Submitted by hai hai on

MUJIZAT terjadi dari hari pertama hingga hari ke enam. Setelah hari ke enam, tidak ada lagi mujizat. Bila anda percaya bahwa MUJIZAT masih terjadi setelah hari ke enam, apalagi anda mengklaim mengalami atau melakukan Mujizat setelah hari keenam, itu hanya membuktikan satu hal. Anda tidak memahami arti kata MUJIZAT itu sendiri.

Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.

MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.

Miracle is a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Banyak mujizat terjadi dan tercatat dalam Alkitab baik di dalam kitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Mari kita mempelajari beberapa di antaranya, untuk melihat apa yang terjadi sesungguhnya?

Musa membelah laut merah.


Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering. Keluaran 14:16

Umumnya orang Kristen menyangka bahwa laut terbelah karena kekuatan yang keluar dari tongkat Musa, walaupun Alkitab mengajarkan hal yang berbeda.

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. Keluaran 14:21-22

Air laut terbelah bukan karena kekuatan dari tongkat Musa, namun karena angin timur yang keras, yang berhembus semalam-malaman. Itulah yang diajarkan Alkitab.

Manna di Padang Gurun Sin


Dan apabila embun turun di tempat perkemahan pada waktu malam, maka turunlah juga manna di situ. Bilangan 11:9

Kebanyakan pengkotbah hanya menggunakan ayat tersebut di atas sebagai referensi ketika mengotbahkan kisah mujizat MANNA di padang Gurun Sin. Itu sebabnya, umumnya orang Kristen memahami bahwa manna itu muncul sendiri seiring lenyapnya embun pagi, walaupun Alkitab menceritakan hal yang berbeda. Ternyata manna itu tidak muncul sendiri dari antah berantah karena ada pihak lain yang terlibat. Inilah kisahnya.

Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu. Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi. Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Apakah ini?" Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu. Keluaran 16:13-15

Musa berkata kepada mereka: "Seorangpun tidak boleh meninggalkan dari padanya sampai pagi." Keluaran 16:19


Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan dari padanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka. Keluaran 16:20

Setiap pagi mereka memungutnya, tiap-tiap orang menurut keperluannya; tetapi ketika matahari panas, cairlah itu. Keluaran 16:21


Lalu berkatalah Musa kepada mereka: "Inilah yang dimaksudkan TUHAN: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi TUHAN; maka roti yang perlu kamu bakar, bakarlah, dan apa yang perlu kamu masak, masaklah; dan segala kelebihannya biarkanlah di tempatnya untuk disimpan sampai pagi." Keluaran 16:23

Umat Israel menyebutkan namanya: manna; warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu. Keluaran 16:31


Handai taulan yang terhormat, anda tahu apa yang disebut MANNA oleh bangsa Israel, yang warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti kue madu, yang ketika mencair, berbau busuk, namun yang setelah dibakar dan yang dimasak tahan satu hari lagi? Kita menyebutnya TELUR burung puyuh. Pagi-pagi buta telur-telur itu beku, itu sebabnya dapat langsung dimakan. Setelah mencair, berbau busuk dan berulat. Bila dibiarkan ditempatnya, dapat disimpan sampai pagi.

Burung Puyuh di Padang Kibrot-Taawa

Lalu bertiuplah angin yang dari TUHAN asalnya; dibawanyalah burung-burung puyuh dari sebelah laut, dan dihamburkannya ke atas tempat perkemahan dan di sekelilingnya, kira-kira sehari perjalanan jauhnya ke segala penjuru, dan kira-kira dua hasta tingginya dari atas muka bumi. Bilangan 11:31

Handai taulan sekalian, walaupun banyak guru sekolah minggu yang sembarangan mengajarkan kisah tersebut di atas seolah-olah burung-burung puyuh itu muncul dari antah-berantah setelah Musa berdoa, namun Alkitab mencatat bahwa burung-burung puyuh itu muncul terbawa angin.

Sungai Yordan Kering

Segera sesudah kaki para imam pengangkat tabut TUHAN, Tuhan semesta bumi, berhenti di dalam air sungai Yordan, maka air sungai Yordan itu akan terputus; air yang turun dari hulu akan berhenti mengalir menjadi bendungan." Yosua 3:13

Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu -- sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai -- maka berhentilah air itu mengalir. Air yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan, sedang air yang turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali. Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho. Tetapi para imam pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu tetap berdiri di tanah yang kering, di tengah-tengah sungai Yordan, sedang seluruh bangsa Israel menyeberang di tanah yang kering, sampai seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan. Yosua 3:15-17

Air sungai Yordan berhenti mengalir, sungai Yordan kering. Banyak orang Kristen menyangka bahwa air sugai Yordan menjadi kering karena kekuatan yang terpancar dari tabut yang diangkat oleh para imam, namun, menurut Alkitab bukan demikian kejadiannya. Alkitab mencatat bahwa aliran air sungai Yordan terputus karena: Air yang turun dari hulu terbendung, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan. Apabila air tidak terbendung di tempat yang jauh sekali, maka banjir akan melanda daerah itu. Bila banjir melanda daerah itu, maka bangsa Israel akan ikut kebanjiran pula.

Tembok Yerikho Runtuh


Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu. Yosua 6:20

Apa yang menyebabkan tembok Yerikho runtuh? Banyak pengkotbah yang mengajarkan bahwa hal itu terjadi karena Allah mengutus malaikat untuk meruntuhkannya. Alkitab sama sekali tidak mencatat tentang hal itu, bolehkah kita menafsirkan bahwa hal itulah yang terjadi, Malaikat meruntuhkan tembok kota?

