Kisah Penciptaan Iblis dan Manusia 1

Kapan Allah menciptakan Iblis? "Allah tidak pernah menciptakan Iblis karena yang diciptakan-Nya adalah malaikat sementara Iblis adalah malaikat yang memberontak." Itulah jawaban klasik teologi Reformed ketika ditanya tentang penciptaan Iblis. Walaupun teologi reformed mengajarkannya sebagai kebenaran Alkitab, namun sesungguhnya, tidak ada satu ayat Alkitab pun yang mendukung doktrin Iblis adalah malaikat pemberontak. Pada hakekatnya Doktrin Iblis adalah malaikat didirikan di atas ajaran Zoroaster bahwa manusia dan alam semesta adalah medan peperangan antara suatu kekuatan yang baik menghadapi suatu kekuatan yang jahat.
Alkitab Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani sementara Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Adalah FAKTA bahwa naskah-naskah Alkitab yang kita miliki saat ini bukan naskah asli bahkan bukan salinan pertama. Naskah Alkitab paling tua yang kita miliki saat ini berasal dari abad ke 2, sekitar 100 tahun lebih setelah Alkitab selesai ditulis. Alkitab bahasa Indonesia yang kita miliki saat ini diterbitkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Sama seperti para penyalin melakukan kesalahan ketika menyalin maka para penerjemah juga melakukan kesalahan ketika menerjemahkan. Kesalahan itu mungkin dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Itu sebabnya, untuk memahami ajaran Alkitab dengan benar di mulai dengan menguji dan mengoreksi terjemahan Alkitab guna mendapatkan terjemahan yang paling akurat.
Kenapa anda menafsirkan Alkitab? Anda menafsirkan Alkitab karena dua alasan: Karena tidak paham atau menganggap yang tertulis tidak logis. Apa yang terjadi ketika sesorang menafsirkan ayat-ayat Alkitab yang dibacanya? Dia kehilangan kesempatan untuk memahami ajaran sejati Alkitab. Itulah yang terjadi dengan para teolog ketika mempelajari kisah penciptaan. Karena menafsirkan maka kehilangan kesempatan untuk memahami ajaran sejatinya. Hal itu tidak boleh terjadi lagi. Scriptura sacra sui ipsius interpres, artinya kitab suci menyatakan dirinya sendiri. Alkitab tidak boleh ditafsirkan karena Alkitab ditulis untuk di pahami.
Naga Besar Adalah Ciptaan Yang Tidak Dikehendaki Allah
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk MERAYAP DAN yang BERJIWA hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala SOGA DI HADAPANKU." Kejadian 1:20
berkeriapan = SHARATS <08317> = BERKERIAPAN
makluk = SHERETS <08318> = MAKLUK MERAYAP + NEPHES <05315> = JIWA
yang hidup = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Burung = OWPH<05775> = BURUNG
Cakrawala = RAQIYA <07549> = CAKRAWALA + SHAMAYIM <08064> = SORGA
PANIYM <06440> = DI HADAPAN
Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut NAGA yang besar dan segala jenis makhluk BERJIWA hidup DAN yang bergerak MERAYAP, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Kejadian 1:21
CATATAN: Merah huruf Besar = terjemahan lebih baik. Warna hitam dicoret = terjemahan LAI.
binatang-binatang laut = TANNIYN <08577> = NAGA
GADOWL <01419> = BESAR
Makluk = NEPHES <05315> = JIWA
hidup = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Bergerak = RAMAS <07430> = MERAYAP
berkeriapan = SHARATS <08317> = BERKERIAPAN
menciptakan =BARA <01254> = MEMBUAT BLUE PRINT
Makluk-makluk yang dikehendaki oleh Allah adalah:
- Makluk berjiwa hidup (NEPHES <05315> CHAY <02416>)
- Makluk yang merayap (RAMAS <07430>)
- Burung (OWPH<05775>)
Makluk-makluk yang di-BARA (dalam bentuk BLUE Print) pada hari ke lima (Kejadian 1:20-21) adalah:
- Naga besar (TANNIYN <08577> GADOWL <01419>)
- Makluk berjiwa hidup (NEPHES <05315> CHAY <02416>)
- Makluk Berjiwa yang merayap (CHAY <02416> RAMAS <07430>)
- Burung (OWPH<05775>)
Naga besar di-BARA oleh Allah walaupun TIDAK dikehendaki.
