SARAN YANG BURUK
Dalam kesaksian berikut, nama orang yang saya ceriterakan bukanlah nama sebenarnya, namun kisahnya adalah kisah nyata, bagaimana seseorang yang sudah mengenal kebenaran Firman Tuhan ditegur Tuhan karena memberikan saran yang buruk, namun ketika pemberi saran itu menyadari kesalahannya, maka teguran Tuhan itupun berhenti.
Pak Saleh, seorang Kristen warga gereja denominasi tertentu, sudah dibawa Tuhan dalam pelayanan Roh, menggenapi Markus 16:17-18. Di gereja tersebut menekankan pengajaran soal iman dan kuasa Allah yang masih bekerja hingga hari ini. Bahwa mujizat tetap berlangsung hingga hari ini. Orang yang kurang pengetahuan, mungkin akan berkata bahwa mujizat hanya terjadi zaman dahulu, masa kekristenan awal, dan karunia melakukan mujizat hanya khusus untuk para rasul saja. Namun Alkitab mencatat, bahwa setiap orang percaya dengan karunia mujizat juga dapat dipakai Tuhan untuk melakukan mujizat.
Kisah 6:1-8
1 Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.
2 Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja.
3 Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu,
4 dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."
5 Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.
6 Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.
7 Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.
8 Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak.
Ayat (3) menerangkan bahwa Stefanus adalah seorang di antara tujuh orang yang dipilih dalam jawatan Diaken (ayat 1) dalam pelayanan diakonia. Jadi, Stefanus bukan seorang rasul, tetapi seorang Diaken atau Diakon.
Dan ayat (8) menjelaskan bahwa Stefanus juga dipakai Tuhan untuk mengadakan mujizat, sekaligus menggugurkan pendapat bahwa hanya rasul-rasul yang dipakai Tuhan dengan karunia mujizat yang biasanya digunakan oleh orang yang kurang pengetahuan untuk menuduh pelayanan mujizat saat ini sebagai sesat dan SIHIR PUTIH.
Itulah sekilas gambaran pengajaran denominasi gereja pak Saleh, dan tentu saja, pak Saleh sangat memahami hubungan antara sakit penyakit atau gangguan tubuh tertentu dengan pelanggaran Firman Tuhan.
Sampai suatu hari, entah apa yang sudah dilakukan pak Saleh, apakah beliau sedang ditegur Tuhan karena sesuatu kesalahan, ataukah karena Tuhan punya maksud tertentu, pak Saleh ini sakit “boyok” atau sakit pinggang dan punggung. Pak saleh menceriterakan sakitnya kepada pak John, sesama jemaat gereja itu, dan meminta saran baiknya bagaimana agar sakitnya itu cepat sembuh. Entah mengapa, pak John menyarankan agar pak Saleh ini membeli obat tertentu di toko tertentu, dan untuk kasus serupa pak John juga menyarankan untuk pijat ke tukang pijat tertentu.
Tidak jelas apakah sesudah itu gangguan tubuh pada pak Saleh kemudian hilang (sembuh) ataukah tidak. Tetapi yang jelas, tidak lama sesudah itu, pak John sendiri mengalami sakit punggung yang luarbiasa, sampai-sampai kalau hendak bangun tidur harus memiringkan badan lebih dulu sambil menggapai-gapai sisi tempat tidur sambil meringis kesakitan. Isteri pak John memberi saran untuk pijat saja dan beli obat.
Namun puji Tuhan, pak John begitu cepat menyadari kesalahannya, maka sambil memegangi punggungnya dan dengan kesakitan, beliau meminta ampun kepada Tuhan untuk saran buruk yang sudah ia berikan kepada pak Saleh, dan dia meminta Tuhan untuk menyembuhkan punggungnya.
Dan Tuhan baik dan setia, maka secepat itu juga gangguan di punggungnya berupa rasa sakit kemudian sirna, tanpa obat, tanpa pijat. Haleluya !!
Referensi:
Markus 16:17-18
17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
MUJIZAT