Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Be Thou My Vision (3)

Baron Arthur's picture
Dalam post ini saya akan membahas tiga bait berikutnya dari lagu Be Thou My Vision. Intinya akan berbicara tentang dua pergumulan besar dengan TUHAN: peperangan melawan Iblis dan pergumulan dengan harta dan pujian.

Be THOU my battle shield, sword for the fight
Be THOU my Dignity, THOU my Delight
THOU my soul's shelter, THOU my High Tower
Raise THOU me heavenward, O Power of my Power

Dalam bagian ini berbicara tentang pergumulan dalam hidup untuk memuliakan Allah. Hidup adalah peperangan. Peperangan yang tidak pernah habis2nya. Peperangannya bukan melawan darah dan daging, tetapi melawan Iblis dan pengikut2nya (karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Efesus 6:13).
Dan siapa yang berperang? Sebenarnya yang berperang adalah TUHAN. Dan TUHAN sudah mengalahkan Iblis melalui kedatangan Kristus ke dunia, mati dan bangkit. Kalau begitu, buat apa kita berperang? Peperangan kita hanya untuk membuktikan bahwa kemenangan yang dimulai oleh Kristus akan terus digenapi. Already but not yet. Maksudnya peperangan kita, TUHAN tetap yang berperang dan kita 'hanya' ikutan dibelakangNYA. Itu sebabnya TUHAN-lah yang menjadi perisai, pelindung dan juga yang menjadi pemimpin yg menyerang dalam pertempuran kita. Maka peperangan bukan lagi menjadi sesuatu yang sangat menakutkan. Selama ada TUHAN, kita akan bisa menikmati. Menikmati peperangan? Bukan! Menikmati TUHAN yang memimpin kita, menikmati strategiNYA dan jalan2NYA. Dan kita akan merasakan ada kemuliaan dan 'kebanggaan' ikut dalam peperangan. Siapa kita yang tidak memiliki kemampuan apa2, yg tidak bisa berperang, yang tidak mengerti strategi melawan Iblis, tapi bisa diajak untuk ikut dalam peperangan dan MENANG..Wow!
Waktu kita ingin berperang sendiri dan kelihatannya akan kalah, maka TUHAN jugalah tempat perlindungan kita. Begitulah kita manusia. Sesudah tidak sanggup melakukan segala sesuatu, sudah tidak berdaya, maka kita baru mencari TUHAN, berlindung padaNYA dan menginginkan DIA untuk berperang dan melindungi kita. Dan baru kita mengakui bahwa kita tidak berdaya dan DIA-lah sumber segala kuasa. It's not FAIR.
Semoga kita bisa melihat hal ini dalam seluruh hidup kita...

Pergumulan selanjutnya yang berat dan sulit, adalah pergumulan dengan HARTA dan PUJIAN.

Riches I heed not, nor men's empty praise
THOU my inheritance, now and always
THOU and THOU only, first in my heart
HIGH KING of Heaven, my treasure THOU art

HIGH KING of Heaven, my victory won,
May I reach heaven's joys, O bright heaven's Sun!
Heart of my own heart, whatever befall,
Still be my Vision, O Ruler of all.

