala isinya.
Jadi kesimpulan komentar saya adalah mujizat itu masih ada dan akan tetap ada hingga kedatangan Tuhan pada kali yang kedua. Bahkan kita pun bisa mengalami mujizat itu.
Untuk referensi kujungi Website www.jawaban.com disana banyak cerita tentang hal2 yang bisa di bilang mujizat.
Saya tetap percaya, bahwa setelah hari keenam, tidak ada penciptaan lagi, tidak ada penciptaan baru, berarti tidak ada mujizat. Hal-hal luar bisa yang selama ini disebut mujizat, itu bukan mujizat, karena semuanya sudah tersedia, sudah ada di alam ini. Mujizat sudah terjadi selama 6 hari penciptaan, hingga hari ini, belum semua keindahan mujizat itu dapat dipahami manusia, tetapi aku pecaya suatu hari nanti, satu persatu mujizat itu akan terungkap secara ilmiah.
salam
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
MUJIZAT TUHAN masih ada...
Syalom,
Bukankah Tuhan dan Allah itu adalah pribadi yang sama, jadi saudara hai hai kurang pas jika berkata :
"Dalam Alkitab bahasa Indonesia, kata “TUHAN” diterjemahkan dari kata “YAHWE,” sedangkan kata “Allah” diterjemahkan dari kata “Elohim.” Dalam menciptakan alam semesta, “YAHWE” dan “Elohim” bekerja sama.
YAHWE, ELOHIM, ADONAI adalah satu, bukan terpisah-pisah!
Trinitas ALLAH BAPA juga tidak bisa disamakan dengan Tian, Di dan Shang Di... karena mereka pribadi yang berbeda toh... dari namanya saja yang diberikan saudara hai-hai kita sudah tahu Tian (Langit), Di(bumi), Shang Di (raja pertama) sedangkan Trinitatis ALLAH adalah SATU kepribadian... ALLAH BAPA, ALLAH ANAK, ALLAH ROH KUDUS... bukan berarti ALLAH nya orang Kristen ada 3... dapat kita ibaratkan seperti meminum teh manis... ada gulanya, tehnya dan airnya... kita tidak bisa meminumnya secara terpisah toh, airnya dulu, gula, baru serbuk teh ... lalu kita bilang... aku baru saja meminum teh manis.... itu adalah satu kesatuan... dan sangat berbeda dengan Tian, Shang Di dan Di...
Banyak ilmuwan sekarang yang berusaha menyangkal ke-Ilahian Yesus dan karya-karyaNya lewat penggalian situs-situs arkeologi, pembuatan film the tomb of jesus, discovery channel dan bbc itu saling bersaing mencari berita sensasional agar pemasukannya tinggi ada juga buku-buku yang diterbitkan bersumber dari kitab-kitab gnosis dan bidaah seperti da vinci code, gospel of judas, gospel of mary magdalene, gospel of barnabas, dan masih banyak lagi... yang laku keras bak kacang goreng...
Tapi Alkitab berkata: "penyesatan memang ada tapi celakalah bagi orang yang menyesatkan lebih baik lehernya diikat pada batu dan dibuang ke laut..." para arkeolog inilah yang akan menjadi cikal-bakal anti christ karena pada akhirnya mereka akan berkata.... berdasarkan bukti-bukti historis, peninggalan situs kuno... mereka berkata Yesus itu tidak ada... dan sayangnya... banyak orang yang akan mempercayai mereka.
Kami sudah menonton hampir semua jenis film yang mendiskreditkan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan JURUSELAMAT... kami tidak akan terpengaruh.... semuanya itu kami anggap hanya sebagai usaha iblis untuk menggoyang iman percaya kita. Bagi saudara garamdunia yang berkata:
Perlu diingat, Alkitab tidak pernah menjanjikan kita bisa mengadakan mujizat (karena ini bukan tujuanNya), dan pada saat yang sama, juga tidak mengatakan 'mujizat' tidak bisa terjadi (saya sendiri sangat sering mendengar kesaksian tentang 'mujizat' penyembuhan yang luar biasa).
Anda keliru! Alkitab menjanjikan kita untuk bisa mengadakan mujizat dalam nama Yesus, tertulis dalam Lukas 1 : 15-18 Lalu Ia berkata kepada mereka: ... Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
Mujizat masih terjadi sampai sekarang...
bukankah ketika kita berdoa dalam kesusahan
dan
Tuhan mau tolong kita...
bukankah itu mujizat...
bukankah jantungmu
dapat berdegup tanpa kau bisa
mengaturnya...
bukankah itu
lebih
dari
MUJIZAT...
BIG GOD BLESS YOU!!!
BIG GBU!
Mujizat di Markus 16
Dikutip dari saudara Josua:
"Anda keliru! Alkitab menjanjikan kita untuk bisa mengadakan mujizat dalam nama Yesus, tertulis dalam Lukas 1 : 15-18 Lalu Ia berkata kepada mereka: ... Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.""
Maksud anda Markus 16:15-18 tentunya
Tentunya saya tidak mendeskreditkan bahwa mujizat ini tidak bisa terjadi. Seperti yang sudah saya komentarkan sebelumnya, dan didukung oleh Yesus sendiri di Matius 17:20, bahwa tidak ada yang mustahil bagi kita, termasuk memindahkan gunung sekalipun, dengan iman sebesar biji sesawi.
Masalah pengadaan mujizat di Markus 16:15-20: banyak alkitab teologian, dan didukung oleh manuskrip-manuskrip awal yang ditemukan belakangan-belakangan ini, menyimpulkan bahwa Markus 16:9-20 merupakan bukan bagian dari manuskrip asli. Melainkan, ditambahkan ketika surat ini diedarkan. Bacaan lebih lanjut, saya undang pembaca untuk membacanya sendiri (karena terlalu panjang ) dari:
http://en.wikipedia.org/wiki/Mark_16
Saya singkat sebagai berikut:
Kesimpulan, jika ada pengikut Tuhan yang khawatir, mengapa saya tidak mengalami mujizat yang disebut di Markus 16:15-18 ini, janganlah khawatir. Tuhan kita sangatlah besar, dan mujizat yang diberikan kita jauh lebih besar dari ini kok, yaitu 'kabar baik' (Gospel) itu sendiri, seperti yang sudah saya uraikan di komentar sebelumnya.
HAI MENJAWAB – MUJIZAT TUHAN MASIH ADA …
Trinitatis ALLAH adalah SATU kepribadian... ALLAH BAPA, ALLAH ANAK, ALLAH ROH KUDUS... bukan berarti ALLAH nya orang Kristen ada 3... dapat kita ibaratkan seperti meminum teh manis... ada gulanya, tehnya dan airnya... kita tidak bisa meminumnya secara terpisah toh, airnya dulu, gula, baru serbuk teh ... lalu kita bilang... aku baru saja meminum teh manis.... itu adalah satu kesatuan... dan sangat berbeda dengan Tian, Shang Di dan Di...
Saya mencoba memahami penjelasan anda sebagai berikut:Air teh bukan teh
Saya menyebut apa yang anda jelaskan adalah konsep "Allah Tritunggal, Allah Tree in one" sangat berbeda dengan pemahaman saya tentang "Allah Trinitas." Untuk membuktikannya, mari kita teruskan pemahaman anda berdasarkan sistem analogi anda.YAHWE, ELOHIM, ADONAI adalah satu, bukan terpisah-pisah!
Trinitas ALLAH BAPA juga tidak bisa disamakan dengan Tian, Di dan Shang Di... karena mereka pribadi yang berbeda toh... dari namanya saja yang diberikan saudara hai-hai kita sudah tahu Tian (Langit), Di(bumi), Shang Di (raja pertama) sedangkan Trinitatis ALLAH adalah SATU kepribadian... ALLAH BAPA, ALLAH ANAK, ALLAH ROH KUDUS...
Menurut saya, argumentasi anda terlalu naif untuk membantah tulisan saya, bahwa Tian, Di dan Shang Di adalah Trinitas Tuhan. Bila anda pikir, tidak mungkin Tuhan menggunakan nama Tian (langit), Di (bumi) dan Shang Di (Raja pertama) untuk namaNya, maka sebaiknya anda merenung lagi, bahwa kepada bangsa Yahudi, Allah memperkenalkan diri sebagai "GUNUNG BATU."
Lebih lanjut anda menulis:
Anda keliru! Alkitab menjanjikan kita untuk bisa mengadakan mujizat dalam nama Yesus, tertulis dalam Lukas 1: 15-18 Lalu Ia berkata kepada mereka: ... Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
Nampaknya anda keliru mengutip ayat, karena ayat Lukas 1:15-18 yang anda maksudkan sebenarnya adalah ayat Markus 16:17-18.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Markus 16:17-18
Apakah mengusir setan dalam nama Yesus adalah mujizat? Menurutku itu bukan mujizat, itu tidak menyimpang dari hukum alam, walaupun definisi mengusir setan itu sendiri memerlukan suatu diskusi tersendiri.
Apakah berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru, bahasa bukan bahasa ibu adalah mujizat? Menurutku itu bukan mujizat, itu tidak menyimpang dari hukum alam. Bukan hal aneh, bila kita melihat ada orang yang menguasai berbagai-bagai bahasa.
Apakah memegang ular adalah mujizat? Menurutku itu bukan mujizat, dengan mengetahui prilaku ular,maka anda dapat memegang ular dengan aman, tanpa di gigit. Dahulu kala, di Israel orang takut memegang ular, karena mereka berfikir ular adalah penjelamaan setan. Dengan mempelajari Alkitab dengan teliti dan tanpa prasangka aneh, aneh, kita tahu bahwa ular adalah salah satu jenis binatang ciptaan Tuhan. Memegang ular, bahkan mencium ular kobra tepat pada bibirnya bukan mujizat, anda hanya perlu mengetahui prilaku ular dan sedikit keberanian dan ketenangan.
Minum racun dan tidak celaka. Obat adalah racun, selama anda minum dalam dosis yang tepat, anda tidak akan binasa, bahkan menjadiannya sebagai obat. Itu bukan mujizat dan tidak menyimpang dari hukum alam.
Meletakan tangan atas orang sakit dan orang itu akan sembuh. Dewasa ini kita melihat ilmu kedokteran berkembang luar biasa pesatnya. Kita melihat dokter-dokter meletakan tangan atas orang sakit, dan orang sakit itu sembuh. Itupun bukan mujizat dan tidak meyimpang dari hukum alam.
Semua tanda-tanda tersebut di atas adalah mujizat, karena Tuhan sudah menciptakannya selama enam hari. Apa yang dilakukan sesudahnya, bukan mujizat, karena alam sudah menyediakannya, yang perlu kita lakukan adalah mempelajarinya dengan rendah hati.
Terus terang, saya merasa kasihan kepada beberapa orang teman, yang di dalam hidupnya penuh dengan tindakan tengking sana tengking sini, memaksa diri untuk mengucapkan kata-kata yang tidak ada tatabahasanya dan tidak ada kamusnya sehingga mereka sendiri tidak ngerti apa yang mereka katakan. Yang paling bodoh tentu saja mereka yang ketika sakit menolak ke dokter dan NGOTOT untuk sembuh segera. Sedang yang paling berbahaya tentu saja mereka yang bodoh, namun berusaha mempengaruhi orang lain untuk mengikuti jejaknya.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
DUALISME...
syalom...
saudara garamdunia coba perhatikan tulisan-tulisan anda,
di dalamnya selalu terkandung unsur dualisme...
di satu sisi anda seperti mendukung di lain pihak anda seperti tidak menyatakan
pendapat anda...
