Submitted by
billyjoe
on
hai mam,,peluk,,cium,
dan seperti biasa matanya berkaca
akhir tak terbendung dua aliran kristal mengalir
duduk bercerita tentang kerasnya batu karang
seperti hidup yang dilewati dan tidak terpecahkan
hanya doa bagai air yang tak henti menerjang
berkata kata tentang permohonan doa
dzkir ribuan, bahkan jutaan kali untuk 1 permohonan
mamiku..untuk sesamanya tanpa melihat "muka"
berjalan tertatih, wudhu, sholat 5 waktu, baca kadang pakai suryakanta
perlahan bercerita mengenai kasih dari keyakinan nya dan
aku menjawab "Yesus mengasihi mami" dia tersenyum, berkata "ya"
dag mam,,peluk,,cium, lama
dan seperti biasa...
...
nama ku selalu dalam setiap doanya
mami ku selalu dalam pikiran-Nya, doaku