Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Kethoprak SABDA Space Bag. 6 (Episode : Membela Suhu Tanpa Ragu)

Tante Paku's picture


     KETHOPRAK Jalan Keselamatan yang dimainkan para blogger Komunitas Kristen Sabda Space digelar kembali, setelah absen beberapa waktu, karena para pemainnya pada sibuk sendiri-sendiri. Emang susah ngatur seniman yang masih suka ngeblog di internet sih, disuruh latihan eh malah chatting-an, ada juga yg sibuk pesbuk-an, jadi ya agak tertunda pentasnya. Namun akhirnya ada juga yg siap main, walau tidak semua ikut, maklum pada "PY" untuk drama natalan di wilayahnya masing-masing.

Pak Wawan : "Ya ampun, Joli, kok keliatan tambah langsing, diet ya?"

Joli                : "Iya nih pak, lagi ngurusin makan buaya, jadi jatah makanku untuk tombokan!"

Pak Wawan : "Lhoh memangnya piara buaya?"

Joli                : "Terpaksa aja, padahal di rumah udah banyak cicak. Tapi langsing kan tambah cantik to pak Wawan hihihi...."

Pak Wawan : "Oke deh, ada resep baru, kalo mau langsing piara aja buaya hehehe....."

Joli                : "Tapi jangan buaya darat lho, bikin runyam...."

Hai Hai         : "Rasakno dicokot boyo!"

Joli               : "Ooo awas yo kowe Bo beng Cut.....! Ayo pa Wawan nembang dulu..."

Pak Wawan : "Ijo-ijo godhonge tugel,
                          Isih bejo wong ndagel,
                          Luwih bejo maneh,
                          Wong kuasa tur ndagel!!!"

 

     Ada seorang pendekar muda dari perguruan Golgota yang merasa risih ketika sang suhu dilecehkan di dunia luar, ia pun mohon izin sang suhu untuk mencari siapa penyebar isyu yang memojokkan suhunya itu. Ia benar-benar ingin melihat dan sekaligus mengadu ilmu kepada pendekar yang selalu lantang menghina sang suhu dengan sinisnya itu. Pada akhirnya bertemulah ia dengan orang yang rupanya memang benar selalu mengejek ilmu suhunya yang terbilang cukup disegani di dunia persilatan teologi itu, rupanya pendekar berambut panjang ini memang terbilang nekat, ia tak perduli dengan tingginya ilmu para pesohor di dunia teologi, ada yang tidak tepat langsung sikat !

Pniel            : "Hmm.... rupanya ini to biang keroknya. Ketahuilah suhuku sudah teruji menghadapi siapa saja untuk beradu ilmu, dengan agama apa saja demi menegakkan kebenaran iman yang kita imani ini, kenapa ente begitu sirik hah?"

Hai Hai         : " Pdt. Budi Asali adalah orang Kristen yang baik yang siang dan malam mempelajari firman Tuhan untuk memahaminya. Dia adalah Master of Divinity dari salah satu universitas Reformed terbaik di dunia. Kenapa pemahaman okultismenya benar-benar mengenaskan? Karena Allah tidak membukakan kebenaran itu kepadanya. Dia bukan hanya meyakininya namun juga giat mengajarkan pemahaman okultismenya yang salah kepada jemaat."

Pniel            : "Hai, saya jadi teringat akan komentar anda ketika melihat lawan debat yang keteteran berdebat dengan anda, lantas lawan debat tsb membuka blog baru, kemudian anda mengomentari dengan mengatakan bhw membuka blog baru tidak dengan serta merta menyembunyikan  KETOLOLAN anda sebelumnya. Apakah saya akan berbuat hal demikian? Tidak. Saya hanya menunjukkan bhw sebaiknya anda bercermin ke diri anda sendiri sebelum melakukan hal yang sama.Lantas yang mengenaskan dari diri anda adalah anda MENGAPLIKASIKANNYA secara ngawur kepada Kongzi. Pengaplikasian yang NGAWUR adalah sama dengan KETIDAKKONSISTENAN.

