Submitted by unyil on

Adam Tidak Pernah Berdusta

 Pertanyaan Kloter-3

Unyil bertanya lagi.

Apakah boleh kalau si Unyil menyimpulkan bahwa Adam tidak tercatat pernah berdusta ?

Berdasarkan Kejadian 2:9 – 3:12.

Kejadian 2

9  Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

Adam tidak berdusta saat menamai tiap-tiap mahluk hidup. TUHAN Allah merestui perkataan-perkataan Adam, sehingga seperti nama pemberian Adam, demikianlah nama tiap-tiap makhluk hidup.

21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

22  Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

23  Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."

24  Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

25  Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

Perkataan Adam tentang wanita tersebut bukan sebuah dusta. Bahkan nama perempuan pun diberikan oleh Adam.

Setelah jatuh dalam dosa, perkataan Adam yang tercatat pada Kejadian 3 :12.

 7  Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

8  Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"

10  Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

11 Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"

12  Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."

Jawaban Adam atas pertanyaan TUHAN Allah, apakah sebuah dusta ?

Bolehkah Unyil menyimpulkan bahwa perkataan tersebut bukan dusta ? Dan bahwa Adam menjawab dengan benar ? Tidak berdusta ?

Bolehkah jika Unyil menyimpulkan bahwa : Adam memang melanggar larangan makan buah pohon terlarang, namun Adam tidak berdusta.

Apakah boleh kalau si Unyil menyimpulkan bahwa Adam tidak tercatat pernah berdusta ?

Lalu siapa manusia pertama yang tercatat berdusta ?