Pembahasan tentang perpuluhan, atau sumbangan kepada Gereja.
Bukan tentang perpuluhan seperti yang sudah dibaas oleh blogger lain..
lebih tentang "CARA NYA"
*****
| ilustrasi gambar dari sebuah gereja di negeri KHAYALAN |
Didalam gereja, biasanya, ada sebagian gereja yang mengharuskan kita memberi nama ketika memberikan perpuluhan, dan kita diminta juga memberikan nama saat ingin memberikan sumbangan untuk macam macam keperluan gereja seperti pembangunan gereja dan lainnya.
Apakah yang menjadi alasan para pendeta dan hamba Tuhan lainnya agar jemaat melakukan tindakan seperti itu?
Yang mengherankan saya, apakah mereka tidak membaca firman Tuhan?
Matius
6:2 Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya
Dari ayat diatas sudah dengan jelas dikatakan, janganlah mencanangkan....jika masih kurang, mungkin ayat ini lebih dahsyat lagi :
Matius
6:3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
Bukan dicanangkan lagi, tapi memberi dengan tangan kanan, tangan kiri ga boleh tahu,...kata kata yang sangat dahsyat dari Tuhan yang Maha Dahsyat
Jika sudah ada ayatnya, dan sudah jelas dikatakan seperti itu, buat apa lagi mencanangkan nama? Dalam perpuluhan atau dalam sumbangan lainnya.
Saya mengantisipasi jawaban dari mereka yang mungkin akan berbunyi seperti ini :
Jika dicanangkan nama, tentunya kita tahu siapa yang menyumbang dan perduli dengan gereja,..tentu kita akan doakan, agar bisa menyumbang lagi, dan diberkati usahanya selalu,...jika yang tak memberikan nama, bagaimana kita akan mendoakan?
******
Wah...ga mungkin mereka mengatakan hal bodoh seperti itu,...atau mungkin, mereka akan mengingatkan, jika si pemberi perpuluhan memberikan nama, maka jika tidak memberi, akan diingatkan, bisa melalui sapaan, sms, atau melalui email, ataupun bisa juga melalui telepon/ handphone.
Apakah demikian?
Mungkin itu hanya imajinasi bodoh dari saya,..saya berharap antisipasi jawab dari saya itu tidak terbukti dan salah total.
NB : Yang tidak menulis nama tidak didoakan... yang belum memberi perpuluhan tentunya didoakan agar bisa memberi perpuluhan,..karena..sekedar info,..lagi dikejar omset nih untuk bayar macam macam kebutuhan,….hihihi
Atau ingin tahu si A menyumbang berapa, si B berapa,..so A perpuluhan berapa, si B berapa,...lalu yang besar yang...? yang kecil yang.....?
(maaf, ini mungkin hanya sekedar cara para hamba Tuhan, yang selain bergelar sarjana teologia juga biasanya ahli bisnis dalam dunia ekonomi khususnya tanah air, atau sekedar imajinasi bodoh dari seorang smile)
Siapa memberi, berilah dengan hatimu,..bukan dengan pikiran, logika dan rasiomu….
smile
MARCH 14 th-2010