Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

IDMC

victorc's picture
Teks: Mazmur 27:4
"Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. "

Shalom, selamat pagi saudaraku. Sejak kemarin siang, kami mengikuti acara konferensi yang cukup besar yaitu IDMC 2017 (Intentional Disciple Making Church Conference). Konferensi ini mengambil tema: Memupuk kehidupan batinmu (Cultivating your inner life), yang diambil dari judul buku oleh Rev. Edmund Chan. Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah dan berbagai latar denominasi, bahkan ada yang dari luar negeri.
Saya sungguh bersyukur diizinkan oleh Tuhan menghadiri acara ini, terutama atas berkat uluran tangan seorang donatur yang tidak dikenal. Sebagai wujud ucapan terimakasih kepada donatur tidak dikenal itulah maka tulisan ini saya buat.

Intimacy
Sesi pertama dibuka oleh Rev. Edmund Chan dari Singapura, beliau antara lain menekankan bahwa hubungan yang akrab dengan Tuhan (intimacy: keintiman) tidaklah bersifat suplemental, melainkan fundamental. Keakraban spiritual yang benar berakar pada kebenaran Injil.
Beliau juga memaparkan adanya 4 mitos tentang keintiman dengan Tuhan:
- keintiman itu kunci berkat
- keintiman itu upah
- keintiman dengan Tuhan itu opsional
- keintiman itu dialami dengan cara yang sama oleh semua orang
Selain itu ada 4 kebenaran tentang keintiman dengan Allah:
- Allah menyenangi keintiman dengan kita dan mengundang kita untuk dekat dengan-Nya: keintiman adalah gagasan Tuhan, pemuridan adalah Tuhan mengundang kita masuk ke dalam hidup-Nya.
- keintiman adalah hak yang diberikan Allah untuk semua manusia: "Tujuan hidup kristiani bukanlah untuk melakukan berbagai hal untuk Tuhan (meskipun itu juga penting), namun untuk menjalin keintiman dengan Tuhan."
- keintiman membutuhkan kepercayaan, bukan hanya waktu: beliau menegaskan "If you want to cultivate your inner life, learn to trust God."
- keintiman dengan Allah dihasilkan dalam tindakan kasih penebusan.

Daud
Sebagai ilustrasi, beliau mengutip dari Mazmur 27:4. Dari ayat yang singkat tersebut beliau menarik kesimpulan bahwa ada 4 tanda dari keintiman dengan Tuhan:
- one defining purpose: lapar dan haus akan Allah. Beliau mengatakan bahwa ada yang keliru dalam hidup bergereja saat ini, karena banyak orang Kristen kehilangan gairah dan rasa lapar spiritual lagi.
- one defining pursuit: mencari Tuhan
- one defining preoccupation (kesukaan): "seumur hidupku diam di rumah Tuhan"
- one defining passion: bermeditasi di bait-Nya

Penutup
Jika ingin dirangkum, pastor Chan ingin menandaskan bahwa gereja-gereja masakini perlu kembali pada gairah dan rasa lapar akan perjumpaan dan keintiman yang hangat dengan Tuhan. Keintiman adalah isyu yang fundamental dalam kemuridan sekarang. Bahkan dalam saat-saat yang sulit dan menekan, keintiman justru sangat diperlukan. 
Jangan kehilangan selera spiritual Anda. (Do not lose your spiritual appetite.)
Sebagai penutup, terimakasih dan salut kepada seluruh panitia IDMC yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini dengan begitu teliti dan cermatnya.

Versi 1.0: 1 April 2017, pk. 2:59
VC

Referensi:
(1) Edmund Chan. Cultivating your inner life. Singapore: Covenant Evangelical Free Church, 2017.
__________________

Publikasi:
1. Sangkakala Sudah Ditiup (sept. 2016). Dapat dipesan melalui: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
2. Menggugat Eisenman (Nov. 2016). Dapat dipesan melalui email: admin@nulisbuku.com