Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

anugerah

manusia biru's picture

Membandingkan Itu Menyenangkan

Membandingkan itu menyenangkan

Bebas dari tuntutan ...

Siapa yang suka dibanding-bandingin?

Siapa yang mau dianggap lebih jelek/tak layak?

Siapa yang menolak dianggap lebih baik, lebih jago, lebih menarik?

Wapannuri's picture

Hidup Kudus? Mungkinkah? Saya bilang tidak mungkin!

Sebenarnya saya sudah menulis topik ini di website saya, tapi saya ingin teman - teman memberikan pendapat dan masukan buat saya. Jadi saya kopi-paste saja di sini....lagi belum ada inspirasi untuk nulis nih ! 

 

 

mujizat's picture

Anugerah Allah dapat dicabut?

Mendengar Firman Tuhan adalah anugerah, dipilih Tuhan adalah anugerah, memiliki iman yang benar juga diawali dengan anugerah, namun apakah setelah semua hal yang baik diperoleh karena anugerah, lantas seseorang tidak perlu melakukan sesuatu sampai tujuan utama, yaitu keselamatan jiwa dapat diraih? Atau, apakah karena semua itu merupakan anugerah, maka akan secara otomatis tidak akan hilang? Saya ingin mengajak handai taulan untuk menyelidiki apa yang diajarkan alkitab mengenai hal ini.

Yenti's picture

Aku tidak terbeban dan dimanakah anugerah ?

Aku telah lulus dari Sekolah Teologi ternama. Sudah begitu lama aku berada di gerejaku, tapi jam terbang diriku sebagai Pendeta tidak sama dengan jam terbang khotbahku di depan Mimbar Kebaktian Utama.. Kesempatanku hanya pada Persekutuan Doa, dan mimbar kecil ( selain Kebaktian Utama hari Minggu ).

Mirandola's picture

Onesimus: Si Pendosa yang Cerdik

Deky Hidnas Yan Nggadas.

Teks Alkitab:

 (Philemon 1:8-19)  

 Pendahuluan

Khotbah-khotbah dari Surat Filemon pada umumnya difokuskan pada permohonan Rasul Paulus kepada Filemon untuk mengampuni Onesimus. Namun, hari ini saya tidak memusatkan isi khotbah saya kepada Paulus, maupun Filemon, tetapi kepada Onesimus. Dan untuk itu, saya memberikan tema bagi khotbah saya hari ini: Onesimus, Si Pendosa yang Cerdik.

Yenti's picture

SABDASPACE

 Bagaimana akhirnya bisa menjadi anggota sabdaspace ini? Tidak teringat sama sekali di otakku. Yang kuingat,hanya berawal dari ikutan Kursus pesta:), melihat-lihat bagian yang lain dan akhirnya ikutan CWC dan menetap di Sabdaspace.

 

Ang Che Chen's picture

keselamatan dan hidup kekal

Yang lalu sempat terjadi perdebatan seru di situs tetangga ICN.. tentang keselamatan..

benarkah keselamatan adalah anugerah semata.. perlukah perbuatan baik untuk mengerjakan keselamatan.. apakah sekali selamat sampai selamanya selamat..kalo tidak salah bhs inggrisnya bilang once saved always saved.. kayak model iklan coca cola..

Aletheia Muntilan's picture

TERANG DUNIA

“Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kataNya: ‘Akulah terang dunia: barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melalinkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yohanes 8:12)

Kolipoki's picture

Sesal

Menyesal; entah itu karena menunda melakukan sesuatu karena
yakin bahwa besok masih ada kesempatan tapi ternyata kesempatan itu tidak
pernah datang dan tidak akan terulang lagi. Menyesal karena …”Seandainya aku tahu …”, … ada banyak alasan
kenapa menyesal. Aku sendiri menyesali banyak hal namun yang amat tragis

Debu tanah's picture

Karena KESELAMATAN adalah ANUGERAH, Dimanakah Tanggung Jawab Anda?

Alkitab mengajarkan manusia diselamatkan karena anugerah Allah, pemberian Allah, bukan karena usaha manusia. Bila memang demikian, dimanakah tanggung jawab manusia? 

Mirandola's picture

Universalitas Tanpa Plus

Universalitas Tanpa Plus

Oleh: Deky H. Y. Nggadas

Baca: Kis. 15:7

“Anugerah plus atau anugerah saja”. Inilah inti perdebatan dalam sidang di Yerusalam. Paulus dan Barnabas bersikeras bahwa hanya “anugerah saja” yang menyelamatkan seseorang (15:2). Orang-orang percaya non-Yahudi tidak perlu menambahkan apa-apa untuk memperoleh anugerah Kristus. Hanya anugerah Kristus, tidak ada plus-nya. Barangsiapa berupaya menambahkan sesuatu, otomatis salah!

Ketegasan yang sama kembali menggema. Petrus bangkit dan berkata, “…kamu tahu bahwa sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraanku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya” (15:7). Lirik sejenak ke atas dan cermati penggalan kalimat yang di-italic! Keselamatan juga diperuntukkan bagi “bangsa-bangsa”. Universal, itulah luas jangkauannya. Namun ingat, INJIL hanya SATU. Bangsa-bangsa akan diselamatkan. Hanya melalui Kristus. Kristus untuk semua bangsa. Semua bangsa hanya perlu percaya.

Ternyata, keselamatan bukan hanya anugerah tanpa plus, melainkan juga universalitas tanpa plus. Ingat: hilangkan plusnya lalu universalkan (baca: sebarluaskan) beritanya!

Indonesia-saram's picture

Memandang Anugerah

Saya bukan orang yang pintar untuk berapologetik. Namun, ketika merasa perlu, saya akan berusaha untuk memberi penjelasan semampu saya terhadap posisi saya.

Minggu ini, saya menemukan komentar lain yang masih berkaitan dengan tulisan mengenai Bush (artikel serupa di antaranya ditulis oleh Sdr. Josua).