Submitted by
mujizat
on
Menurut definisi umum, nabi adalah seorang manusia yang menerima wahyu Tuhan, dan saya berpendapat bahwa wahyu yang dimaksud bisa berupa penglihatan (vision) maupun suara (audible) yang memang berasal dari Sang Pencipta, Allah Yang Mahakuasa, oleh karena itu, definisi yang mungkin lebih tepat untuk "Nabi Palsu" adalah orang yang merasa mendapat wahyu dari Tuhan, entahkah dia merasa menerima dari malaikat maupun langsung dari Tuhan, padahal sebenarnya "wahyu" tersebut tidak berasal dari Tuhan.
Sepintas penerimaan wahyu dan "wahyu" tersebut mungkin nampak sama, yaitu melalui suatu proses