Bukankah Yesus sendiri mengajak kita untuk memilih...
untuk menjadi "panas" atau "dingin"
tapi kenapa tulisan anda terkesan hangat?
BIG GOD BLESS YOU!
BIG GBU!
Bertanya tanya ???
HAI MENJAWAB – BERTANYA-TANYA?
Saudara Amos pada sel,
Walaupun anda menyapa garamdunia, namun saya tahu sebenarnya anda sedang membahas tulisan saya yang berjudul "AKU TIDAK PERCAYA MUJIZAT"
Ada baiknya jika saudara Garam Dunia pergi menghadap Gembala gereja dimana saudara berjemaat dan saling share tentang hal ini. Saya yakin anda menulis tidak ada mujizat ini karena anda hanya tidak sadar bahwa banyak yang dikatakan orang sebagai mujizat atas diri anda tapi bagi anda adalah hukum alam.
Saudara Amos pada sel,
mohon maaf, keyakinan anda selain tidak berdasar juga salah sama sekali. Sebaiknya anda hati-hati dengan keyakinan anda, karena kalau keyakinan anda kali ini salah total, maka di waktu yang lain, kesalahan anda juga bisa salah total. Kenapa harus sok yakin bila anda dengan mudah dapat menanyakannya kepada saya?
Saya menyadari sepenuhnya tentang apa yang saya tulis. Saya menulis semuanya dengan penuh rasa tanggung jawab di hadapan Tuhan dan manusia. Saya menulisnya agar orang-orang seperti anda mendapat pengajaran yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan dan manusia.
Anda terlalu berprasangka atau anda terlalu meremehkan saya. Namun, terima kasih untuk nasehat anda, saya sudah mengkomunikasikan tulisan saya tersebut pada beberapa gembala gereja yang dapat dipercaya dan mereka mendukung saya untuk menyebarkan tulisan saya tersebut agar semakin banyak anak-anak Tuhan mendapat berkat darinya.
Saya tantang anda berdoa : " Tuhan Yesus tunjukkan padaku mujizatMu, agar aku boleh memiliki pemahaman baru tentang mujizat. Dalam nama Yesus. " Sagala kemuliaan bagi Tuhan. Jehova Elohim yang kita sembah dalam nama Yeshua Adonai memberkati
Saudara Amos pada sel,
sekali lagi mohon maaf, tidak dapat menerima tantangan anda untuk berdoa. Bagi saya, berdoa adalah anugrah istimewa yang hanya dimiliki umat manusia. Bagi saya, berdoa adalah komunikasi saya sang ciptaan dan Tuhan sang pencipta. Namun, nampaknya bagi anda berdoa adalah sebuah kompetisi, sehingga anda boleh sembarangan menantang orang untuk berdoa, bahkan berdoa sesuai syarat anda. Di samping itu, saya merasa tidak perlu berdoa memohon agar Tuhan menunjukan mujijatNya, karena hingga hari ini saya belum selesai mengagumi mujijat yang dibuat selama enam hari penciptaan. Saya yakin, sampai matipun saya tidak akan selesai mengagumi semuanya, bahkan hanya sebagian kecilnya saja.
Saudara Amos pada sel,
nampaknya anda termasuk orang yang suka tantang menantang. Untuk memenuhi hoby anda, bagaimana kalau saya menantang anda untuk belajar Alkitab baik-baik? Belajar Alkitab dengan cara yang benar, bukan belajar Alkitab sesuai dengan "KEYAKINAN." anda berani menerima tantangan saya?
Saya juga khawatir bagi anda Jehova (YHWH) tidak sama dengan Jeshua Adonai (Tuhan Yesus). Karena disini kunci kekristenan itu. Jehova mengorbankan diriNya sendiri dalam rupa Jeshua Adonai di kayu salib supaya semua hukum Tuhan tetap tergenapi dan Tuhan tidak melanggar hukum yang dibuat sendiri.
Tanpa mengurangi rasa hormat, namun dengan jujur saya mengungkapkan, dari pernyataan anda tersebut di atas, maka saya dengan mudah menilai bahwa pengetahuan anda tentang Alkitab dan pemahaman anda tentang Allah Trinitas benar-benar parah. Mengembalikan nasehat anda,
"Ada baiknya jika saudara Garam Dunia pergi menghadap Gembala gereja dimana saudara berjemaat dan saling share tentang hal ini."
Jangan-jangan malah pengetahuan gembala anda sama parahnya? Karena akhir akhir ini saya banyak berjumpa dengan orang-orang yang menyebut diri gembala, namun kemampuannya benar-benar parah. Mereka pikir hanya dengan modal ucapan "Dalam Nama Yesus," maka seluruh dunia akan bertekuk lutut di hadapannya. Mereka pikir, dengan berteriak-teriak dalam bahasa yang gak ada tata bahasanya dan gak ada kamusnya, maka mereka memiliki "hot line service" ke surga. Yang paling aneh, mereka pikir kalau mereka "NGOTOT" maka keinginan mereka akan terkabul, tentu saja, mereka tidak menyebutnya "NGOTOT" tetapi beriman.
Saya juga khawatir bagi anda Jehova (YHWH) tidak sama dengan Jeshua Adonai (Tuhan Yesus).
Saudara Amos pada sel,
Saya tidak tahu, dari mana anda mendapatkan istilah "Jeshua Adonai" dan atas dasar apa anda menerjemahkannya menjadi Tuhan Yesus? Setahu saya, Istilah "Adonai" artinya "Tuan - Tuhan" adalah bahasa Ibrani, hanya digunakan di dalam kitab perjanjian lama. Memang sah sah saja anda menggunakan istilah Jeshua Adonai dan menerjemahkannya sebagai Tuhan Yesus. Namun, istilah tersebut tidak lazim; Untuk nyentrik-nyentrikan OK, tapi untuk diskusi, sebaiknya gunakan istilah-istilah yang lazim.
Saya juga khawatir bagi anda Jehova (YHWH) tidak sama dengan Jeshua Adonai (Tuhan Yesus). Karena disini kunci kekristenan itu. Jehova mengorbankan diriNya sendiri dalam rupa Jeshua Adonai di kayu salib supaya semua hukum Tuhan tetap tergenapi dan Tuhan tidak melanggar hukum yang dibuat sendiri.
Saya tidak akan mengomentari tulisan anda tersebut di atas, karena kita tidak sedang berdiskusi tentang Allah Tritunggal. Namun, saya bersungguh-sungguh, dari pernyatan anda tersebut di atas, nampak ketapa mengenaskan pemahaman anda akan konsep Allah Trinitas. Kalau anda tidak memahami konsepnya dengan jelas, bagaimana anda dapat menyaksikannya kepada orang lain dengan benar?
salam
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Panas vs Dingin untuk Yesus
"saudara garamdunia coba perhatikan tulisan-tulisan anda, di dalamnya selalu terkandung unsur dualisme...
di satu sisi anda seperti mendukung di lain pihak anda seperti tidak menyatakan pendapat anda..."
Hmmm.... maksud anda di dalam hal spesifik ke-mujizat-an yang ditulis oleh saudara Hai Hai tentunya?
Saya rasa saya sudah menanggapinya dengan cukup jelas tentang hal ini di komentar saya yang pertama, yaitu mujizat haruslah dilihat dari segi tujuan. Akibatnya, pengadaan mujizat haruslah dilihat dari konteks, apakah memuliakan Tuhan atau memuliakan diri sendiri (atau sekelompok orang).
Maka dari ini, menanggapi artikel saudara Hai Hai, melalui komentar saya yang pertama, mujizat ini selalu ada sejak dunia pertama diciptakan, dengan tujuan yang jelas. Bentuknya bermacam-macam tentunya, dengan mujizat yang terbesar ketika nubuat-nubuat nabi digenapi melalui Yesus Kristus. Di 'hari-hari terakhir' ini, mujizat terbesar adalah ketika seseorang dibukakan matanya oleh Tuhan (lahir baru), seperti yang saya uraikan di komentar saya yang pertama.
Untuk komentar saya yang kedua, komentar ini sangat spesifik untuk hal kanonisme Markus 16:9-20, dan tidak berhubungan dengan artikel saudara Hai Hai, mohon maaf atas kesalah pahaman.
Menanggapi saudara Josua dalam hal:
"Bukankah Yesus sendiri mengajak kita untuk memilih...
untuk menjadi "panas" atau "dingin""
Setuju sekali! Saya sangat pro "panas" untuk Yesus! Mari, kita semua berubah, karena kita telah 'mati' dan disalibkan bersamaNya, dan dibangkitkan kembali untuk hidup untukNya semata, dengan menyembahNya di dalam Roh dan Kebenaran.
Menanggapi saudara Amos:
"Saya tidak mengerti kenapa dalam tulisan anda tidak menyangkutkan Tuhan Yesus yang jelas-jelas melakukan Mujizat"
Aaah, tentunya hanya sedikit kesalahpahaman telah terjadi di sini, seperti komentar saya yang pertama (dijelaskan kembali di atas), saya sangat pro mujizat, untuk kemuliaanNya semata! Komentar saya yang kedua hanyalah menanggapi masalah spesifik atas kanonisme Markus 16:9-20
Definisi: Mujizat
Dikutip dari saudara Hai Hai:
"MENYIMPANG DARI HUKUM ALAM BERARTI CIPTAAN BARU"
Aaaaaah, akhirnya saya sedikit lebih mengerti sudut pandang saudara Hai Hai. Kalau boleh saya simpulkan, menurut saudara Hai Hai, jika kita percaya pada mujizat, berarti kita telah meremehkan ciptaan Tuhan yang sempurna pada 6-hari pertama? Seperti yang anda sebut dari kitab Kejadian dan Ibrani (Ibrani 4:3, "...pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan"), bagaimana mungkin Tuhan menyimpang dari ciptaanNya yang sempurna?
Sepertinya kita memperdebatkan masalah 'teknis' saja di sini. Menurut saya (dan sepertinya pandangan saudara Josua, Aries, dan lainnya di komentar ini, di dalam konteks ke-'mujizat'-an), 'menyimpang dari Hukum Alam' belum tentu 'penciptaan baru'.
Maksud saya, apa 'hukum alam' itu sendiri? Mengambil contoh dari 'hukum fisika', adalah sesuatu yang bisa kita amati, dan prosesnya bisa diulang di dalam lingkungan yang terkendali. Contoh: di dalam 'hukum gravitasi', sebuah apel akan selalu jatuh dengan kecepatan akhir yang sama pada ketinggian yang sama.
Nah, bagaimana jika sebuah 'mujizat' terjadi, sehingga sebuah apel tidak lagi mengikuti 'hukum gravitasi'? Apakan Tuhan telah melanggar hukumnya sendiri?
Saya pikir, pertanyaannya sekarang adalah, "Apakah Tuhan melanggar hukumNya sendiri dengan menyimpang 'hukum alam'?" atau, "Apakah 'hukum alam' ini sudah ditetapkan Tuhan ketika Ia 'selesai' menciptakan dunia beserta segala isinya?"
Hmmmm... saya rasa tidaklah semudah ini, menurut saya (baca: subjektif), Tuhan tetaplah bekerja setelah hari ke-7, tetapi bukan pekerjaan mencipta. Contoh:
Nah, sekarang pertanyaanNya, apakah Firman Tuhan mendefinisikan 'hukum alam'? Menurut saya (baca: subjektif), tidak.
Melainkan, 'hukum alam' adalah hasil pekerjaan FirmanNya, yang masih bekerja hingga sekarang (baik yang 'biasa' maupun yang 'menyimpang'):
"(Yesus berkata)Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga" Yohanes 5:17
Kesimpulan, menurut saya (baca: subjektif), penyimpangan hukum alam bukanlan penciptaan baru, melainkan memang pekerjaan Tuhan, dengan tujuan yang sangat spesifik (maka dari itu bukan kejadian sehari-hari, atau secara acak), seperti yang saya uraikan di komentar saya yang pertama
Dalam konteks Yosua 10
"apakah anda termasuk orang-orang yang ngotot mengatakan bahwa karena Alkitab mencatat "matahari dan bulan berhenti," itu berarti keduanya benar-benar berhenti,...
...
Bulan dan bumi berhenti bergerak tanpa menimbulkan bencana alam adalah penyimpangan hukum alam"
Sekali lagi, seperti yang sudah saya uraikan di atas, ini hanyalah perdebatan 'teknis' mujizat. Menurut saya, ini memang terjadi, 'ngotot' atau 'tidak-ngotot' tidaklah penting, karena ada hal yang jauh lebih penting untuk diperdebatkan ;)
Dalam konteks Efesus 5:10, 1 Tesalonika 5:21, dan 1 Yohanes 4:1
"Pernahkan anda menguji kebenaran kesaksian-kesaksian tersebut?"
Sayangnya saya tidak melihat dengan mata kepala saya sendiri, tetapi diceritakan langsung oleh si pengada mujizat. Tetapi, melalui 'mujizat' mereka, nama Tuhan dipermuliakan. Menurut saya, hal ini tidak menyimpang dari Firman Tuhan. Maka dari ini, saya simpulkan, mereka memang benar hamba Allah!
Dalam konteks pemahaman Alkitab:
"bukan belajar Alkitab sesuai dengan "KEYAKINAN""
Saya setuju sekali, marilah kita mengetahui kehendak Allah melalui FirmanNya, bukan dari tradisi semata! Melalui FirmanNya, segeralah kita ketahui yang terpenting:
"Orang-orang Yahudi menghendaki tanda (mujizat) dan orang-orang Yunani mencari hikmat, tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan, tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah" 1 Korintus 1:22-24
Karena dari itu, mari bersama-sama sebagai pengikut Tuhan kita bersatu untuk hal yang penting, yaitu 'kabar baik' keselamatan dariNya, dan tidak terpecah atas hal-hal yang tidak penting!
MUJIZAT - Dalam Nama Yesus, ….. Buzzz …..
Saudara garamdunia,
Kalau boleh saya simpulkan, menurut saudara Hai Hai, jika kita percaya pada mujizat, berarti kita telah meremehkan ciptaan Tuhan yang sempurna pada 6-hari pertama?
Anda salah faham, ini bukan masalah pilihan. Saya tidak mengatakan bahwa percaya mujizat berarti meremehkan ciptaan Tuhan yang sempurna pada 6 hari pertama. Yang saya katakan, "Adanya mujizat membuktikan 6 hari penciptaan belum sempurna." Alkitab menyatakan bahwa Allah mencipta dalam 6 hari dan semuanya lengkap sempurna. Itu berarti tidak ada lagi penciptaan baru, baik yang berupa wujud maupun hukum alam baru atau prosedur baru. Itu berarti tidak ada lagi mujizat. Dalam hal ini, anda tidak memiliki pilihan, anda harus mentaatinya 100% atau menolaknya.
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Kejadian 1:28
Contoh: di dalam 'hukum gravitasi', sebuah apel akan selalu jatuh dengan kecepatan akhir yang sama pada ketinggian yang sama. Nah, bagaimana jika sebuah 'mujizat' terjadi, sehingga sebuah apel tidak lagi mengikuti 'hukum gravitasi'? Apakan Tuhan telah melanggar hukumnya sendiri?
Manusia berkuasa atas binatang, salah buktinya adalah munculnya berbagai jenis anjing saat ini. Manusia tidak berkuasa atas alam, namun manusia dapat menaklukkannya. Manusia dapat menaklukan hukum gravitasi, namun tidak berkuasa atasnya. Kapal terbang adalah contoh penaklukan alam oleh manusia. Pesawat-pesawat yang jatuh adalah contoh bahwa manusia tidak berkuasa atas alam.
MUJIZAT, apa itu mujizat?
Bagi kebanyakan orang, mujizat adalah: Dalam Nama Yesus, ..... Buzzz ....., itulah mujizat. Mengenai mujizat, Kahlil Gibran pernah menulis,
Di negeri anda,
mujizat adalah ketika
Sang Khalik melakukan kehendak manusia
Di negeri kami,
mujizat adalah ketika
manusia melakukan kehendak sang Khalik
Banyak orang Kristen yang menganggap: MUJIZAT adalah bukti penyertaan Tuhan. Memang benar, mujizat adalah bukti penyertaan Allah, namun Mujizat yang dimaksud bukanlah: Dalam Nama Yesus, ..... Buzzz .....
Yohanes menderita, ada batu di dalam saluran kencingnya. Dia pergi ke dokter dan sembuh. Andreas juga menderita, ada batu di dalam saluran kencingnya. Dia menghadiri kebaktian penyembuhan, di dalam kebaktian itu, dia menyanyi, menari, melompat-lompat bahkan berteriak. Acara tersebut benar-benar membangkitkan semangatnya dan menguras tenaganya. Sesudah sampai di rumah, ketika hendak kencing, dia menderita sakit luar biasa, dia menahannya dan berusaha keras untuk kencing karena dia berpikir, itulah ujian yang harus dihadapi karena berdoa mohon penyembuhan, itulah ujian atas imannya. Akhirnya, sebuah batu meluncur dari saluran kencingnya, beberapa hari kemudian dia merasa sembuh, kencingnya nggak pernah jadi masalah lagi.
Suatu hari Yohanes bertemu dengan Andreas, keduanya sama-sama memberi kesaksian di gereja, tempat pengkotbah yang berkotbah ketika diadakan kebaktian penyembuhan. Sang pengkotbah mengklaim dirinya memiliki anugerah penyembuhan, buktinya adalah kesembuhan Andreas. Andreas mengklaim mengalami mujizat, buktinya adalah penyakit susah kencing dan sakit pinggangnya sembuh, setelah dia berdoa mohon penyembuhan. Yohanes menjadi bahan olok-olok, karena menganggap kesembuhannya adalah mujizat dan dokter yang melakukan operasi atas dirinya mendapat anugerah penyembuhan dari Tuhan.
Dalam kasus tersebut di atas, klaim siapa yang benar? Benarkah sang pengkotbah memiliki anugerah penyembuhan? TIDAK! Sebab kalau dia memang memiliki anugerah penyembuhan, maka dia pasti dapat mengulanginya setiap saat dia kehendaki. Akan tetapi dia tidak dapat. Kalau ada yang sembuh, dia mengklaim, kalau ada yang tidak sembuh, dia memberi alasan, itu karena kurang iman, ada dosa yang belum diakui, ada kutuk yang belum dipatahkan. Dokter tersebut jelas memiliki anugerah penyembuhan, itu sebabnya dia dapat selalu mengulanginya setiap kali dikehendaki. Yohanes dan Andreas, keduanya sembuh karena batu yang menyumbat saluran kencingnya hilang. Yohanes melalui cara operasi, Andreas melalui cara memaksa diri. Apakah yang dialami Yohanes dan Andreas mujizat? Bukan mujizat karena tidak ada ciptaan baru, tidak ada prosedur baru, batu yang menyumbat harus disingkirkan. Mujizatnya sudah terjadi pada hari ke 6 penciptaan. Mujizat itu mewujud dalam pengetahuan sang dokter yang memiliki keahlian untuk melakukan operasi. Mujizat itu mewujud dalam diri Andreas berupa hormon endorvin dan adrenalin yang membuatnya memiliki kekuatan untuk menahan rasa sakit.
Apabila anda memiliki pemahaman yang salah, maka anda akan berprilaku seperti Andreas, menolak pengobatan oleh dokter karena menganggap itu bukan tindakan iman dan mengharap Tuhan melakukan mujizat yang bukan mujizat.
Itulah yang saya maksudkan dengan MUJIZAT itu adalah: Dalam Nama Yesus, ..... Buzzz .....
Antibody Tcell atau C4 dalam tubuh manusia normal jumlahnya 1.500/ml darah. Umumnya bila jumlah tersebut berkurang hingga 150/ml, maka akan berakibat kematian. Beberapa kali kami bertemu dengan penderita HIV AIDS yang jumlah Tcell-nya 3/ml darah. Orang-orang ini sekarat, kami berdoa, namun tidak menengking "Roh maut" atau "Setan" apalagi "roh hiv aids" dalam nama Yesus, karena kami sadar sepenuhnya, itu bukan ulah roh maut, bukan ulah setan, bukan ulah roh hiv aids tetapi salah satu mujizat Tuhan. Kami membangkitkan semangat hidup orang tersebut dan merawatnya dengan penuh kasih sayang secara ilmiah. Beberapa di antaranya meninggal, yang lainnya bertahan dan hidup sampai hari ini.
Dasawarsa yang lalu, gereja di Indonesia berlomba-lomba mendirikan panti rehabilitasi narkoba. Banyak di antara para pecandu yang berkeliling bersaksi bahwa mereka telah sembuh ketika ditumpangi tangan oleh pengkotbah tertentu, bahkan beberapa di antaranya bersaksi bahwa penyakit hiv mereka juga sembuh. Mereka mengajukan bukti hasil test darah, dimana kandungan narkoba di dalam darah mereka telah hilang dan hasil test hiv-nya juga negatif.
Pada saat itu saya dengan sangat gencar mengingatkan teman-teman akan klaim-klaim demikian, namun dituduh sebagai orang kristen duniawi yang tidak beriman karna tidak percaya mujizat.
Saat ini, kebanyakan gereja akan mencari alasan bermacam-macam ketika diberi kesempatan untuk terlibat dalam pelayanan kepada para pecandu narkoba dan penderita hiv, bahkan dalam bentuk uangpun mereka keberatan. Kenapa hal itu terjadi? Karena ucapan hai hai dasawarsa yang lalu terbukti benar,
"tidak ada mujizat bagi pecandu narkoba, sekali mencandu, seumur hidup pecandu, tidak ada pecandu yang sembuh, yang ada adalah pecandu yang tidak memakai narkoba."
Salam
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Tuhan yang Berkuasa dan Mengaturnya
Mungkin Berbeda, Bila Ada Yang Bersaksi
Maaf, saudara/i pengunjung, nampaknya saya telah kelewatan membaca komentar anda atas tulisan saya. Saya setuju dengan anda, mungkin akan muncul perbedaan, bila ada orang yang mau bersaksi di blog ini tentang mujizat yang dialaminya.
