Mungkin sudah ribuan kali saya membaca di koran, di kolom kecik untuk pemberitahuan kepada sahabat2 dan handai taulan tentang seseorang yang dikasihi yang telah meninggal dunia, dituliskan sebagai "TELAH BERPULANG KE RUMAH BAPA" yang biasanya dipakai oleh umat Kristiani - Kristen maupun Katolik. Saya tidak tahu kapan tradisi untuk mengatakan "pulang ke rumah Bapa di sorga" bagi orang yang baru saja meninggal. Tapi membolak-balik Alkitab, Firman Allah, saya tidak menemukan dukungan ayat yang meyakinkan, justru saya temukan bahwa istilah "pulang ke rumah Bapa" sungguh tidak alkitabiah.
BAGAIMANA ALKITAB MENYEBUTKAN KEMATIAN SESEORANG
Saya ingin menunjukkan kepada Anda bagaimana Alkitab menyebutkan seseorang yang meninggal. Kita lihat pada kematian Abraham, Ismael, Ishak dan Yakub, setidaknya Abraham, Ishak dan Yakub mewakili orang2 "benar".
Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun, lalu ia meninggal. Ia mati pada waktu telah putih rambutnya, tua dan suntuk umur, maka ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya. (Kej 25:7-8)
Umur Ismael ialah seratus tiga puluh tujuh tahun. Sesudah itu ia meninggal. Ia mati dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.(Kej 25:17)
Adapun umur Ishak seratus delapan puluh tahun. Lalu meninggallah Ishak, ia mati dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya; ia tua dan suntuk umur, maka Esau dan Yakub, anak-anaknya itu, menguburkan dia.(Kej 35:28-29)
Setelah Yakub selesai berpesan kepada anak-anaknya, ditariknyalah kakinya ke atas tempat berbaring dan meninggallah ia, maka ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.(Kej 49:33)
Lalu bagaimana dengan ayat2 di bawah ini?
39. Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!" 40. Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? 41. Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah." 42. Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." 43. Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." (Lukas 23:39-43)
Penjahat bertobat itu dijanjikan untuk masuk ke dalam Firdaus - tentunya Firdaus secara rohani - yang menggambarkan tempat yang menghiburkan dan menyenangkan di alam roh. Dalam sebuah perumpamaan tentang orang kaya dan Lazarus si miskin, maka Lazarus ketika mati, arwahnya dibawa oleh malaikat ke pangkuan Abraham,
20 Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, 21 dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. 22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.(Lukas 16:20-22)
dan beberapa teolog sepakat menafsirkan "pangkuan Abraham" itu sebagai tempat yang sama yang telah disebut Yesus sebagai "Firdaus" (Luk 23:43).
Abraham, penjahat bertobat dan Lazarus si miskin, mereka ketika mati berada di Firdaus (dalam konteks alam roh atau alam arwah-arwah), tetapi apakah "Firdaus" yang dimaksudkan di sini adalah Sorga yang bermakna "Rumah Bapa"?
Setelah Yesus berjanji kepada penjahat bertobat (Luk 23:43), maka beberapa menit (atau jam) kemudian Yesus dan penjahat itu, keduanya sama-sama meninggal. Kemanakah perginya arwah Yesus dan arwah penjahat bertobat? Tentu saja Yesus membawa penjahat bertobat itu masuk ke dalam Firdaus - pangkuan Abraham. Yesus mampir sejenak di sana. Saya berpendapat bahwa Yesus sempat memberitakan Injil di Firdaus. Kemudian Yesus - masih di alam roh itu - Dia pergi ke tempat lain, yaitu tempat orang2 mati yang mati sebagai pendosa, di dalam ayat-ayat berikut:
18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 19 dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, 20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.(I Ptr 3:18-20)
Nah, tetapi apakah "pangkuan Abraham" alias Firdaus rohani alias "ruang tunggu" bagi arwah-arwah orang benar atau arwah2 yang telah dibenarkan oleh penebusan Yesus itu sudah merupakan RUMAH BAPA?
YESUS PULANG KE RUMAH BAPA
Setelah mati selama "tiga hari", maka Yesus bangkit atau dibangkitkan. Ketika Yesus baru saja bangkit, Dia tidak mau disentuh oleh Maria Magdalena, sebab Dia BELUM ketemu Allah Bapa, dalam ayat berikut:
16 Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru. 17 Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."(Yoh 20:16-17)
Jelas bukan? Sesaat setelah bangkit, Yesus ngak mau dipegang Maria Magdalena, sebab Yesus belum pergi kepada Bapa. Ayat tersebut sekaligus menjelaskan bahwa sebelum Yesus naik ke Sorga (40 hari kemudian), maka sebenarnya Yesus sudah naik ke sorga ketemu dengan Bapa (ayat 17). Karena sesudah itu dalam beberapa kali penampakan, Yesus sudah BOLEH DISENTUH oleh murid-murid-Nya termasuk Thomas.
Empat puluh hari kemudian sesudah kebangkitan-Nya, Yesus naik lagi ke Sorga hingga hari ini. Beberapa ayat berikut membuktikan kenaikan Yesus ke sorga untuk BENAR-BENAR PULANG KE RUMAH BAPA.
19. Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. (Markus 16:19).
50. Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. 51 Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.(Lukas 24:50-51)
9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. 10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, 11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."(Kis 1:9-11)
Stefanus pada jelang kematiannya, dia melihat Yesus di sebelah kanan Allah (di sorga)
55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. 56 Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." 57 Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia.(Kis 7:55-57)
ORANG KRISTEN DIANGKAT KE SORGA PADA KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI
30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. 31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.(Mat 24:30-31)
16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; 17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.(I Tes 4:16-17).
51. Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, 52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. 53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.(I Kor 15:51-53)
Sudah sangat jelas sekali, bahwa kalimat "PULANG KE RUMAH BAPA" bagi orang yang baru saja meninggal adalah penghiburan kosong yang hanya didasarkan pemahaman tradisi yang tidak jelas sumbernya. Sebab untuk masuk ke sorga, setiap manusia (yang memenuhi kwalifikasi tertentu) harus mengenakan terlebih dahulu tubuh kemuliaan, yaitu diubah oleh Tuhan Yesus. Dan kita tidak bisa sendiri masuk, tetapi Yesus lah yang akan MENJEMPUT kita.
Semoga mencerahkan.
Amen