Submitted by Josua Manurung on

 

Lalu...

 

kapan kita ketemu lagi...

kataku...

aku tidak tahu...

katamu...

tunggu aku di batas waktu...

tapi sampai kapan...

aku tidak tahu...

aku juga tidak tahu...

kita sudah lama menunggu

tapi sang restu tak kunjung datang...

salam untuk ibunda...

yang tak kunjung seiya dengan kita

air mata kita sudah habis...

bersama derasnya hujan semalam

ternyata kita boleh berencana

tapi Bapa berkehendak...

bagaimana aku bisa hidup...

sedang jiwaku merasa mati...

setiap jalan...

setiap tempat...

setiap minggu...

membuat ku terdiam

tak akan pernah

dilalui lagi...

jarak dan waktu...

bahkan berbalik badan...

dan pergi...

adakah cara lain selain ini...

sungguh aku tidak mau...

aku juga tidak mau...

katamu

apakah ini kehendak-Mu...

kesedihan...

yang terasa sampai ke tulang

mengosongkan hati...

menghampakan pandangan...

kosong...

baik...

bukan kami jadi...

tapi kehendak-Mu saja...

 

Tuhan...

aku marah pada-Mu...