Anda benar, Allah terlibat dalam segala mujizat, bahkan Allah yang melakukan semua mujizat itu. Semuanyanya telah tesedia pada hari ke tujuh. Ketika manusia menghadapi mujizat, manusia hanya menyentuh mujizat yang telah tersedia itu, tidak melakukan mujizat sama sekali, sama seperti ketika hukum gravitasi ditemukan, hukum itu sudah ada sejak penciptaan alam semesta.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
mujizatku ada setiap waktu
HAI JAWAB - MUJIZATKU ADA SETIAP WAKTU
Saudara Narno,
Nenekku prnah berkata,
Berbahagialah orang yang pusing, karena itu tanda tanda kehidupan
Orang mati nggak bisa pusing lagi
Berbahagialah orang yang pusing, karena itu tanda kecerdasan
orang idiot gak bisa pusing
Nah,
apa yang anda anggap ujizat itu memang benar-benar MUJIZAT. Tuhan meniptakan Mujizat tersebut pada hari KE ENAM. Ketika Dia menciptakan langit dan bumi.
Saat ini ada banyak VCD yang menceritakan keajaiban tubuh manusia, kalau anda menontonya satu persatu, maka kemungkinan anda akan terbengong-bengong mengagumi MUJIZAT yang diciptakan pada hari ke enam. TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA.
salam
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
diskusi yang sangat menarik :-)
Guys,
Berlawanan dengan Narno saya merasa sangat terberkati dengan diskusi ini.
Saya merasa bahwa diskusi model beginilah yang diperlukan, terutama di Indonesia, dimana kultur dan budaya kita cenderung terlalu banyak basa-basi sampai akhirnya banyak terjadi salah pengertian satu sama lain.
Salut 100% buat Bang Hai dan Garam Dunia
HAI JAWAB - DISKUSI YANG SANGAT MENARIK
Saudara denis Santoso,
Anda benar,
diskusi model begini memang jauh lebih efektif untuk dengan kultur kita yang banyak "gak enaknya"
Dalam diskusi begini juga kita berkesempatan "nyontek" (dalam arti positif) sebelum kita menjawab atau mengajukan sebuah pandangan.
Selain bersyukur kepad Tuhan,
Saya juga sangat berterimakasih kepda beliau-beliau yang memnungkinkan hal ini terjadi.
Salut untuk SabdaSpace
salam
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Pucink deh.....
Pucink deh.....
SIBUGIL DIPENJARA HINGGA SAAT INI
Saudara opis boy,
Nenekku pernah berkata,
Berbahagialah orang yang pucink, karena itu tanda tanda kehidupan
Orang mati nggak bisa pucink lagi
Berbahagialah orang yang pucink, karena itu tanda kecerdasan
orang idiot gak bisa pucink
Orang bule bilang,
To Wonder is the beginning of wisdom
Tentu saja mas opis pucink,
atau lebih tepatnya bingung. Hal itu terjadi karena mas opis nggak baca topik ini dengan sistematis dan teliti sich. Coba mas opis baca sekali lagi dengan teliti, mulai dari blog "AKU TIDAK PERCAYA MUJIZAT" baru baca komentarnya satu persatu. He he he, ini bukan nubuatan, dengar-dengeran atau penglihatan lho! Saya menduga demikian, karena melihat tulisan mas opis yang rada-rada nggak nyambung ma topik ini.
Mas opis,
Saya menanggapi tulisan mas opis, karena takut nanti mas opis bilang, mentang-mentang opis boy, dicuekin.
Mas opis,
Berapa umur mas opis sekarang? Coba-coba menebak manggis ah! Mas opis pasti cukup tua sehingga telah melupakan kehidupan sebagai anak-anak, namun mas opis blom punya anak sehingga nggak melihat prilaku anak-anak, atau mas opis anaknya udah gede-gede, sehingga dah lupa prilaku anak-anak?
Coba anda berikan selembar kertas kepada seorang anak kecil yang berusia 1 tahun, kemudian perhatikan, apa yang dia lakukan dengan kertas itu? Masukan seorang anak kecil ke kamar anda, biarkan dia sendirian di sana lalu perhatikan, apa yang dia lakukan? Letakan sebuah kue di hadapan seorang anak kecil, katakan padanya untuk tidak makan kue tersebut, selama 10 menit, kalau dia mampu melakukannya, maka dia akan mendapat 10 kue. Lalu tinggalkan anak kecil tersebut sendirian, apa yang akan dia lakukan? Bagaimana kalau anda melakukan test-test tersebut di atas sebelum kita berdiskusi lagi tentang anak kecil dan apa pandangan saya tentang pendapat anda bahwa surga itu milik anak kecil?
Tuhan Yesus belajar selama 30 tahun, sebelum menginjil selama 3 tahun. Para rasul belajar selama 3 tahun sebelum memberitakan injil. Paulus belajar selama 8 tahun di Tarsus sebelum memberitakan injil. Untuk menjadi sarjana, orang perlu belajar minimal, 6 tahun di SD, 3 tahun di SMP, 3 tahun di SMA, dan 4 tahun di universitas. Menurut saya, lebih baik bersabar sedikit, belajar Alkitab dulu dengan cara yang baik dan benar, baru memberitakan injil, sebab kita nggak mau kan jadi penyesat?
Mas opis,
apa susahnya mengusir roh jahat? Bukannya mau sombong, tapi bila anda bawa 1 stadion utama (100.000 an) roh jahat bahkan lebih ke hadapan saya, maka saya akan dengan mudah mengusirnya.
Ha ha ha,
ada seorang yg miskin di bayarin naik pesawat oleh teman nya, di atas pesawat ditawari minuman, tapi karna tidak punya uang, dia tidak berani memesan nya, begitu seterus nya selama ia beberapa kali naik pesawat di bayari teman.
... setelah selesai minum, dia menanyakan berapa harga yang ia harus bayar ??? ternyata pramugari itu menjawab gratis....... semua sudah termasuk ongkos pesawat saudara...... sama seperti kita, kita yang tidak/belum menyadari apa saja yang sebenar nya menjadi hak kita sebagai anak Tuhan, kita adalah pewaris Nya, kita juga memiliki kuasa Dia.... tapi apakah kamu mengakui Dia dan percaya kepada Nya 100% di dalam hati mu ???
waktu baca cerita anda tentang orang miskin yang dibayarin ma temennya naik pesawat, saya cuman bisa cerita lagi:
Beberapa saat yang lalu "sibugil" yang miskin di traktir seorang teman naik pesawat. Karena dia sudah pernah mendengar cerita seperti yang anda ceritakan, maka ketika pramugari menawarkan makanan, minuman, tas, suvenir, kaos, baju, minyak wangi, dia sikat semuanya. Bahkan dia juga dengan ramah membagi bagikannya kepada para penumpang yang lain. Ketika ada penumpang yang menolak, dengan ramah sibugil berkata, "tenang saja pak, bu, ini gratis!"
Kasihan sekali sibugil, karena hingga saat ini dia masih ada di dalam penjara. Ternyata, sibugil ditraktir temannya naik pesawat "AIR ASIA"
Mas opis,
Jadi ahli waris mang enak, apalagi jadi ahli waris orang kaya. Tapi perlu inget-inget lho, selain ada HAK dan KUASA, ahli waris juga punya KEWAJIBAN lho. Ahli warisnya yang mau enaknya aja, idup foya-foya, ptantang ptenteng pamer kuasa, mencemarkan nama keluarga dan mempermalukan orang tua, itu namanya "ANAK DURHAKA"
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
obat pucink :-)
dear opis boy,
argumen Anda kayaknya rada2 salah alamat deh. no offense, apa yang Anda kemukakan itu benar, tapi kurang cocok kalo dikemukakan buat untuk "mendebat" keberadaan diskusi ini.
sikap seperti anak kecil memang diperlukan. tetapi itu diperlukan bagi orang yang belum menerima Akang Yesus.
setelah menerima Dia, kayaknya kita diharapkan untuk belajar dan berubah sesuai gambar Nya kan? di titik inilah diskusi semacam ini diperlukan.
hasil akhir yang bisa kita harapkan adalah bahwa kita lebih memahami Tuhan kita. dan berubah serta bertumbuh sesuai pemahaman itu supaya sukur2 ada orang lain yang belum selamat menjadi terselamatkan.
cheers,
-nis-
NO OFFENSE...
Saya sungguh tidak tahu
apa yang anda alami dengan mereka...
pengalaman pahit apa
yang sungguh membekas dalam hati...
apakah dengan pendeta yang berkata
dalam nama Yesus ... Buzzzzz....
atau dengan pendoa alam roh...
seperti yang didengungkan disini....
mungkin mereka memang bisa berbahasa Roh
tapi Paulus berkata lebih baik baginya
untuk berbahasa yang biasa saja agar mudah dimengerti...
Setiap orang punya Karunia Roh sendiri-sendiri...
ada yang punya Karunia Mengajar
ada yang punya Karunia Memimpin
ada yang punya Karunia Berbahasa Roh
ada yang punya Karunia Mengartikan Bahasa Roh
ada yang punya Karunia untuk Menyembuhkan
ada yang punya Karunia untuk Menolong
dan masih banyak lagi...
semuanya ada di Perjanjian Baru...
bukan berarti Gereja saya tidak berarti
karena tidak bisa berbahasa Roh
atau tidak punya pendeta yang terkenal sebagai penyembuh
dan punya rating yang bagus di TVRI....
atau di O-channel, atau di Indosiar...
atau di mana pun itu...
Boleh saya prediksi....
sehabis anda atau saudara garam dunia
berdiskusi tentang MUJIZAT
lalu anda akan berbicara tentang BAHASA ROH
lalu lama-kelamaan blog ini menjadi perang
antar denominasi yang mengklaim dirinya sama-sama benar....
lalu iblis akan tertawa-tawa
dan
Tuhan Yesus geleng-geleng kepala melihat kita di sini...
Tidak-kah kita pernah berpikir...
bagaimana seandainya setelah kita sudah tidak ada lagi di dunia ini....
kita ternyata bertemu semua di surga
termasuk denominasi yang kita diskreditkan
entah apapun dosa mereka...
entah apapun tipu muslihat yang dilakukan
oleh oknum-oknumnya.....
yang pernah mereka lakukan pada kita....
ternyata kita semua masuk Surga....
mungkin oknum-oknum itu tidak...
tapi ahhh...
itu kan terserah KASIH KARUNIA Bapa saja
kita bisa masuk surga atau tidak...
tapi ternyata kita semua masuk surga ...
lalu saya akan guyon pada saudara Hai dan Garam Dunia
tuh kan mereka ada di sini juga... di surga... :)
atau ternyata mereka yang di surga
dan kita yang di neraka....
lalu saya akan tetap guyon juga
walaupun sudah sangat kepanasan...
tuh kan mereka bener...
kan tidak lucu seperti itu...
ternyata kita keliru...
kita?... tidak ahh...
kalau saya yakin bersama Yesus di Surga
hahaha....
hanya guyon...
tapi coba dibaca lagi...
semoga dapat dipahami...
BIG GOD BLESS YOU!!!
BIG GBU!
to Josua
gue bener2 ga ngerti ama jalan pikiran lo Bung Josua.
koq bisa jadi ada kata2 seperti ini sih di diskusi ini:
lalu lama-kelamaan blog ini menjadi perang
antar denominasi yang mengklaim dirinya sama-sama benar....
yang mana dari diskusi ini yang ada bagian "perang denominasi" nya sih?
anda ini kelewat sensitif ato apa yah?
sorry to say, but if i were Jesus, i'm not gonna proud of what u have said earlier.
HAI JAWAB - NO OFFENSIVE
Saudara-saudara,
Lu ngomong yang lu tahu, lu ngomong yang lu mau, gua ngomong yang gua tau, gua ngomong yang gua tahu, kalau nggak sepakat, kita ngomong lagi!