Ada ilmuwan yang menduga bahwa tembok Yerikho runtuh karena getaran suara Sangkakala dan teriakan bangsa Israel, namun, penelitian menunjukkan bahwa tembok Yerikho mustahil runtuh karena getaran suara sangkakala dan teriakan bangsa Israel. Penelitian arkeologi menunjukkan bahwa tembok Yerikho runtuh karena gempa bumi.

Allah Bekerja Melalui ALAM

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Kejadian 1:1

Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Kejadian 1:2

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Kejadian 1:28

Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. Kejadian 1:31


Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.

Allah menciptakan surga dan dunia dalam enam hari. Alkitab mencatat, Allah berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya pada hari ketujuh. Kita menyebut hukum-hukum yang mengatur alam semesta itu hukum alam. Kenapa Allah berhenti mencipta? Karena Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Apabila Allah melakukan intervensi atas hukum alam, bukankah itu berarti Allah menciptakan hukum baru setiap kali Dia intervensi? Bila Allah melakukan intervensi, bukankah itu berarti segala yang diciptakan-Nya BELUM sungguh amat baik?

Mujizat-mujizat yang kita bahas di atas, tidak terjadi sekoyong-konyong, mujizat-mujizat itu terjadi secara alamiah, ketika muncul, itulah penggenapannya. Semua mujizat tersebut adalah fenomena alam, tidak menyimpang dari hukum alam. Walaupun banyak mujizat yang belum mampu dipahami secara ilmiah, namun hal itu terjadi bukan karena melanggar hukum alam namun karena keterbatasan pengetahuan manusia.

WAKTU, Itulah kuncinya. Waktu adalah misteri, dengan berlalunya waktu satu persatu dibukakan. Waktu adalah misteri yang dicoba untuk diungkapan oleh bangsa Israel dan bangsa Tiongkok kuno. Menyesuaikan waktu manusia dengan waktu Tuhan, adalah ajaran yang didengung-dengungkan oleh kedua bangsa itu selama ribuan tahun.

Kisah Penciptaan Tiongkok Kuno

Laozi, seorang nabi Tiongkok kuno yang hidup abad ke 6 sebelum masehi menulis:

Ada suatu yang sempurna. Ada sebelum langit dan bumi. Sendiri sendirian. Mandiri, tidak berubah. Sempurna, selalu ada, tak terkalahkan. Mahabisa, mahakuasa,  bunda langit dan bumi. Aku tidak tahu siapa namanya, gelari saja dia Dao ?. Karena kemahakuasaannya, gelari dia Da? (sang agung). Sang Agung berkata, mati. Maut berkata, jauh. Jauh berkata, kembali. Sesungguhnya, Dao itu agung. Langit agung,  bumi agung, manusia juga agung. Di Tiongkok ada empat yang agung, manusia adalah salah satunya. Manusia diperintah bumi, bumi diperintah langit, langit diperintah Dao, Dao diperintah Zi Ran ? ?  (dirinya ada karena ada). Dao De Jing 25

Apabila mempelajari kisah penciptaan yang tercatat di dalam kitab Tiongkok kuno, Si Shu dan Wujing, maka inilah yang dapat kita pahami.

Bangsa Tiongkok kuno menggunakan kata Tian (langit) dan Di (bumi) untuk nama Tuhan pencipta langit dan bumi serta Shangdi (Raja Pertama) untuk Tuhan yang menopang segala ciptaan. Unik, namun tidak ada yang salah dengan hal itu. Tian yang empunya peta, Di yang mewujudkan peta itu sementara Shang Di (raja pertama) menopang agar semua ciptaan bertumbuh kembang sesuai dengan kodratnya, sesuai dengan tujuan ketika diciptakan. Tian, Di dan Shangdi adalah Dayi (Yang Mahaesa).

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Yohanes 1:1-3

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. Yohanes 5:30

Aku dan Bapa adalah satu." Yohanes 10:30

Alkitab mencatat bahwa Yesus Kristuslah yang menciptakan segala sesuatu, namun Alkitab juga mencatat bahwa Kristus mengaku bahwa Dia tidak menuruti kehendak-Nya sendiri melainkan kehendak Allah Bapa.

Ini sebuah MISTERI. Kenapa kisah penciptaan bangsa Tiongkok kuno, pada hakekatnya, sama dengan kisah penciptaan yang tercatat di dalam Alkitab? 

 

Masih penasaran tentang Mujizat? Silahkan klik di sini

Ingin mempelajari mujizat Perjanjian Baru? Silahkan klik di  sini

Ingin tahu apa itu mujizat kesembuhan Ilahi? Silahkan klik di sini

Lanjutkan Membaca Aku Tidak Percaya Mujizat II? Silahkan klik di sini

hai hai bin YHWH - Komunitas Blogger Kristen SABDASpace.

Submitted by agamaitucandu on Tue, 2009-02-10 20:31
Permalink

Menghadapi troll macam begini, tiap mau saya serang, kok saya ada perasaan kasihan.

Maksud saya: kasihan terhadap Anda

Anda pasti menyedihkan dan kesepian. Ada semacam lubang dalam diri anda. lubang itu menganga dan siap menelan Anda dari dalam. Anda tidak bisa lari. Cuma bisa mengalihkan perhatian dengan cara menyerang orang lain.

SS ini jadi tempat pelarian Anda. Ada perasaan berharga ketika bisa berbuat begini begitu di sini. Ada perasaan berharga ketika bisa berbuat sesuatu terhadap orang lain di sini. Artikel Anda terlalu banyak. Menuh-menuhin SS. Tapi kerja keras Anda itu ga berarti. tetap saja hidup Anda sepi. Mengerikan.