Apakah Kongzi pernah berhubungan dengan Yahudi? TIDAK!

Apakah ajaran Kongzi sama dengan PL? TIDAK!

Hai Hai       : "Saudara Pniel, bila anda MENYANGKAL kenyataan yang tertulis GAMBLANG di dalam Alkitab tersebut, maka yang harus anda lakukan adalah menunjukkan bukti-bukti GAMBLANG dari Alkitab. Bila anda tidak mampu melakukannya cari sumber pustaka, siapa tahu anda menemukannya? bila perlu cari terus sampai kuda gigit jari. Namun, sebelum anda menemukannya, tolong jangan menyangkal apa yang diajarkan oleh Alkitab secara GAMBLANG atau anda akan disebut PEMBUAL ?

     Tidak ada catatan baik di Tiongkok maupun di Israel yang mengajarkan bahwa Kongzi pernah berhubungan dengan bangsa Yahudi. apakah saya pernah membual bahwa Kongzi pernah behubungan dengan bangsa Yahudi? TIDAK!

     Anda pernah mempelajari ajaran Kongzi? Mungkin anda pernah membaca kitab Analect alias Lunyu. Namun anda perlu tahu bahwa kitab Lunyu hanya bagian kecil dari keseluruhan Si Shu dan Wujing. Bagaimana cara anda MEMASTIKAN bahwa ajaran Kongzi tidak sama dengan ajaran Perjanjian Lama? Anda mendapat wahyu baru? Atau anda hanya sekedar yakin POKOKNYA PASTI beda? Atau anda MIMPI?

Pniel           : "Bukankah anda telah menyamakan antara konsep Yahudi dengan Kongzi ?? Maaf - anda mau  MENJILAT MUNTAH SENDIRI? Saya hanya bisa menjawab : capeee deee...muter2 lagi.Hohoho...saya tidak perlu mempelajari kitab tiongkok kuno dalam hal keselamatan ini. Buat apa? Apakah kitab tsb mengajarkan tentang keselamatan yang sejati?? Hohoho....anda mulai membual? Anda selalu mengklaim HANYA berdasarkan Alkitab, lha koq sekarang mendasarkan pada buku kuno tsb?"

Hai Hai        : "Ajaran anda ISRAEL ONLY adalah ajaran SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab."

Pniel            : "Wouw..wouw..silahkan anda menganggap saya sesat! Itu khan klaim kosong anda saja? Saya sudah melakukan eksegesis/eksposisi thdp ayat tsb, sedangkan anda belum melakukannya. Silahkan anda main puter2 kata, itu tidak akan membuktikan kebenaran anda dan kesalahan saya."

Hai Hai        : "Anda sebut kalimat tersebut di atas eksegesis/eksposisi? Eksposisi dari hongkong? itu tafsir 1001 mimpi kawan. Dari pada menafsirkan nggak karu-karuan lebih mudah edit aja ayatnya. Allah menyatakan, ada bangsa-bangsa lain yang MENGENAL dan MENYEMBAH-NYA dengan benar.Itulah yang diajarkan ayat tersebut. Saya tidak memutarnya!  Kamu pasti akan kebakaran jenggot . Mang  kamu punya jenggot?"

Pniel           : "Saya tidak berjenggot, tetapi pakai kacamata, tapi sekarang tidak saya pakai, kan lagi main kethoprakan, emang ada pemain kethoprak di panggung pake kacamata? TOLOL lu!"

Hai Hai       : "Berhati-hatilah, orang yang punya jenggot saja kelabakan ketika jenggotnya kebakaran, bagaimana dengan yang gak punya jenggot? Ha ha ha ...Dasar Pniel GOBLOK lagi PEMBUAL !"

Pniel          : "Ah...  Hai...anda mulai ngelantur ya? Lihat konteks dong! Anda hanya sekedar main klaim, anda juga MEMBUAL !"