Anda semua setuju kalau kita menjadikan moto tersebut sebagai dasar tulisan dan komentar kita? Kalau anda semua setuju, maka saya akan menambahkan satu hal lagi, yaitu,
Mari kita menjauhkan diri dari prasangka ketika membaca tulisan-tulisan dalam blog ini. Apabila ada hal yang tidak jelas atau mencurigakan, anda tinggal menanyakannya, menurutku hal itu jauh lebih baik daripada langsung mengungkapkan penilaian, istilah kerennya menghakimi.
Pengkotbah dan pendoa alam roh, itu maksudnya apa? Gereja mana yang dimaksud?
Saya percaya, gereja di mana Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus dimuliakan sebagai Allah Trinitas, apakah itu gereja Katolik, Protestan, PentaKosta, Kharismatik, adalah Gereja Tuhan. Saya tidak berani melecehkan, menuduh atau menghakimi Gereja.
Pengkotbah adalah istilah yang saya gunakan untuk menyebut orang-orang yang mengajarkan Alkitab. Apakah yang mereka ajarkan itu benar atau salah, itu adalah masalah lain.
Pendoa adalah istilah yang saya gunakan untuk menyebut orang-orang yang berdoa dalam NAMA YESUS. Apakah mereka berdoa dengan bijaksana atau tidak, itu adalah masalah lain.
Alam Roh adalah istilah saya untuk menyebut sebuah alam yang menurut para pengkotbah dan pendoa alam roh diciptakan oleh Setan dan para malaikatnya ketika mereka dibuang Tuhan ke dunia ini, melalui alam roh inilah Setan dan para malaikatnya bertahta sebagai PENGUASA DUNIA. Alam ini juga disebut sebagai Alam Gaib.
Pengkotbah dan Pendoa Alam Roh adalah para pengkotbah dan pendoa yang mengajarkan kapada umat kristiani tentang keberadaan Alam Roh atau Alam Gaib, sekaligus mengajarkan bahwa Setan adalah penguasa dunia.
Memang, sebelum menemukan blog ini, saya sering berdiskusi dengan teman-teman tentang buku-buku yang ditulis oleh para pengkotbah dan pendoa Alam Roh tentang Alam roh ini dan klaim Setan sebagai penguasa dunia. Teman-teman mendesak agar hasil diskusi tersebut diterbitkan sebagai sebuah buku dan kami memang sedang mempertimbangkan untuk menerbitkannya.
Namun, kita tidak sedang mendiskusikan keberadaan Alam Roh dan Setan sebagai penguasa dunia saat ini, jadi sebaiknya kita tidak membahas tentang hal tersebut saat ini. Bila ada yang ingin membahasnya, silahkan menulis blog baru, atau tunggulah suatu saat nanti saya pasti akan mengajak kita semua untuk mendiskusikan Alam Roh dan Klaim Setan sebagai penguasa dunia. Hal ini saya usulkan agar kita dapat membahas topic demi topic, agar masing-masing kita benar-benar memahaminya dengan jelas satu persatu.
Pengalaman pahit hai hai dengan para pengkotbah dan pendoa alam roh?
Saya punya seorang adik mantan pengkotbah dan pendoa alam roh. Setelah berdiskusi bertahun-tahun dan dia mempelajari Alkitab dengan bersungguh-sungguh, beberapa tahun yang lalu dia menyatakan bahwa keyakinannya tersebut tidak dapat dipertahankan. Saat ini dia melayani orang-orang desa sebagai dokter dan membina para pecandu narkoba dan pengidap HIV Aids.
Saya juga punya seorang adik pengkotbah dan pendoa alam roh yang telah meninggal. Bertahun-tahun kami berdiskusi dan mempelajari Alkitab, namun saya tidak pernah bertanya, apakah dia mengubah keyakinannya tentang keberadaan alam roh dan Setan adalah penguasa dunia dan dia juga tidak pernah menyatakannya. Dia meninggal dalam usia muda, setelah selama belasan tahun menghadapi penyakitnya dengan tabah. Dia adalah seorang Kristen yang saleh, kalau dia tidak layak masuk surga, apalagi saya? Saya tidak pernah menyesali kematiannya juga penyakit yang harus dideritanya, juga cara dia menjalani kehidupan kristennya. Tentu saja, hingga saat ini saya masih merasa kangen padanya, karena dia adalah adik kesayanganku. Katika rasa kangen tak tertahankan, saya mengungkapkannya dengan kata-kata, berbicara padanya. Saya tidak tahu apakah dia bisa mendengar kata-kata saya, namun itu bukan masalah, karena yang saya perlukan hanya mengungkapkan rasa kangen saya. Sejak menguburkan jasadnya, saya tidak pernah ke kuburannya, karena saya yakin, tubuhnya sudah membusuk dan dia tidak ada di sana.
Secara pribadi, saya tidak punya dendam atau sakit hati dengan para pengkotbah dan pendoa alam roh. Saya tidak setuju dengan ajaran mereka karena menurut saya ajaran mereka bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab, di samping itu, saya juga menemukan bahwa apa yang mereka ajarkan menentang ajaran mereka sendiri. Saya sama sekali tidak peduli dengan rating yang diperoleh oleh para pengkotbah dan pendoa alam roh apalagi kekayaan mereka. Namun saya benar-benar peduli dengan apa yang mereka ajarkan kepada umat Kristiani. Hingga hari ini, saya yakin apa yang mereka ajarkan bertentangan dengan Alkitab, namun saya tidak pernah menutup kemungkinan bahwa apa yang mereka ajarkan itu benar. Itu sebabnya hingga hari ini saya tetap belajar dan belajar, belajar dari Alkitab dan belajar dari kotbah dan buku-buku para pengkotbah dan pendoa alam roh tersebut.
Saudara dennis Santoso,
Salut untuk kebesaran hati anda menyaksikan kehidupan iman anda di Sabdaspace ini, ketika anda tidak tahu siapa saja yang akan membacanya atau menanggapinya. Bagi saya itu hanya menandakan satu hal, anda benar-benar telah bertemu dengan Tuhan dan mengenal Tuhan. Terima kasih anda menikmati tulisan saya! Kalau dilihat dari jumlah klik, maka cukup banyak yang mengklik tulisan saya, namun yang menikmatinya, hanya anda yang menyatakannya, bener-bener bikin ge er.
Saudara josua manurung,
Anda benar-benar kritis dan berani mengungkapkan pikiran anda apa adanya. Menurut saya, apa yang anda ungkapkan sebenarnya adalah ganjalan banyak saudara-saudara yang lain. Pinjam pepatah Tiongkok kuno, anda adalah seekor naga yang menyembunyikan diri di balik awan. Semoga anda tetap menjaga semangat kritis dan berani ungkap anda.
Saudara garam dunia,
Untuk anda saya hanya bisa, "ha ha ha ..."
salam
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
dear Hai-hai
dear Hai-hai,
Hai-hai menjawab seperti ini:
"Secara pribadi, saya tidak punya dendam atau sakit hati dengan para pengkotbah dan pendoa alam roh. Saya tidak setuju dengan ajaran mereka karena menurut saya ajaran mereka bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab, di samping itu, saya juga menemukan bahwa apa yang mereka ajarkan menentang ajaran mereka sendiri. Saya sama sekali tidak peduli dengan rating yang diperoleh oleh para pengkotbah dan pendoa alam roh apalagi kekayaan mereka. Namun saya benar-benar peduli dengan apa yang mereka ajarkan kepada umat Kristiani. Hingga hari ini, saya yakin apa yang mereka ajarkan bertentangan dengan Alkitab, namun saya tidak pernah menutup kemungkinan bahwa apa yang mereka ajarkan itu benar. Itu sebabnya hingga hari ini saya tetap belajar dan belajar, belajar dari Alkitab dan belajar dari kotbah dan buku-buku para pengkotbah dan pendoa alam roh tersebut."
Saudara Hai-hai yang terhormat,
saudara belum menjawab pertanyaan saya?
siapa yang anda maksud dengan pengkhotbah dan pendoa alam roh?
dari gereja mana dia atau mereka itu?
terus terang saya penasaran...
atau kalau pertanyaan itu susah untuk dijawab...
bolehkah saya tahu asal gereja adik saudara yang menjadi pengkhotbah itu...
maaf jika anda menjadi sedih...
saya hanya ingin merangkai benang merahnya...
lalu saudara Hai-hai menjawab lagi:
Pengkotbah dan Pendoa Alam Roh adalah para pengkotbah dan pendoa yang mengajarkan kapada umat kristiani tentang keberadaan Alam Roh atau Alam Gaib, sekaligus mengajarkan bahwa Setan adalah penguasa dunia.siapa yang mengajarkan bahwa setan adalah penguasa dunia itu...
siapa orangnya... dari gereja mana dia...
hanya ingin tahu saja...
sambil menemani saya minum kopi di sore hari...
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
hai-hai menulis:
hai-hai menulis:
Saya punya seorang adik mantan pengkotbah dan pendoa alam roh. Setelah berdiskusi bertahun-tahun dan dia mempelajari Alkitab dengan bersungguh-sungguh, beberapa tahun yang lalu dia menyatakan bahwa keyakinannya tersebut tidak dapat dipertahankan.
Secara pribadi, saya tidak punya dendam atau sakit hati dengan para pengkotbah dan pendoa alam roh. Saya tidak setuju dengan ajaran mereka karena menurut saya ajaran mereka bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab, di samping itu, saya juga menemukan bahwa apa yang mereka ajarkan menentang ajaran mereka sendiri
Dari 100 orang pelanggan yang tidak puas dengan pelayanan sebuah perusahaan, hanya 4 orang yang menyampaikan keluhannya kepada perusahaan tersebut. 96 orang lainnya pindah ke perusahaan lain dan dalam 1 tahun, masing-masing mempengaruhi minimal 6 orang untuk tidak menjadi pelanggan perusahaan tersebut. 6 orang yang terpengaruh tersebut, dalam setahun, minimal akan mempengaruhi 6 orang lainnya dengan cerita yang semakin dasyat tentang keburukan perusahaan tersebut. Sayangnya, ke 4 orang yang menyampaikan keluhan tersebut, pelanggan yang setia, justru mendapat perlakuan buruk dari perusahaan ketika menyampaikan keluhannya. Mereka dianggap musuh yang menyalahkan dan menjatuhkan.
saudara hai-hai saya lihat akar pahit itu masih ada disana...
dari tulisan anda saya rasa saudara hai-hai ada di kelompok 96 orang yang akan mempengaruhi 6 orang lain... ada yang mau ikutan?
jangan anggap semua aliran lain itu musuh hai-hai...
Kebenaran Sejati hanyalah ada pada Yesus Kristus... jangan menghakimi.
GBU!
HAI JAWAB - AKAR PAHIT
Saudara Josua,
Saya sering mendengar teman-teman menggunakan istilah AKAR PAHIT, menurut mereka akar pahit akan menghambat anugerah Tuhan kepada umatnya. Dari penjelasan mereka, maka saya menangkap bahwa yang dimaksudkan dengan akar pahit adalah "luka batin yang disebabkan oleh sebuah pengalaman pahit di masa lalu."
