Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Rusuk

victorc's picture
Pendahuluan
Shalom saudaraku, pagi ini saya ingin berbagi perenungan tentang makna istilah "rusuk" dalam teks Kej. 2:21. Ayat ini pasti sudah sering kita dengar dikotbahkan di atas mimbar, sampai-sampai kita tidak ada waktu lagi untuk merenungkannya.
Namun, sudahkah Anda mendengar tentang sebuah artikel di Biblical Archaeological Review bulan september lalu yang cukup kontroversial? Mari kita lihat bersama.

Tzela
Artikel tersebut diawali dengan suatu rilis press bulan Juli (1), tapi sebenarnya artikel ini tampaknya adalah rilis ulang dari sebuah artikel di salah satu jurnal ilmiah yang terbit sekitar tahun 2001 serta di majalah Cabinet edisi tahun 2007 (2). Inti artikel tersebut adalah mempertanyakan makna kata rusuk (rib) yang digunakan dalam teks Kej. 2:21. 
Kata asli Ibrani yang digunakan memiliki akar kata "tzela" (tzade, lamed, ayin). Memang tzela bisa berarti rusuk (rib), tapi juga bisa berarti sisi, kolom, plang, atau mungkin juga diartikan semacam struktur balok penyangga (beam).(2) Menurut salah satu leksikon Ibrani, definisi tzela adalah : "rib, side, beam." Dan dalam teks King James kata ini dijumpai selain di Kej. 2:21 juga di Kel. 15, 2 Sam. 1, I Raj. 6, Ayub 1, Yer. 1, Yeh. 7 (4). Menurut kedua ahli yang menulis artikel di Cabinet tersebut, yang dimaksud dengan tzela mungkin adalah tulang os baculum (tulang yang seharusnya ada di bagian organ vital laki-laki). 

Defisiensi baculum
Menurut artikel di majalah Cabinet tersebut, masalah utama dengan interpretasi tzela sebagai rusuk adalah kenyataan bahwa semua laki-laki rusuknya lengkap, padahal mestinya hilang satu jika Kej. 2:21 benar dapat diterima sebagai pernah terjadi dalam sejarah. Di sisi lain, secara biologis diketahui bahwa semua mamalia jantan punya tulang os baculum, kecuali manusia laki-laki. Inilah yang disebut mereka sebagai defisiensi tulang baculum pada manusia. (2)
Jadi, menurut dugaan kedua penulis (Scott Gilbert dan Ziony Zevit) tersebut jika kita ingin menemukan tulang mana yang diambil dari Adam untuk membuat Hawa, maka kemungkinan adalah tulang baculum tersebut, bukan tulang rusuk seperti yang kita percayai selama ini.
Sebagai catatan, salah satu di antara kedua penulis tersebut adalah profesor biologi, dan yang satu lagi adalah profesor literatur biblika.

Eufemisme
Mengenai asal usul penggunaan istilah tulang rusuk tersebut, mungkin Anda beranggapan bahwa hal itu terjadi karena kurangnya perbendaharaan kata dalam bahasa Indonesia, jadi waktu penerjemah LAI mencoba menemukan padanan kata tzela akhirnya diambil istilah tulang rusuk. Namun sepertinya kemungkinan itu agak kecil, karena di Alkitab versi Inggris juga digunakan kata rib, yang jelas berpadanan dengan tulang rusuk.  Sepertinya kemungkinan yang lain adalah memang istilah tzela yang dipilih oleh penulis asli sengaja digunakan untuk menghaluskan bahasa (eufemisme). 
Contoh eufemisme semacam itu cukup banyak, misalnya ungkapan bersumpah di "bawah pangkal paha" yang merupakan kebiasaan orang pada zaman itu, tampaknya yang dimaksudkan adalah bersumpah dengan menyentuh testis (bdk. Kej. 24:9). Tidaklah mengherankan bahwa beberapa istilah berikut dalam bahasa Inggris: test, testimony, testify, dan Testament kemungkinan memiliki asal-usul akar kata yang sama yaitu testis. Dengan kata lain, tampaknya bersumpah dengan menyentuh testis memiliki makna sumpah yang kuat dan mengikat pada masa itu.

Diskusi
Menanggapi sms saya tentang topik rusuk tersebut, seorang ahli biblika yang dulu membimbing saya menulis tesis berkomentar sbb. : "Bahkan bisa juga berarti sisi, tapi sisi yang mana? Tapi rusuk juga salah satu kemungkinan. Tidak masalah karena makna utamanya ialah bahwa ada sesuatu yang diambil dari laki-laki. Untuk mendapat teman sepadan orang harus siap kehilangan sesuatu dan memberi sesuatu." Memang ada artikel yang menunjukkan bahwa penggunaan kata tzela di ayat-ayat lain dalam Kitab Suci banyak diterjemahkan sebagai sisi (side) daripada rusuk (3), tapi menggunakan sisi untuk Kej. 2:21 masih menyisakan pertanyaan lain. 
Sebaliknya, ahli biblika lain yang saya hubungi (Dr. Yonky Karman) menyatakan bahwa penggunaan tsela dalam ayat-ayat lain dalam PL semuanya diterjemahkan rusuk, sehingga menjadi kurang beralasan jika dibuat pengecualian untuk tsela dalam Kej. 2:21. Karena itu beliau meragukan interpretasi baculum untuk ayat tersebut, sekalipun beliau mengakui bahwa Ziony Zevit memang seorang ahli tata bahasa Ibrani.
Penulis lain yang sejalan dengan Dr. Yonky Karman adalah Alan Hooker, yang berpendapat bahwa frasa yang digunakan dalam Kej. 2:21 mengindikasikan bahwa yang diambil adalah salah satu dari banyak tsela (one of his tselas). Artinya frasa tersebut tampaknya mendukung interpretasi tsela sebagai tulang rusuk.(5).