Hai Hai      : "Mengaku TIDAK TAHU namun berprilaku SOK TAHU. MERENDAHKAN diri namun di PUNCAK GUNUNG namanya BLAGU.  Kamu menyangkal BUALANMU sendiri !!  Handai taulan sekalian, dia sudah yakin namun membual bahwa dia tidak tahu untuk mendapatkan pujian bahwa dia rendah hati. Apa yang dilakukannya adalah MENCURI kebajikan. MEMBUAL untuk manyangkal BUALANNYA sendiri itulah PEMBUAL!!"

Pniel         : "Hai, saya tidak akan menanggapi busyet anda yang TIDAK TAHU MALU itu. Anda sudah tidak punya kemampuan untuk berdebat dengan akal sehat lagi, selain main umpatan, putar2 kata, plintir kalimat, comot ayat, eisegesis, dll seenak  UDELE DEWE.

Anda sudah tidak ada basis ayat FT lagi untuk ditampilkan disini dan ini membuat posisi anda kepepet dan kalah. Namun anda MALU mengakuinya dan untuk menutupinya anda sudah berubah MEMUSUHI lawan diskusi dengan cara yang tidak etis : MEMBUAT DAN MENGANGKAT ISSUE FITNAH. BUSSSYYYEEEEETTT dech, saya juga bisa plintir kalimat dan putar2 kata kata anda untuk membuat keadaan menjadi berbalik ke issue lain selain diskusi yang fair dan sehat.

Tetapi, maafkan saya. Saya tidak bisa melakukan ini. Saya tidak seperti anda yang pandai bersilat lidah sampai mulut berbusa. Sangat tidak nyaman berdiskusi dengan anda! Ini tidak hanya saya alami, tetapi juga beberapa SSer yang lain juga mengalami hal yang sama. Inikah yg dimaksud 'belajar/sharing untuk bertumbuh ke arah kedewasaan didalam TUHAN'? TIDAK!!!"

Silahkan bangkitkan EGO anda karena SAYA TAHU bhw setelah tulisan saya ini ANDA AKAN BERSORAK SORAI. Saya akan membantu anda agar EGO anda melonjak setinggi langit dengan berkata :

"HIDUP HAI HAI..!!!"

"Hai Hai hidup bagai dewa - panjang umur setinggi langit"

"HIDUP HAI HAI!! HIDUP HAI HAI!!!"

@ All, ini terakhir komentar saya disini. Silahkan kalian belajar FT di gereja anda masing2 dimana Pendeta, Gembala Sidang dan Penginjil anda adalah orang2 yang berdedikasi tinggi untuk Tuhan dan pelayanan sesama. JANGAN PERNAH belajar FT dari SS!

Ini saya katakan bukan untuk meremehkan yang lain, melainkan HARUS DENGAN RENDAH HATI diakui bhw SSer TIDAK SEMUANYA adalah orang yang mengerti FT. Kalau kalian tidak bisa membedakan mana yang ngerti FT dan mana yang tidak, maka akan terjadi sesuatu spt yg FT katakan : "ORANG BUTA MENUNTUN ORANG BUTA".

Pakailah SS hanya untuk mengasah kemampuan anda didalam berdiskusi dan bersosialisasi dengan sesama saudara seiman. TETAPI berawas-awaslah terhadap beberapa orang yang berpotensi membelokkan anda dari pengajaran yang benar seperti yang telah diajarkan oleh Allah melalui firmanNya yang Ia percayakan kepada Pendeta, Gembala Sidang atau Penginjil di gereja saudara.

@ADMIN, saya memohon dengan sangat agar KEANGGOTAAN SAYA DI SS INI DITUTUP!

Terima kasih atas kerjasamanya selama ini. Tuhan memberkati tugas anda yang bagus ini!

Thanks&Tuhan memberkati kalian semua."

Billy            : "Jangan berkecil hati donk, bukannya kita disini berbagi dan bertumbuh bersama kog tiba tiba  hanya masalah kecil sudah mengakhiri. Semangat pniel , anda bisa!!

