Tahukah Anda bahwa ada penyakit-penyakit tertentu atau bencana-bencana tertentu yang memang DIDATANGKAN TUHAN sebagai suatu TEGURAN oleh karena pelanggaran yang manusia lakukan, sehingga alangkah baiknya kalau kita menyikapi teguran sebagai teguran dan bukan sebagai ketidakpedulian TUHAN.
Kitab Imamat memberitahu kita bagaimana TUHAN berjanji akan menegur umat-Nya yang melanggar ketetapan-Nya, mulai dengan teguran-teguran kecil tetapi kalau manusia tidak meresponi dengan baik maka TUHAN akan menambah dengan teguran-teguran yang lebih keras dan kalau tetap membandel dan tidak bertobat maka TUHAN sendiri akan membinasakan kita seperti seorang fasik. Berikut lima tahapan teguran TUHAN.
Imamat 26:14-33
14 "Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu,
15 jikalau kamu menolak ketetapan-Ku dan hatimu muak mendengar peraturan-Ku, sehingga kamu tidak melakukan segala perintah-Ku dan kamu mengingkari perjanjian-Ku,
16 maka Akupun akan berbuat begini kepadamu, yakni Aku akan mendatangkan kekejutan atasmu, batuk kering serta demam, yang membuat mata rusak dan jiwa merana; kamu akan sia-sia menabur benihmu, karena hasilnya akan habis dimakan musuhmu.
17 Aku sendiri akan menentang kamu, sehingga kamu akan dikalahkan oleh musuhmu, dan mereka yang membenci kamu akan menguasai kamu, dan kamu akan lari, sungguhpun tidak ada orang mengejar kamu.
18 Dan jikalau kamu dalam keadaan yang demikianpun tidak mendengarkan Daku, maka Aku akan lebih keras menghajar kamu sampai tujuh kali lipat karena dosamu,
19 dan Aku akan mematahkan kekuasaanmu yang kaubanggakan dan akan membuat langit di atasmu sebagai besi dan tanahmu sebagai tembaga.
20 Maka tenagamu akan habis dengan sia-sia, tanahmu tidak akan memberi hasilnya dan pohon-pohonan di tanah itu tidak akan memberi buahnya.
21 Jikalau hidupmu tetap bertentangan dengan Daku dan kamu tidak mau mendengarkan Daku, maka Aku akan makin menambah hukuman atasmu sampai tujuh kali lipat setimpal dengan dosamu.
22 Aku akan melepaskan kepadamu binatang liar yang akan memunahkan anak-anakmu dan yang akan melenyapkan ternakmu, serta membuat kamu menjadi sedikit, sehingga jalan-jalanmu menjadi sunyi.
23 Jikalau kamu dalam keadaan yang demikianpun tidak mau Kuajar, dan hidupmu tetap bertentangan dengan Daku,
24 maka Akupun akan bertindak melawan kamu dan Aku sendiri akan menghukum kamu tujuh kali lipat karena dosamu,
25 dan Aku akan mendatangkan ke atasmu suatu pedang, yang akan melakukan pembalasan oleh karena perjanjian itu; bila kamu berkumpul kelak di kota-kotamu, maka Aku akan melepas penyakit sampar ke tengah-tengahmu dan kamu akan diserahkan ke dalam tangan musuh.
26 Jika Aku memusnahkan persediaan makananmu, maka sepuluh perempuan akan membakar roti di dalam satu pembakaran. Mereka akan mengembalikan rotimu menurut timbangan tertentu, dan kamu akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang.
27 Dan jikalau kamu dalam keadaan yang demikianpun tidak mendengarkan Daku, dan hidupmu tetap bertentangan dengan Daku,
28 maka Akupun akan bertindak keras melawan kamu dan Aku sendiri akan menghajar kamu tujuh kali lipat karena dosamu,
29 dan kamu akan memakan daging anak-anakmu lelaki dan anak-anakmu perempuan.
30 Dan bukit-bukit pengorbananmu akan Kupunahkan, dan segala pedupaanmu akan Kulenyapkan. Aku akan melemparkan bangkai-bangkaimu ke atas bangkai-bangkai berhalamu dan hati-Ku akan muak melihat kamu.
31 Kota-kotamu akan Kubuat menjadi reruntuhan dan tempat-tempat kudusmu akan Kurusakkan dan Aku tidak mau lagi menghirup bau persembahanmu yang menyenangkan.
32 Aku sendiri akan merusakkan negeri itu, sehingga musuhmu yang tinggal di situ akan tercengang karenanya.
33 Tetapi kamu akan Kuserakkan di antara bangsa-bangsa lain dan Aku akan menghunus pedang di belakang kamu, dan tanahmu akan menjadi tempat tandus dan kota-kotamu akan menjadi reruntuhan.
Ayat 16 jelas sekali menyebutkan bahwa beberapa penyakit ringan seperti batuk dan demam ringan sengaja didatangkan TUHAN sebagai teguran.
Yang dikehendaki TUHAN adalah agar umat selekasnya sadar dan bertobat, sampai TUHAN sendiri yang menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut. Dan yang menyakiti TUHAN adalah jika setelah ditegur, umat mengelak dengan berusaha cari kesembuhan lewat apapun selain TUHAN.
Itu seperti jika Anda melihat anak Anda bersalah lalu Anda bermaksud mendatangi anak Anda itu untuk menjewer telinganya sebagai teguran, tetapi putera Anda itu lari cepat sambil mengejek Anda dengan berkata: "Ayo pah, kejar saya kalau bisa, prikitiuuu,..." dan bayangkan perasaan seorang tua yang diperlakukan seperti itu oleh anaknya sendiri. Maka seperti itulah perasaan Allah jika kita menghindari teguran-Nya.
Jadi, kalau saya suatu ketika ditegur TUHAN dengan suatu penyakit, maka tindakan pertama saya adalah bersimpuh di hadapan TUHAN, menyembah-Nya, meminta ampun dan mengampuni semua orang, dan saya menjaga diri dari usaha kesembuhan selain oleh TUHAN.
Jadi, jika Anda sakit, apa yang saudara lakukan, berobat atau bertobat?
Freewill.
Salam hangat.