Gua adalah seorang pecinta film. Ada dua macam film yang gua suka, film yang mengandung nilai-nilai luhur (bahasa PPKn banget) dan film yang menghibur. Dan tentu saja kalau kedua film ini digabung, itu yang menjadi film favorite gw sepanjang massa.
Seperti :
Facing the madagascar. Gabungan dari ‘Facing the Giant’ dan ‘Madagascar’.
Remmember the Squarepants. Film tentang football yang dibintangi Spongebob dan Denzel W, diproduseri oleh Patrick dan disutradarai sama Plankton. Squidward? Jadi pemeran pengganti Denzel.
Forrest Gump the Last Avatar. Disini Tom Hanks dibotakin dan ada tanda panah dijidatnya sambil diteriakin sama Appa “Run Forrest Run! Keluarkan jurus anginmu”. (emang Appa bisa ngomong yah?)
Udah ah... ga mau bahas ini. >.< Eniwei. Walaupun gua suka nonton film, belum tentu gw punya jadwal tetap ke bioskop. (Maklum mahal tiketnya... hihihi) Lebih enak minjem, nyewa atau (hrmmm) beli yang b******.
Hehehe Enak kali yah kalo kita punya bioskop pribadi. Apalagi kalo bioskopnya ada 10 studio, jadi kalo bosen dengan film yang kita tonton tinggal pindah studio sesuka hati. Hehehe.
Tapi bukannya kita juga punya bioskop pribadi di otak kita? Mari kita kasih nama Bioskop Otak itu dengan disingkat BITAK. (Kenapa Bitak? Yah suka-suka gua dong. Kan gua yang nulis.)
Setiap kita punya BITAK (bukan pitak) yang dengan bebas kita bisa putar film yang ditayangkan. Kalo Bioskop cineplex ato 21 ato XXI biasanya mutar film berjudul ‘Kambing Jantan’, ‘Laskar Pelangi’, ‘Ayat-ayat Cinta’, ‘Hantu Jeruk Purut’, ‘Hantu Jeruk bali’, ‘Hantu Jeruk Nipis’, ‘Hantu Jeruk makan Jeruk’, ‘Hantu Jeruk.. Arhg Udah ah!
Nah kalo di BITAK film yang diputar judulnya adalah, “Kekalahan”, “Kegagalan”, “Masa depan yang suram”, “Kehancuran” dan lain sebagainya. Disaat-saat tertentu kita dengan sengaja meletakan roll film yang salah di proyektor otak kita. Yang mengakibatkan kita dilanda oleh penilaian diri yang sangat rendah. Dan yang lebih parah Film yang salah itu kita ulang terus menerus, seperti film horror, kita tidak menyukainya tapi entah kenapa kita betah menontonnya, dan ingin menonton lagi. >.<
Akibatnya...
Hidup kita jadi parno dikuasai oleh kekuatiran yang tidak sepantasnya.
Belum mulai ujian, kita sudah membayangkan bahwa kita bakal mendapat nilai jelek, tidak naik kelas, dipotong uang jajan, jadi pengangguran, menikah dengan orang brengsek dan menghabiskan sisa hidup di penjara. Yaick! Pikiran yang berlebihan.
Baiklah mari coba yang lebih simpel.
Apakah kita sudah membayangkan kekalahan sebelum kita masuk ke lapangan?
Apakah kita sudah ngeri dengan penolakan yang kita terima padahal proposal kita belum diberikan? Merasa gagal sebelum mencoba.
Apakah kita pesimis dengan masa depan kita padahal itu belum terjadi?
Apakah kita takut akan dikucilkan hanya karena kita tidak punya pacar dan dandanan kita tidak up to date?
Kalo ada jawaban ‘ya’.
Mungkin engkau salah memutar film di BITAKmu. Mari check proyektornya dan cabut roll film itu, ganti dengan film yang berjudul “Lebih dari Pemenang”, “Keberhasilan”, “Kesuksesan”, “Terobosan”, “Harapan”, “Masa depan Indah” dan “Bangkit dari kegagalan”.
Eniwei, di BITAK gua lagi ditayangkan film “Sukses menaikan berat badan”. Hehehe.
Kalo di BITAKmu?
Submitted by
stefy falentino
on