Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Julius Tarigan's blog

Julius Tarigan's picture

Siapa yang Mengetahui Mengenai yang Baik dan yang Jahat?

Ada satu ayat Alkitab yang akhir-akhir ini telah menjadi bahan perdebatan di SS ini, tetapi sayangnya hal-hal yang dikatakan oleh pihak-pihak yang terjun ke dalam perdebatan itu cenderung telah menjurus kepada pembengkokan atas maksud yang jelas dan wajar dari ayat tersebut. Karena itu, saya menimbang perlu untuk “menengahi”-nya, sebelum kadung terlalu jauh. Berikut ini adalah ayat Alkitab yang saya maksudkan itu.

Julius Tarigan's picture

Manafsirkan Alkitab Adalah Suatu Keniscayaan (Cara Menafsir Vs Cara "Memahami")

Kata “tafsir”, “tafsiran”, atau “menafsir” memang “terasa” sebagai sebuah kata yang agak “kasar” atau “duniawi” di telinga dari kebanyakan kita. Rasanya, kata tersebut lebih cocok jika digunakan di bidang-bidang yang “akali-duniawi” dari pada kepada bidang-bidang yang “rohani”, seperti Alkitab. Jadi, rasanya agak kurang  pas, kalau kita menggunakan kata tafsir, tafsiran atau menafsir itu untuk Alkitab, yang adalah firman Tuhan.

Julius Tarigan's picture

Pesan Yesus Agar Kita menjadi Orang yang Cerdik

Apakah kita harus melawan ajaran-ajaran yang sesat? Harus, dong!

Julius Tarigan's picture

Mengapa Saya Tidak Ikutan dalam Perdebatan Terhebat di SS Ini?

 Dari apa yang bisa saya tangkap berdasarkan yang tersurat dan, terlebih lagi, yang tersirat, beberapa teman di SS ini menyayangkan mengenai tidak atau sangat kurangnya keterlibatan saya dalam usaha untuk “membungkam” atau “melawan” apa yang dianggap sebagai “penyesat” atau “ajaran-ajaran sesat” (khususnya mengenai atau yang berasal dari salah seorang warga “lama” di SS ini).

Julius Tarigan's picture

Kriteria Gereja yang Saya Cari

Tulisan ini memang secara khusus ditujukan kepada Adam Kurniawan alias Dede Wijaya, karena di dalam salah satu komentarnya, di blog Billy Chien (di tulisan berjudul: “Matius 7:15”), beliau menganjurkan kepada kami (Julius, Billy, Smile, Pardi, dan semua yang lainnya juga) supaya meninggalkan saja gereja-gereja yang selama ini kami hadiri atau tergabung sebagai anggota. Dan, dia juga menganjurkan supaya kami bergabung ke Gereja Baptis Independent Alkitabiah (GBIA), yang tidak lain adalah denominasi dari saudara Dede Wijaya sendiri. Tadinya saya sudah hendak membalasnya di blog Billy tersebut, tetapi setelah ditimbang-timbang, akhirnya saya pikir lebih baik kalau saya membalasnya sebagai sebuah “new thread” saja, di blog saya ini. Maka, jadilah tulisan ini saya muat di sini.

Julius Tarigan's picture

"Rumah Tuhan menjadi Sarang Penyamun" - Bab. 3 (Up-Date)

Di sini saya akan memuat isi bab yang ketiga dari buku "Rumah Tuhan menjadi Sarang Penyamun". Di dalamnya nanti Anda akan diperkenalkan kepada para penyamun di dalam gereja-gereja sekarang ini. Mereka itu tidak lain dari para pendeta/gembala gereja-gereja itu sendiri. Mereka mengenakan jubah seorang gembala, tetapi mereka tidak lain adalah para pencuri. Merekalah yang disebut oleh Yesus sebagai "gembala-gembala palsu" atau "gembala-gembala upahan", yang dilawankan oleh Yesus dengan diri-Nya sendiri, yang adalah "Gembala yang baik". Gembala yang baik selalu hanya berfokus untuk memberi. Tetapi, gembala-gembala palsu itu selalu berfokus untuk mengambil. Baca sajalah selanjutnya.....

