Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Blog SABDA

Syndicate content
melayani dengan berbagi
Updated: 6 weeks 5 days ago

SABDA Live Tutup Tahun!

Wed, 2020-12-23 16:49

Pada Mei 2020 yang lalu, seluruh staf YLSA harus bergerak cepat untuk beradaptasi dengan datangnya pandemi COVID-19. Bukan bergerak cepat untuk panik, tetapi mengambil kesempatan besar dari Tuhan untuk menolong tubuh Kristus dan gereja yang tergopoh-gopoh beralih ke pelayanan online/digital.

Saya masih ingat, kami mengadakan beberapa rapat kilat dan langkah-langkah cepat untuk membuat program-program strategis bagi gereja pada masa pandemi ini. Dan, jadilah program SABDA Live! Program ini diharapkan dapat menolong gereja untuk mendapatkan visi yang jelas dalam pelayanan gereja yang baru, yaitu pelayanan yang harus beradaptasi dengan penggunaan teknologi akibat pandemi. Oleh karena itu, kami memulainya dengan berbagi tentang bagaimana YLSA memulai pelayanan digital pada 1994 yang lalu. Dan, pada 12 Mei 2020, dimulailah program SABDA Live yang pertama, yaitu Vision Talks. Presentasi awal berjudul Visi dan Misi Pelayanan YLSA yang disampaikan oleh saya. Ada rasa ragu dan gentar karena ini pengalaman pertama dan belum ada contoh sebelumnya. Namun, Tuhan yang menolong! Meski tidak sempurna, tetapi kami sudah memulainya. Itu menjadi langkah pertama dari "109" langkah selanjutnya dalam SABDA Live.

Pada 18 Desember 2020, kami menutup SABDA Live tahun 2020 dengan acara Kaleidoskop: SABDA Live Tutup Tahun! Dalam acara tersebut, kami membagikan pengalaman dan suka duka pelayanan SABDA Live ini. Kami juga mengajak Sahabat SABDA dan mitra untuk bersyukur karena program ini telah menjadi satu komunitas keluarga besar SABDA Live yang luar biasa.

Sejak Mei 2020 sampai 18 Desember 2020, SABDA Live sudah menyampaikan 110 presentasi dalam 8 seri besar, yaitu: Vision Talks (22), Fun Talks (11), Bible Talks (22), Passion Series (10), Seri Teknologi (10), Project Talks (3), Ministry Series (17), Seri Natal (15). Puji Tuhan! Bukan hanya presentasi secara live, ada banyak derivatif juga yang sudah dihasilkan dari program ini, yaitu rekaman video, materi PDF, rekaman audio (podcast), dan dan artikel. Tidak hanya itu, terjalin pula relasi-relasi baru dengan Sahabat SABDA, mitra, teman, gereja, dan komunitas-komunitas Kristen lainnya. Sungguh kalau bukan pekerjaan Tuhan, tidak akan mungkin!

Terima kasih banyak atas setiap dukungan yang sudah diberikan. Tahun 2021, SABDA Live akan tetap menyapa Sahabat SABDA semua. Kiranya kita semua dapat kembali berkolaborasi melalui program ini. Akan ada lebih banyak bahan seputar Alkitab dan Teknologi yang adalah panggilan utama pelayanan SABDA. Kiranya menjadi berkat lebih besar bagi gereja di Indonesia untuk pelayanan masa depan. Salam IT4GOD!

Natal Sekolah Minggu: Bahan dan Cara Mengajar

Tue, 2020-12-22 16:18

Oleh: Theresia Marbun

Pandemi mengakibatkan seluruh kegiatan pendidikan di Indonesia mengalami perubahan bentuk proses pembelajaran, dari yang tadinya bertatap muka antarguru dan murid berubah menjadi sistem belajar daring. Tidak terkecuali pelayanan sekolah minggu. Bahkan, Natal kali ini pun mengalami dampak tersebut, dilaksanakan secara daring. Akibatnya, pelayanan sekolah minggu sekarang terkesan tidak merata. Ada beberapa bagian yang bisa melakukan ibadah online dan beberapa bagian lagi sama sekali tidak bisa melakukannya. Melihat kondisi sekarang ini, pelayanan sekolah minggu menjadi bagian yang harus dipikirkan oleh gereja. Gereja perlu meningkatkan kemampuan teknologi bagi guru sekolah minggu dan orang tua untuk menguatkan kemampuan orang tua akan pengetahuan Alkitab dan keterampilan untuk mengajar anak di rumah.

Selama mempersiapkan materi ini kemarin, saya sendiri tertegur. Ternyata, saya sendiri pun kurang peduli dengan kondisi anak-anak sekarang, khususnya dalam hal perayaan Natal pada masa pandemi ini. Karena kondisi membuat saya tidak bisa terjun langsung, saya hanya bisa mendoakannya. Bersyukurlah ketika teman-teman diberi kesempatan untuk dapat menolong mereka secara langsung. Untuk itu, saya mendorong kita semua, khususnya guru sekolah minggu, yang terjun di pelayanan anak, bahkan orang tua, mari kita memperhatikan mereka lebih lagi. Karena mereka sangat membutuhkan pertolongan dan bimbingan dari kita. Natal kali ini pun walau mungkin harus dirayakan dengan cara yang berbeda, kesan dan pesan yang mereka dapatkan kiranya tetap sama, bahkan lebih lagi.

Selama pandemi, tentunya kita dapat melihat banyak anak lebih sering berinteraksi dengan gadget. Mulai dari mengerjakan tugas sekolah, bermain games, hingga mengikuti ibadah. Bisa dikatakan bahwa, interaksi anak-anak dengan gadget meningkat berkali-kali lipat dibanding sebelum pandemi. Tentunya ini menjadi salah satu hal yang harus kita soroti, dalam menentukan bagaimana metode melayani anak-anak sekolah minggu dengan baik. Kita harus tahu, anak sekarang itu adalah anak-anak yang memiliki otak yang terus lapar, aktif, dan kreatif. Ingin terlibat aktif dalam banyak hal, penasaran dengan berbagai hal, dan menginginkan cara-cara yang baru, tetapi memang seperti itulah cara mereka belajar sekarang. Jadi, kita harus tahu cara mengarahkan dan membuat mereka supaya tetap di jalur yang benar. Mari sebagai pemimpin generasi anak sekolah minggu zaman now ini, kita mau terus belajar sehingga kita dapat belajar dan bereksplorasi bersama-sama dengan generasi zaman now ini. Terkadang sebagai orang tua, kita juga perlu masuk ke dunia mereka. Jadikan anak-anak tersebut sebagai sahabat, supaya mereka mau terbuka dan kita bisa paham dengan dunia mereka. Dengan demikian, sebagai orang tua dan guru sekolah minggu, kita paham apa yang menjadi kebutuhan mereka. Meski ada banyak kendala yang harus kita hadapi, gereja harus tetap memikirkan bagaimana tetap bisa mengembangkan pelayanan sekolah minggu tersebut, terutama untuk Natal anak pada bulan ini. Natal sekolah minggu bisa dilakukan dengan tetap bermakna dan relevan sesuai perkembangan anak dan kondisi sekarang ini.

Melalui presentasi SABDA Live dalam seri Natal yang berjudul "Natal Sekolah Minggu: Bahan dan cara mengajar", kita sudah belajar banyak mengenai anak, cara belajar dan pembelajaran mereka, bagaimana penerapannya pada masa pandemi ini, bahan, serta contoh juga sudah diberikan. Mari dengan memanfaatkan hal-hal yang sudah diberikan tersebut, kita modifikasi perayaan Natal anak sekolah minggu secara daring tersebut dengan kreativitas yang dimiliki oleh guru sekolah minggu. Natal anak tetap bisa dilaksanakan dengan penuh sukacita, relevan, dan tetap pada jalur yang benar, sesuai dengan firman Tuhan. Melalui Natal tersebut, kita sampaikan kepada mereka bahwa perayaan Natal bukan hanya berbicara tentang meriahnya perayaannya, kado yang diterima, dan berkumpul dengan teman-teman, Natal tidaklah sedangkal itu. Kita tanamkan dalam hati mereka bahwa Natal lebih daripada semuanya itu, yaitu Tuhan Yesus telah menjadi manusia dan hidup bersama-sama dengan kita supaya kita beroleh hidup yang kekal.

"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu." (Amsal 22:6) Biarlah kiranya ayat ini tetap menjadi dasar ketika saya dan kita semua memimpin anak-anak yang Tuhan percayakan kepada kita, baik kita sebagai orang tua, guru sekolah minggu, pemimpin gereja, dan yang berkecimpung di pelayanan anak.

Natal, HIS Story!!

Sun, 2020-12-20 12:42

Kami sangat bersyukur dapat menemani Sahabat SABDA dalam persiapan Natal tahun ini yang tentu saja lain dari tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi yang masih terus berlangsung, kita sebagai umat percaya pun dituntut untuk bijak dalam bersikap sambil terus memupuk pengharapan agar keadaan semakin membaik. Saya bersyukur telah dipercaya untuk membawakan materi presentasi tentang Cerita/Kisah Natal dalam SABDA Live Seri Natal. Saya tidak akan bercerita banyak mengenai isi presentasi tersebut dalam tulisan ini, namun Anda dapat mengakses sesi tersebut melalui link berikut ini: Natal, His Story!!

