Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Injil yang lain

victorc's picture

(Another Gospel)

Teks: 2 Kor. 11:4
"Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima."

Shalom, selamat malam saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Dalam satu atau dua dekade terakhir ini, agaknya kian berkembang subur pelbagai bidat atau setengah bidat, maksudnya gerakan atau "gereja" palsu yang memperkenalkan ajaran yang menyimpang dari Injil yang sejati.
Beberapa waktu lalu saya pernah menyinggung bahayanya paham universalisme.(1) Saya juga pernah menulis tentang gerakan yang disebut Yahwisme, dan bahwa aliran pemujaan nama Yahweh ini cenderung ke arah Christian Judeo Unitarian Modalism.(2)
Dalam sejarah, memang selalu ada sekte-sekte yang berusaha menjadi yang paling puritan di antara kaum Yahudi, bisa disebut misalnya sekte Esseni atau sekte Ebionit.
Apakah kelompok pemuja nama Yahweh ini memang berniat meng-ebionisasikan umat Kristen di Indonesia? (3)(4)
Saya kira gejala itu yang perlu dicermati, karena saya juga mendengar bahwa ada gereja-gereja tertentu yang berusaha mengembalikan tradisi Yahudi ke dalam liturgi gerejawi.
Selain universalisme dan Yahwisme, Anda mesti mewaspadai juga sekte Mormon dan Saksi Yehuwah. Dalam kesempatan ini saya akan membahas secara ringkas tentang Mormonisme dan Saksi Yehuwah.

a. Mormon.
Mengenai Mormonisme memang saya belum pernah berjumpa langsung dengan salah seorang dari mereka, namun seorang teman memberikan Kitab Mormon, yang isinya tentu saja menyimpang jauh dari berita Injil, meski mereka menuliskan di halaman depan: Satu kesaksian lagi tentang Yesus Kristus.
Kitab Mormon dalam bahasa Indonesia diterbitkan oleh Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Jaman Akhir, Salt Lake City, Utah. Kitab tersebut terdiri dari 15 pasal, yaitu:
- kitab nefi pertama
- kitab nefi kedua
- kitab yakub
- kitab enos
- kitab yarom
- kitab omni
- kata-kata mormon
- kitab mosia
- kitab alma
- kitab helaman
- nefi ketiga
- nefi keempat
- kitab mormon
- kitab eter
- kitab moroni
Saya belum membaca isinya, namun sekilas tampaknya kaum Mormon ini percaya bahwa ada sekelompok orang Israel yang melarikan diri dari Yerusalem saat Nebukadnezar menyerbu kota tsb. Lalu mereka terdampar di benua Amerika. Benar atau tidaknya legenda tersebut, masih perlu dipertanyakan.
Namun yang jelas, kalau ada sekte yang mulai berani menerbitkan Kitab Sucinya sendiri, tanpa mempertimbangkan kanon Kitab Suci yang kita kenal sejak Konsili Nicea, maka itu jelas indikasi bahwa mereka adalah bidat.

b. Saksi Yehuwah
Sekitar sebulan lalu, seorang teman SMP memposting sebuah flyer undangan suatu acara melalui WhatsApp. Awalnya saya tidak memperhatikan, namun setelah saya agak senggang saya perhatikan ternyata itu undangan suatu konferensi Saksi Yehuwah (saya akan singkat menjadi SY). Lalu saya tanya kepada teman saya itu, apakah dia sudah lama mengikuti SY. Dan dia menjawab sudah sejak 20an tahun yang lampau, dan ia merasa bahwa ajaran SY menjawab semua pertanyaan dia waktu itu. Lalu saya menjawab: apakah dia sudah membandingkan dengan teliti perbedaan ajaran tersebut dengan ajaran Gereja yang ortodoks? Akhirnya kami sepakat untuk bertemu di Jakarta.
Ketika kami bertemu, ternyata dia mengajak suaminya dan juga mentornya. Padahal saya tidak terlalu siap sebenarnya untuk berdebat secara rinci.
Lalu saya berdoa mohon pertolongan Roh Kudus untuk menjelaskan Injil dengan baik.
Ya, ketiganya mengklaim bahwa ajaran merekalah yang "asli" dan paling sesuai dengan ajaran Yesus. Terutama mereka menyangkal bahwa Trinitas merupakan ajaran yang bersumber dari Alkitab.(5)
Kemudian, pelan-pelan saya jelaskan data-data Alkitab yang mendukung ajaran tentang Allah Tritunggal, meski memang kata "tritunggal" tidak bakal dijumpai di manapun di Alkitab. (Saya ingin tambahkan di sini, bagi mereka yang tidak belajar teologi, namun beranggapan bahwa karena fakta kata tritunggal atau trinitas tidak ditemukan di Alkitab maka doktrin itu rapuh, maka sebaiknya juga jangan menggunakan ponsel, laptop, sepatu, atau mobil, karena semuanya juga tidak ada pada zaman Yesus.)
Akhirnya kami mengalami titik buntu (deadlock), namun sebagai penutup pembicaraan, saya ajukan beberapa pertanyaan sederhana, setidaknya untuk mengukur seberapa jauh mereka tersesat. Dan ini jawaban mereka:
1. Mereka percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat (tapi sebagai Tuhan bgm?)
2. Mereka mendoakan Doa Bapa Kami
3. Mereka tidak membacakan Pengakuan Iman Rasuli
4. Tidak ada jawatan pendeta dalam gereja mereka, hanya ada penatua
5. Mereka membaptis sesuai dengan Matius 28:18-20.
6. Mereka punya Alkitab sendiri, yang disebut Living World Translation
7. Mereka menolak pandangan bahwa Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Trinitas
8. Mereka menolak doktrin Trinitas (5).
Mengenai butir kelima di atas, awalnya saya cukup bisa menerima jika mereka menggunakan baptisan seperti Mat. 28:18-20, namun setelah saya tanyakan ulang, ternyata bunyi ayat itu dalam Kitab Suci mereka adalah: "dalam nama Bapa, Putra dan roh kudus." (versi Living World Translation)
Dengan kata lain, mereka sengaja menuliskan "roh kudus" dengan r dan k kecil, karena mereka berkeyakinan bahwa Roh Kudus adalah semacam kuasa saja.

Simpulan
Kesimpulan sementara saya, letak kesesatan sekte Saksi Yehuwah ini antara lain:
a. Dari penolakan terhadap Pengakuan Iman Rasuli dan Trinitas saja, jelas bahwa ajaran ini menyimpang dari Injil yang sejati, yang diwariskan kepada kita sejak bapa-bapa gereja abad pertama.
b. ajaran mereka cenderung ke Unitarianisme, meski berbeda namun mungkin agak bisa dibandingkan dengan Yahweisme-nya Pdt. Yakub Sulistyo (4).
c. Pandangan mereka bahwa Roh Kudus hanya semacam "kuasa," itu agaknya bersumber pada pembacaan Injil yang terlalu bertumpu pada Lukas dan Kisah Para Rasul.
d. Gerakan ini tampaknya hanya memiliki penatua saja (kalau benar pengakuan teman saya itu), artinya kemungkinan tidak ada tim khusus yang menggumuli pertanyaan-pertanyaan teologis secara mendalam dan dengan pemahaman hermeneutik yang baik. Tidak heran jika gerakan "kaum awam" ini bertumbuh secara pesat, namun agak kacau dari sudut pandang sistematikanya.
e. Yang terakhir, kalau suatu aliran mengaku diri pengikut Kristus namun menyangkal Pengakuan Iman Rasuli dan ajaran gereja sejak dulu, itu artinya mereka menolak tradisi gereja yang diwariskan sejak abad pertama, atau disebut "suksesi apostolik." Ini suatu bentuk kesombongan rohani, apalagi mereka melakukan pembangkangan tersebut tanpa pimpinan Roh Kudus. (bagaimana lagi, wong mereka juga menyangkal adanya Roh Kudus sebagai pribadi.)

Penutup
Memang saya sudah sampaikan kepada mentor teman saya itu bahwa penuturan mengenai Roh Kudus agak berbeda-beda dalam: PL, Lukas/Kisah Para Rasul, Injil Yohanes, dan surat-surat Paulus. Gambaran akan berita Injil yang utuh akan kita peroleh jika kita membaca Alkitab sebagai suatu kesatuan meski ada perbedaan di sana-sini, "unity in diversity", atau kesatuan dalam kebhinekaan. Artinya tidaklah bijak jika hanya mencomot sedikit di sana sedikit di sini dari Alkitab lalu menjadikannya suatu landasan pengajaran gereja, bukannya mempertimbangkan berita Injil secara keseluruhan. Yang seperti ini bukan lagi pengajaran Alkitabiah, tapi lebih cocok disebut "comotiah."
Kiranya artikel singkat ini dapat berguna bagi pembaca jika kebetulan berinteraksi dengan ajaran-ajaran palsu tersebut. Kita memang mesti waspada terhadap para penginjil yang memberitakan "Injil yang lain."
Lalu bagaimana sikap kita sebaiknya?
Ada baiknya kita mengingat ayat berikut:

Matius 15:14
"Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."

Bagaimana pendapat Anda?

versi 1.0: 6 desember 2017, pk. 18:27
versi 1.1: 6 desember 2017, pk. 21:59
VC

Referensi:
(1) http://sabdaspace.org/pembusukan
(2) http://sabdaspace.org/pagar
(3) http://sabdaspace.org/Tetragrammaton
(4) http://sabdaspace.org/JGLT
(5) http://sabdaspace.org/Trinitas

__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.