
BULAN SEPARUH BAYANG DI KALYANA
Malam dalam dingin kunang-kunang
Bulan separuh bayang di Kalyana
Bersama serentetan kisah bersama dia
Dia yang selalu ada dalam jiwa
Rinduku menyeruak menunggu sinarnya membulat
Malam kian menghantam pekat
Canda ceria dalam padat cerita
Mata tak ingin pejam kelam
Bulan telah penuh di ubun-ubun
Kuminum air pahit menemani keriuhan
Dalam ruang Kalyana cinta
Ini pertemuan kita yang kesekian
Mencari apa yang dicari
Belum ada yang kita nanti
Cerita usang sudah terlupakan
Entah apa yang kita tunggu?
Tuhan, ada Kamu di sini
Dalam kelap-kelip bintang-bintang
Yang benderang di langit gelap
Mendekap kami yang coba mengerti
Bahwa bulan separuh bayang telah pergi
Untuk menghangati kalyana cinta
Bersama rumput yang mulai membasah.
Kaliurang,27.06.10
