Submitted by Tante Paku on

     Sehari-hari komunitasku adalah komunitas gaptek, yang tidak tergantung dengan kecanggihan perangkat computer. Jangankan main computer,pegang mouse pun kakubeku. Wah benar-benar norak bin ndeso ya? Tapi begitulah kenyataannya, toh mereka bisa hidup layak dan tetap survive di segala medan,tanpa harus menggunakan computer,laptop atau pun alat canggih lainnya.

      Perkenalanku dg computer hanya kebetulan saja dan tdk pernah diperbincangkan dalam komunitasku. Tapi seorang sales berhasil meyakinkanku untuk membelinya dan  karena bisa dikredit ya ambil juga. Dan tak perlu aku bercerita pd komunitasku, karena jelas tak ada artinya.Artinya tak bisa dibanggakan apalagi disombongkan di depan mereka.

      Dengan sedikit diajari anak kecil, aku pun menggunakannya,walau cuma main game. Karena yg ngajarin anak-anak, taunya cuma main game doang. Dan hanya sedikit game yg aku sukai, itu pun akhirnya bosan juga. Akhirnya komputernya ya cuma dipakai anak-anak aja, aku sudah sibuk dg yg lain.Untuk memanggil ahli computer utk ngajarin, gak ada waktu, pengin bisa tapi nggak mau berusaha ya kayak gini ini, bener-bener gaptek ya?

      Saya salut pada anak-anak sekarang, masih balita pun sudah pintar telpon-telponan sama temannya, bahkan sudah bisa main computer. Di atas 5 tahun tambah pintar main computer sampai internet,face book dan kecanggihan teknologi lainnya,luar biasa.

      Pada suatu hari aku diperkenalkan seorang sales dengan dunia internet. Katanya ada progam murah, aku tertarik dan mencobanya. Sesudah dipasang aku diajari cara menggunakannya dg cepat. Tapi tidak langsung aku mempraktekkannya.

     Pada malam harinya, ketika penghuni sorga yg terbesar sudah tidak keliatan batang hidungnya, aku mencoba internet tsb. Pertama yg kutulis adalah kata SEX. Dan, alamaak….muncullah banyak situs yg menggunakan kata tersebut. Bukan otakku ngeres, tapi aku coba membuktikan, apakah benar pemerintah bisa memblokir situs-situs porno tersebut?

      Ah ternyata omong kosong, tidak semua bisa diblokir atau disensor. Tapi sudah terlanjur ingin tahu, aku menikmati semua ciptaan Tuhan yg paling sempurna ini dalam ketelanjangan yg polos, bagai seorang bayi yg tdk mengenal malu tapi justru memalukan ya? Ah, enggak juga. Mereka menikmatinya kok.

      Berhari-hari dan sampai bulan,aku hanya membuka situs itu sampai menjelajah jauh tersesat entah dimana? Dalam hati aku berpikir, Tuhan begitu luar biasa, berbagai macam bentuk dan warna manusia melebur dalam kenikmatan yg sama. Inilah salah satu KEADILAN Tuhan yg dirasakan semua insan,tanpa terkecuali,tanpa pandang bulu,tanpa pandang status, usia dan jabatan serta agama. Benar-benar indah dan nyata dan kurang ajar!!Dan dan suka bebek telanjang ya?

      Mungkin inilah salah satu yg dimaksud EV.Andreas Samudera sebagai dunia tumpas. Internet bisa menjadi celah masuknya roh-roh jahat dan mungkin aku kemasukan roh porno, hingga lupa atau memang tidak tahu atau tidak mau tau, hingga yg dibuka cuma situs porno melulu. Jadi benarlah kalau aku memasuki dunia tumpas ruah,dunia antah berantah,dunia maya yg terserah kita memainkannya.Tapi aku masih sayang komputerku dan tidak berniat untuk memusnahkannya. Toh awal yg buruk belum tentu berakhir dengan buruk? Maafkan saja barang tumpas ini masih kupakai.

      Pada akhirnya aku bosan juga  menelusuri dunia pornografi. Aku coba menelusuri dunia lain. Aku menulis yg terlintas diotakku saat itu. Kadang menulis nama penyanyi, selebritis,atau pengarang komik-komik masa lalu atau baca Koran-koran ,majalah net apa aja. Dan ini sering aku baca seiring dg hiruk-pikuknya dunia politik.Punya ide ikut nimbrung, tapi nggak bisa,karena nggak tau caranya. Asal nulis pada kolom yg sudah ada pun nggak nyampai karena ada persyaratannya harus punya email,ah mana aku tau? Akhirnya ya Cuma bisa membaca doang.