Ketika menyusun presentasi tersebut, saya menyadari bahwa begitu banyak hal penting yang sebenarnya dapat disampaikan melalui kegiatan storytelling. Kegiatan bercerita secara lisan/storytelling ini merupakan bentuk komunikasi yang paling tua, yang sudah sejak dahulu ada dan masih eksis sampai sekarang. Jadi, zaman memang membawa banyak perubahan bentuk dan cara-cara baru dalam kegiatan bercerita, tetapi esensinya tetaplah sama, yaitu menyampaikan informasi dan transfer nilai-nilai. Bersyukur bahwa perkembangan teknologi yang ada pun membantu kita untuk dapat bercerita dengan lebih baik dan lebih mudah.

Dalam hal memaknai peringatan kelahiran Yesus, kegiatan storytelling ini juga menjadi sarana yang baik untuk mengajar orang atau anak-anak tentang makna sejati dari kelahiran Yesus Kristus ke dunia. Poin penting yang perlu digarisbawahi adalah bahwa jika Yesus Kristus dan karya Keselamatan-Nya tidak tersampaikan/tidak terberitakan melalui cerita yang disampaikan, maka cerita itu bukanlah cerita Natal yang alkitabiah. Jadi, apa pun medianya, formatnya, platformnya, jika pendengarnya tidak menangkap Yesus dan karya keselamatan-Nya yang diberitakan dalam cerita tersebut, maka cerita tersebut seharusnya belum selesai.

Walaupun saya secara pribadi belum pernah terlibat dalam pelayanan anak, di mana kegiatan storytelling ini banyak dilakukan, saya memilih topik ini untuk dijadikan materi presentasi. Bercerita/storytelling adalah bentuk paling dasar dari transfer informasi antara dua pihak. Saya merasa hal ini sangat penting untuk dibagikan kepada Sahabat SABDA sekalian. Dengan komunikasi yang baik dan benar, banyak hal bisa disampaikan, kerja sama dapat terjadi, dan hal-hal baik yang menjadi tujuan bersama pun dapat terwujud. Alasan lainnya adalah saya suka menulis, yang juga merupakan salah satu bentuk bercerita, yaitu written storytelling. Secara pribadi dapat saya katakan bahwa storytelling adalah seni untuk membuat orang lain memahami our side of story.

Maka dari itu, mengapa kita tidak menggunakan kegiatan bercerita/storytelling ini untuk menyampaikan berita kesukaan terbesar bagi umat manusia? Apa lagi yang menahan kita untuk menceritakan kisah mengenai kasih abadi yang membebaskan umat manusia dari perbudakan dosa? Apa yang kita tunggu untuk menyiarkan kelahiran Sang Juru Selamat dan karya keselamatan yang sudah Ia kerjakan bagi setiap kita?

So, let's proclaim HIS story to the ends of the earth!
All the praise belongs to Him alone!

Tuhan Yesus memberkati!

Pendalaman Alkitab Spesial Natal

Thu, 2020-12-17 15:32

Salah satu cara terbaik untuk menyiapkan hati kita dalam memperingati dan merayakan kelahiran Sang Kristus adalah dengan berdoa dan merenungkan serta mendalami Alkitab, tempat kita dapat menemukan Kristus sendiri. Sehubungan dengan itu, pada pertemuan SABDA Live Seri Natal dengan topik "Pendalaman Alkitab Spesial Natal" pada 1 Desember lalu, saya berkesempatan untuk berbagi tentang empat bahan pendalaman Alkitab menarik yang secara khusus dirancang untuk menolong kita memaknai Natal secara lebih mendalam. Melalui tulisan ini, saya juga ingin membagikannya kepada para pembaca sekalian.

  1. Pendalaman Alkitab Topikal dengan Tema-Tema Adven

Masa-masa Adven merupakan masa-masa untuk memperingati sekaligus merenungkan tentang kedatangan-Nya yang pertama sambil menantikan kedatangan-Nya yang kedua. Dan, setiap Minggu dari empat hari Minggu perayaan Adven biasanya difokuskan pada tema-tema tertentu. Terdapat beberapa variasi pada tema-tema yang difokuskan di beberapa gereja/denominasi, tetapi variasi yang cukup umum ditemukan adalah Kedamaian, Harapan, Sukacita, dan Kasih.