Interpretasi
Jika interpretasi atas Kej. 2:21 bertolak dari rusuk, mungkin Anda akan mendengar pengkhotbah berkisah begini: "Tuhan tidak mengambil dari tulang kaki, supaya tidak diinjak, juga bukan tulang kepala supaya tidak memerintah laki-laki, tapi tulang rusuk yang artinya manusia perempuan adalah rekan dan teman yang sejajar dengan laki-laki."
Lalu bagaimana kita mesti menafsirkan teks ini, jika yang diambil Tuhan dari Adam itu adalah tulang os baculum? Mungkin kira-kira seperti ini: "Tuhan mengambil dari Adam tulang os baculum, setidaknya karena dua pertimbangan:
A. Karena tulang itu berasal dari organ vital manusia laki-laki, maksudnya perempuan bersifat vital (menentukan) bagi seorang laki-laki. Vital juga berarti hidup, artinya perempuan adalah partner yang membuat laki-laki dapat hidup bahagia di dunia. Begitu vitalnya perempuan bagi laki-laki sehingga dilukiskan dalam pernikahan mereka akan menjadi satu daging (Kej. 2:24).
B. Karena tulang itu berasal dari alat reproduksi laki-laki, maka itu berarti perempuan adalah partner setia bagi laki-laki dalam menjalankan mandat untuk beranak-cucu dan memenuhi bumi. Perempuan adalah rekan penolong dalam melangsungkan keturunan dan membina keluarga." 
Hal ini tampaknya sesuai dengan peran perempuan yang dipercayai secara turun-temurun.

Penutup
Kira-kira itulah beberapa hal yang kiranya dapat menjadi bahan perenungan dari artikel di majalah Cabinet/BAR tersebut. Tentunya kesimpulan tersebut masih perlu dikaji dan diuji lebih lanjut baik dari sudut pandang biblika maupun biologi, artinya belum merupakan sesuatu yang konklusif.

Bagaimana pendapat Anda?

Jika ada komentar, silakan kirim ke email: victorchristianto@gmail.com

Version 1.0: 17 oktober 2015, pk. 15:28
VC

Note: terimakasih kepada bpk. Dr. Paskalis Edwin Nyoman Paska dan Pdt. Dr. Yonky Karman atas komentarnya yang berharga.

Referensi:
(1) http://pressreleases.religionnews.com/2015/07/28/was-eve-made-from-adams-rib-or-his-baculum/
(2) Scott Gilbert and Ziony Zevit, Congenital human baculum deficiency. Cabinet magazine 2007. Url: http://www.cabinetmagazine.org/issues/28/gilbert_zevit.php
(3) Wayne Simpson. Adam's rib. Url: http://www.jasher.com/Insights%20page/Adamsrib.htm
(4) http://classic.studylight.org/lex/heb/view.cgi?number=6763
(5) Alan Hooker. https://awhooker.wordpress.com/2012/12/04/is-adams-rib-actually-his-penis-bone/
__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.

widdiy's picture

rusuknya adam...

VC: Menurut artikel di majalah Cabinet tersebut, masalah utama dengan interpretasi tzela sebagai rusuk adalah kenyataan bahwa semua laki-laki rusuknya lengkap, padahal mestinya hilang satu jika Kej. 2:21 benar dapat diterima sebagai pernah terjadi dalam sejarah.

Semua laki-laki rusuknya lengkap? Apa ada yang pernah menghitung tulang rusuknya Adam? Apa pernah ketemu fosilnya Adam?

Kalau memang benar Hawa diciptakan dari salah satu tulang rusuk Adam, apakah semua laki-laki harus kehilangan satu tulang rusuknya? Bukankah manusia-manusia keturunan Adam bukan lagi "diciptakan" dari tanah dan dari tulang rusuk tapi dari persetubuhan laki-laki dan perempuan?

jesusfreaks's picture

@widdiy : setujuuu

So far saya setujuuu dengan pendapatmu.

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

victorc's picture

@widdiy and jf: thanks

@widdiy and jf: thanks, ya yang kamu sampaikan itu salah satu argumen yang mendukung hipotesis rusuk. Jbu
__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.

widdiy's picture

baculum..

VC: Di sisi lain, secara biologis diketahui bahwa semua mamalia jantan punya tulang os baculum, kecuali manusia laki-laki. Inilah yang disebut mereka sebagai defisiensi tulang baculum pada manusia. (2).

Kalau Hawa diciptakan dari tulang baculum-nya Adam...apakah lantas semua manusia laki-laki harus kehilangan baculum juga???

tonypaulo's picture

tidak menyentuh subtansi

jika hanya menyoal dari sudut etimologi tanpa menyentuh yg bersifat aksiologi, akhirnya hasilnya artifisial

kembalikan saja pada proses

1. ketika Adam tidak menemukan yg sepadan dari ciptaan sebelumnya

2. ketika kesepadanan itu ada dalam diri Wanita

3. refleksi wanita sebagai mempelai Kristus

4. tujuan dari "satu"nya adam dan hawa

sehingga hasilnya akan bersifat subtansi, karna pertanyaan yg benar yg diajukan

tonypaulo's picture

kata kuncinya @VC

kata kuncinya adalah MENGHASILKAN KETURUNAN ILAHI.....