“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum Abraham ada, Aku telah ada.”
-Yohanes 8:58-
Segala sesuatu awalnya berupa konsep/ide. Berpijak dari hal itu maka segala sesuatu akan sangat mudah untuk dimengerti. Manusia diciptakan dengan tools untuk bisa mencerna konsep/ide/logos. Segala konsep, apakah itu konsep jahat, baik, dosa, dll dapat dimengerti oleh manusia dengan menggunakan pikirannya. Tools inilah yang diinjekkan oleh ILAHI or saya sebut ELOHIM kepada manusia sehingga manusia bisa mendapatkan pengertian. Dengan tools itulah manusia memberi nama2 kepada hewan2, tumbuh2an, dan mengklasifikasikannya. Hingga saat ini, tools tersebut telah banyak membawa kebaikan dan juga keburukan bagi manusia. Wajar karena memang tools itu digunakan untuk mencerna segala macam konsep yang sudah disediakan oleh ILAHI or saya sebut ELOHIM
Jika teori itu kita gunakan untuk mencerna kalimat YESUS, menurut anda apa maksud dari kalimat itu ? Adakah sesuatu yang istimewa ? Ataukah hanya kalimat biasa yang memang benar dan tidak perlu diperdebatkan apalagi sambil bawa batu sebesar mangga ? Ataukah YESUS mau mengatakan secara implisit bahwa Dia adalah "THE ONE" yang disebut juga sebagai "ALLAH"
Bagaimana kalau saya ubah kalimatnya menjadi sbb :
“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum Yesus ada, Aku telah ada.”
Jika kalimat itu diucapkan oleh orang yang paling rendah kastanya yang hidup saat ini di jagat ini ? Or diucapkan oleh sang Koruptor bernama Nazaruddin ? Lalu apakah Nazaruddin bisa mengklaim dirinya ALLAH ? or Pengikutnya mengklaim Nazaruddin adalah ALLAH ? Ya, itu sih sah-sah aja, ga ada yang larang soal klaim mengklaim.
Anyway, bicara dalam tatanan konsep/ide, ketika dunia ini dikonsep sedemikian rupa, dari awal sampai akhir sebelum implementasi, maka ide/konsep tentang YESUS sudah ada sebelum ABRAHAM muncul didunia. Konsep tentang ABRAHAM dan YESUS sudah ada sebelum implementasi dari konsep tersebut kedalam realitas. Hal itu tidak dimengerti oleh idiot2 yahudi yang hidup dizaman Yesus, walaupun bergelar Imam Besar ataupun Ahli Taurat. Oleh sebab itu ketika mendengar ucapan Yesus, alih-alih berpikir, mereka malah mengamuk ingin membunuh Yesus.
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jika seseorang melihat perkataan-Ku, ia tidak akan melihat maut sampai selama-lamanya.”
Itu adalah kalimat Yesus pada Yohanes 8:51, sebelum dia berkata tentang Abraham.
Kita semuanya adalah konsep dari ALLAH. Maut, dosa, sorga, neraka, hidup kekal dll merupakan konsep yang memang sudah ada sebelum dunia dijadikan. Ketika melihat bahwa semua adalah konsep yang berasal dari ALLAH, tentunya setiap orang akan melihat maut bukan lagi sebagai ancaman tapi sebagai sebuah jalan yang telah ALLAH implementasikan dari konsep yang dibuatnya.
-Just a concept from the begining-