UANG menjadi salah satu pembuat masalah terbesar dalam hidup manusia. Kalau sampai TUHAN Yesus pernah mengatakan dalam Mat 6:24, "Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." Itu artinya ada satu masalah yg sangat besar. Ko bisa (?), Allah dibandingkan dengan Mamon, dan sama2 kita bisa diperbudak. Kenapa Pencipta yang hidup disamakan dengan ciptaan yang mati? Bukankah uang tidak ada dalam ciptaan yang pertama? Uang baru ada, karena manusia menciptakannya, merasa memerlukan alat tukar-menukar. Tetapi uang kemudian menjadi illah yang baru, dikejar manusia, selalu dipikirkan manusia, menjadi kesenangan, kenikmatan, bahkan sumber kebahagiaan manusia dan disembah manusia. Manusia mencipta, tp kemudian manusia menyembahnya. Penyembahan berhala. Maka kalau ditanya apa tujuan hidup dan cita2 manusia? Kita bisa menjawab semua cita2 kita, tapi kalau dilihat akhirnya, sebenarnya berpusat pada UUD, Ujung-Ujungnya Duit...
Begitu juga dengan pujian. Manusia ingin sekali diagungkan dan dipuji. Siapa yang tidak mau dipuji? Termasuk yang bilang sudah mati terhadap pujianpun, masih sangat menginginkan pujian..Saya ingin bertanya pertanyaan kebalikannya, Siapa yg mau dihina? Padahal dalam keberdosaan kita, siapapun orang di dalam dunia ini pantas untuk dihina karena keberdosaan kita. Segala kemuliaan Allah dalam hidup kita tertutup dengan dosa-dosa kita. Yg kelihatan hanyalah kehinaan. Maka kita pantas untuk dihina, meskipun kita jangan menghina Gambar Allah..Kalau manusia mencari pujian dari sesama manusia, bukan karena kualitas kemuliaannya sebagai Gambar Allah, maka dia sedang menipu dirinya sendiri. Tetapi, kalau kita mendapatkan pujian karena kemuliaan Allah yang bersinar dalam diri kita, kekudusan, kebenaran-keadilan dan pengetahuan dalam kebenaran, maka pujian it sebenarnya ditujukan kepada Allah yang mencipta kita sebagai Gambar Allah, memberi kemuliaan kepada kita sehingga kita bisa memuliakan DIA. Kalau kita mengambil pujian itu untuk diri kita, maka kita mengambil milik TUHAN.

Jadi, sebaiknya bagaimana?
Dalam lagu di atas, memberikan jalan keluar untuk melihat dengan benar. Mengapa kita hanya melihat berkat2 dan berpusat kepada berkat2 itu? Kenapa bukan kepada sumber berkatnya? Ya, mengapa kita tidak melihat kepada TUHAN yang jadi sumber segala sesuatu, sumber segala harta, pujian kemenangan, kebanggaan dan segala hal yg paling mulia, paling agung, paling puncak,...? Kalau kita memiliki harta dan mendapatkan pujian, mengapa kita tidak pakai itu semua dalam rangka memuliakan dan menikmati TUHAN yang jadi sumber dari semuanya? Dan kalaupun kita kehilangan semuanya, bukankah kita masih punya sumber segala berkat yang tidak akan pernah hilang sama sekali???

HIGH KING of Heaven, my victory won,
May I reach heaven's joys, O bright heaven's Sun!
Heart of my own heart, whatever befall,
Still be my Vision, O Ruler of all.
Baca juga:
__________________

 

http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)

hai hai's picture

Allah Berperang Dengan Iblis? MUSTAHIL!

Bung Baron, tulisan anda ini sangat menggelitik hati saya.

Dan siapa yang berperang? Sebenarnya yang berperang adalah TUHAN. Dan TUHAN sudah mengalahkan Iblis melalui kedatangan Kristus ke dunia, mati dan bangkit. Kalau begitu, buat apa kita berperang? Peperangan kita hanya untuk membuktikan bahwa kemenangan yang dimulai oleh Kristus akan terus digenapi. Already but not yet. Maksudnya peperangan kita, TUHAN tetap yang berperang dan kita 'hanya' ikutan dibelakangNYA. Itu sebabnya TUHAN-lah yang menjadi perisai, pelindung dan juga yang menjadi pemimpin yg menyerang dalam pertempuran kita. Maka peperangan bukan lagi menjadi sesuatu yang sangat menakutkan. Selama ada TUHAN, kita akan bisa menikmati. Menikmati peperangan? Bukan! Menikmati TUHAN yang memimpin kita, menikmati strategiNYYA dan jalan2NYA. Dan kita akan merasakan ada kemuliaan dan 'kebanggaan' ikut dalam peperangan. Siapa kita yang tidak memiliki kemampuan apa2, yg tidak bisa berperang, yang tidak mengerti strategi melawan Iblis, tapi bisa diajak untuk ikut dalam peperangan dan MENANG..Wow!

apakah anda sedang menyatakan bahwa Yesus datang ke dunia untuk berperang dengan iblis? Kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menebus manusia dari iblis? Kebangkitan Yesus pada hari ketiga adalah bukti bahwa iblis telah dikalahkan?

