Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

RIP Samuel Franklyn

Purnawan Kristanto's picture

ss4-1

Aku mengenal Samuel Franklyn sebagai sesama blogger di Sabdaspace. Di blog keroyokan punya Ylsa Sabda ini, Sam banyak menulis pengajaran alkitab. Meskipun berprofesi sebagai programer komputer, Sam juga memiliki pengetahuan Alkitab yang baik. Dulu bahkan dia pernah merintis sebuah gereja bersama dengan temannya. Rintisannya itu berhasil dan tampaknya temannya ini ingin berperan dominan. Maka dia mengalah dan memilih untuk melepaskan rintisannya itu.

ss2-1  

Sam menyampaikan Firman di Kopdar Sabdaspace

Ketika itu, Sabdaspace mulai ramai dan banyak blogger yang mendaftarkan diri. Diskusi di kolom komentar sering panas dan berisik seperti di pasar Klewer. Itu sebabnya kami menjuluki situs ini seperti pasar Klewer. Sam memposisikan dirinya Sentinel atau semacam ksatria penjaga perbatasan. Jika ada blogger yang sudah melewati batas dalam berpendapat, maka Sam akan mengingatkannya. Tapi jika orang itu nyolot, maka Sam tidak segan-segan untuk menegur dengan keras. Bahkan sampai memaki.

Tidak hanya di dunia maya. Di dunia nyata, debat ini juga berlanjut. Suatu kali aku, Hai Hai dan Samuel mengadakan kopdar di Mal Taman Anggrek. Saat itu ada perayaan ulangtahun Samuel. Rupanya kopdar itu tercium oleh musuh debat Hai Hai. Maka dia pun ikut menyeruak  ke Mal Taman Anggrek. Alih-alih ikut menyelamati Sam yang sedang ulang tahun, orang itu malah mengajak debat yang sengit. Saking panasnya debat itu, Hai Hai melayani debat sambil mengacung-acungkan pisau yang sedianya akan digunakan untuk memotong kue ulangtahun. ss-1

Debat sengit di ultah Sam

Jika sudah terlibat dalam perdebatan, maka Sam seperti ksatria yang mampu bertarung dengan waktu yang lama. Dia telaten dan piawai menangkis serangan lawan. Aku tidak begitu suka berdebat. Ketika ada orang yang mendebat, biasanya aku mengalah. Tapi Sam tidak rela. Beberapa kali Sam membelaku, tanpa aku minta, dalam debat itu. Ketika raganya lemah beberapa blogger Sabdaspace mengusahakan supaya Sam tetap bisa bekerja sambil berbaring.

Sebagai programmer, dia bisa mengerjakan tugas dari kamar. Untuk itu, teman-temannya membuatkan kerangka besi untuk menahan laptop di atas badan Sam Ketika akhirnya kondisi Sam mendapat perhatiam orang banyak, banyak orang yang bersimpati kepadanya, bahkan sampai menteri Kominfo datang ke kamar kos-kosannya, Sam tidak menggunakan aji mumpung. Dia bukan tipe orang yang suka merengek-rengek minta belas kasihan.

Dia tidak memanfaatkan situasi itu untuk kepentingan diri sendiri. Sam adalah orang yang tegar. Sebagai kesatria penjaga perbatasan, dia sudah terbiasa hidup sendiri. Dia bukan tipe perengek. Waktu kuintip wall di FBnya, salah satu postingan terakhirnya adalah membagikan info kemenanganku dalam lomba menulis. Saat masih sehat, Sam sering menjempoli postinganku. Tepat di ulangtahunmu, Tuhan memanggilmu. Selamat jalan dengan gagah Sam. Aku tahu, kamu tidak suka ditangisi. Semoga di sorga nanti, kamu mendapat tugas sebagai penjaga perbatasan sorga. Tampaknya kamu menikmati peran sebagai Sentinel.

ss3-1

Kopdar di Tawangmangu

__________________

------------

Communicating good news in good ways

walcott's picture

RIP

ronggowarsito's picture

RIP

 

Sam, entah apa yang membuatku berkunjung lagi ke sini setelah sekian lama, mungkinkah untuk mendengar kabarmu ini? Mudah-mudahan kamu masih ingat, "Aku tak tahu siapa di antara kita yang mati duluan," kataku waktu itu.

Damailah dalam istirahatmu, Samuel... Jejakmu selalu menjadi inspirasi bagiku. 

 

__________________

salam hangat,
rong2

kejarlahkasih2's picture

selamat jalan, sampai jumpa!

selamat jalan, sampai jumpa!

__________________

kejarlahkasih.wordpress.com

Viesnu's picture

Selamat berjumpa

Selamat berjumpa, oom Sam

__________________

Lovepeace..uenak..