Ada semacam jaksa penuntut umum yang kejam, yang menuding Anda dari hari ke hari. Anda ga bisa lari.

Submitted by murid_Kristus on Tue, 2009-02-10 22:07

In reply to by agamaitucandu

Permalink

Maaf saudara agamaitucandu, saya tidak setuju... penilaian anda terlalu subyektif dan tidak mewakili kebenaran...

Buat saya, apa yang telah saudara hai hai lakukan sesuatu yang sangat bermanfaat, paling tidak buat saya secara pribadi... walaupun mungkin ada beberapa pengertian/pemakaian kata yang tidak saya setujui, tapi secara keseluruhan baik...

Good work hai... GBU!

 

Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Submitted by hai hai on Tue, 2009-02-10 21:30
Permalink

agamaitucandu, ha ha ha ha ha ... Katanya kacian cama caya, kok ditelanjangin abis-abisan? Kcian dari hongkong ya? 

Apabila memang mengasihani saya, bukankah seharusnya anda mewujudkannya dengan memuji kerja keras saya? Atau menunjukkan penghargaan kepada saya?

Bukankah itu yang dilakukan oleh handai taulan lainnya, itu sebabnya saya merasa berharga karena melakukan sesuatu bagi orang lain? Walaupun tahu tulisan-tulisan saya hanya menu-menuhin SS dan nggak berarti, namun mereka rajin mengkliknya dan memberi komentar bahkan memuji.

Agamaituracun, anda benar-benar RAJA TEGA dan menjilat MUNTAH sendiri. Tiga kali menyatakan diri KASIHAN namun anda justru MENELANJANGI saya habis-habisan. BELAS KASIHAN dari hongkong?

Ha ha ha ha ... Jadi ingat lagu Bimbo. Nyanyi ah ...

Sendiri
Kini aku sendiri lagi
Entah susah entah hati pedih
Tak peduli

Sendiri
Mungkin lebih baik begini
Tak perduli apa yang terjadi

Biarkan
Dimanapun aku berada
Jangan datang atau titip salam
Tanda cinta

Kututup
Mata dan hati untuk cinta
Karena antara engkau dan aku
T'lah terlarang ada cinta ...

Masih terbayang dalam ingatanku
Waktu kau mengambil putusanmu
Kau pergi dengan wajah penuh duka
Kau bisikkan kau tetap menyinta

Sendiri
Berteman sedih dan air mata
Bercumbu dengan duka nestapa
Dan merana

Mengapa
Harus terlambat kita berjumpa
Demikian pernah kau ucapkan
Dengan derai air mata ...

Dulu segalanya indah bercahaya
Kini hambar sudah tiada makna
Dulu pernah dengan tawa canda ria
Kini hilang menusuk dan sendu
Lara ... oh,... sendiri

mencoba untuk memenuhi harapan saya? 

 

 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by alfian on Tue, 2009-02-10 22:26
Permalink

Begini nih ceriteranya...(saya singkat aja...)

Awalnya, agamaitucandu menulis postingnya dengan kalimat pembuka
"Tanpa mukjizat, keimanan menjadi tidak menarik. Membosankan."

Lalu, saya menanggapi statement tsb seperti ini...

Tanpa mukjizat, keimanan menjadi tidak menarik. Membosankan.
Atau dengan kata lain...
IMAN - MUKJIZAT = TIDAK MENARIK = MEMBOSANKAN
Alkitabiahkah pernyataan anda tsb?
"Iman"  apa yang sedang anda ajarkan itu?

Kemudian, agamaitucandu menjawabnya begini...

"Tanpa mukjizat, keimanan menjadi tidak menarik. Membosankan."

Ada yang salah dengan pendapat saya?
.
Oya, saya tidak bilang 'iman', tapi keimanan.

Lalu pada posting berikutnya, agamaitucandu menjelaskan bahwa
keimanan: berarti hal-hal mengenai iman.

Atas penjelasannya itu saya tanggapi begini...

Dengan demikian anda menyatakan bahwa, "Tanpa mukjizat, HAL-HAL MENGENAI IMAN menjadi tidak menarik. Membosankan."

Jadi, bisakah anda jelaskan HAL-HAL MENGENAI IMAN yang anda maksugkan itu? Sehingga anda menyatakan bahwa tanpa mukjizat...menjadi tidak menari. Membosankan.

Atas pertanyaan tsb, agamaitucandu malah menulis...

(Karena jawaban dari agamaitucandu cukup panjang, maka saya persilahkan kepada anda untuk membaca sendiri postingnya yang ia muat pada Minggu, 2009-02-08 21:30...dengan judul Fallacy/Sesat Nalar).
 

I love my autistic son, Kefas!

Submitted by y-control on Tue, 2009-02-10 22:43

In reply to by alfian

Permalink

pendapat saya setelah melihat kembali dialog di atas: tampaknya agamaitucandu memang kurang memerhatikan pertanyaan anda. saya hanya lihat ia seperti sudah menyiapkan jawaban dengan penjelasan yang begitu berbunga-bunga itu, sebelum anda berkomentar... tapi, sepertinya anda sudah mengecewakan dia, meski dia tokh tetap tabrak terus

 

y-control, laki-laki, 27 th, pekerja berbayar

Submitted by agamaitucandu on Tue, 2009-02-10 23:08

In reply to by alfian

Permalink

Saya minta maaf karena tadi malam bersikap defensif. Bukan apa-apa. Saya cuma mampu berhadapan dengan 1 troll per hari. Jadi saya muter-muter untuk menghindari pertanyaan Anda. Soalnya saya lagi siap-siap menghadapi hai hai (troll macam dia butuh banyak tenaga). Kalau ternyata Anda juga troll, maka saya akan kerepotan menghadapi dua troll (anda dan hai hai). Tapi sepertinya Anda bukan troll. Anda orang yang memang ingin berdiskusi dengan cara yang baik. Mohon dimaafkan

*tetep ngeles ga mau jawab apa itu keimanan*

Submitted by hai hai on Tue, 2009-02-10 23:51

In reply to by alfian

Permalink

Agamaitucandu, SENTINEL adalah istilah yang digunakan untuk menyebut anjing atau serigala di dalam kelompok anjing atau serigala yang bertugas untuk menjaga agar para anggota kelompok menaati sistem kasta kelompok dan menghadapi penyerang dari kelompok lain. Itu sebabnya Sentinel juga disebut penjaga perbatasan.

Saya menyebut diri sendiri Sentinel, penjaga perbatasan di dalam komunitas ini. Itulah yang saya lakukan. Salah satu hoby saya adalah menulis. Kemanapun saya pergi saya selalu membaca dan menulis. Pekerjaan saya saat ini memungkinkan saya punya banyak waktu untuk menulis dan mengakses internet. Saat ini saya masih punya puluhan tulisan yang belum diunggah ke pasar Klewer ini.

Saya tidak menanggapi tulisan anda sejak awal karena ingin melihat apa yang akan anda lakukan. Saya mengopy paste semua diskusi anda di blog ini. Itu sebabnya saya tahu bahwa Alfian sama sekali tidak mengedit tulisannya. Sementara anda petantang ptenteng seolah tanpa lawan. Menyalahkan semua orang yang mengomentari komentar anda. Saya hanya mengamati untuk melihat cara anda bertarung dan mengumpulkan jurus-jurus anda untuk melawan diri anda. Dan itulah yang saya lakukan.

Bila tahu katakan tahu, bila tidak tahu katakan tidak tahu, itulah tahu. Bila benar nyatakan benar, bila salah akuilah itulah prilaku ksatria. Mengakui kesalahan, kemudian mencari alasan itu prilaku munafik. Minta maaf namun tidak mengakui kesalahan bahkan mencari alasan untuk kesalahannya, itu bukan prilaku yang tulus.

Anda salah karena menganggap Alfian mengedit TULISAN pada komentarnya. Hal itu terjadi karena anda tidak teliti. Akuilah hal itu, saya yakin bahwa Alfian tidak menjadikannya masalah. Mecari-cari alasan hanya akan membuat anda menjadi bahan tertawaan.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by agamaitucandu on Tue, 2009-02-10 22:59
Permalink

@hai hai

Tentu saja mereka bisa mengambil manfaat. Coba lihat para pemulung yang mengambil manfaat dari gundukan sampah. Dari mana saja kita bisa belajar dan mengambil manfaat. Dari orang yang kasar maupun dari orang yang halus, kita bisa mengambil pelajaran. Saya memuji orang-orang yang mampu mengambil manfaat dari tulisan-tulisan Hai Hai. Apa yang baik tentu harus diakui

@murid_kristus

Penilaian saya subyektif. Tentu saja. Lihat saya tidak mengutip dari mana-mana. Juga tidak mendasari dengan ayat alkitab. Jadi memang subyektif. Tidak perlu ditiru, dan janganlah Anda menjadi murid saya. Tetaplah menjadi murid Kristus, terus-menerus diproses agar menjadi serupa dengan Kristus. Dan jangan jadi murid saya apalagi murid Hai Hai.

@y-control

Silakan berpendapat.

@hai hai

Lanjut soal telanjang-menelanjangi. Jutsru saya mengasihi Anda demikian rupa, maka saya mau membedah Anda sampai ke lubuk rongga jiwa yang paling gelap. Saya mau keluarkan itu isi sungai jiwa yang keruh akibat penderitaan sepanjang hayat.

Anda mungkin terbiasa menambal luka-luka itu dengan pujian dari orang-orang yang terkesan oleh tulisan Anda.

Perlu Anda sadari bahwa itu cuma hiburan sementara. Anda menulis. Lalu orang membaca dan memuji. Lalu Anda puas. Namun lalu rasa puas itu hilang lagi. Lalu Anda merasa perlu menulis lagi, berkomentar lagi.

Itu penderitaan. Dan saya kasihan. Mari sini saya belah dadamu dan saya ganti dengan hati yang baru.

Submitted by hai hai on Wed, 2009-02-11 00:18
Permalink

agamaitucandu, anda datang bak ksatria yang ingin memperbarui dunia, akhirnya anda menjadi pecundang. Anda bukan saja melakukan banyak kesalahan bahkan menentang semua yang anda ajarkan.

Walaupun mengajarkan cara untuk menghindari debat kusir namun anda sendiri melakukan debat kusir nggak karu-karuan. Walaupun mengajarkan untuk tidak menyerang pribadi orang namun anda justru menyerang pribadi saya membabibuta.

Saya menyebut itu jurus menjilat muntah sendiri. Sangat menjijikkan.

Kasih sayang muncul karena kebersamaan, namun rasa hormat muncul karena prilaku. Kesombongan adalah awal kejatuhan.

Saya menggunakan jurus anda untuk menghadapi anda dengan melipatgandakan kekuatannya. Bukan untuk menunjukkan betapa hebatnya saya namun untuk menunjukkan kesalahan-kesalahan anda. Agar anda dapat menyadarinya juga agar handai taulan yang lain melihatnya dan mengambil pelajaran darinya.

Tidak sulit untuk memahami sesuatu, namun sulit sekali untuk menjadikannya sebagai milik, sebagai bagian dari diri kita baik dalam prilaku maupun perkataan. Saya bukan orang yang cerdas, itu sebabnya perlu dua puluh tahun lebih untuk belajar dan bergumul sebelum mulai menulis dan memberi tahu orang lain tentang apa yang saya pahami. Saya tidak mengangggap diri benar 100% itu sebabnya saya terus belajar dan membaca secara teliti semua komentar di dalam blog-blog saya. Dengan cara demikianlah saya menyempurnakan pengetahuan saya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by agamaitucandu on Wed, 2009-02-11 01:01
Permalink

Kemarin saya menganjurkan agar tidak menyerang secara pribadi (argumentum ad hominem). Lalu seharian ini saya membaca-baca posting lama. Sudah ada banyak orang yang menganjurkan hal yang sama seperti saya, bahwa dalam berdiskusi sebaiknya sesat nalar dan debat kusir dihindari. Orang-orang macam ini datang lalu pergi. Juga orang-orang yang ingin belajar dan kecewa lalu pergi. Mereka tidak tahan menghadapi orang-orang bermulut kasar yang curang dalam berdiskusi. Dan dari semua yang ada di sini, saya menduga bahwa Andalah batu sandungan yang membuat mereka pergi.

Anda menyebut diri sentinel. Anda mengaku menjalankan fungsi Allah dalam "menghajar" orang-orang yang datang.

Tidak benar demikian. Yang terjadi sebenarnya adalah bullying/perpeloncoan. Setiap orang yang datang ke sini Anda pelonco. Anda tidak berhak melakukan fungsi "menghajar" yang merupakan hak Tuhan. Anda sedang membuat kerajaan/kawanan Nda sendiri. Yang patuh dalam aturan main kawanan.

Orang Kristen dikenal karena mereka saling mengasihi. Anda.

Yang Anda lakukan adalah buliying, perpeloncoan. Yang berhak menjadi "Api yang menghanguskan" adalah Tuhan. Yang berhak "menghajar" adalah Tuhan. Bukan Anda. Anda sedang mencuri api kemuliaan Tuhan, dengan memfungsikan diri sebagai penjaga kawanan.

Anda bukan gembala di sini. Anda adalah serigala tua yang sedang meratapi nasibnya yang malang.

Waktu Anda telah mendekati akhir. Anda telah menggunakan pedang dan melukai banyak anak Tuhan yang ingin belajar di sini. Mereka yang pergi dengan kecewa.

"Barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang."

Saya tidak menggunakan argumentum ad hominem kepada orang lain. Saya tidak menyerang secara pribadi kepada orang lain.

Namun mulai malam inilah saya menggunakannya  khusus untuk Anda. Hanya kepada Anda saja. Karena Anda adalah batu sandungan di sini. Andalah guru palsu itu. Serigala berbulu domba itu. Sentinel itu.

*Bagi yang setuju dengan saya, berdoalah agar hai hai bertobat*

*Doakan saya juga agar tidak melakukan kesalahan yang sama*

*Berdoa untuk Hai Hai*

 

Submitted by hai hai on Wed, 2009-02-11 01:35
Permalink

Saya sudah memberitahu anda bahwa saya tidak paham istilah-istilah logika anda, bila tidak ingin kata-kata anda sia sia, sebaiknya sertakan terjemahannya, kawan.

Saya bukan hanya menghakimi manusia, namun saya juga menghakimi malaikat.

Itulah KUASA yang Tuhan berikan kepada saya, itulah kuasa yang Tuhan berikan kepada setiap orang Kristen. Bila anda tidak tahu hal demikian, belajarlah baik-baik agar tahu.

Silahkan hakimi tulisan-tulisan saya, silahkan menghakimi pribadi saya. Tidak ada hukum yang melarang hal demikian di Klewer. Namun ketahuilah, bila anda melakukannya membabibuta, maka anda akan menjadi bahan tertawaan.

Saya bukan gembala, hanya sentinel, hanya anjing Allah. Saya memang serigala tua yang meratapi nasibnya. Anda bermasalah dengan hal demikian? Hadapilah saya dengan JANTAN. Tunjukkan kemampuan anda, tunjukkan pengetahuan anda. Ujilah semua tulisan saya di hadapan banyak saksi dengan Akitab sebagai standard kebenaran. Ujilah kata-kata saya, ujilah kalimat-kalimat saya dengan etika sebagai normanya. Hakimilah dengan adil, jangan asal ngejeblak seenak jidat.

Apabila anda tidak memiliki kemampuan demikian, DIAMLAH, jangan mengemis belas kasihan saya. BELAJARLAH dengan cara yang benar, belajarlah dengan penuh semangat. Belajarlah dengan rendah hati. Belajarlah sambil berdoa minta pimpinan Roh Kudus. Bersabarlah untuk menunggu kesempatan itu tiba. Hari ketika anda menghajar serigala tua yang bodoh dan malang ini. Hari di mana anda berdiri TEGAK menghadapi serigala tua ini untuk membela orang-orang yang dilukai serigala tua ini sewenang-wenang, orang-orang yang ingin belajar. 

Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, bila anda hanya sembarangan menggonggong tanpa kemampuan untuk menggigit, anda akan menjadi bulan-bulanan serigala tua ini.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by agamaitucandu on Wed, 2009-02-11 02:27
Permalink

Setelah saya serang orangnya, kok sekarang minta diserang tulisannya.

Jadi mengakui bahwa dalam berdiskusi, yang harus diserang adalah tulisannya? argumennya? bukan orangnya?

Saya datang ke sini dengan gagasan bahwa "menyerang orangnya" adalah tindakan yang sesat nalar. Namun aturan main itu tidak dikenal di sini. banyak orang sudah datang dan menghimbau soal itu namun.