Memang benar, ketika adik saya baru meninggal, saya sering bartanya-tanya, kalau saja dia bukan seorang pengkotbah dan pendoa alam roh, apakah kisah hidupnya akan berbeda? Kalau dia mau berfikir seperti saya, menerima kenyataan bahwa dia menderita penyakit kronis (penyakit menahun) dan menerima kenyataan bahwa dia memang harus hidup dengan penyakitnya tersebut, seperti saudara-saudara lain yang dilahirkan dengan tubuh cacat menerima kenyataan. Makan obatnya dengan teratur, tidak memaksa tubuh di luar kemampuannya. Apakah kisah hidupnya akan lain? Mungkin dia tidak perlu menanggung rasa sakit akibat penyakitnya tersebut. Namun adik saya sudah pergi ke negeri di seberang langit biru, di sana daun-daun tidak pernah layu. Di sana, luka dan derita hanya sebuah kenangan. Sungguh, saya tidak menyesali kematiannya, saya juga tidak menyesali pilihan hidupnya.
Saya pernah mengujungi seorang sahabat. Di rumahnya saya dapati mamanya menderita sakit kanker getah bening. Saya menengoknya di kamar, ngobrol dengannya. Setelah lama kami ngobrol, tiba-tiba dia bertanya, "Hai nggak bacain Alkitab untuk tante?" Aku mengambil Alkitab yang ada di meja dan bertanya padanya, dia mau aku membaca dari kitab mana? Dia lalu bercerita tentang pengkotbah dan pendoa alam roh yang mengunjunginya, yang berkata bahwa bilur-bilur Yesus telah menyembuhkannya. Dia hanya perlu mengakui dosa-dosanya, memutuskan kutuk-kutuk, mengklaim kesembuhan dari Yesus dan beriman bahwa dia pasti sembuh, maka dia akan sembuh. Dia juga bercerita bahwa pengkotah dan pendoa alam roh tersebut menyampaikan nubuatan dan penglihatan bahwa dia akan sembuh dan melakukan perkejaan besar. Nyatanya dia tidak sembuh. Paling trenyuh ketika dia berkata, "hai, semua dosa sudah tante akui, semua kutuk udah tante minta putuskan, bahkan dosa dosa yang belum tante buat juga udah tante akui, apalagi yang perlu tante lakukan? Hai yakin tante akan sembuh" aku hampir meneteskan air mata, terharu.
Lalu aku berkata padanya,
"Tante, saya percaya bahwa setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki kodratnya masing-masing, ada tugasnya. Kalau semuanya telah digenapi, maka berarti sudah genap, artinya Tuhan akan panggil pulang. Kalau tujuannya belum genap, maka itu berarti hidupnya belum berakhir. Dalam hal tante, maka kalau tugas tante di dunia ini sudah selesai, maka tante akan meninggal, kalau belum, maka tante akan hidup terus. Namun yang perlu tante pertimbangkan adalah kalau masih ada tugas yang perlu dilakukan, mungkin Tuhan ingin tante lakukan itu dalam kondisi sehat atau mungkin pula dalam kondisi sakit. Tante tahu penyakit apa yang tante derita?"
Mama sahabatku itu memandangku, matanya sembab menahan tangis, lalu dia berkata.
"Tante tidak tahu sakit apa, sering bertanya, tapi nggak dikasih tahu. Mungkin suami dan anak-anak takut kalau tante tahu akan patah semangat. Kalau menurut tante, pasti penyakit ini kanker. Hai tahu tante sakit apa?"
Aku tertawa mendengar jawaban tante itu, dia juga tertawa. Kami berdua lalu tertawa bersama-sama. Setelah tawa kami berhenti, aku berkata.
"Tante, mamaku kalau lagi marah suka bilang, gua makan garam lebih banyak dari lu makan beras, jadi jangan coba coba ngebohong atau cari alasan ya?"
Tante itu dengan senyumnya memegang tanganku, menatap mataku lekat-lekat lalu bertanya,
"Apa yang harus tante lakukan?" Aku menatap mama temanku itu, menatap matanya, menatap wajahnya yang tirus, menatap tubuhnya yang kurus kering, tiba tiba saja aku ingin mememluk dan menciumnya.
"Saya boleh peluk tante dan cium tante?" tanyaku polos, tanpa menunggu jawabannya, aku merebahkan tubuhku, memeluk tante itu erat, mencium keningnya lembut, mebiarkannya memelukku, mengelus kepalaku dan mencium kedua pipiku.
"Hai, apa yang harus tante lakukan?" tanyanya.
"Tante sakit kanker, kanker getah bening, kalau saya jadi tante, maka saya akan cari tahu, rekor dunia untuk penyakit tersebut, siapa yang menderita penyakit itu dan bertahan paling lama, lalu berusaha memecahkan rekornya. Sementara itu saya akan kumpulkan semua anggota keluar, handai taulan dan teman-teman. Tujuannya untuk melunasi semua hutang dalam bentuk apapun dan menagih piutang dalam bentuk apapun. Kalau tante meninggal nanti, maka tante juga yakin bahwa semua yang ditinggalkan nggak punya beban, karena cinta, benci dan marah sudah dilampiaskan. Setelah semuanya dilakukan maka tante tidak punya beban lagi karena yang harus ditagih sudah ditagih, yang harus di bayar sudah dibayar. Dengan begitu, tante jadi nggak punya beban dan bisa fokus untuk memecahkan rekor dunia. "
Tante itu tertawa memandangku sambil berkata,
"Wong Edan, karo wong sekarat ko ngomonge koyo ngono? Orang gila, sama orang sekarat kok ngomongnya begitu?" Lalu kami tertawa bersama-sama.
Aku menceritakan pembicaraan kami kepada sahabatku dan papanya, seorang temanku yang bersama denganku selama aku ngobrol dengan mama sahabatku itu menjadi saksi bahwa aku tidak berdusta. Awalnya papa sahabatku, sahabatku dan saudara sudaranya marah padaku, namun akhirnya mreka mengerti.
Beberapa minggu kemudian, sahabatku menelponku, mengabarkan bahwa mamanya telah meninggal dan berpesan agar aku nggak usah datang karena tiket pesawat mahal. Mamanya juga bilang, aku nggak cocok jadi pengkotbah, jadi jangan mimpi jadi pendeta karena bisa digebukin jemaat. Mamanya juga pesan agar papanya nggak telpon aku, nanti ge er. Sahabatku itu lalu menambahkan, bahwa mereka sekeluarga mengucapkan terima kasih, karena setelah kehadiranku di rumah mereka, mereka mengalami kehidupan berkeluarga yang indah."
Anda menyebut kedua pengalamanku itu akar pahit, Josua?
Saudara Josua, anda salah!
Saya adalah kelompok 4 orang tersebut yang menyampaikan keluh kesah, namun diperlakukan seolah-olah musuh, mengada-ada!
Salam
Hai hai
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
kalau saya...
im sorry to hear that... setiap kali saya berdoa untuk orang sakit... saya takut kalau ternyata Tuhan benar-benar "menyembuhkan" nya... yaitu membawanya ke surga hai... bagaimana nanti keluarganya, anaknya masih kecil-kecil... ada juga yang kita doakan bersungguh-sungguh supaya sembuh dan tidak jadi meninggal... ternyata akibat dari stroke itu... beliau menjadi agak linglung dan tidak ingat siapa-siapa lagi... hidup sih... tapi dia tidak mengenal kita-kita lagi... ini sedih sekali lho rasanya, 2 x lipat dari sedih kehilangan.... ternyata dari kesedihan itu sebenarnya kita bisa tarik satu hal... bahwa bukan rencana kita yang jadi... tapi rencana-Nya saja...
bukan kita yang menentukan hidup atau mati seseorang... hanya Kasih Karunia Tuhan saja... so stop feeling guilty about your brother and your tante... memang perpisahan sungguh bukan suatu hal yang mudah.... tapi lihat ada cerita apa di balik semua itu... mau tahu ceritanya hai....
manusia boleh berencana tapi Tuhan yang menentukan...
jika saya harus memilih untuk memberikan salut saya...
saya akan berikan untuk adikmu hai...
yang walaupun sudah tahu akhirnya akan seperti apa...
tapi dia menghabiskan waktu-waktu terakhirnya bekerja di ladang-Nya Tuhan
tidak hai.... cerita tidak akan berbeda seperti apa yang kau mau...
tapi seperti apa yang TUHAN mau... dan itu baik untukmu...
bukankah bukan sebuah kebetulan kita berada di sabdaspace ini...
dulu saya punya teman namanya Lina, dikenalkan oleh Dewi dan Lia
ini kejadian sebenarnya lho...
Papinya Lina terkena stroke, lalu masuk rumah sakit, koma berhari-hari, mungkin juga berminggu... lalu saya, Nico, Agus... pergi ke rumah sakit, sekedar berdoa... saya berkata-kata terus sama Tuhan... Tuhan, jangan malam ini, jangan malam ini... hari-hari berlalu... ternyata katanya alat bantu Om LIna mau dicabut karena keluarga sudah kekurangan uang... waktu itu saya marah sekali sama Dewi, Lia, kenapa kalian mengijinkan itu... itu sama seperti euthanasia... akhirnya didengar oleh Lina... dia marah pada saya... dia bilang itu keluarganya dia katanya... ternyata setelah selama ini saya berdoa di depan pintu kamar Om Lina dan melihatnya dari balik jendela, saya sudah menganggapnya seperti saudara saya sendiri... terus kami menyempatkan diri untuk berkunjung, menyebabkan saya sakit dan kurang enak badan... ternyata saya kedapatan tidur di bangku rumah sakit oleh Lina... dia marah sekali... dan merasa tidak suka saya ada di sana... lalu saya pergi.... sampai pada ucapan terakhir saya di depan pintu dan membuat tanda salib... Tuhan, jangan malam ini! Selang 3 hari saya tidak kesana, ternyata Om Lina meninggal dan Lina menyalahkan saya... karena saya tertidur dan tidak menghargai ayahnya.... sampai sekarang hai... dia masih marah pada saya... sehabis berita Om Lina meninggal saya ingat saya pulang sambil berjalan kaki di bawah hujan deras seperti orang gila... hanya satu pertanyaan saya... Kenapa Tuhan? Kenapa Tuhan?
sulit menerima Kehendak-Nya saat itu... lalu saya mulai berpikir... kalau saja... kalau saja... tapi toh semuanya sudah ditentukan oleh-Nya...
kalau saya yang jadi kamu, saya akan datangi pengkhotbah yang mendatangi tante saya... dan melaporkannya kepada Kepala Majelis... bahwa dia berkata seperti ini... ini... tapi ada baiknya juga kamu melihat dari sisi pendoanya... apakah dia tulus mendoakan atau hanya ingin mengejar materi.... kami rasa kamu sudah bisa membedakannya... Uji ROH-Nya di dalam pekerja itu... tidak semua pekerja pendoa itu seperti yang kamu maksud hai...
salut untuk adikmu... datanglah sesekali dan taburkan bunga... atau kau malah sudah lupa makamnya... karena adikmu lah kau menjadi kuat seperti sekarang ini...
BIG GOD BLESS YOU!!!
josua
thank's God...
Thanks GOD you are not Jesus... :)
see what i have predicted...
BIG GOD BLESS YOU!!!
BIG GBU!
to Josua - part 2
maaf...
ada masalah...?
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
maaf diterima...
ga ada masalah, cuma heran aja liat komentar gaya lo :p
gaya lo tuh kayak orde baru tau gak sih? orang lagi dikusi baik2, semua pake otak, eh lo malah kayak ngancem2 pake bawa2 "perang denominasi" lah apa lah, please deh man, behave dikit napa?
si Hai ama Garam Dunia sih orangnya sopan, jadiga nanggepin elo. kalo gue sih mungkin bisa lo anggep ga sopan, tapi gue paling sebel ama orang yang meracau gak karuan semabri bawa2 nama Yesus.
behave man, pake otak kalo ngomong, jangan nyindir kesana kesini dengan kata2 bersayap.
anda sendiri pake otak?