Mendalami tema-tema Adven akan menolong kita melihat bagaimana Alkitab menggambarkan tentang tema-tema tersebut dan bagaimana kelahiran Kristus cocok dengan itu dan menggenapinya. The Bible Project membuat seri video khusus yang membahas tuntas tentang ini. Info lebih lengkap tentang ini bisa ditemukan di situs resmi The Bible Project atau di situs Project.SABDA.org.

  1. Pendalaman Alkitab dengan Lagu-Lagu Natal

Meski ada banyak lagu Natal populer yang kita nyanyikan setiap tahun, ada empat lagu yang dicatat dalam Alkitab untuk merayakan kelahiran Yesus, yang kebanyakan dari kita mungkin tidak akrab atau bahkan tidak pernah mendengarnya sebelumnya. Para malaikat menyanyi kepada para gembala. Maria menyanyi kepada Allah setelah menerima kabar mengejutkan bahwa dia akan menjadi ibu dari Sang Juru Selamat itu sendiri. Simeon juga punya lagu, dan begitu juga Zakharia, imam tua yang menyanyi setelah dikunjungi oleh seorang malaikat.

Perhatikan apa peranan yang dimainkan oleh orang-orang tersebut dalam kisah kelahiran Sang Kristus, dan bagaimana respons mereka. Merenungkan tentang hal ini akan menolong kita melihat bagaimana kelahiran Kristus membawa kabar baik, penghiburan, sukacita, dan pemenuhan bagi orang-orang yang hidupnya disentuh oleh-Nya.

  1. Pendalaman Alkitab dengan Melihat Kisah Natal dari Perspektif Tokoh-Tokoh Lain di Dalamnya

Satu cara lain untuk mendalami kisah kelahiran Sang Kristus adalah dengan melihat kisahnya dari perspektif tokoh-tokoh lain yang ada di dalamnya, seperti para majus, para gembala, Raja Herodes, bahkan si penjaga penginapan. Bayangkan dan renungkan apa arti kelahiran Yesus bagi mereka, bagaimana mereka meresponsnya, dan apa yang dapat kita pelajari dari situ. Tanyakan pertanyaan-pertanyaan, seperti: Mengapa Allah pertama-tama membagikan Kabar Baik tentang Yesus kepada sekelompok orang yang bukan siapa-siapa? Mengapa Herodes begitu terobsesi untuk membunuh Yesus? Seandainya penjaga penginapan tahu siapa Yesus sebenarnya, akankah dia mengambil keputusan yang berbeda untuk menyediakan ruang bagi Dia?

Melihat kisah Natal dari perspektif yang berbeda dapat memperkaya pemahaman kita terhadap kisah tersebut dan membuka pandangan kita terhadap hal-hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Dengan kata lain, ini akan menolong kita memaknai kisah Natal secara lebih mendalam.

  1. Pendalaman Alkitab dengan Christmas Scripture Countdown

Christmas Scripture Countdown adalah ide yang saya peroleh dari suatu video di YouTube yang berjudul "How to do a Christmas Countdown Bible Study with Your Family!" yang diunggah oleh Vibrant Christian Living. Singkatnya, di sini kita membuat semacam kalender hitung mundur menuju Natal, dan setiap hari, kita mempelajari/merenungkan bagian Alkitab yang sudah ditentukan untuk hari tersebut. Seperti dicontohkan dalam video, kita bisa membuat kalendernya sekreatif mungkin dengan menggunakan kartu, pernak-pernik, gantungan, dan sebagainya. Kegiatan yang bisa dilakukan setiap harinya juga tidak dibatasi hanya melakukan pendalaman Alkitab, tetapi bisa juga divariasikan dengan permainan, acara sharing, dan lain-lain.

Pendalaman Alkitab bisa lebih menyenangkan ketika dilakukan bersama teman-teman atau keluarga dengan berbagai metode yang menarik dan kreatif, salah satunya dengan Christmas Scripture Countdown ini. Ingat bahwa kita dipanggil untuk memberitakan Kabar Baik tentang Yesus Kristus yang lahir bagi kita, dan yang mati dan bangkit untuk menebus dosa-dosa kita. Dan, kita bisa memulai dengan saling berbagi berkat dari pembelajaran firman Tuhan kepada anggota kelompok pendalaman Alkitab kita, lalu kepada orang-orang lain di sekitar kita.

Selain empat bahan yang baru saja kita bahas bersama, pastinya masih ada banyak lagi di luar sana yang mungkin lebih dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita atau pelayanan kita. Karena itu, saya juga ingin mendorong pembaca sekalian untuk tidak hanya berhenti di sini, tetapi juga mencari dan membagikan bahan-bahan pendalaman Alkitab spesial Natal lainnya yang dapat memberkati orang-orang yang membaca atau menggunakannya.