      Waktu berlalu, kebosanan melanda juga. Yak arena aku tdk menguasai bidang yg kuhadapi ini. Kecanggihan computer, kehebatan internet tdk membuatku betah berlama-lama,apalagi aku sering mengalah dg penghuni sorga yg terbesar itu. Penghuni sorga sukanya emang main game melulu,mana sempat aku berlama-lama didepan layar kalo nggak malam hari. Itupun Cuma beberapa jam sampai ngantuk, kadang nggak nyentuh sama sekali.Karena lagi mau main computer, para penghuni sorga sudah minta main game, ya mengalah aja, aku emang nggak tega membuat kecewa anak-anak.

      Pada suatu hari yg hening, aku hanya memandangi internet didepanku dg bengong. Aku mau memasuki dunia tumpas ruah yg mana lagi ya? Iseng-iseng aku menulis nama panggilan seseorang. Oalaah kok nama tersebut kembarannya banyak sekali ya? Kutelusuri pelan-pelan dan kubaca perlahan-lahan, tiba-tiba aku tertarik oleh sebuah artikel apologet Daud Tony membual…by Hai-hai.Wah asyik juga waktu aku membacanya. Tapi nggak bisa ikutan komentar kayak yg lain, karena memang nggak tau caranya.Begitulah nasib orang yg nggak cerdas dengan teknologi ini, tapi masih mendingan dibandingkan teman-teman komunitasku yg lebih nggak tau lagi.

      Inilah perkenalanku dengan dunia lain, yaitu situs Sabda Space atau mereka menyebutnya Pasar Klewer. Kenapa Pasar Klewer ya? Kok nggak Pasar Gede yg juga jual bermacam-macam dagangan,malah lebih komplit. Atau tidak dinamai Pasar Tumpah yg tentu menumpahkan berbagai dagangannya sampai keluar area. Ah kenapa aku meributkannya sedang pak Ribut aja tidak ribut he he he…Memang di sini banyak tulisan yang kleweran kok.

      Apapun namanya, aku sudah terlanjur menyukai situs ini. Ya karena ternyata ada juga apologet antara pengikut Yesus. Artinya Kristen vs Kristen, ini menarik dan menambah pengetahuan saya tentang Alkitab. Tentu saja belum banyak yg aku baca, belum banyak yg aku kenal penghuninya atau biasa disebut blogger itu.  Tapi begitu membaca kok ada perasaan sudah akrab gitu, akrab dg berbagai karakter pada komentar-komentarnya eh bisa jadi hiburan dikala lelah ha ha ha…Dan aku nggak peduli sekasar apapun tulisannya tetap kunikmati, aku tidak membuat penilaian soalnya. Tulisan belum tentu mencerminkan sifat penulisnya, jadi ya teruskan saja peran kalian di panggung tumpas ruah ini.

      Oleh sebab itu, aku mencoba buka lapak juga di Pasar Klewer ini. Letakku  di bawah tangga sebelah Kulon.Daganganku belum komplit tapi tetap kugelar dengan percaya diri dan siap menerima tawaran jual-beli he he he..atau malah ngacir karena kagak laku-laku. Ah bodoh amat, aku juga masih gaptek, dan masih cari orang buat ngajarin bikin email dan blog. Kalau tulisan ini sudah bisa kalian baca berarti aku sudah selangkah lebih maju

      Tunggu dan kutunggu tulisanku sendiri karena baru menulis pada dunia tumpas ruah ini, semoga ada waktu, karena kalenderku hitam semua, untuk belajar memang harus menyiasati waktu. Berbahagialah kalian yang sudah berbagi pengetahuan di dunia tumpas ruah ini.Dan silahkan klik di sini pasti saya jamin tidak akan berpindah kemana-mana ha ha ha aku memang belum bisa jurus meloncat halaman dengan senjata klik sini kok. Tapi aku senang tambah ilmu ‘klik’ yang membuatku berpindah bacaan,akibatnya lupa bacaan pertama yg belum selesai karena sdh meloncat-loncat dari klik ke klik yg lain. Mohon maaf karena masih bodoh ha ha ha…[bukan aku yg tertawa, tapi aku menuliskan tertawamu kepadaku...halah!]

 

Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat