Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Filial

yujaya27's picture

Ba De

Di dalam kota Taipei ada 4 nama jalan besar, yang walaupun bukan sebagai jalan utama/protokol, tetapi cukup terkenal di dalam kota ini.  Ke 4 nama jalan itu diambil dari sebuah filsafat Chinese Ba De, 8 moral character, Zhong Xiao Ren Ai Xin Yi He Ping), kurang lebih arti setiap katanya Loyality Filial Benevolence(Humane) Love Faith(Trust) Righteous Harmony Peace(Equal).

Loyality menempati urutan pertama, karena kata ini menunjuk pada kesetiaan kepada negara, sebagai tanah air kelahiran kita, jadi secara tidak langsung juga cinta kepada negara tanah air (patriot) menjadi yang paling utama.

Setelah itu Filial di urutan kedua, kata ini menunjuk ke hal berbakti kepada orang tua, sebagai orang yang sudah melahirkan dan membesarkan kita. Di dalam tradisi Chinese ada begitu banyak cerita yang mengajarkan tentang berbakti kepada orang tua, dan dari semuanya itu ada 24 cerita yang terkenal (Twenty-four Filial Exemplars). Tradisi Chinese sangat mementingkan berbakti kepada orang tua, makanya tidak heran kalau jadinya kebablasan, sampai setelah meninggal pun masih dikirimin (bakar) duit, bahkan di jaman sekarang ini bukan hanya duit aja, tapi mobil rumah gedung hp etc yang semuanya terbuat dari kertas dibakar dan dikirim ke sono. Terlepas dari hal itu, mau tidak mau harus diakui untuk urusan berbakti kepada orang tua, ke-Kristen-an tidak sampai “sedetail” tradisi Chinese.

Memang di dalam Alkitab ada banyak ayat-ayat mengenai berbakti terhadap orangtua, tetapi tidak ada kisah nyata yang bisa dijadikan contoh, mungkin hanya kisah Rut dan Naomi saja, walaupun cuma 1 kisah, tetapi mempunyai nilai lebih(plus), karena Rut dan Naomi itu hubungannya menantu dengan mertua, dan hubungan mereka berdua tidak kalah dengan hubungan orangtua dengan anaknya, bahkan mungkin melebihi.

Selain itu di dalam 10 Hukum Taurat, 4 hukum pertama adalah relasi dengan Tuhan Allah, 6 hukum terakhir adalah relasi dengan manusia, menariknya “Hormatilah ayah ibumu” di urutan pertama di dalam relasi dengan manusia, sehingga berada di antara 4 hukum relasi dengan Allah dan 5 hukum relasi dengan manusia lainnya, apakah urutan tersebut sebuah kebetulan? Bagi saya bukan sebuah kebetulan, tetapi itu menunjukkan berbakti kepada orangtua menjadi sesuatu yang penting setelah kepada Tuhan Allah, bisa dikatakan posisi orangtua berada di tengah, di antara Allah dengan kita (dan orang lainnya).

Untuk kita orang yang berada di Singapore (luar negeri), urusan berbakti kepada orangtua (buat saya) agak sulit juga, ada harapan ingin membantu, apa daya tak mampu karena jarak yang jauh dll, kadang-kadang punya perasaan kaga enak hati (malu hati) juga. Mau mengajak mereka tinggal di Singapore, baru beberapa hari saja mereka sudah ndak betah, apalagi kalau kondisi kesehatan mereka sudah menurun, misal harus cuci darah seminggu 3 kali, tambah sulit lagi. Paling yang bisa dilakukan cuma menelpon, atau pada waktu pulang bisa menemani mereka, ya sudah itu saja, sekedar curhat karena pagi ini seorang teman baru ditinggalkan mamanya, sebulan yang lalu dia baru saja ditinggalkan oleh papanya.

Singapore 16 December 2016