Anda bilang:

[Saya bukan hanya menghakimi manusia, namun saya juga menghakimi malaikat.]

Interpretasi seperti itu tidak pernah saya dengar, di gereja saya ataupun gereja lain yang saya tahu. "Mengadili manusia dan malaikat" akan dilakukan oleh orang percaya, tapi bukan sekarang. Bukan saat ini. Anda belajar dari mana bisa dapat interpretasi seperti itu?

Kalau yang saat ini berfungsi sebagai pendakwa manusia, itu adalah Iblis. alias Diabolos, yang artinya Pendakwa. Dia ini yang suka bersuara-suara di dalam hati manusia yang kepahitan. Dalam hati yang bersiasat dan hati yang berkubu inilah diabolos bersemayam. Dia inilah yang membuat Anda menderita, Saudara Hai hai.  Mendakwa Anda siang dan malam.

Dari dialah Anda belajar tentang serigala yang menggigiti domba disekitarnya. Tentu saja Anda pandai memainkan pedang. Memainkan Ayat Alkitab. Anda pikir diabolos tidak hapal isi Alkitab?

Anda belajar menulis dari Diabolos.

Siang malam dia mendakwa Anda. Itu sebabnya Anda mengalihkannya dengan menyibukkan diri belajar ayat Alkitab dan menulis di situs ini.

Tentu saya akan membaca dan menilai artikel di sini. Tapi saya tetap akan menyerang Anda secara pribadi, sama seperti Anda menjadikan bulan-bulanan para domba milik Kristus yang mampir ke sini.

"Siapa menggunakan Pedang, binasa oleh pedang."

Kemampuan gigit menggigit yang Anda pikir penting, itu cuma penting dalam kerajaan setan. Di sana sakit menyakiti adalah latihan. Latihan untuk perang besar melawan Tentara Allah di Akhir Zaman.

Anak-anak tuhan belajar mengasihi, dan bukan belajar gigit-menggigit.

Kasih karunia Allah sudah cukup bagi saya. Tidak butuh keahlian gigit-menggigit dari Si Pendakwa.

Kalau ada yang harus saya gigit. Itu adalah Anda. Dirobek lalu dikeluarkan itu Diablos yang menghantui Anda sejak Anda masik kanak-kanak.

Submitted by hai hai on Wed, 2009-02-11 11:22
Permalink

Agamaitucandu, silahkan menganggap diri bodoh namun jangan menganggap orang lain lebih bodoh atau anda akan dipermalukan. Silahkan mengganggap diri pintar namun jangan pernah memperlakukan orang lain sebagai orang bodoh atau anda akan menjadi bahan ejekan.

Allah menghakimi dari surga, manusia menghakimi di dunia dengan Alkitab sebagai standard kebenaran. Karena belum pernah mendengarnya, maka anda beruntung mengetahuinya sekarang. Cari ayatnya baca dengan teliti dan pahamilah, jangan menafsirkannya. Bila anda ingin tahu apa itu MENGHAKIMI, tulisan ini dapat membuka wawasan anda. Untuk membacanya silahkan klik di sini.

Ha ha ha ha … agamaitucandu, anda benar-benar mempermalukan diri dengan mengagul-agulkan kebodohan diri sendiri. Bukankah saya sudah menasehati anda untuk belajar dengan cara yang benar dan belajar dengan giat sebelum sembarangan menyerang dan dipermalukan?

Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata:  "Sekarang telah tiba  keselamatan dan kuasa  dan pemerintahan Allah kita,  dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya,  karena telah dilemparkan ke bawah  pendakwa saudara-saudara kita,  yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Wahyu 12:10

Agamaitucandu, silahkan berlaku bodoh namun jangan menyangka Iblis lebih bodoh dari anda. Apa gunanya Iblis mendakwa saya siang dan malam di dalam pikiran saya? Jaksa mendakwa maling di depan pengadilan agar hakim menjatuhkan hukuman. Iblis mendakwa manusia siang dan malam di hadapan Allah agar Tuhan menghukum manusia. Apabila Iblis mendakwa saya di pikiran siang dan malam, saya tinggal bilang, “Peduli Setan, emang gua pikirin?” Ha ha ha ha … 

Anda harus paham Alkitab dengan benar sebelum menggunakannya untuk menghakimi orang lain atau anda akan jadi bulan-bulanan. Ngerti Alkitab aja nggak kok mau menyerang serigala tua ini? Bila hendak mengetahui cara Iblis menggoda manusia, semoga ketiga tulisan ini dapat memberi pencerahan kepada anda. Untuk membacanya, silahkan klik di sini, di sini dan di sini.

Agamaitucandu, mohon maaf, saya belum pernah memikirkan apakah Diabolos hafal atau tidak hafal ayat-ayat Alkitab. Anda pernah memikirkannya? Menurut anda apakah Diabolos hafal ayat-ayat Alkitab? Alkitab LAI atau KS-ILT atau King James Version yang dia hafal? Ha ha ha ha …

Saya belajar menulis dari Diabolos? Wow … Anda benar-benar hebat karena tahu hal yang tidak saya ketahui. Saya belajar menulis dari mama saya sebelum sekolah, lalu belajar menulis dari guru-guru saya waktu SD. Ketika mengunjungi Mama saya akan bertanya kepadanya apakah saya pernah belajar menulis dari Diabolos? Pertanyaan yang sama juga akan saya ajukan kepada guru saya ketika mengunjungi mereka. Kalau boleh tahu, dari mana anda tahu saya belajar menulis dari Diabolos? Apakah Diabolos bisa menulis?

Ha ha ha … wedew …. NALAR sendiri masih SESAT ko berani-beraninya menuduh orang lain sesat nalar dan mau mengajar? Hua ha ha ha ha …Mang enak?

Siapa yang menggunakan pedang akan binasa oleh Pedang. Itu sebabnya sejak lama saya menanggalkan pedang, itu sebabnya ketika bertemu orang yang menyerang membabibuta, saya menggunakan pedang mereka untuk menyakiti mereka, tujuannya adalah agar mereka paham ajaran demikian. Anda sudah merasakan pedang anda sendiri bukan? Emang enak?

Ah, ternyata anda sama sekali tidak paham perumpamaan saya:

Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, bila anda hanya sembarangan menggonggong tanpa kemampuan untuk menggigit, anda akan menjadi bulan-bulanan serigala tua ini.

Maksud perumpamaan tersebut adalah, walaupun hafal NAMA jurus-jurus ilmu logika namun anda sama sekali tidak menguasai jurusnya. Walaupun tidak tahu nama jurus-jurusnya, namun saya memainkan setiap jurusnya dengan akurat. Walaupun mengaku datang untuk mengajar, ternyata yang anda lakukan hanya menghakimi membabibuta. Walaupun dituduh serigala yang menggigiti dan membulan-bulani domba-domba Kristus, nyatanya, melalui sayalah anda belajar banyak hal. Walaupun menyerang, anda justru jadi bulan-bulanan. Bagaimana mau mengajar bila anda tidak paham? Mustahil mengharapkan orang lain memegangnya sementara anda justru melepaskannya.

Anda mau merobek saya untuk mengeluarkan Diabolos? Bukankah banyak pengkotbah mengajari anda untuk menengkingnya? Jangan-jangan anda sudah menengkingnya berkali-kali namun nggak mempan? Ha ha ha ha …Maaf, saya tidak mampu menahan ngakak, karena anda benar-benar lucu. Ha ha ha ha … Semoga anda masih bisa membaca tulisan-tulisan di Klewer sambil ngopi dan ngakak. Ha ha ha …

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by agamaitucandu on Wed, 2009-02-11 12:20
Permalink

Dakwaan Iblis itu Anda alih-alihkan, tapi tetap saja ia seperti lubang menganga di hatimu yang malang. Seperti mau menerkam dari dalam. Memberi rasa sepi dan perasaan tak berharga.

Yang Anda butuhkian adalah konseling yang panjang ke hamba Tuhan atau ke psikolog.

Menulis memang terapi yang baik bagi orang malang dengan perasaan diri berharga yang minim. Namun Anda menulis di forum macam begini. dan air kotor dari sungai jiwa Anda yang kotor itu meluap-luap. Mencemari orang-orang di forum ini.

Selain menulis, ada terapi yang baik untuk mencuci luka batin yang parah. Cobalah melukis. Anda bisa gunakan warna-warna merah dan gambar-gambar duri. Dengan begitu duri-duri dalam hati Anda bisa dukurangi. Dengan begitu kecenderungan Anda untuk menyakiti orang akan berkurang. Setidaknya bisa terkendali.

Tulislah juga buku harian. Melukislah. Itu terapi yang baik.

Atau bertobatlah. Datanglah kepada Yesus. Ia lemah lembut. Luka Anda akan ia sembuhkan.

 

Submitted by hai hai on Wed, 2009-02-11 12:41
Permalink

Agamaitucandu, nampaknya sudah waktunya kita mengakhiri diskusi ini. Inilah waktunya bagi anda untuk merenungkan diskusi kita dan mengambil hikmahnya.

Selamat bergabung di pasar Klewer. Semoga anda betah di sini.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by agamaitucandu on Wed, 2009-02-11 12:59
Permalink

Okeh. Semoga tidak ada yang terbuang percuma. Tentusaja berguna. Kalaulah yang kita perbincangkan adalah sampah. Maka biarlah itu menjadi pupuk bagi pepohonan di sini.

Senang berkenalan dengan Anda, Kawan.

*Mohon maaf karena serangan saya diarahkan bukan ke tulisan Anda.*

*membaca-baca artikel Anda yg lain.*

Submitted by tomtam on Wed, 2009-02-11 13:41
Permalink

Say hay sebelumnya buat semua pecinta sabdaspace... this is my first comment disini.. karena saya baru aja daftar :) *jangan galak2yaaa... hehehe

Jujur saja saya baru baca sebagian posting comment diatas.. abis kebanyakan seh.. tapi saya seh coba menangkap seperti ini..

bang hai-hai  menulis (menganggap mungkin) kl mukjizat itu adalah ciptaan baru karena tiba2 nongol (truingggg trus nongol...dalam sihir, atau dalam nama YESUS...BUZZZZ dalam dunia perkristen-kristenan) dan ini disetujui oleh sabagian orang...

Yang lain menganggap kl mukjizat ada bukan karena itu ciptaan baru, tetapi karena Allah bertindak atas manusia dluar apa yang dipikirkan manusia, baik secara kekuatan,pikiran, maupun waktu (seperti tiba2 ada kejadian yang tepat disaat yang tepat)

 

tapi untuk semuanya gimana dengan keberadaan Yesus yang lahir tanpa maria digumuli oleh seorang pria?

bagaimana dengan Yesus yang mencelikkan orang buta?

bagaimana dengan Yesus membangkitkan lazarus?

apa pertanyaan diatas bukan mukjizat karena itu melanggar hukum2 alam??? bagaimana dari sisi pengetahuannya Bang hai-hai...

thanks

GBU all

All the Glory must be to the LORD

Submitted by hai hai on Wed, 2009-02-11 15:13
Permalink

tomtam, definisi mujizat di dalam tulisan saya bukan ciptaan saya atau anggapan saya. Itu adalah definisi mujizat yang tercatat di dalam kamus dan ensiklopedia, baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.

MUJIZAT, kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui. Miracle, a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Tersebut di atas adalah definisi mujizat yang diakui secara resmi oleh dunia Internasional. Apabila ada orang yang memahami mujizat  di luar definsi tersebut, dia harus menyatakannya dengan gamblang  atau menggunakan kata lain.

Karena menyimpang dari hukum alam yang sudah diketahuilah maka disebut mujizat. Mujizat-mujizat yang dilakukan oleh Yesus Kristus sudah terjadi di masa lampau, tidak mungkin diuji lagi dengan cara secara langsung. Namun kita masih dapat mengujinya berdasarkan catatan Alkitab.

Salah satu ciri utama MUJIZAT yang dilakukan oleh Yesus Kristus adalah selalu ada saksi mata yang melihatnya. Siapa saja dapat mengujinya karena orang-orang yang terlibat diketahui dengan jelas. Khusus untuk kesembuhan ilahi, orang yang sakit benar-benar sakit dan penyakitnya jelas sekali.

Silahkan anda klik situs ini untuk membaca kesaksian-kesaksian tentang kesembuhan yang terjadi. Tanyakan kepada pemilik situs itu, bagaimana kabar orang-orang yang bersaksi itu? apakah mereka tetap sembuh atau sakit lagi? Bagaimana cara menghubungi orang-orang itu? silahkan mencoba, semoga anda beruntung.

Ketika Yesus menyembuhkan orang yang telah 37 tahun nongkrong di kolam Betesda, Dia berkata,  "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." Orang lumpuh itu pun sembuh lalu menganggat tilamnya dan berjalan. Kita menyebutnya Orang Lumpuh Berjalan.

Inilah yang dimaksudkan dengan orang lumpuh berjalan generasi ini. Apabila anda dapat menemukan wanita yang katanya tidak ada harapan itu maka saya jamin anda akan mendengar kisah yang luar biasa. untuk menontonnya, silahkan klik di sini.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by Liesiana on Wed, 2009-02-11 23:31
Permalink

Jadi pengin cari bukti benar atau tidaknya mujizat yang terjadi yang diselenggarakan pengkotbah alam roh.

Submitted by peterlauw on Wed, 2009-03-18 09:28
Permalink

Saudara Haihai tidak percaya kepada mujizat dengan anggapan bahwa tidak ada lagi ciptaan baru atau Allah berhenti mencipta setelah hari keenam.

Bagi saya Allah terus mencipta sampai dengan hari ini, yaitu melalui kelahiran manusia khususnya. Kalau dikatakan bahwa Allah tidak menciptakan tubuh manusia jenis baru, itu memang betul, namun  Allah menciptakan roh manusia yang orisinil baru.

Juga Kelahiran Yesus Kristus adalah mujizat, kerena sebelum itu dan sampai saat ini serta sampai kiamat sekalipun tidak akan ada lagi kelahiran yang sejenis macam itu.

Demikian pula dengan Kebangkitan Yesus Kristus yang melawan hukum alam dan segala hipotesa2 ilmu biologi, tidak mungkin lagi disangkal sebagai Mujizat .

Dan akhirnya, Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke Surga, tanpa alat canggih melawan hukum gravitasi Ishak Newton, apakah ini bukanlah Mujizat?

Sebenarnya Allah tetap berdaulat untuk mengadakan mujizat sesuai dengan kerelaanNya. Tetapi tidak seorang manusia pun yang berhak meng klaim bahwa dia sedang dipakai Allah untuk membuat berbagai mujizat maupun kesembuhan illahi atau mujizat tidak terjadi karena kita tidak beriman.

Jadi akhirnya MUJIZAT masih tetap ada dan layak dipercaya sebagaimana kita percaya bahwa Tuhan Ada.

God Bless You.

Submitted by hai hai on Wed, 2009-03-18 11:26
Permalink

Saudara peterlauw, ketika berbicara tentang MUJIZAT, harus disepakati dulu definisinya. Tanpa hal itu, maka akan terjadi debat kusir nggak karu-karuan.

Apabila mujizat adalah PENCIPTAAN BARU, maka itu berarti setelah hari keenam tidak ada lagi mujizat, karena Allah sendiri menyatakan Dia berhenti pada hari ke tujuh.

Apabila mujizat adalah:

MUJIZAT, kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui. Miracle, a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Maka kita harus menguji mujizat yang disaksikan. Ada metode untuk menguji mujizat yang tercatat di dalam Alkitab, ada pula metode untuk menguji mujizat yang tercatat di dalam sejarah gereja juga ada metode untuk menguji mujizat yang disaksikan oleh beberapa orang Kristen pada generasi ini.

Ketika berbicara tentang mujizat, kita tidak sedang mendiskusikan KUASA Allah, apakah Allah mampu atau tidak mampu membuat mujizat, namun kita sedang mendiskusikan, apakah mujizat yang dikatakan mujizat itu adalah mujizat?

Banyak orang mengaku melihat mujizat namun itu bukan mujizat sama sekali. Contohnya adalah orang-orang yang menyatakan kehadiran MALAIKAT di dalam sebuah kebaktian kebangunan rohani di Jakarta dengan mengajukan rekaman Film sebagai bukti. Itu fenomena lensa camera biasa, bukan kehadiran malaikat sama sekali.

Banyak orang mengaku melihat mujizat kesembuhan, orang lumpuh berjalan, di sebuah kebaktian kebangunan rohani, padahal yang terjad