Makluk Berjiwa Hidup Dikehendaki Allah Namun Tidak Dijadikan Oleh Allah
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang BERJIWA hidup, ternak BINATANG BERKAKI dan binatang melata dan segala jenis binatang liar MAKLUK BERJIWA DI BUMI." Dan jadilah demikian. Kejadian :1:24
Makluk = NEPHES <05315> = JIWA
yang hidup = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Ternak = B@HEMAH <0929> = BINATANG BERKAKI
Binatang melata = REMES <07431> = BINATANG MELATA
Binatang = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
liar = ERETS <0776> = BUMI
Allah menjadikan segala jenis binatang liar MAKLUK BERJIWA DI BUMI dan segala jenis ternak BINATANG BERKAKI dan segala jenis binatang melata di muka bumi DI ATAS TANAH. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Kejadian 1:25
Binatang = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Liar = ERETS <0776>= BUMI
Ternak = B@HEMAH <0929> = BINATANG BERKAKI
binatang melata = REMES <07431> = BINATANG MELATA
di muka bumi = ADAMAH <0127> = Tanah
menjadikan = ASAH <06213>
Berikut ini adalah makluk-makluk yang dikehendaki oleh Allah agar dikeluarkan oleh BUMI:
- Makluk Berjiwa Hidup (NEPHES <05315> CHAY <02416>)
- Binatang berkaki (B@HEMAH <0929>)
- Binatang Melata (REMES <07431>)
- Makluk Berjiwa (CHAY <02416>)
Berikut ini adalah makluk-makluk yang dijadikan oleh Allah ketika membantu BUMI menanggapi kehendak Allah:
- Binatang berkaki (B@HEMAH <0929>)
- Binatang Melata (REMES <07431>)
- Makluk Berjiwa (CHAY <02416>)
Ada satu jenis makluk yang tidak dijadikan oleh Allah walaupun dikehendaki Allah yaitu Makluk Berjiwa Hidup (NEPHES <05315> CHAY <02416>). Makluk itu sudah di-BARA pada Kejadian 1:20-22 (hari kelima).
Yang Di-Bara Oleh Allah Lalu Di-Yatsar Oleh TUHAN Allah
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang BERJIWA hidup. Kejadian 2:7
Nafas = N@SHAMAH <05397> = NAFAS
Hidup = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Makluk = NEPHES <05315> = JIWA
Hidup = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Membentuk = YATSAR <03335> MEMBENTUK
Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang MAKLUK BERJIWA hutan DI PADANG dan segala burung di udara SORGA. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang BERJIWA hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. Kejadian 2:19
Binatang = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Hutan = SADEH <07704> = PADANG
Makluk = NEPHES <05315> = JIWA
Hidup = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Membentuk = YATSAR <03335>
Manusia itu memberi nama kepada segala ternak BINATANG BERKAKI, kepada burung-burung di udara SORGA dan kepada segala binatang MAKLUK BERJIWA hutan DI PADANG, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia. Kejadian 2:20
Ternak = B@HEMAH <0929> = BINATANG BERKAKI
Burung = OWPH<05775> = BURUNG
Binatang = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Hutan = SADEH <07704> = PADANG
Makluk-makluk yang di-BARA oleh Allah adalah:
- Naga besar (TANNIYN <08577> GADOWL <01419>)
- Makluk berjiwa hidup (NEPHES <05315> CHAY <02416>)
- Makluk yang merayap (RAMAS <07430>)
- Burung (OWPH<05775>)
Makluk-makluk yang di-YATSAR Oleh TUHAN Allah Adalah:
- Makluk berjiwa hidup (NEPHES <05315> CHAY <02416>)
- Makluk Berjiwa (CHAY <02416>)
- Burung (OWPH<05775>)
Ada satu jenis makluk yang di BARA oleh Allah namun tidak di YATSAR oleh Tuhan Allah yaitu Naga besar (TANNIYN <08577> GADOWL <01419>).
