Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

hai-hai

tonypaulo's picture

Bengcu menggugat Hai-hai

Bengcu mengugat Hai-hai

Josua Manurung's picture

Mak, Aku Bosan Natalan!

Mak, aku bosan natalan...
banyak orang datang ke Gereja
tapi hatinya tidak ikut serta
banyak orang berdoa...
tapi pikirannya entah kemana...
entah apa yang mereka doakan
entah bisnisnya...
entah uangnya...
entah pekerjaannya...
atau pacarnya...
atau gebetannya yang baru...
liturgi dan lagu menjadi usang
dan tidak berarti...

Josua Manurung's picture

Natal Bagi Mereka, Kamu dan Aku...

Natal bagi mereka
yang tertimpa bencana
adalah membersihkan rumah,
menyaksikan hewan ternak mati
menghitung kerugian
karena gagal panen...
sambil menyeka air mata...
menabur bunga di atas pusara

Natal bagi mereka
di panti-panti jompo...
berusaha mengingat berapa
anak cucu yang akan datang
menerawang keluar jendela

Josua Manurung's picture

Tidak Cukup Hanya Tahu!

tidak cukup hanya tahu...
kau harus mengenal-Nya...
lebih dalam lagi...
karena sekarang...
kau hanya tahu...
tapi Ia mau kau mengenalnya...
lebih dalam lagi...

tidak cukup hanya tahu...
semua orang tahu Dia siapa...
ada yang tahu sejarahNya...
ada yang hafal KitabNya...
tapi tidak banyak yang mau...

gsm's picture

Adam Menyesali Bung Hai-hai ?

Dear hai-hai,

Anda menulis:

hai hai's picture

Natal Pertama

NATAL pertama berhenti kerja jalan terlunta

di tanah kelahiran tak punya uang tak ada tempat bernaung perut membusung mengemis belas kasihan

di kandang hewan saling menghangati terpaksa rela tak punya pilihan

seribu tanya senyap seribu ragu sia-sia janji indah hanya janji dingin, bau, sepi

pun tahu sia sia menangis juga luka hati muncratkan darah suamiku malang, kasihan bukankah salah bunda? sejak awal sudah terluka istriku bukan istriku harga diri benang basah inikah cinta? lelaki lemah sedunia