Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Jalan Bersama 9

Samuel Franklyn's picture

Jalan Bersama 9

Pengharapan, warisan dan kuasa.

Dia berkata, "Iblis sudah saatnya kita bertarung". Iblis menjawab "Aku tidak mau. Pertarungan kali ini pasti kau menang". Dia tertawa lalu berkata, "Kalau belum dicoba mana kita tahu".

Iblis menjawab, "Tuan aku memang lawanmu tapi aku kan tidak goblok. Pasukan kami sudah kalah oleh pasukan Abraham dan Daud. Maut sudah kalah oleh Simson. Jelas semangat ku sudah berkurang. Bertarung kurang semangat jelas perbuatan yang bodoh."

Dia tertawa lalu berkata, "Kau memang lawan yang cerdik dan tahu diri. Tidak seperti banyak kutu kupret yang mengakui dirinya Kristen. Lalu bagaimana sekarang?". Iblis menjawab, "Terserah padamu saja".

Dia lalu memberi perintah pada Daud, "Kumpulkan semua orang di Hades yang mau keluar. Aku mengajak mereka pulang".

Dalam perjalanan meninggalkan Hades Daud bertanya, "Tuan mengapa Tuan tidak membinasakan Iblis dan Maut?" Dia menjawab "Karena waktunya belum tiba. Lagipula itu adalah tugas generasi yang akan datang. Generasi itu akan memiliki orang-orang yang lebih perkasa dari Abraham, Simson, bahkan engkau. Generasi itu adalah pemberianku bagi dunia".

Daud bertanya, "Bagaimana itu bisa terjadi sedangkan Engkau akan tinggal bersama kami?"

Dia menjawab, "Sebelum Aku mati Aku memang hanya bisa berada di satu tempat. Tapi sesudah Aku bangkit dan naik ke langit maka Aku akan ada dalam hati mereka lewat iman mereka padaKu. Mereka juga akan disertai Roh Kudus yang mengajar mereka. Kekuatan mereka tak akan bisa kau bayangkan. Aku berharap mereka akan sama perkasa denganKu. Merekalah warisanKu bagi dunia. Kuasa yang sama yang membangkitkan Aku bekerja dalam diri mereka."

Daud terdiam lalu menangis, "Tuan kasih Mu sungguh besar"

Dia lalu berkata, "Daud engkaulah kekasihku. Di masa depan Aku akan menyatakan diriku sebagai akar dan tunas Daud. Awal dari semua ini adalah Cinta. Akhir dari segalanya juga Cinta."

Mereka semua berjalan pulang ke Langit.

Mereka sudah kembali ke Langit. Kita masih di Bumi. Kita adalah harapan Dia. Kita adalah warisan Dia. KuasaNya ada di dalam kita.

Tamat.

nisa's picture

antiklimaks... kecepetan

antiklimaks... kecepetan ending nya.