Akhir kata, jangan sampai kita lupa bahwa Natal adalah tentang Kristus. Bagi sebagian orang, kalimat tersebut mungkin sudah terdengar klise karena begitu seringnya mereka mendengar atau membacanya selama masa-masa perayaan Natal pada setiap tahun. Meski begitu, kebenaran yang terkandung di dalamnya tidak pernah pudar, dan justru seharusnya selalu menjadi pengingat bagi kita setiap kali kita akan merayakan Natal. Sebab, hanya dengan demikian kita bisa benar-benar memaknai Natal yang sejati. Kiranya kita bisa melakukan yang terbaik untuk menyiapkan hati kita untuk memperingati dan merayakan kelahiran Sang Juru Selamat kita, Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberkati.

SABDA Live: Natal Adalah Musik di Hati Kita

Tue, 2020-12-15 12:00

Puji Tuhan karena dapat menyapa kembali Sahabat SABDA sekalian. Dalam kesempatan ini, saya bersyukur dan sungguh bersyukur atas segala sesuatu yang Tuhan kerjakan dalam hidup saya. Salah satu hal yang paling saya syukuri pada Desember ini adalah dapat menjadi salah satu presentator dalam acara SABDA Live seri "Christmas Series" (penjelasan SABDA Live dapat Anda lihat di live.sabda.org).

Ya, ini adalah sebuah kesempatan baik yang Tuhan berikan kepada saya. Ini juga menjadi pembelajaran yang luar biasa karena sebenarnya saya baru kali ini menjadi presentator. Ini pengalaman yang mengagumkan.

Saya presentasi pada 8 Desember 2020 dalam acara SABDA Live. Sebelumnya, kami harus menyiapkan bahan yang akan kami presentasikan. Dalam tahap menyusun bahan dan PPT, saya cukup senang karena saya bisa belajar banyak mengenai pujian Natal. Banyak hal baru yang dibukakan mengenai arti dan makna penting dari sebuah lagu pujian, termasuk lagu pujian Natal. Namun, yang paling saya senangi adalah saat mencari mengenai pujian para malaikat kepada para gembala, serta mendapatkan hal baru tentang kedalaman kata "pujian" dalam Alkitab (baik dalam PL maupun PB).

Nah, pada saat presentasi, saya merasa sedikit ragu, cukup takut kalau tidak bisa memberikan yang terbaik dari apa yang saya sampaikan. Namun, Puji Tuhan, respons dari peserta cukup baik, dan apa yang saya sampaikan bisa mendarat di hati peserta yang mengikutinya. Ya, seperti judulnya bahwa Natal adalah musik yang indah dalam hati setiap orang.

Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yesus yang telah memberikan kesempatan yang indah ini, dan kepada SABDA yang juga telah memercayakan materi yang keren ini untuk saya sampaikan. Saya senang membawakan materinya karena sangat "related" dengan hobi saya. Ada hal lainnya yang paling menyukakan adalah konsep berpikir saya mengenai pujian, baik pujian Natal maupun pujian rohani lainnya, mulai berubah. Saya semakin mengerti mengapa sebuah lagu itu bisa ada dan makna di balik lagu itu sangat dalam. Contohnya lagu "Malam Kudus." Lagu ini diciptakan oleh Fr. Josef Mohr. Sampai saat ini, lagu ini sudah diterjemahkan dalam 300 bahasa di dunia, termasuk bahasa Latin. Dari lagu tersebut, sampai saat ini masih terus menjadi sebuah pujian yang indah. Ada bagian lirik "Lahir Raja Shalom" yang sedang menjelaskan bahwa Anak itu telah lahir sebagai Raja Damai (sesuai dengan apa yang dinubuatkan Nabi Yesaya). Di situlah, saya sangat bersyukur mendapatkan makna lagu yang sangat indah dan menyejukkan hati karena lagi-lagi Kristus telah lahir dan kelahiran-Nya diiringi pujian para malaikat.

Jadi, kesempatan ini menjadi momen yang luar biasa bagi saya karena terlibat dalam menyampaikan materi Natal. Kiranya apa yang saya sampaikan memberkati Anda semua. Pujian adalah respons, dan pujian itu meliputi bagian Natal karena sejak pemberitahuan mengenai kelahiran Yesus, puji-pujian sudah mengiringi kedatangan-Nya. Mari nyanyikan pujian mengenai kelahiran-Nya menjadi nyanyian yang indah di hati kita dan semua itu bagi kemuliaan dan kebesaran nama-Nya. Soli Deo gloria! Segala pujian hanya bagi nama Tuhan. Amin.