Beberapa hari kebelakang saya mendapatkan kabar yang kurang baik dari beberapa sahabat, kabar pertama datang dari sahabatku di jakarta, lewat sms dia mengabarkan kakeknya menderita sakit tumor dan kanker prostat, saat itu saya sedang perjalanan ke Solo.
Sepulang dari solo hampir dalam waktu bersamaan saya mendapat SMS, satu dari Joli yang mengbarkan hasil check upnya, dimana ada kemungkinan dia mendapatkan kanker, SMS kedua dari sahabat saya yang kakeknya kena kanker tersebut memberi kabar, jika dia adiknya dan keponakannya terkena demam berdarah.
Ditengahan kesedihan yang ada, timbul sebuah ide untuk menggunakan jasa penyembuhan alternatif yang konon sanggup menyembuhkan segala sakit penyakit dengan menumpankan tangan, bahkan alkitab menuliskan secara jelas,
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
Hanya saja jangan sampai meminta bukti permulaan , kalau orang yang disebut orang percaya jika diminta meminum racun ataupun memegang ular apalagi menginjak kalajengking, karena kita akan menerima semprotan, "Jangan Mencobai Tuhan". Walah!!!
Saya bingung dengan kakek teman saya, apakah iman dia cukup untuk di sembuhkan? karena biasanya ketika orang sakit di doakan dan di tumpangkan tangan tidak sembuh, orang tersebut di bilang kurang iman atau yang lebih parah lagi dibilang ada yang tak beres dengan hidupnya, sudah sakit di bilang tak beres hidupnya. Menyedihkan.
Secara umum, jika ada iman, tak ada halangan buat Tuhan lakukan mujizat kesembuhan, tetapi tanpa iman, Tuhan enggan lakukan mujizat.
Benarkah kuasa kesembuhan itu hanya berlaku kepada orang yang beriman saja? Apakah kesembuhan ilahi itu hanya milik orang-orang yang sakit yang percaya dan beriman saja? Ada beberapa kejadian di alkitab yang mengalami kuasa kesembuhan tanpa iman, dan ada orang contoh orang percaya dan beriman yang tetap sakit.
Kesembuhan ilahi tanpa iman.
1. Yoh 5:1-18 Disini Yesus hanya berkata kepada seorang yang sakit selama 38 tahun dan sembuh.
2.Kis 3:1-10 Petrus tidak menayakan sekalipun apakah si pengemis beriman atau tidak.
3. Lukas 4:27 Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.
Kita tahu bukan siapa naaman itu? salah satu panglima dari orang siria, bangsa di luar Israel yang merupakan pilihan, kenapa dia bisa sembuh? apakah Allah mengasihi dia? Naaman hanya sekedar menguji, penuh keraguan, apakah orang yang penuh keraguan bisa disebut mempunyai iman?
"Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku"
Orang Dengan iman yang sakit.
1. Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit , berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah.
sabda alkitab menerangkan ayat ini sebagai berikut, "Timotius menderita gangguan perut, mungkin disebabkan oleh unsur alkali dalam air di Efesus. Oleh karena itu, Paulus menganjurkan agar Timotius menambahkan sedikit anggur pada air untuk menawarkan efek yang berbahaya dari unsur alkali. Menurut tulisan Yunani kuno di bidang pengobatan, anggur yang dipakai untuk mengobati perut sering tidak memabukkan. Athenaeus mengatakan, "Biarlah dia minum anggur manis, yang dicampur dengan air atau dihangatkan, terutama jenis anggur yang disebut protropos (sari buah yang berasal dari buah anggur sebelum diperas), yang baik untuk perut, karena anggur manis (oinos) tidak membuat kepala terasa berat"
Apa yang dapat kita petik dari ayat di atas, walaupun Paulus mempunyai dan pernah menyembuhkan orang, paulus bersikap logis dengan menggunakan obat yang memang terbukti bisa menyembuhkan.
2. rastus tinggal di Korintus dan Trofimus kutinggalkan dalam keadaan sakit di Miletus.
Siapakah Trofimus? dia adalah salah seorang dari 2 orang asia yang mengikuti Paulus memberitakan Injil. Apakah begitu sulit bagi Paulus untuk berdoa untuk memohon belas kasihan Allah untuk menyembuhkannya?
Membaca semua ayat diatas apakah betul konsep kesembuhan ilahi hanya bisa lewat pemulihan batin, mendamaikan si sakit dengan Bapa Surgawi lewat iman kepada kuasa penebusan Yesus atas dosa dan sakit penyakit, dan melakukan Firman Tuhan secara benar dengan mengampuni dan diampuni? Benarkah manusia bisa yakin 100% dengan teorinya?
Allah bekerja menurut jadwalnya, bukan menurut jadwal manusia, Seperti tertulis, jadilah kehendakMu di bumi dan disurga.
Akhirnya saya punya jawaban untuk kedua sahabatku, berdoa berharap walaupun tidak dapat roti itu, paling tidak remah-remah dari belas kasihan Allah boleh di terima kedua sahabatku, entah itu jamahan Tuhan untuk pemulihan kesehatannya ataupun Tuhan menopang selama mereka dalam keadaan sakit hingga waktu yang ditentukan. Amien.
Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.