 (sori ngelantur dikit) gambar yang anda pakai logo adalah Clark Kent hohohoho anda pasti menggemarinya, ayo berubah  BUKA BAJU anda dan tunjukkan ke hai hai ke"SUPERMAN"an anda !!   Semangat semangat semangat pniel, saya sangat senang membaca dan belajar dari anda...."

Deta           : "Waduh masak sih anda biarkan PREMAN Hai hai menang?? Tolong pikirkan baik-baik sekali lagi.. Anda sendiri bilang bahwa anda sudah betah di sini? Sebaiknya mungkin anda tidak perlu melayani Hai hai terlalu serius seperti belakangan ini, emang CAPEK BANGET melayani PREMAN PASAR itu !! Kalo anda pergi, saya sendiri lagi dong dikeroyok sama PREMAN-PREMAN PASAR ITU??"

Dennis     : "Kenapa gak tiru Yesus? Yesus itu bisa kasar dan maki-maki orang, tapi Dia tidak pernah DEBAT KUSIR, TIDAK FAIR & TIDAK TAHU MALU!   Emang kapan Yesus pernah kabur? Dia ditanya  dan diolok2 dengan gaya yang jauh lebih kasar daripada ketika si hai2 ngolok2   pniel, tapi apa Yesus pernah kabur? jawaban nya TIDAK... apa Yesus pundung? jawaban nya TIDAK juga...Kenapa ga sisi "tahan bantingnya" si Yesus yang ditiru?"

Deta         : "Dennis, lo tidak fair, lo nuntut orang lain minum cawan yang lo sendiri tidak minum! Kapan lo berdebat ama Preman Hai hai? Lo kan konconya dia kan ?? Hahaha… dasar si pink pig ini LEBAY!!"

Dennis    : "Deta, gue bisa dibilang hampir tidak pernah debat ama hai2 minimal karena dua sebab:

1. Rata2 pendapat gue sama dengan dia.

2. walau ada yang ga sama, kebanyakan topik2 yang dia pilih bukanlah topik dimana gue tertarik.

nah dengan begitu, mau debat gimana coba? Lu emang TOLOL Det !!"

 

Hai Hai     : "Debu tanah, pernyataan anda SANGAT COCOK untuk diri anda. Kenapa anda tidak membacanya baik-baik lalu merenungkannya dan BERTOBAT? Terus terang DETA, saya tetap sabar menghadapi orang yang bisanya cuman DEBAT KUSIR, MAU MENANG SENDIRI/TIDAK FAIR & TIDAK TAHU MALU seperti anda dan nggakbosen-bosennya menegur dan menasehati anda karena berharap suatu hari anda akan BERTOBAT!

DETA, mustahil melihat kutu di seberang lautan bila di pelupuk mata anda ada BELEK segede gajah. NAmun jangan kuatir. Bila anda membersihkannya pelan-pelan, suatu hari belek segajah itu akan hilang"

Deta           : "Saya sabar... karena Tuhan juga sabar pd anda! Siapa saya? Saya hanya hamba-Nya! Mungkin Pniel BERUNTUNG, mungkin Tuhan yang menyuruh dia pergi dari sini tadi malam dalam mimpinya ! Sedangkan saya? Tuhan belum suruh saya pergi dan mengebaskan kaki, saya MEMANG SIAL : masih harus berhadapan dengan MANUSIA seperti anda.. Makanya ya saya sabar-sabarin..  Ha ha ha ha....."

Hai Hai      : "Apakah anda pikir dengan sering-sering MENGUTUKI saya DEBAT KUSIR, MAU MENANG SENDIRI/TIDAK FAIR & TIDAK TAHU MALU maka cepat atau lambat kutukan anda akan menjadi kenyataan?  Ha ha ha ha ... Kapan anda akan membuktikan tuduhan anda dengan mengajukan bukti-bukti? Atau anda berharap saya maklum karena URAT MALU anda kecil?"

Deta           : "Saya tidak tahu malu? Anda GURU yang hebat! Luar biasa !! Saya belajar banyak dari anda ! Hahahaha... Harus nya anda BANGGA pada saya ! Harusnya anda senang kian banyak orang yang makin MIRIP anda di Sabda !! Hahaha..."

Hai Hai       : "Debu Tanah, seperti biasanya anda NGACO BELO! Anda kembali membuktikan orang seperti apakah diri anda? Ha ha ha ha ha ... Anda adalah orang yang anda sebut: DEBAT KUSIR, MAU MENANG SENDIRI/TIDAK FAIR & TIDAK TAHU MALU! Tuduhan anda di atas adalah buktinya. Anda hanya asal menuduh tanpa bukti. Ha ha ha  ha ... Mengenaskan!"

Deta             : "Ijinkan saya ngakak.. Hahahaha hahahaha hahaha  Hahahaha hahahaha hahaha    Hahahaha haha haha hahaha  Busyet deh bikin ane SAKIT PERUT AZA…  HA HA HA HA HA HA…. Hahaha… ANEH juga anda ini..   PENULIS nya LEBIH GALAK dari ANJING GILA ? Ha ha ha ha ha ha… Hahaha… benar-benar KEPEDEAN nih Om kita…
LUAR BIASA deh… TAPI LUAR BIASA ANEH.. HAHA HAHA HAHA HA HA HA.."

Hai Hai         : "Deta, kalau anda tidak berlatih mustahil URAT malu anda membesar. Kenapa anda TIDAK menunjukkan BUKTI Hai hai TIDAK FAIR: menuduh sembarangan?

Yang tidak fair dan menuduh sembarangan itu anda, saya sudah membuktikannya BERKALI-KALI kan? DASAR NGGAK TAHU MALU anda malah menuduh saya! Ha ha ha ha ....

Tulisan saya terpasang 24 jam setiap harinya. Anda bisa membacanya dengan teliti dan menganalisanya untuk membuktikan bahwa  Hai hai TIDAK FAIR: menuduh sembarangan! Sudah berapa kali saya menantang anda untuk membuktikannya? jangan-jangan anda sebenarnya nggak punya URAT MALU itu sebabnya anda NGGAK TAHU MALU sama sekali?

Hayo lah debu tanah! TUNJUKKAN bahwa anda FAIR dan TAHU MALU! BUKTIKAN bahwa Hai hai TIDAK FAIR: menuduh sembarangan! "

Deta           : "Waduh masih ngebahas urat malu? Baiklah, mungkin urat malu saya memang kecil, tapi setidaknya masih punyalah. Lain dengan anda yang benar-benar tidak punya urat malu.. Hahaha

Saran saya jangan terlalu mengumbar kata-kata mutiara pada saya terlalu banyak, saya tidak akan terpancing. Saya sudah kenal anda dengan cukup baik. PERCUMA MAN !! Mengenai tantangan anda untuk menunjukkan bahwa anda TIDAK FAIR? Hahahaha...  masih penasaran aza Om kita.

Tidak usah lah saya tunjukkan, BUANYAK bertebaran di SABDA ini, biar penghuni pasar yang menilai anda. Lagian buat apa saya menelanjangi orang yang SUDAH TELANJANG?? Ha ha ha ha.. Kasihan aah.. Anda itu wajarlah bisa melayani semua argumen2 yang kosong gak berisi, karena PEKERJAAN anda memang di SINI nongkrongin SABDA kan?"

Hai Hai         : "Debu tanah, kalau udah ketahuan belangnya mbok ya ngaku! cobalah berlaku kastria. Melakukan kesalahan itu bukan dosa. Dosa itu adalah walau tahu salah namun kekeh jumekeh.

