
Segenggam bintang bertabur di pucuk kepala
Berputar membentuk lingkaran seolah menyapa
Pikiran kehilangan fatamorgana
Barangkali tersimpan di bulan purnama
Yang lekat menempel di langit sana
Malam setengah mabuk
Kutunggu uluran tangan-Mu
Jendela hatiku menunggu
Kutunggu penuh harap
Untuk kujabat erat-erat
Kulihat wajahku semakin pucat
Namun kutetap bertahan
Memijat tombol-tombol aksara
Yang berkeliaran menjadi dua
Kurangkaikan harum mawar dari kata
Menjadi puisi dan bertambah wangi hingga dinihari
Setengah mabuk kukecup sepi
Kutunggu geliat mimpi dalam pelukan sunyi
Masih kuteguk sebotol arak
Biarlah hidup ini menjadi harapan
Menyatu dalam keringat waktu
Putus asa airmata amboi tralala......
Malam ini aku kehilangan waktu
Menulis tentang sesuatu
Setiakah engkau menungguku sayang
Tunggulah agar malam segera mencair
Aku tertatih masuk kamar
Mendekap damai meninggalkan setengah mabuk
Kusadari apa yang telah kuperbuat
Esok kuberjanji untuk bercanda lagi.
01.17.10
Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat