Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Kasih

5p Arta's picture

Hukum kasih adalah hukum Allah dan diajarkan kepada seluruh manusia.

Hukum kasih adalah hukum Allah dan diajarkan kepada seluruh manusia.

Hukum kasih yang diajarkan di Alkitab adalah Kasihilah Allah dan kasihilah sesama.

Hukum kasih yang diajarkan di Alquran adalah Hablum minallah (hubungan dengan Allah) dan Hablum minannas (hubungan dengan manusia)

Yung Fong K.'s picture

003. Kasih Tanpa Syarat

Saya sudah familiar dengan kata kasih. Seingat saya, semenjak saya lancar baca tulis, selalu bertemu dengan 'kasih'. Dengan usia 41 ini, entah sudah berapa juta 'kasih' yang masuk ke dalam kepala saya. Namun, sedemikian banyaknya 'kasih' masuk ke dalam kepala saya, dalam jangka waktu selama itu, 'kasih' ternyata tidak pernah menetap dalam hati saya.

5p Arta's picture

Hukum kasih bukanlah hukum Taurat.

Lukas 10 : 25  Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"

5p Arta's picture

Hukum Taurat telah batal. Kenapa anda meragukannya ?

Yoh 13 : 34  Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi

Ada beberapa kebenaran yang dapat kita ambil dari ayat di atas. Yaitu :

mujizat's picture

Salah satu kebahagiaan Tuhan

Banyak orang tidak menyadari bahwa maksud Tuhan menciptakan manusia adalah untuk berinteraksi dengan makhluk ciptaan-Nya itu. Kitab Kejadian menceriterakan bagaimana Allah sering mengunjungi Adam dan Hawa di Taman Firdaus. Banyak orang menyangka bahwa Allah adalah Tuhan yang ‘tidak tersentuh’ , parahnya lagi, saya pernah mendengar bahwa : “Masa iya Tuhan bisa ngomong?”. Persangkaan seperti ini akan menampakkan Tuhan sebagai sesuatu yang nun jauh di sana, dan sungguh berlawanan dengan maksud Tuhan terhadap ciptaan-Nya itu.

Dari interaksi yang terjadi antara Tuhan dengan manusia ini, maka Tuhan dapat memperoleh ‘salah satu’ kebahagiaan.

manguns's picture

Tindakan Kasih yang Masif Non-Denominasi

Langkah menabur benih keesaan Geraja

Agar lebih ngeh terhadap posting ngawur saya tentang Romantisme Rohani Kristiani, saya perjelas dalam posting tersendiri (sesuai saran suheng) Masif Non-Denominasi.

mujizat's picture

Kasih yang melompati patok-patok keadilan

Kalau kita memperhatikan kisah si anak bungsu di dalam injil Lukas 15:11-32 ada sesuatu yang cukup menarik, dan dari sini kita akan belajajar memahami  lebih lanjut tentang KASIH yang ternyata mampu melompati patok-patok keadilan. Kita simak dahulu kisah selengkapnya, dan ada bagian2 kalimat yang penting sehingga saya  beri tanda khusus,  berikut:

ely's picture

Menghargai Kebersamaan

Untuk melakukan kasih, tentu memerlukan objek. Entah itu Tuhan, manusia, benda, binatang, tumbuhan dan lain sebagainya. Namun objek kasih untuk sebuah hubungan menuntut interaksi dan komunikasi dua arah yang baik, dan objek kasih untuk sebuah hubungan itu adalah Tuhan dan manusia (baca : sesama).

mujizat's picture

Tuhan mau cinta, manusia butuh bahagia

Tidak terpungkiri, semua manusia diciptakan oleh Tuhan, entahkah mereka percaya pada-Nya entahkah tidak. Tak tersangkal, sebagian manusia terdampar di suatu agama ataupun aliran kepercayaan maupun keyakinan yang membuat mereka tidak secara benar mengenal penciptanya sendiri. Sebagian manusia beruntung mendarat di sebuah keyakinan, kepercayaan ataupun – sebut saja dengan: agama - yang menempatkan dia di atas sebuah kesempatan untuk dapat mengenal penciptanya dengan benar. Lalu mengapa “kondisi awal” manusia berbeda-beda, sehingga sebagian orang “hanya” cukup menekuni agamanya dengan benar yang dengan cara itu memperoleh kesempatan bahagia “dunia akhirat”, sementara banyak orang-orang lain diperhadapkan pada pilihan-pilihan “pahit” dan tidak ringan untuk dapat mengenal penciptanya dengan benar? Barangkali ini merupakan sebagian dari rahasia kebijakan Pencipta Langit dan Bumi.

