Submitted by Kiem on

Salam Sejahtera dalam Kasih Tuhan Yesus bagi kita semua

1 Tesalonika 5 : 23, ........dan semoga ROH, JIWA dan TUBUHmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Berdasarkan ayat tersebut diatas, bahwa MANUSIA terdiri dari 3 unsur, yaitu, roh, jiwa dan tubuh, yang ketiganya “hendaknya” terpelihara SEMPURNA pada Kedatangan Yesus Kristus.

1.    Memelihara TUBUH, pada umumnya anak-anak sekolah sudah mengetahui bahwa memelihara tubuh itu adalah dengan cara :

a.      Makan dan minum teratur.
b.      Istirahat teratur.
c.      Olah Raga teratur.
d.     Kalau cuaca dingin, pakai jaket.
e.      Kalau bawa sepeda motor, pakai jaket agar tidak masuk angin.
f.       Vaksinasi/imunisasi.
g.      Jangan merokok, narkoba, minuman keras.
h.      Dan lain-lain.
Konsultan AHLI atau pembina untuk kesehatan TUBUH ini adalah ahli kesehatan (dokter, bidan, perawat, ahli gizi, baby sister dan Ibu rumah tangga), dan guru olah raga dan Kesehatan.



 
2.    Memelihara JIWA, pada umumnya orang-orang berpendidikan juga mengetahui bahwa memelihara jiwa itu adalah dengan cara :

a.      Rekreasi.
b.      Istirahat teratur.
c.      Olah Raga teratur (Men sana in korpore sano)
d.     Interaksi Sosial
e.      Sekolah, penataran
f.       dll.
Konsultan AHLI atau pembina untuk kesehatan JIWA ini adalah ahli kejiwaan (Psikolog atau Psikiater, sosiolog, motivator).

3.    Memelihara ROH, hanya orang-orang yang terpanggil yang mengetahuinya, bahwa memelihara ROH itu adalah dengan cara :

a.      Ibadah
b.      Firman.
c.      Doa dan penyembahan
Konsultan atau pembina untuk kesehatan ROH ini adalah ROHANIWAN atau SUPRANATURAL (=orang2 yang berkecimpung dalam alam roh, seturut agama dan kepercayaan masing-masing, dalam hal ini, untuk Kristen tentunya, yang dipenuhkan dengan ROH KUDUS).

Kenapa yang menjadi ahli roh (ROHANIWAN) itu adalah yang dipenuhkan ROH KUDUS?

Yang AHLI ROH MANUSIA adalah yang didalam dirinya ada 9 (sembilan) KARUNIA ROH KUDUS (=Keahlian dari Roh Kudus) (sesuai 1 Korintus 12 : 8 – 10),

12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat 1., dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan2. .

12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman 3., dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk  menyembuhkan4..

12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat5 , dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat6, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh7. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh8, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu9.


Karunia (KEAHLIAN DARI TUHAN) ini nanti akan diaplikasikan dalam JABATAN PELAYANAN di gereja (=jabatan dari Tuhan) (sesuai 1 Korintus 12 : 28).

1 Korintus 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul1, kedua sebagai nabi2, ketiga sebagai pengajar3. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat4, untuk menyembuhkan5, untuk melayani6, untuk memimpin7, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh8 (sesuai LAI terjemahan lama, ditambah no. 8 ditambah dengan nomor 9, yaitu penafsir bahasa roh 9).

Inilah ahli kesehatan roh manusia.

Kenapa hanya yang hanya yang dipenuhkan oleh Roh Kudus, yang bisa menjadi ahli kesehatan roh?
Sebab, hanya Roh Kuduslah yang mengaktifkan roh manusia dalam hubungan dengan Tuhan.

Roma 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Khusus yang AHLI ROH (ROHANIWAN), referensinya adalah :

Tanpa Roh Kudus, yang mengaktifkan roh manusia, maka PIKIRAN MANUSIApun tidak tahu apa yang ada dalam diri manusia.

1 Korintus 2 : 11 – 12

2:11 Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

Sehingga syarat utama menjadi PENDETA, “seharusnya” adalah “Mendapat Karunia Roh Kudus”.

Lalu Pertanyaan :


Dimana POSISI THEOLOGIA?.

Berdasarkan penjelasan diatas, ahli Theologia BUKAN AHLI JIWA, dan BUKAN JUGA AHLI ROH

Pada kenyataannya, sekarang ini, yang menjadi Pendeta kebanyakan adalah SARJANA THEOLOGIA.
padahal, berdasarkan uraian diatas, bukanlah The Right Man on The Right Place, bukanlah orang yang tepat menempati POSISI yang TEPAT sebagai pendeta (Rohaniwan = ahli roh).

Menurut saya, sarjana Theologia itu, posisinya yang lebih tepat adalah “PEMBUAT TOOLS” atau pembuat perlengkapan, alat pelengkap, atau alat peraga untuk PENDETA, misalnya : Kamus, Ensiklopedia, konkordansi, dll, bukanlah menjadi pendeta.
Persyaratan untuk pendeta adalah yang memiliki karunia Roh Kudus, sehingga pelayanan itu AJAIB adanya (supra natural, = diatas yang alami/nature).

Ayatnya yang mengatakan bahwa Karunia Roh Kudus adalah Supra Natural (=ajaib):

1 Korintus 12:6 (Tersemahan lama) Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah itu juga yang mengerjakan segala hal itu di dalam sekalian orang.

Dalam hal ini Allah yang mengerjakannya, bukan pikiran manusia,

Sedangkan Theologia, kemampuan manusialah yang mengerjakannya, sehingga TIDAK AJAIB ADANYA, atau masih NATUREL (netral)

Tuhan Yesus memberkati