 

Debu tanah, mungkin bagi anda ngeblog di SABDASpace hanya sekedar mengisi waktu luang namun bagi saya ngeblog di SABDASpace adalah pekerjaan. Itu sebabnya saya melakukannya secara profesional dan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Mungkin bagi anda ngeblog hanya sekedar cara untuk mencari teman namun bagi saya ngeblog adalah cara untuk menggenapi Amanat Agung Tuhan Yesus dalam generasi ini.

Itu sebabnya saya memberikan yang terbaik yang mampu saya berikan. Mungkin bagi anda ngeblog hanya sekedar menulis untuk senang-senang namun bagi saya ngeblog adalah cara untuk menunjukkan BATAS-BATAS dan menegur para pelanggar batas serta mencabut BATAS yang bukan batas sejati.

Saya sudah melihat banyak orang Kristen yang merasa dirinya adalah SENTINEL dan melakukan apologetika menghadapi kaum bidat namun terkapar dipermalukan habis-habisan di depan banyak saksi karena mereka tidak memahami batas sejati dan tidak terlatih untuk bertarung.

Saya tidak sombong namun memberitahu hal yang benar. Apabila anda tidak mampu mengimbangi hai hai jangan coba-coba berapologetika melawan kaum bidat sebab anda akan terkapar dipermalukan habis-habisan. Walaupun bertarung tanpa belas kasihan namun hai hai selalu menunjukkan di mana kesalahan lawannya.

Debu tanah, saya bukan petarung kompetisi yang bertarung untuk mencari nama karena saya adalah petarung jalanan yang bertarung untuk menegakkan batas dan menguji kemampuan diri sendiri."

Sandman  : "Bagimana dengan pendekar Pniel?"

Hai Hai       : "Saudara Pniel, hanya pecundang yang teriak-teriak mengklaim dirinya menang dan musuhnya kalah sementara pertarungan masih berlangsung. Petarung sejati tidak melakukan hal demikian karena dia tahu cara demikian tidak akan menjadikannya pemenang. Hanya pecundang yang teriak-teriak dirinya didzolimi dan mencari banyak alasan untuk menutupi ketidak mampuan mereka menghadapi pertarungan.

Petarung sejati tidak melakukannya karena mereka yakin dengan kemampuannya dan memang punya kemampuan. Para petarung kacangan umumnya memukul membabibuta karena menyangka semakin banyak memukul semakin hebat, semakin banyak jurus dilancarkan semakin sakti.

Para petarung sejati hanya melancarkan serangan-serangan yang benar-benar efektif dan efisien, itu sebabnya walaupun serangannya sedikit namun benar-benar berisi, walaupun jurusnya sedikit namun benar-benar mengena."

 

     Apakah pendekar Pniel benar-benar kabur dengan pertemuan pertama ini? Ketika sekian lama berkelana untuk mencari orang yang telah menghina suhu besarnya itu, ketika bertemu ternyata mentalnya belum siap, jurusnya belum matang, sehingga dengan beberapa gebrakan saja Pniel terkapar.

     Tapi, tunggu dulu, Pniel menurut isyu para pendekar jalanan akan kembali lagi. Ia pasti akan menemui suhunya untuk mengabarkan pertemuannya ini. Ia pasti akan minta bekal ilmu baru untuk menghadapi pendekar berambut panjang yang selalu merendahkan ilmu suhunya itu.

     Jadi, kita tunggu saja pertarungan berikutnya!

 

BERSAMBUNG

 

Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat

 

 

 

__________________

Semoga Bermanfaat Walau Tidak Sependapat

billy chien's picture

@TP - ketoprak nya kurang asin

ayo bro tante ...

bikin yang lebih asin lagi dong....

udah boring nih.....

salam Onizuka sensei

__________________

Kerjakanlah Keslamatanmu dengan takut dan gentar...

BenKaizara's picture

Slenco : sebuah soundtrack......

Saya sudah lama tidak menonton kethoprak dan bahkan lebih lama lagi tidak membaca naskah kethoprak, tapi kethoprak yang dipentaskan disini mengingatkan saya kepada sebuah tembang Jawa berjudul Slenco, dari album Keroncong Jawa Sepanjang Masa 1 yang dinyanyikan secara duet oleh Savitri dan Jiwo.  Berikut ini syairnya:

[nb: S = Savitri, J= Jiwo, di dalam tanda kurung (…) adalah terjemahan syairnya dalam bahasa Indonesia]

 

S          : Mas, Kangmas namine sinten? (Mas, Kangmas namanya siapa?)

J          : Sakniki dintene sabtu. (Sekarang harinya sabtu)

S          : Mas, kangmas kesah teng pundi? (Mas, kangmas pergi kemana?)

J          : Sapi kulo pun manak pitu. (Sapi saya sudah beranak tujuh.)

S          : Duh, aduh njenengan pripun? (Duh, aduh anda ini bagaimana?)

J          : Sakniki pun mboten ngalor. (Sekarang sudah tidak pergi ke utara)

S          : Kenging menapa kok wangsul ngidul? (Lalu mengapa kok pulang ke selatan?)

J          : Kula niki namine sinten? (Saya ini namanya siapa?)

 

S          : Aduh, kok njengkelke. Di ‘jak ngendikan kok mrana-mrene. Dadi ora karuan. Estunipun menapa saliwang? (Aduh, kok menyebalkan. Diajak berbicara kok kesana-kemari. Jadi tidak keruan. Apa sebenarnya tuli?)

J          : Kulo mboten udud. Rumiyin kulo teng Suroboyo. Kapan? Dina Jemuwah. Kulo mbenjang badhe tindak pundi? (Saya tidak merokok. Dulu saya ada di Surabaya. Kapan? Hari Jum’at. Saya besok hendak kemana?)

 

S          : Ping, kuping walah opo jamur? (Ini kuping apa jamur?)

J          : Ora mungkin mripatku lamur! (Tidak mungkin mataku rabun!)

S          : Penak meneng ora caturan! (Enakan diam tidak usah berbicara!)

J          : Memang aku ganteng tiada tandingan! (Memang aku rupawan tiada tandingan!)

 

Pertama kali mendengarkan lagu tersebut saya terpingkal-pingkal, bahkan hingga sekarangpun kalau otak sedang beku masih cukup sering saya putar untuk refreshing.

 

Hanya setelah direnungkan cukup dalam, sebenarnya lagu tersebut cukup ironis.

 

Bagaimana tidak? Pertanyaan dan jawaban tidak nyambung, padahal bahasanya sama, yaitu bahasa Jawa!

 

Pasti ada yang salah. Entah yang bertanya entah yang menjawab, atau barangkali kedua-duanya salah. Ini tergantung kepada perspektif -atau kekerasan kepala?-  masing-masing pihak. Namun bisa juga kedua-duanya benar, dalam hal ini maka yang bersalah adalah sang pencipta lagu.

 

Tapi, siapa yang berani menyalahkan sang pencipta. Hayo, siapa berani?

 

Bulik Paku berani?

 

 

 

 

Audi partem alteram. Hear the other side. Dengarkanlah kedua belah pihak.

__________________

Audi partem alteram. Hear the other side. Dengarkanlah kedua belah pihak.

Tante Paku's picture

Ben, namanya saja Slenco!

Salam jumpa BenKaizara

Lagu SLENCO adalah ciptaan cak Diqin, pertama kali dinyanyikan oleh dia sendiri bersama Ami DS (pernah jadi tetangga saya). Ami DS ini adiknya pesinden Sunyahni dari Sragen. Lagu lainnya yang cukup populer sebelum Slenco adalah "Cinta Tak Terpisahkan".

Selama pencipta itu masih manusia, pasti bisa saja dicari kesalahannya! Tetapi kalau Sang Pencipta alias Tuhan, mana kita berani menyalahkanNya?

Hayo, pak Lik Ben berani?

__________________

Semoga Bermanfaat Walau Tidak Sependapat