Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Membunuh cinta yang salah

mujizat's picture

Raja Daud bukannya tak tahu kalau mengingini isteri Uria adalah dosa, tapi dia menikmatinya. Salomo juga tahu kalau punya isteri banyak melanggar aturan, tapi dia juga menikmatinya. Beberapa hamba Tuhan masa kini terjatuh karena cinta yang salah. Seringkali kita dibikin heran, tahu kalau mengingini wanita/pria lain itu dosa, tapi daging kita menikmatinya. Akar dosa yang terkadang nikmat permulaannya.

Akal sehat berkata: itu dosa!!

Tapi daging berteriak: uenaak bro,...

Seseorang mengisahkan pengalamannya bagaimana dia dapat membunuh cinta tak wajar, begini:

TUHAN,..

AKU MENGAKU KALAU AKU SUKA SAMA DIA (dia sebut nama),...

TUHAN, AKU TAHU DIA SUDAH BERSUAMI,..

TAPI JUJUR, AKU MENYUKAINYA,...

AKU MENGINGINKAN DIA,...

...........

ROH KUDUS,

TOLONG AKU, MATIKAN CINTA INI,...

INI CINTA TAK WAJAR,...

Doa itu dia sampaikan scr terus terang kepada Tuhan, di waktu malam jelang tidur, sambil ungkep-ungkep bantal (pillow).

Hebatnya, pagi harinya, perasaan cinta terlarang itu musnah tak berbekas; cinta tak wajar itu hilang bagai diterpa angin.

Benar-benar Roh Kudus menjadi penolong hebat.

__________________

 Tani Desa

guestx's picture

jangan bunuh, jika itu "cinta"

"mengingini" lawan jenis tidak sama dengan cinta, bro.

Daud menatap tubuh telanjang istri Uria; yang timbul bukan cinta, bro, itu namanya berahi.

Salomo mengoleksi sejumlah istri dan gundik; itu bukan karena cinta, bro, tapi kepentingan sosial politik dan keinginan bersenang-senang

sejauh ini, menurut gw ni, tak ada cinta yang salah. yang ada adalah menamakan sesuatu yg bukan cinta sebagai cinta.

__________________

------- XXX -------

mujizat's picture

Jenis2 cinta

Sejauh ini ada berbagai jenis "cinta",..

"Stargos"(??) --> cinta persaudaraan; antara kakak adik or sebaliknya

"Eros" --> cinta birahi

"Agape" atau "agapao" --> cinta tak bersyarat, seperti cinta seorang ibu dg anaknya, atau seperti kasih Yesus kepada Jemaat-Nya.

Dalam thread ini, lebih dekat kepada eros, bro, kalau gw ga salah. he he,.. Tq

__________________

 Tani Desa

jee eiych's picture

Mau sampai berapa lama?

Hi Mujizat,

Saya sarankan kamu baca "Men are from Mars and Women are from Venus". Karena di situ dituliskan secara gamblang bagaimana manusia punya suatu naluri bawaan yang unik untuk masing-masing gender. Di situ penjelasan untuk laki-laki juga cukup menarik.

Saya agak penasaran, apakah metode ini akan kita gunakan terus menerus? Kalau lagi naksir bini orang kita minta Tuhan Yesus yang hilangin rasa naksir itu? Cape juga Tuhan Yesus ya? Saya usul cek ayat 6 di bawah.

 

2Pe 1:4-7

(4)  Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

(5)  Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,

(6)  dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,

(7)  dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

 

jee eiych's picture

Mau sampai berapa lama?

Hi Mujizat,

Saya sarankan kamu baca "Men are from Mars and Women are from Venus". Karena di situ dituliskan secara gamblang bagaimana manusia punya suatu naluri bawaan yang unik untuk masing-masing gender. Di situ penjelasan untuk laki-laki juga cukup menarik.

Saya agak penasaran, apakah metode ini akan kita gunakan terus menerus? Kalau lagi naksir bini orang kita minta Tuhan Yesus yang hilangin rasa naksir itu? Cape juga Tuhan Yesus ya? Saya usul cek ayat 6 di bawah.

 

2Pe 1:4-7

(4)  Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

(5)  Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,

(6)  dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,

(7)  dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

 

jlwijaya's picture

Ada ayat2 jelas mendukung perkataan muji

Ada ayat yang mendukung apa yang di katakan muji:

 

Rom 8:1  Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. 

 

Rom 8:2  Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. 

 

Rom 8:3  Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, 

 

Rom 8:4  supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. 

 

juga perubahan pada diri kita adalah pekerjaan Roh itu :

 

2Co 3:18  Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 

 

karenanya di sebut sebagai buah Roh:

 

Gal 5:22  Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 

Gal 5:23  kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. 

 

Di satu aspek Rohlah yang memerdekakan,merubah kita di aspek lain kita di perintahkan untuk mematikan :

 

Col 3:4  Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan. 

Col 3:5  Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,