Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Pilihanan

sujinto's picture

IMAN atau TIDAK PERCAYA

Tuhan, saya rindu mempunyai iman yang lebih besar di dalam Engkau.. Ampunilah akan ketidakpercayaan saya. Amin.

Renungan bagi kita yaitu Iman yang berakar pada kehidupan yang kudus mengusir ketidakpercayaan.

Sebagai bahan yaitu hikmat dari Alkitab : Yakobus 5:7-8, 10-11, 13-18

Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan Ia sabar sampai telah turun hujan musin gugur dan hujan musim semi.

Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!

Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.

Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun: kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.

Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang yang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.

 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.

Suatu pandangan bahwa Iman atau tidak percaya? Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Kita tidak dapat hidup oleh iman jika kita tidak kudus atau tidak jujur, kita tidak dapat hidup oleh iman sampai kita hidup sebagai orang benar. Kita harus ingat bahwa kita telah masuk dalam manifestasi kemuliaan Tuhan, di dalamnya ada kuasa dan kekuatan yang luar biasa. Untuk mendapatkan itu semua kita harus lahir baru karena kata Yesus “sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, Ia tidak dapat melihat kerajaan Allah’ (Yohanes 3;3) terus “sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, Ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah’ (Yohanes 3;5) dan ‘Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh” (Yohanes 3:6)

 Sedangkan yang kita tahu bahwa Tuhan mau dari kita adalah berbuah dan buah itu dapat dikenal orang-orang supaya banyak orang diselamatkan melalui kita yang telah dikuduskan dan dibasuh setiap hari dengan menyerahkan total diri kita diproses sesuai dengan kehendak-Nya dalam cara mengundang Yesus masuk ke dalam lubuk hati kita supaya dapat di lahir baru. dan tercatat di kitab kehidupan. Karena “Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, Ia dibuang ke luar, seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Kitapun tahu bahwa di Yohanes 15:1-2 bunyinya “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah” dan itulah yang diharapkan supaya “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku” (Yohanes 15:8)

Jika kita mendapati ada ketidakpercayaan dalam diri kita, kita harus mengintrospeksi hati kita mengapa hal tersebut ada disana. Karena hidup ini akan menjadi sia-sia dan selalu gagal. Itu sama halnya kita hidup di luar Kristus dan kita akan tidak dapat berbuat apa-apa.

Alkitab berkata “kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, biaklah ia berdoa! kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan. Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (Yakobus 5;13-16) Kalau yesus berada didalam kita dan kita dia dalam Yesus dipastikan kita tidak pernah gagal dalam melakukan sesuatu, sehingga terang itu nyata ada di diri kita selalu memancarkan KASIH.

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Bagaimana kita dicobai untuk tidak percaya?
  2. Apa yang akan kita lakukan untuk mengusir ketidakpercayaan ini?

Kuncinya Yakobus 5;16 yaitu ‘Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” Amin.

GBU for of us

John Adisubrata's picture

Iman Yang Teguh

Dear Pak Sujinto,

Terima kasih atas artikel Anda yang sangat membangun ini. Akan selalu saya terapkan di dalam hidup saya. Memang benar, tanpa iman kita tidak mungkin bisa mengasihi Allah.

Syalom,

John Adisubrata

sujinto's picture

salam balik

Dear Pak John, Terima kasih juga atas dukungan dan nasehat. Sama-sama kita saling mengisi yang terbaik apa yang dapat kita lakukan demi membesarkan dan mengagungkan Tuhan kita. Tuhan Yesus memberkati dimanapun P`John berada amin, GBU for of us