Yenti's picture

Resensi buku- Hidup berlimpah di dalam Allah

Judul : God's Abundant  Life (Hidup yang berlimpah di dalam Allah)

Penerbit : Momentum

Pengarang : Henry Scougal & Robert Leighton

Tahun         : 2005

Tebal          : 121 halaman

Harga        : Rp 30.000,-

Hidup yang berlimpah di dalam Tuhan merupakan versi yang disederhanakan dari dua buku terkenal : The life of God in the soul of Man karya Henry Scougal dan Rules and Instruction for a Holy Life karya Robert Leighton. Kedua penulis mengungkapkan secara lengkap dan jelas mengenai Rahasia untuk mengalami hidup yang berlimpah di dalam Tuhan. Kerinduan mereka terlihat nyata dalam doa indah yang selalu mengakhiri pembahasan setiap bab dalam buku ini.

Felly Sotanto's picture

Seandainya saat itu tidak ada Nuh, mungkin tidak akan ada pelangi

Kali ini saya mau cerita tentang pelangi. Menurut orang pintar yang minum tolak angin, pelangi terjadi karena cahaya dari sinar matahari dibiaskan oleh air hujan. Tapi karena saya gak pernah minum tolak angin, itu berarti saya bukan orang pintar, saya cuma tahu kalo pelangi itu ciptaan Tuhan.

rudynurjanto's picture

Kasih bukan sekedar emosi

Apa yang ada di pikiran kita ketika seseorang menanyakan apakah kasih itu? Kebanyakan orang akan mengaitkan jawabannya dengan perasaan sayang terhadap seseorang, seperti kasih seorang pria terhadap seorang wanita, orang tua terhadap anaknya, kasih antara dua orang sahabat, atau antara kakak dengan adiknya. Tidak salah memang mengaitkan kasih dengan perasaan atau emosi seseorang.

teograce's picture

Kasih Akan Pengetahuan

1 Korintus 13:1-1

13:1. Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

Felly Sotanto's picture

From Eden With Love

Ada sebuah kalimat yang menarik perhatian saya, “Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu”. Awalnya saya gak terlalu tertarik dengan bagian itu, namun ketika saya merenungkan kembali, saya pun menyadari bahwa dalam keseluruhan Kejadian bahkan dalam keseluruhan isi buku tersebut gak pernah ditulis at

tonypaulo's picture

Tuhan yang rendah hati.

Tuhan sebagaimana IA ingin dikenali adalah pribadi yang sangat mengagumkan, seorang raja yang rendah hati atau seorang Presiden yang rendah hati, atau seorang negarawan yang rendah hati atau bahkan seorang konglomerat yang rendah hati, itu biasa. Namun Tuhan yang rendah hati? Dan telah menunjukan kerendahan hatinya, itu baru luar biasa sangat, mengapa saya beri kata sangat pada luar biasa?

coldwind's picture

Tidakkah Kau Melihat?

"Aku sudah bekerja keras sepanjang hari. Kadang kala sampai tengah malam. Sedangkan kamu, apa yang kamu kerjakan? Setiap hari hanya di rumah. Wajar dong kalau aku marah-marah. Aku berjuang seperti ini, tetapi apa jasamu dalam rumah tangga kita? Apa yang pernah kamu perbuat?"

hiskia22's picture

Kasih

Mengasihi......

Begitu gampangnya mengasihi.....

Suami mengasihi istrinya

Orang tua mengasihi anak - anaknya

Pasangan kekasih mengasihi satu sama lain

Anak - anak mengasihi orang tuanya

Teman mengasihi teman yang lain.......

Purnawan Kristanto's picture

1 Korintus 13 versi Natal

"Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan lagu Natal yang sumbang.

Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala hadiah yang akan diberikan kepadaku dan memiliki seluruh pengetahuan tentang hadiah pada tahun lalu; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna bahwa aku tidak akan mendapat hadiah kaos kaki dan dasi lagi, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku untuk amal, bahkan menyerahkan semua kartu kreditku pada panti asuhan untuk mereka belanjakan, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

gsm's picture

Mengasihi tanpa memberi?????

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.  (Joh 3:16)
 

Kasih Bapa memberikan Anak-Nya...

Kasih Yesus memberikan Nyawa-Nya...