Submitted by tonypaulo on

 

ternyata tidak cuma @guestx yg asbun ttng pemaknaan diskusi, @DT jg melakukan blunder yg parah, bahkan saya melihat tidak ada satupun members yg aktif belakangan ini memiliki kemampuan berdialog

baik @GX, @DT bahkan si sesat @KK, KETIKA DIMINTAI PERTANYAAN KLARIFIKASI, enth itu mengenai definisi atau pendalaman esensi, kabur dan atraksi OOT (out of topic) semua, lebih brutal lagi seperti @DT yg sama sekali TIDAK PERNAH MENYENTUH ESENSI TEMA PEMAHASAN, tapi bisa dengan histeris menuduh orang lain TIDAK NYAMBUNG?

masakan @DT atau si sesat @KK memaksakan halusinasi pribadi mereka menjadi alat ukur bagi nyambung atau tidaknya suatu tema, dimana mereka sendiri tidak memahami dengan baik tema pembahasannya?

memang untuk berdiskusi/berdialog itu tidaklah mudah, karna kapasitas seseorang kemudian penguasaan referensi dan ketrampilan berpikir kritis serta berpikir abstrak, adalah suatu kewajiban bagi mereka yg berdiskusi, karna OBROLAN DI WARUNG KOPI atau OBROLAN IBU2 di DEPAN TUKANG SAYUR, sama sekali bukan diskusi

 

sayangnya level SS ini didominasi oleh OBROLAN WARUNG KOPI, dan adminpun tidak berfungsi sebagai moderasi, sehingga akhirnya SS selalu bernasib seperti pasar, dimana para preman pasar yg cuma modal mulut tanpa otak yang berkuasa, kemudian mengelompok dalam paguyuban preman yg menyebabkan SS semakin kerdil dan bantet

agar saya tidak disebut omdo, saya kasih pengertian dasar mengenai diskusi/dialog, yg semoga saja membuat para preman2 di SS ga cuma modal bullying, tetapi juga belajar mengunakan otak mereka MENYESUAIKAN KONTEKS YG ADA

 

sehingga SS bisa menjadi media pembelajaran bagi orang2 kristen yg tergabung, bisa dengan intelek dan appropiate berdiskusi bahkan kepada orang2 lintas kepercayaan dan ateis sekalipun

 

itu menjadi pembuktian SS sebagai wadah berkembang ke arah yg lebih baik dan lebih bermanfaat