Makanan Makluk Hidup
Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya BERBUAH, PEPOHONAN berbiji; itulah akan menjadi makananmu DI HADAPANKU. Kejadian 1:29
Tetapi kepada segala binatang MAKLUK BERJIWA di bumi dan segala burung di udara SORGA dan segala yang merayap di ATAS bumi, yang bernyawa KEPADA MAKLUK BERJIWA HIDUP, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. Kejadian 1:30
Binatang = CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Di bumi = ERETS <0776>= BUMI
Burung = OWPH<05775> = BURUNG
Merayap = RAMAS <07430> MERAYAP
Bernyawa = NEPHES <05315> = JIWA + CHAY <02416> = HIDUP; MAKLUK BERJIWA
Handai taulanku sekalian, kedua ayat tersebut di atas sama sekali tidak mencatat tentang makanan binatang berkaki (B@HEMAH <0929>) dan binatang melata (REMES <07431>) di bumi. Itu sebabnya, menggunakan kedua ayat tersebut di atas untuk mengajarkan doktrin binatang dan manusia menjadi predator karena dosa, sama sekali bukan ajaran Alkitab.
Kesimpulan
Dari ayat-ayat tersebut di atas kita dapat menyimpulkan jenis-jenis makluk yang dijadikan oleh Allah ketika membantu BUMI menanggapi kehendak Allah:
- Binatang berkaki (B@HEMAH <0929>)
- Binatang Melata (REMES <07431>)
- Makluk Berjiwa (CHAY <02416>)
Berikut ini adalah jenis-jenis makluk yang di-YATSAR (dibentuk) oleh TUHAN Allah di taman Eden:
- NEPHES CHAY = Makluk Berjiwa Hidup
- OWPH SHAMAYIM = Burung Sorga
- SHERETS = MAKLUK MERAYAP
Makluk Berjiwa Hidup (Nephes Chay) adalah Makluk Berjiwa (Chay) dengan Nafas Hidup (Nashamah Chay) di dalamnya. Makluk Berjiwa (Chay) tidak memiliki Nafas Hidup (Nashamah Chay). HANYA ada satu makluk yang disebut Nephes Chay, yaitu manusia yang diciptakan dari debu tanah lalu dihembusi Nafas Hidup oleh TUHAN Allah. Dia adalah manusia lelaki.
Makluk Berjiwa (Chay) yang diciptakan TUHAN Allah tinggal di Eden alias Padang alias Laut alias Kumpulan Air. Makluk Berjiwa (Chay) yang dijadikan oleh Allah tinggal di bumi. Binatang merayap (REMES) dan Binatang berkaki (B@HEMAH) tinggal di bumi.
TANNIYN GADOWL alias Naga Besar adalah satu-satunya binatang yang di-BARA (blue print) oleh Allah namun tidak di-ASAH (dijadikan) maupun di-YATSAR (dibentuk) oleh Tuhan Allah. Apabila menyeleweng jauh ke kitab Wahyu, maka kita bisa memyimpulkan berdasarkan ayat berikut ini:
Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Wahyu 12:9
- Naga Besar = DRAKON <1404> = NAGA + MEGAS <3173> = BESAR - (Kejadian 1:21)
- Ular Tua = OPHIS <3789> = ULAR + ARCHAIOS <744> = TUA - (Kejadian 3:1)
- Iblis = SATAN <07854> = LAWAN - (I Tawarikh 21:1; Ayub 1:6)
- Iblis = SATANAS <4567> = LAWAN - (Matius 4:10
- Iblis = DIABOLOS <1228> = PEMFITNAH; PENIPU - (Matius 44:1)
Dengan membandingkan Wahyu 12:9 dan ayat-ayat Alkitab lainnya, maka kita, tahu bahwa Iblis bukan JENIS makluk hidup berjiwa namun NAMA dari salah SATU makluk hidup berjiwa. Juga musthil meyakini bahwa Iblis adalah malaikat sebab malaikat sama sekali tidak termasuk di dalam makluk-makluk yang diciptakan oleh Allah dan TUHAN Allah tersebut di atas. Bila demikian siapakah malaikat? Malaikat adalah salah Penerang di atas Cakrawala Sorga. Malaikat adalah Bintang-Bintang di Sorga.
Bila demikian, lalu siapakah Iblis? Iblis adalah Ular, yang paling cerdik dibandingkan semua makluk berjiwa. Iblis adalah Manusia. Kita akan mempelajari hal ini lebih lanjut nantin.
NB.
Ini adalah tulisan ketiga. Anda sudah baca bagian pertamanya? Bila belum silahkan klik di sini. Untuk membaca bagian kedua silahkan klik di sini. Untuk membaca bagian ketiga, silahkan klik di sini. Untuk membaca bagian ke lima tunggu ya.