Pada masa kira-kira masih SMP, aku berkenalan dengan teman kakakku anggap saja dia bernama si"P". Saat berkenalan itu entah kenapa aku merasa ada yang lain.....Aku senang melihatnya, namun aku takut karena jarak usia kami berbeda 5-6 tahun.
Aku paling seringbertemu dia di Gereja, perasaan senang dan kagum jadi satu sehingga suatu saat keluargaku mengetahuinya bahwa aku suka sama si P. Mereka pun membantuku, semua orang mengatakan bahwa dia punmenyukai diriku namun mungkin aku yang terlalu lemot atau usia kami yang terlampau jauh sehingga tidak dapat menjalin komunikasi yang baik. Setiap kami bertemu kami hanya saling melihat atau paling bagus bertegur sapa (Just Say Hallo) tapi aku udah senang banget...rasanya tak bisa diukir dengan kata-kata.
Ternyata ketika umurku saat ini aku masih menyimpan perasaan itu, aku nggak tahu apakah arti semuanya ini, apalagi belakangan ini pikiranku selalu dihantui dengan perasaan seperti ini....Ya Tuhan kenapa perasaan itu masih ada, tapi bagaimana ....aku seorang perempuan apa pantas aku mengutarakan atau mengungkapkan perasaanku ini ke si P, atau aku simpan saja? atau aku cuekin seolah-olah tak ada apa2 ( seperti selama ini aku lakukan) sungguh aku bingung. Mungkinkah perasaan ini akan hilang?
Ada tidak dalam alkitab tentang bagaimana seorang perempuan menyampaikan perasaannya tanpa menyinggung atau membuat dia marah atau tidak mempermalukan dirinya.?????
Ya Tuhan tolonglah aku