Aku melihatnya pertama kali di ruang kuliah. Hanya melihat posturnya dari belakang. Rambut kumal, sebagian beruban, dengan tubuh gemuk pendek. Mata kuliah yang berlangsung saat itu adalah Pendidikan Agama Kristen. Beberapa orang di ruang itu tertawa kecil dan segera menengok kanan kiri saat dosen mengabsen dan memanggil, “Muhammad Muhaimin Syamsudin.” Aku juga ikut penasaran, hanya saja ia mengacungkan tangan dengan sangat cepat. Aku pun tidak berhasil menemukan pemilik nama itu. Nama itu memang sempat kudengar dibacakan saat pertemuan pertama dengan dosen wali. Tapi ia tidak datang waktu itu. Baru ketika siang seusai kelas perkenalan Pelajaran Agama itu, aku mendengar seorang teman membicarakan tentang dia. “Yang ubanan kayak orang tua itu lho, tapi memang sudah tua juga sih dia…”
- Blognya y-control
- 3 Komentar
- baca selanjutnya
- 255 kali dibaca



>
>
>
>
>
>
>
>
sabdaspace.org |