BIG GBU!
yup
coba dibaca lagi dari atas...
anggap saja begini...
saya seumur hidup saya
sudah melalui hampir semua denominasi...
ada maksud tersirat dari yang tersurat...
tidak ada gunanya menjelek-jelekkan suatu denominasi
dengan kata-kata...
pendeta yang berkata dalam nama Yesus... Buzz
pendoa alam roh...
itu maksudnya apa?
gereja mana yang dimaksud?
cukup jantan tidak untuk memberitahu...
apa anda mengerti... maksud saya...
kalau tidak mengerti ya... diam saja...
ini kan tulisan dari saudara Hai-hai...
atau anda orang yang sama....
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
gitu dong bung Josua
gitu dong bung Josua,
setelah Anda menunjukan bagian mana yang anda maksud dengan "perang denominasi", sekarang kita bisa berdiskusi lagi.
pertama2, saya tegaskan, Anda tidak perlu kuatir saya dan Hai orang yang sama. buang jauh2 kecurigaan itu. mungkin Anda bertanya2 kenapa koq saya sewot amat kesannya sama Anda kan? tidak lain tidak bukan karena saya merasa bahwa comment2 Anda "merusak" kenikmatan saya membaca diskusi ini. egois emang, hahahaha... that's me.
kembali ke diskusi kita,
background saya kristen protestan campur aduk dengan katolik. dimasa muda ketika saya mencari jatidiri, saya bahkan ampir sempet jadi islam. terus "ketangkep" ama Tuhan lewat aliran kharismatik. lalu karena "muda dan kecewa" saya kembali ke jalur protestan, sempet kepengaruh ama katolik, dan seterusnya seterusnya sampai pada satu titik saya yakin bahwa Yesus gak terlalu peduli sama "seragam" nya selama hati kita terus mencari Dia.
dari pengalaman saya "mencicipi" berbagai aliran kekristenan ini, saya rasa hampir semua tuh, mau pendeta maupun pastur, selalu "berkata dalam nama Yesus". jadi, apa masalahnya? ;)
terus soal "pendoa alam roh". kalau saya tidak salah, ada bagian di diskusi ini yang berkata seperti ini:
... penemuan itu merupakan berita buruk bagi para pengkotbah "alam roh" yang sembarangan mengklaim diri memiliki karunia penyembuhan ...
tolong perhatikan, di atas ada kata "sembarangan mengklaim diri". jadi kalau saya gak salah ngerti, mungkin bukan semua "pendoa alam roh" yang dianggep ngaco, tapi hanya sebagian yang "sembarangan" aja. dalam hal ini, rasanya posisi apapun tidak akan menjalankan tugasnya dengan benar kalau dia "sembarangan" kan?
gimana Bung?
selamat bergabung...
terima kasih atas jawabannya...
tapi...
saya mau tunggu dari saudara Hai
wah... banyak juga alirannya... :)
semoga semakin dikuatkan...
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
sip deh bung Josua
sip deh bung Josua,
kalo gini kan kita sama2 enak jadinya.
buat diskusi ini jadi menarik lah, siapa tau ada "sodara sepupu" kita yang membaca dan merasa tertarik untuk berasimilasi jadi "sodara kandung", hehehehe ...
saya pulang dulu
Tuhan memberkati juga
Udah - udah, kita kan semua
Udah - udah,
kita kan semua Tubuh Kristus, mengapa terkesan saling menyalahkan dan menjatuhkan. Perbedaan diantara kita kan dapat di selesaikan dengan kembali menyerahkan semua pendapat2 kita ini kepada yang menjadi Kepala yaitu Kristus sendiri.
Kalau kita terus saling berdebat dan "menjatuhkan" satu sama lain, maka kesatuan kita sebagai tubuh Kristus akan ternoda.
GBU ALL
Jesus Love Me and You
becanda aja... :-)
Aries,
becanda aja yah, tapi kalo kita nunggu jawaban dari Yesus sebagai Kepala, kayaknya bakal lama deh hehehehe.
kenapa lama? soalnya kalo sekarang Yesus tau2 muncul, pertama2 tentu kita harus verify dulu kan, ini bener Yesus ato cuma wewe gombel yang nyaru2 jadi Yesus. proses verifikasinya bakal seru dan "berdarah2" juga pastinya hahahaha.
paling mungkin sih nanti pas kita semua udah mati dan mungkin ketemu di surga baru deh kita bisa kongkow sembari minum kopi n menyelesaikan "masalah kita" ini. tapi pada saat itu (di surga) rasanya diskusi kita udah kehilangan relevansinya, alias gak seru. kenapa kehilangan relevansi? soalnya Yesus nya udah ada di depan mata, jadinya term "mujuzat" mungkin sudah tidak dipakai lagi pada saat itu. hehehe...
sampe sini masih dibaca Mas comment saya? bagus ... lupakan saja yang tadi, itu cuma becanda aja koq ;)
mari kita telaah lagi dengan rada serius dikit :)
satu ketika, saya dan bos saya di kantor bernostalgia ke jaman dahulu. bos saya bercerita bahwa dia dulunya sekolah di sekolah katolik yang lumayan ketat aturannya. ketat dalam artian yang diajarkan penuh dengan sikap2 ksatria yang susah untuk dipahami oleh anak2 seperti dia pada waktu itu.
satu kali, dia berbeda pendapat sama temen sekolahnya. mulai deh adu ngomong, berdebat, pelotot2an, dan seterusnya sampe akhirnya mereka berantem. singkat kata dua2nya dipanggil sama kepala sekolah mereka. sang kepsek berusaha menjadi moderator supaya mereka bisa menyelesaikan masalah.
eh dasar anak cowok kecil lagi panas, bukannya selesai malah berlarut2. akhirnya si kepsek usul, gimana kalo mereka maen tinju aja. dikasih sarung tinju dan dipersilakan gebuk2an, tapi pake aturan tinju. jadi hanya diperbolehkan mukup bagian2 yang tidak membahayakan saja. juga harus satu lawan satu. ga boleh pake acara dibantu temen.
disaksikan sang kepsek dan semua murid, bos saya akhirnya gebuk2an ama temen nya itu di ring tinju dadakan di halaman depan sekolah. waktu dua2nya udah benyek2 dan sama2 terkapar, sang kepsek datang, mengobati mereka, dan bertanya ke mereka, gimana mereka mau nyelesaiin masalahnya. bos saya bilang dengan ekspresi yang lucu bahwa saat itu, dia udah gak peduli lagi apa masalahnya. dia bisa terima apa saja usul temen nya. surprisingly, temen nya pun ngomong hal yang sama.
disini maksud saya adalah begini; kenapa sih kita takut untuk berdebat? perbedaan pendapat adalah sangat wajar. ketakutan kita untuk berdebat menunjukan bahwa ada yang salah dengan persatuan kita sebagai satu tubuh Kristus. jangan2 kita hanya bersatu dalam idiom saja nih, bukan bersatu beneran... ;-)
memang kita bisa memilih untuk diam2 saja. tapi ada bedanya antara "diam itu emas" dengan "diam karena kuatir bahwa jikalau berbicara maka persatuan yang semu tadi akan hancur".
kalo saya, prinsipnya, sesuatu yang semu tidak perlu dipertahankan. mending dihancurkan saja sekalian dan diganti dengan sesuatu yang "beneran". sesuatu yang "beneran" ini mungkin akan lama diperjuangkannya, bahkan berdarah2, tapi andai dia terwujud, maka nilai dan pengaruhnya akan jauh lebih afdol daripada sesuatu yang semu tadi.
memang lumayan banyak teman2 saya yang mengkritik pendekatan saya ini. terlalu hardcore katanya. mungkin saya salah, tapi saya selalu menganggap bahwa kritikan2 beberapa teman saya itu sebagai suatu harga yang sangat murah kalo dibanding dengan jenis persatuan yang bisa kita capai dimasa depan.
shallom n cheers,
-nis-
HAI JAWAB - BECANDA AJA
Mas dennis santoso,
Saya setuju dengan anda,
kenapa lama? soalnya kalo sekarang Yesus tau2 muncul, pertama2 tentu kita harus verify dulu kan, ini bener Yesus ato cuma wewe gombel yang nyaru2 jadi Yesus. proses verifikasinya bakal seru dan "berdarah2" juga pastinya hahahaha.
Klo Yesus muncul tanpa tanda-tanda kebesaranNya, Beliau pasti berdarah-darah. Coba bayangin klo ada anak muda gondrong ngaku-ngaku dirinya Yesus. Pertama-tama pasti digebukin ma orang-orang Kristen dengan tuduhan menghujat. Setelah babak belur, lalu digelandang ke kantor Polisi untuk digebukin lagi dan dimintai keterangan. Setelah berhasil meyakinkan polisi, dia balik lagi ke gereja, pasti babak belur di hajar lagi. Biasanya penjahat yang dihajar masa, klo sampe ke kantor polisi, langsung di gundulin. Nah, waktu dia balik ke gereja, dengan kepala pelontos, mengaku dirinya Yesus, anda bisa membayangkan apa yang ada di benak para penggebuknya. Jadi harapannya kecil dech anda bisa bertanya, soalnya dia pastibolak balik gereja dan kantor polisi dan berdarah-darah.
Ho ho ho, ini juga becanda lho, tapi lumayan masuk akal kan?
Saya super setuju dengan anda,
disini maksud saya adalah begini; kenapa sih kita takut untuk berdebat? perbedaan pendapat adalah sangat wajar. ketakutan kita untuk berdebat menunjukan bahwa ada yang salah dengan persatuan kita sebagai satu tubuh Kristus. jangan2 kita hanya bersatu dalam idiom saja nih, bukan bersatu beneran... ;-)
Yang anda katakan benar 100%, orang-orang Kristen di Indonesia saat ini hanya bersatu dalam idiom saja.
Dan saya sulit sekali untuk setuju dengan pendapat saudara Aries Yunarta,
kita kan semua Tubuh Kristus, mengapa terkesan saling menyalahkan dan menjatuhkan. Perbedaan diantara kita kan dapat di selesaikan dengan kembali menyerahkan semua pendapat2 kita ini kepada yang menjadi Kepala yaitu Kristus sendiri.
Saya sama sekali nggak ngerti apa yang dimaksudkan dengan,
"kembali menyerahkan semua pendapat2 kita ini kepada yang menjadi Kepala yaitu Kristus sendiri."
Saya juga tidak setuju dengan pendapat:
kita kan semua Tubuh Kristus, mengapa terkesan saling menyalahkan dan menjatuhkan?
Sebuah survey yang dilakukan di Australia beberapa tahun yang lalu memberikan data:
Dari 100 orang pelanggan yang tidak puas dengan pelayanan sebuah perusahaan, hanya 4 orang yang menyampaikan keluhannya kepada perusahaan tersebut. 96 orang lainnya pindah ke perusahaan lain dan dalam 1 tahun, masing-masing mempengaruhi minimal 6 orang untuk tidak menjadi pelanggan perusahaan tersebut. 6 orang yang terpengaruh tersebut, dalam setahun, minimal akan mempengaruhi 6 orang lainnya dengan cerita yang semakin dasyat tentang keburukan perusahaan tersebut. Sayangnya, ke 4 orang yang menyampaikan keluhan tersebut, pelanggan yang setia, justru mendapat perlakuan buruk dari perusahaan ketika menyampaikan keluhannya. Mereka dianggap musuh yang menyalahkan dan menjatuhkan.
Salam
Hai hai
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
ANEH...
jawaban keduanya hampir sama... :)
kalian 2 in 1 ya...
hahaha...
becanda aja...
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
Hai Jawab - ANEH
Mas Josua, Hampir sama itu artinya nggak sama lho!
Nggak percaya? mari kita minta nasehat mas Indonesia-Saram dan mbak Clara_Anita untuk menilai gaya bahasa tulisan saya sama mas dennis, pasti kedua pakar bahasa tersebut akan bilang gaya bahasanya beda.
Atau gimana kalau kapan-kapan kita ketemu dan ngobrol bertiga? Mas Josua, mas dennis dan saya? Pasti seru! Kita bisa membahas rupa-rupa termasuk puisi puisi anda yang indah.
salam
hai hai
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Re: Aneh (to: Josua)
Dear Jos,
hahahaha, rupanya lo masih "curiga" gue ama Hai orang yang sama???
HUAHAHAHAHAHA Jos Jos, lo lucu deh :p
gue setuju ama Hai, yuk kita ketemuan aja, how 'bout today? kebetulan wiken ini gue ga ada kerjaan. starbucks di PS? ato di mana? jangan jauh2 dari senayan deh yah, soalnya gue ga berapa tau jalan di jkt tercinta ini hehehe :)
mau ketemu?
mau ketemu... :)
mau konsultasi ya... hehehe...
setiap Jum'at, Sabtu dan Minggu
saya selalu ada di gereja saya
HKBP Kebayoran Lama
tanyakan saja sama cooster gereja Mas Sumarno
tapi harus bikin janji dulu...
jangan di starbucks
gaji saya sebagai pelayan Tuhan tidak cukup untuk itu...
ps: tulisan atau puisi saya memang jelek dan tidak ada bagus-bagusnya, saya bukan ahli sastra seperti kalian berdua yang terkadang nge-jelimet dan ga dapet maksud dan artinya... maafkan kebodohan saya.
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
Merendahkan diri kok di atas gunung
Mas Josua,
merendahkan diri kok di atas gunung? Ya tetap aja tinggi.
Merendahkan diri kok ketus? ya lucu jadinya.
Saya bilang puisi anda indah, itu berarti di mata saya puisi anda benar-benar indah
saya suka puisi
dan saya benar-benar menikmati puisi anda
jangan di starbucks
gaji saya sebagai pelayan Tuhan tidak cukup untuk itu...
gak cukup gak papa mas,
kalau uang mas dennis cukup
kita ngobrol bertiga
sambil kita berdua nonton dia
minum kopi
atau kita berdua urunan
satu gelas kopi kita minum berdua
kayknya enarik juga sich
ke starback, pura pura jadi orang kaya
ha ha ha
salam
hai hai
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
ahh... bisa aja
katanya bung Hai-hai yang mau ketemu...
tapi sepertinya tidak siap...
kita ketemu di sini saja sudah hot nih...
nanti ga cukup kalo minum kopi saja...
harus pakai sauna juga...
merepotkan...
kalo ga mau ke sarang rajawali ya...
ga usah ngundang gitu lho...
mas bawa apa saja
dan siapa saja...
pasti semuanya saya beli...
pasti!
itu kalo mau jual lho...
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
tatuutt ahh.... :-)
om jos,
janjian nya di tempat terbuka aja, di mall misalnya, soalnya dari gaya "orde baru" anda, saya takut nih kalo tiba2 saya "lenyap tak berbekas" di sarang anda ... hahahaha ^^)
kita bersaudara di dalam Kristus...
apa mungkin saya seperti itu...
anda terlalu berprasangka saja...
bukankah paling baik melihat rajawali di sarangnya
dan bukan di kebun binatang...
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
melihat rajawali
bukankah paling baik melihat rajawali di sarangnya
dan bukan di kebun binatang...
hehehe, tergantung kita datang sebagai apa Om. kalo saya pemburu, saya akan cari di sarangnya, tapi kalo saya sekedar penikmat, saya lebih baik ke kebon binatang... hahahaha, udah deh, coba tunggu si Hai deh secara dia yang pemrakarsa acara ini :)
Rajawali di sarang
Bukannya nggak mau ke sarang rajawali
tapi bener-bener sory,
bagiku jaksel - jakarta selatan itu bener bener ujung dunia
aku nggak kenal jalan-jalannya
tiap ke sana, nyasar mlulu
di taman ria senayan klo gak salah
ada satu tempat makan,
namanya bebek bali
steak bebeknya enak
bagaimana kalau saya traktir?
salam
hai hai
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
ayo2 makan bebek :-)
jadi ... ?
kapan n di mana mau ketemu nya nih?
yang laen juga dong, biar bung Hai traktir kita semua nge-bebek hahahahaha :))
saya tidak suka bebek...
saya tidak suka makan bebek...
pekerjaannya hanya membuntuti teman-temannya
kemana saja...
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
buat yang ga suka bebek
emang lebih enakan saksang sih :)
tapi kalo gratis sih, APA AJA boleh, hohohohoho * ... tawa shinchan ... *
Bebek Gratis
Waduh, ditraktir makan bebek? Itu sih langsung saya angkat tangan!!! (Yang penting ada kata 'ditraktir'-nya :P)
Masalahnya jangan sekarang, tapi tunggu sampai saya ada waktu untuk mengunjungi Jakarta :)
secepatnya...
anda akan secepatnya ada di Jakarta...
hahaha...
jadi ada temen makan bebek nih..
eh... anda suka saksang tidak?
i prefer saksang...
GBU!
Saksang itu apa yah?
Aduh, saya kuper (kurang pergaulan) nih, saksang itu apa yah?
(Tapi kalau ditraktir sih, saya pasti mau!!!)
yah...sudahlah...
yah sudahlah...
mau datang sebagai pemburu
atau sebagai penikmat
saya siap melayani....
kalo bahasa betawinya...
elo jual gue beli...
hehehe...
TUHAN Memberkati.
BIG GBU!
Aku jual Mas beli
Beneran nich mas Josua?
Aku jual anda beli?
nanti aku bawa semua barang jualanku dech
janji dibeli semua ya?
wow, bakalan laris nich
salam
hai hai
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
bener...
bawa semua barang-barangnya...
ini kan yang jualan Rp. 10.000/ 3 item
itu toh... kebetulan...
hehehe...
GBU!
saksang itu...
saksang itu... daging b2 dimasak dengan darah... jadinya seperti rawon gitu... lezatnya... ruarrr biasa... hehehe...
BIG GBU!
Garamdunia di Jakarta, Kita ngumpul
Wow,
jadi kangen nich!
Bagaimana kalau kita tetapkan saja, begitu garamdunia ada di Jakarta, kita ngumpul. Nanti kita cari saksang paling enak di dunia, kalau masih belum pus, kita cari bebek paling enak di dunia.
hai hai yang traktir dech! Janji!
Tapi harus pada janji ya, setelah ketemu semangat tempur kita dalam diskusi jangan turun. Saya benar-benar takut, begitu ditraktir, maka pada ewuh pakewuh klo mau memberi komentar tulisan saudara-saudara lainnya.
Di samping itu, juga harus janji, setelah ketemu harus tetap nulis di blog ini. Jangan mentang-mentang udah pada saling kenal, eh, nggak mau nulis dan diskusi di blog ini.
Nah,
siapa yang punya koneksi ke sabdaspace, untuk mengusulkan agar beliau-beliau mulai memikirkan adanya fasilitas chating?
salam
hai hai
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
In young san
In young san... hehehe...
apa kabar nona...
dia punya koneksi ke sabda space...
tahun depan garamdunia baru ke jakarta... :)
mungkin ada yang kawinan atau ada saudara yang diwisuda...
BIG GBU!
josua
nice happy ending
Suatu Ketika
nimbrung ye soal mujizat
penasaran (dari dulu) sama term ini
"percayalah saat Tuhan bersama kita, kita akan menjadi orang yang lebih dari pada luar biasa"
gue penasaran, kayak apa sih "orang yang lebih dari pada luar biasa" itu? bisa terangin lebih detail buat saya yang bingung ini?
Iman dan Mujizat
Di negeri kami, mujizat adalah ketika manusia melakukan kehendak Allah, di negeri tuan mujizat adalah ketika Tuhan melakukan kehendak manusia. kutipan bebas dari Sang Nabi - Kahlil Gibran.
Di negeri hai hai Iman adalah ketika manusia pasrah kepada Tuhan, di negeri Tuan Iman adalah ketika manusia yakin Tuhan akan melakukan kehendaknya bila dia yakin Tuhan mampu melakukannya.
Kalau kamu memiliki Iman sebesar biji sesawi, maka kamu akan mampu memindahkan gunung. (kutipan bebas dari Alkitab)
Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, -- maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. Matius 17:20
2000 tahun hampir berlalu namun tidak ada gunung yang pindah, kecuali gunung agung yang dipindahkan oleh Keluarga Mas Agung.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
hehehe... just drop by
hehmmmM.. :D
Gimana Kalau Epin Yang Memulai?
Usulan bagus nona, bagaimana kalau anda yang memulainya?
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
it's ok.....salam perdamaian
Welcome to Klewer dung
Welcome to Klewer dung. Seneng oiii disebut lucu! Petpatah Tionghua bilang, "ombak yang datang belakangan selalu lebih besar sehingga mampu mendorong ombak yang duluan."
Tuhan Yesus sendiri pernah cerita, orang yang kerja dari pagi dan orang yang baru dipangil untuk kerja sore, upahnya sama-sama satu dinar.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Buat mu Hai
aku pikir ini pujian, tapi aku harap aku bisa jadi ombak yang memberi semangat pada para pendahulu,
aku mau tanya?
prinsipmu menegakkan ajaran alkitab? jika ya janganlah lupa kasih krstus...dan kamu tetaplah seorang hamba yang tak berguna, yang hanya melakukan tugasmu.(perikom hamba dan tuan)...
jika ya...ini lah kewajibanmu..yg harus diemban sampai kamu mati ..lebih jelasnya baca ..Thursday with morrie
matius 5: 6
Gbu
Untuk Sdr Hai hai
Sapto Sahabatku
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Mengenal Yesus Kristus adalah anugerah terindah
Dear brother sapto,
cobalah baca tulisan saya dibawah ini.
intinya, pengenalan akan Kristus Yesus secara pribadi, itulah yang terindah yang terpenting, jangan biarkan apapun menggoyahkan rasa ingin berkenalanmu pada Yesus Kristus. setelah kau mengenalnya, cobalah mengenalnya lebih dalam lagi, lebih pribadi lagi. baca ya tulisan dibawah ini.
Pribadi bukan Sistem
Keselamatan...
Bukan Agama, Bukan Aliran, Bukan Doktrin, Bukan Liturgi
Keselamatan...
Salib, Lunas, Gratis, Cuma-Cuma, Tanpa Syarat, Kasih Karunia, SEMUA MANUSIA
Keselamatan...
Bukan Sistem
Keselamatan...
Kehendak Pribadi Agung
Keselamatan...
Tuhan Yesus Kristus
Jesus Freaks,
"Live X4J, die as a martyr"
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-
I BELIEVE IN MIRACLE
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-