KUASA DOA memang besar dan mampu menembus ke segala penjuru,
namun doa bukan sekedar untuk memuaskan segala keinginan kita saja, Tuhan lah yang akan memberikan kuasa-Nya. Yakobus 5:16 mengatakan doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Dengan rendah hati, tidak ada salahnya dan tidak jemu-jemu satu sama lain saling mendoakan.Tiba-tiba pak guru wali kelas mengabarkan kalau Erpen, murid yang punya cita-cita jadi dokter hewan itu, tadi menelpon tidak masuk
karena bapaknya meninggal.
"Sebelum kita MELAYAT ke rumahnya, mari bersama-sama kita doakan, semoga bapaknya si Erpen itu arwahnya diterima disisi-Nya." kata pak guru wali kelas memimpin doa dengan penuh penghayatan.
Dengan berombongan naik sepeda motor, pak guru wali kelas dan semua muridnya menuju ke rumahnya Erpen. Rumahnya memang dekat
pembuangan sampah jadi mudah untuk mencarinya. Tetapi apa yang dibayangkan tidak seperti kenyataannya, rumah si Erpen sunyi sepi, tidak ada bekas bunga tabur atau bendera tanda kematian.Bahkan bapaknya Erpen sendiri yang menyambutnya.
"Ada apa kok rombongan bertamu ke rumah bapak?"
"Tadi anak bapak menelpon sekolahan kalau bapak meninggal, lalu kami semua berangkat ke sini bermaksud untuk melayat." urai pak guru dengan nada masih menyimpan kebingungan.
"Oh si Erpen memang kebangetan dah, biar nanti bapak marahin!"
"Ya sudahlah pak, kami semua mohon diri, tapi sebelum pamit, kami tadi sudah terlanjur mendoakan bapak diterima disisi-Nya. Oleh sebab itu DOA ITU akan kami RALAT. Kami semua akan mendoakan bapak agar tetap sehat dan diberi umur panjang."
"Hah? Doa bisa diralat juga ya? coz everything's gonna be okay deh."
Gambar : sanfransis.wordpress.com, sprucefir.wordpress.com
Beberapa puluh tahun kemudian di Erpen tidak kesampaian jadi dokter, tapi malah jadi juragan sampah yang cukup sukses. Suatu hari dia pergi ke rumah dokter langganannya untuk memeriksakan kesehatannya.
Dokter minie : "Setelah saya periksa, rupanya anda sering MENAHAN KENCING ya?"
Erpen : "Mungkin juga dok, soalnya setiap malam saya malas untuk ke belakang!"
Dokter minie : "Kenapa? Takut ada hantu?"
Erpen : "Tidak dok, tetapi istri saya selalu mengikuti...."
Dokter minie : Itu tandanya istri yang setia, sampai ke belakang saja dianterin!"
Erpen : "Soalnya bukan setia, tapi curiga! Dia takut saya salah masuk kamarnya JANDA sebelah!!!"
Dokter minie : "Gubraaak!!" (terjatuh dari kursinya).
menjadidokterpribadi.blogspot.com
Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat