Submitted by lisna on

Shalom, salam kenal saudaraku,

SIAPAKAH IBLIS  ???  IBLIS adalah JHWH !!!

Konon katanya sebelum menjadi Iblis, dia adalah  mantan Malaikat, Ular Tua, Naga Besar, dan Hai hai  Bengcu cs, mengatakan IBLIS adalah Adam.

Tetapi saya mau katakan IBLIS adalah JHWH , urutan Namanya sebagai berikut ;

JHWH = PENGHIANAT = PEMBERONTAK = ULAR TUA = NAGA  = IBLIS

Maaf saudara sekalian, saya tidak asal ngomong atau yak yok, Kesimpulan itu saya dapat setelah membaca dan pelajari dengan cermat BLOG  nya saudara kita HAI HAI – BENGCU yang ditulis secara Tegas dan Gamblang  sesuai standard Kebenaran Alkitab.

HAI HAI  BENGCU  MENULIS  DALAM  BLOGNYA:

Allah Bapa / ELOHIM menciptakan TERANG dan dari Terang dipisahkan GELAP, dan Terang adalah Allah Elohim sedangkan Gelap adalah JHWH.

ELOHIM mencipta / memisahkan /melahirkan / bara, dalam 6 hari dan pada hari ke 7, berhenti dan merayakan Sabath. Sedangkan Allah Elohim dan JHWH lanjut mencipta, menjadikan yang telah di bara oleh ELOHIM dan menjalankan tugas Nya sebagai ALLAH dan TUHAN.

Tegas dan Gamblang Hai hai Bengcu menulis bahwa  Allah Elohim dan Tuhan JHWH, bekerja sendiri sendiri, dalam melakukan pekerjaannya sebagai Allah dan Tuhan.

Jadi wajar jika timbul rasa Sirik atau Cemburu antara Tuhan JHWH dengan Allah Elohim.  ( aneh memang Tuhan kok cemburu ).

Allah menjadikan segala jenis binatang liar MAKLUK BERJIWA DI BUMI dan segala jenis ternak BINATANG BERKAKI dan segala jenis binatang melata di muka bumi DI ATAS TANAH. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Kejadian 1:25 

Berikut ini adalah makluk-makluk yang dijadikan oleh Allah  ketika membantu BUMI menanggapi kehendak Allah: ( tanpa JHWH  )

1.      

Binatang berkaki (B@HEMAH <0929>

2.      

Binatang Melata (REMES <07431>)

3.      

Makluk Berjiwa (CHAY <02416>

·        

Bumi patuh kepada Allah Elohim dan melakukan yang di Firmankan Nya.

·        

Ketika melahirkan SET, Hawa mengatakan atas pertolongan Allah Elohim

·        

TERANG = Allah Elohim = KASIH = HIDUP  ( pemahaman saya )

Yang Di-Bara Oleh Allah Lalu Di-Yatsar Oleh TUHAN Allah ( tanpa Allah Elohim )

·        

Bumi tidak patuh pada JHWH dan tidak merespon Firman Nya.

*      Terpaksa JHWH kerja keras membentuk segala binatang, tumbuhan dan manusia

         dari  debu tanah di Taman Eden.

·        

Ketika melahirkan KAIN, Hawa mengatakan atas pertolongan Tuhan JHWH.

·        

GELAP =  JHWH = TAURAT = KUTUK / MAUT    ( pemahaman saya )

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah  diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Kejadian 1:27 

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang BERJIWA hidup.  Kejadian 2:7 

Perhatikan kedua ayat tersebut diatas Kjd. 1:27 dan Kjd. 2:7, JHWH Mulai Mbalelo tersirat  Rasa Cemburu dan JHWH mulai melanggar Firman ALLAH BAPA.

ALLAH / BAPA maunya manusia dilahirkan seperti yang dilakukan ALLAH dan Allah Elohim, tetapi JHWH malah membentuk dari debu tanah.

ALLAH / BAPA maunya manusia diciptakan menurut gambar dan rupa ALLAH, tetapi JHWH hanya membentuk dari debu tanah dan tidak disebutkan menurut rupa dan gambar siapapun. Dengan kata lain suka suka JHWH aja.

Pada saat menghembuskan nafas hidup kedalam hidung Adam, ternyata JHWH juga menyeludupkan NACHAS / Penelaah yang terkenal  sebagai ULAR kedalam tubuh / pikiran Adam.

Maka tegas dan gamblang yang dikatakan sebagai Ular / Nachas adalah Adam dan Adam lah yang menggoda Hawa. Jahatkah Adam ? tentu tidak karena Adam belum tahu tentang Baik dan Jahat. Lantas yang jahat siapa ?  siapa lagi kalau bukan JHWH karena Dia lah biangkeroknya.

Selanjutnya Hai hai Bengcu menceritakan tingkah laku JHWH seperti berikut ini ;

1.      

JHWH  Menyesal menciptakan manusia dan maunya dimusnahkan. ( kisah Nuh )

2.      

JHWH Tidak Maha Tahu ( kisah Adam, Abraham, Sarah, Sodom dan Gumorah dll )

3.      

JHWH  Allah yang Cemburuan karena namanya Cemburu.

4.      

JHWH  Doyan Korban Bakaran ( Domba Guling dsb )

5.      

JHWH  Sahabat Pembunuh, Perampok, Penjudi, Teroris, Diktator dsb.

6.      

 JHWH adalah Pembual bahkan Menjilat ludah sendiri. (  Jefta, Daud, dll )

7.      

JHW adalah Pahlawan Kesiangan. Dst.

Sebagai tambahan JHWH semakin SOMBONG, ketika dia berkata kepada Musa ;

Firman Allah kepada Musa ; “Aku Adalah Aku “ lagi firmannya, beginilah kau katakan kepada  orang Israel itu “ Aku Adalah Aku “  telah mengutus Aku kepadamu. Kel.3 ;14

Hai hai Bengcu mengatakan  “ Aku Adalah Aku “  = ELOHIM = ALLAH BAPA.

Maka pada saat JHWH mengaku sebagai “ Aku Adalah Aku “ kepada Musa, dia telah menyombongkan diri mengaku sama / sederajat  dengan ELOHIM / ALLAH BAPA.

Jika benar yang ber firman kepada Musa “ Aku Adalah Aku “ berarti Musa adalah manusia pertama yang pernah Melihat dan Mendengar suara ALLAH BAPA.

Sementara Tuhan Yesus Kristus mengatakan :

Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku, Kamu tidak pernah mendengar suaraNya, rupaNya pun tidak pernah kamu lihat. Joh. 5 : 37

Ringkasan :

·        

JHWH adalah Oknum paling dekat dengan ALLAH  selain Allah Elohim

·        

JHWH adalah Tuhan dan memiliki Kuasa Tuhan

·        

JHWH adalah Tuhan yang Cemburu  

·        

JHWH adalah Penghianat yang Melanggar Firman ALLAH

·        

JHWH adalah Sombong dan Pemberontak

·        

JHWH adalah si Ular Tua yang hidup dalam tubuh Adam

·        

JHWH adalah Naga Besar ( Ciptaan yg tidak dikendaki ALLAH ) JHWH dibuang

         Dari Sorga ke Dunia dalam wujud NAGA.

·        

JHWH adalah IBLIS alias  Raja Babel.  ( Yesaya 14; 1-23 )

Wah engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putra Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa bangsa. Yes; 14:12

Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu, Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang bingtang Allah, dan aku hendak duduk diatas bukit pertemuan jauh disebelah utara. Yes. 14;13

Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan awan , hendak menyamai Yang Maha Tinggi. Yes14: 14

 

Mengakui Kesalahan adalah perbuatan bijak,

Memperbaiki Kesalahan jauh lebih bijak.