Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Martin Luther

victorc's picture

Pertobatan

Shalom, selamat pagi saudaraku. Beberapa tahun belakangan ini, tampaknya kian jarang ada kotbah khusus tentang makna dan pentingnya pertobatan dalam hidup kristiani. Agaknya banyak gereja lebih suka mengkhotbahkan berkat-berkat melimpah, daripada mengajak umat berbalik dari tingkah laku mereka yang jahat.
manguns's picture

Video: Reformasi Protestan - Skisma Perpecahan Gereja 3-4

Bosan menulis dengan teks, belajar berkisah dengan video.

Reformasi Protestan - Skisma Perpecahan Gereja 3-4

Video ketiga dari kisah tentang reformasi protestan

manguns's picture

Video: Reformasi Protestan - Martin Luther 2 - 4

Bosan menulis dengan teks, belajar berkisah dengan video.

Reformasi Protestan - Martin Luther 2 - 4

Bagian pertama dari dongeng tentang reformasi protestan

Deflit Dujerslaim Lilo's picture

What Is True About Paul: The Old Or The New Perspective? Apakah Luther telah Salah dalam Memahami Rasul Paulus?

Pendahuluan 

Sejak Martin Luther memproklamirkan ke-95 dalilnya di pintu gedung Gereja Wittenberg, kekristenan seolah-oleh mendapatkan “angin segar.” Angin segar tersebut adalah bahwa seseorang dibenarkan oleh Allah bukan karena perbuatannya melainkan karena imannya kepada Yesus Kristus. Luther sendiri tidak menyadari konsekuensi terjauh dari tindakannya. Pengaruhnya yang luar biasa telah mempengaruhi begitu banyak orang pada zamannya hingga saat ini. Philip Melanchton, Ulrich Zwingli, Johannes Calvin, dan masih banyak lagi tokoh-tokoh lainnya–tidak dapat dipungkiri–memiliki kesamaan pikiran (meskipun berbeda dalam beberapa hal), bahkan mungkin terpengaruh dengan ide-ide atau pokok-pokok iman tersebut.

Memperingati 490 Tahun Reformasi Gereja

Tahukah Anda bahwa 31 Oktober merupakan peringatan hari Reformasi Gereja? Tepat 490 tahun yang lalu Martin Luther memakukan 95 tesisnya di pintu gerbang gereja istana Wittenberg. Inilah letusan gerakan reformasi sebagai bentuk penolakan terhadap penjualan Surat Indulgensia (penghapusan siksa) yang dilakukan pada masa pemerintahan Paus Leo X untuk pembangunan gedung Gereja Rasul Petrus di Roma dan pelunasan hutang Uskup Agung Albrecht dari Mainz (Wellem 1999).