 

Julius Tarigan's picture

"Rumah Tuhan menjadi Sarang Penyamun" - Bab. 1 (Up-Date)

Tahun lalu (2008) saya telah menulis dan menerbitkan sendiri (self-publishing) sebuah buku, yang saya beri judul: "Rumah Tuhan menjadi Sarang Penyamun". Dan, sub judul: "Menuju Reformasi Gereja yang Sebenarnya". Terbitan yang pertama itu terbatas, baik dalam jumlah (hanya 1000 eks.) maupun dalam peredarannya (hanya di kota Medan dan sekitarnya saja). Supaya penyebarannya bisa lebih meluas, sekarang ini saya sedang mencari penerbit yang cocok untuk menerbitkan edisi yang keduanya, yang sudah saya siapkan. (Ternyata, tidak mudah juga untuk menemukan penerbit Kristiani yang ber-visi luas sekarang ini!).

Julius Tarigan's picture

Jumlah Gereja dan Pendeta Sekarang ini, Sudah Kebanyakan!

Sekarang ini, jumlah gereja sudah sangat banyak atau, lebih tepatnya, sudah kelewat banyak, atau sudah kebanyakan! Jumlah pendeta (atau yang disebut begitu), tentunya, sudah berkali-kali lipat banyaknya, dari jumlah gereja yang sudah kelewat banyak itu tadi. Mengapa? Sebab, banyak juga pendeta yang tidak atau belum mendirikan/memimpin suatu gereja.
Julius Tarigan's picture

Menghakimi itu Boleh, Asal......

Pada umumnya kita sudah mengenal frasa yang telah diambil alih dari Alkitab ini, yaitu: "Jangan menghakimi!" Dan, sudah sering kali frasa tersebut digunakan untuk menegur atau mengingatkan orang-orang yang mengemukakan penilaian atau pernyataan yang mengritik atau mengoreksi perilaku atau perkataan dari orang-orang yang lainnya. Tetapi, saya juga mendapati bahwa kita, pada umumnya, tidaklah memiliki pemahaman yang jelas dan tegas mengenai frasa yang merupakan sebuah instruksi atau larangan tersebut. Menurut hemat saya, hal itu disebabkan karena kita belum pernah menjawab atau mendapatkan jawaban yang tuntas atas pertanyaan yang berikut ini: "Dalam hal apa sajakah instruksi atau larangan ini berlaku atau tepat untuk diberlakukan?"
Julius Tarigan's picture

Mengapa Mengritik? (Membedakan 4 Macam "Tukang Kritik" dalam Kekristenan)

Terus terang, blog saya ini -- dari awalnya sampai, entah kapan nanti, akhirnya -- akan selalu berisikan kritik-kritik, khususnya yang ditujukan untuk gereja-gereja dan para penyelenggara di dalamnya. Tulisan-tulisan saya yang sudah di-publish sebelumnya di blog ini (a.l.: "Mujizat apa Mujizat?", "Gereja yang lebih baik itu, Tidak Ada!

Julius Tarigan's picture

Gereja yang Lebih Baik itu Tidak Ada! Yang Lebih "Mahal", Banyak!

Saya tidak tahu dengan Anda, tetapi saya, sejak menginjak dewasa (dan tidak lagi tinggal dengan orang tua), saya sudah beberapa kali berpindah-pindah (keanggotaan) gereja. Bahkan, sejak menjadi seorang pendeta, saya sudah dua kali ditahbiskan sebagai pendeta di lingkungan organisasi gereja yang berbeda.
Julius Tarigan's picture

Apa Kabar Teologi dan Para Teolog?

“Ketika kita berpaling kepada para teolog (atau kepada karya-karya teologi) untuk mendapatkan pertolongan dalam memahami suatu hal tertentu,

Julius Tarigan's picture

Mujizat apa Mujizat?

Sekarang ini begitu gampangnya orang-orang ngomong tentang mujizat. Mujizat (atau menyebut dan membicarakan tentangnya) menjadi trend sekarang ini. Sedikit-sedikit mujizat; sedikit-sedikit mujizat (padahal, yang memang benar-benar mujizat itu, nyatanya sangatlah sedikit yang terjadi!).