Menurut saya, mustahil Tuhan menganggap iblis sebagai lawan. Sang Pencipta menganggap ciptaanNya sebagai lawan? Mustahil! Sang Pencipta BERPERANG dengan ciptaanNya? Mustahil. Walaupun banyak orang Kristen bilang tidak ada yang mustahil bagi Allah, namun ini benar-benar mustahil.

Anda percaya bahwa Iblis adalah Penguasa dunia dan berkuasa atas manusia sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa? Saya tidak percaya, ingin tahu pandangan saya? Silahkan baca tulisan saya, HAI DAN ANJINGNYA.

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Baron Arthur's picture

Mustahil?

Terima Kasih untuk tanggapannya, membuat saya juga tergelitik untuk memikirkan lagi..

apakah anda sedang menyatakan bahwa Yesus datang ke dunia untuk berperang dengan iblis? Kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menebus manusia dari iblis? Kebangkitan Yesus pada hari ketiga adalah bukti bahwa iblis telah dikalahkan?

*Saya tidak mengatakan bahwa Yesus Kristus menebus manusia dari Iblis. Saya juga tidak pernah memikirkan hal itu. tapi, saya percaya bahwa kebangkitan Yesus sudah mengalahkan Iblis dan kuasanya.

 

Menurut saya, mustahil Tuhan menganggap iblis sebagai lawan. Sang Pencipta menganggap ciptaanNya sebagai lawan? Mustahil! Sang Pencipta BERPERANG dengan ciptaanNya? Mustahil. Walaupun banyak orang Kristen bilang tidak ada yang mustahil bagi Allah, namun ini benar-benar mustahil.

*Saya tidak percaya bahwa Iblis adalah ciptaan Allah. Semua malaikat adalah ciptaan Allah, tp si Malaikat ini menjadi Iblis karena dosa dan bukan karena ciptaan. Iblis memang bukan lawan karena Ia berasal dari Malaikat yang diciptakan (ini saya setuju). Tetapi karena iblis melawan Allah, apakah Allah membiarkannya dan tidak menghukumnya? Alkitab berbicara bahwa Allah membiarkannya untuk sementara waktu, tapi tiba waktunya iblis dikalahkan dan dihukum. Iblis di dalam Ef 2:2, disebut sebagai penguasa kerajaan angkasa dan penguasa dunia di beberapa bagian Injil Yohanes (mskpn tdk tentu menunjuk kepada si Iblis). Saya percaya Allah yang tetap berkuasa dari Awal sampai Selama-lamanya, tapi Allah sepertinya membiarkan ada kekuasaan (di dalam batas-batasNya) kepada Iblis. dan Iblis ingin menipu manusia seolah-olah ialah yang memiliki kuasa itu seluruhnya. Kalau baca di dalam PL, berkali-kali Allah berperang untuk Israel menghadapi musuh2 Israel. (Mis. Yos 10:42). Mengapa mustahil?

 

 

http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)

__________________

 

http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)

hai hai's picture

Benar-Benar MUSTAHIL!

Bung Baron, anda tidak percaya bahwa Iblis adalah ciptaan Allah? Namun, anda percaya bahwa iblis adalah malaikat yang berdosa dan semua malaikat adalah ciptaan Allah? Apakah yang anda maksudkan, bahwa sebelum berbuat dosa iblis adalah ciptaan Allah, namun setelah berbuat dosa, maka iblis bukan ciptaan Allah lagi?

Anda percaya bahwa anda dilahirkan oleh ibu anda? Mustahil anda percaya, sebab anda yang sekarang tidak pernah dilahirkan oleh ibu anda, ibu anda hanya melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberinya nama Baron Arthur. Baron Arthur tidak dilahirkan ibunya, tetapi dia menjadi Baron Arthur karena tumbuh menjadi besar. Kalau begitu, siapa yang melahirkan anda dan siapa yang dilahirkan ibu anda?

Menurut saya, salah satu penyebab banyak orang Kristen salah kaprah, menganggap Iblis adalah penguasa dunia, Yesus mati di kayu salib untuk menebus manusia dari iblis, kebangkitan Yesus adalah bukti bahwa Iblis telah dikalahkan, disebabkan karena humor filsafat para pengkotbah bahwa iblis bukan ciptaan Allah.

Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu  dibantu oleh malaikat-malaikatnya, Wahyu 12:7

tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Wahyu 12:8

Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Wahyu 12:9

Bung Baron, menurut anda kisah dalam kitab Wahyu ini sudah terjadi atau belum terjadi? Menurut saya, baik kisah tersebut sudah terjadi atau belum, maka pernyataan anda:

tapi, saya percaya bahwa kebangkitan Yesus sudah mengalahkan Iblis dan kuasanya.

Mengaitkan kebangkitan Yesus dengan kekalahan iblis jelas amat sangat tidak relevan. Kalau kisah dalam wahyu tersebut sudah terjadi, maka itu berarti iblis sudah dikalahkan oleh para malaikat. Untuk apa Yesus harus mengalahkannya lagi melalui kebangkitanNya? Kalau kisah tersebut belum terjadi, maka itu berarti kepercayaan anda bahwa kebangkitan Yesus sudah mengalahkan Iblis dan kuasanya adalah dusta.

Maksudnya peperangan kita, TUHAN tetap yang berperang dan kita 'hanya' ikutan dibelakangNYA. Itu sebabnya TUHAN-lah yang menjadi perisai, pelindung dan juga yang menjadi pemimpin yg menyerang dalam pertempuran kita.

Bukankah kalimat anda tersebut di atas sedang menggambarkan pertarungan one on one antara Tuhan dan Setan? Hal itulah yang saya maksudkan dengan mustahil. Anda boleh bilang bahwa bukan hal itu yang anda maksudkan, tetapi silahkan bertanya kepada para bloger yang membaca tulisan anda, apakah mereka memahami tulisan anda seperti saya memahaminya?

Kalau baca di dalam PL, berkali-kali Allah berperang untuk Israel menghadapi musuh2 Israel. (Mis. Yos 10:42). Mengapa mustahil?

Semua raja ini dan negeri mereka telah dikalahkan Yosua sekaligus, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN, Allah Israel. Yosua 10:42

Bung Baron, sebaiknya anda baca kembali kisah Allah berperang untuk Israel tersebut secara teliti. Apakah dalam peperangan itu bangsa Israel hanya ikut dibelakangNya? Tuhan-lah yang menjadi perisai, pelindung dan juga yang menjadi pemimpin yang menyerang dalam pertempuran-pertempuran tersebut?  

Yohanes 12:31, 14:30, 16:11 mencatat tentang Penguasa Dunia. Namun, penguasa dunia dalam ketiga ayat tersebut mustahil ditafsirkan sebagai iblis. Namun, selain kisah pencobaan Yesus, maka ayat-ayat ini digunakan secara nekad sebagai referensi, bahwa iblis adalah penguasa dunia.

I Korintus 2:6, 2:8 juga mencatat tentang penguasa dunia. Penguasa dunia dalam ayat inipun mustahil dikaitkan dengan iblis. Untuk ayat-ayat lainnya, silahkan anda baca di tulisan saya dengan judul: Iblis Penguasa Dunia.  

Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Efesus 2:2

Bung Baron, apakah anda menyatakan bahwa dalam efesus 2:2 Paulus mengakui iblis sebagai penguasa dunia? Alkitab mencatat dan ilmu sejarah membuktikan bahwa pada jaman Paulus, orang-orang Efesus menyembah dewa penguasa angkasa atau dewa penguasa kerajaan angkasa. Di dalam Efesus 2:2, Paulus mengakui, bahwa roh yang menyatakan dirinya sebagai penguasa kerajaan angkasa itu bekerja di antara orang-orang Efesus yang durhaka, namun Paulus sama sekali tidak mengakui dewa penguasa kerajaan angkasa itu sebagai penguasa dunia, juga tidak mengakui bahwa kerajaan angkasa itu ada.

Bung Baron, maaf, mungkin anda pikir saya terlalu cerewet atau saya terlalu keras pada anda. Mungkin banyak bloger sabdaspace yang setelah membaca tulisan-tulisan dan komentar-komentar saya, menilai saya sombong, bahkan ada bloger yang bertanya, apakah saya utusan iblis? Beberapa orang yang lebih memahami, bertanya, kenapa tulisan-tulisan saya banyak yang berisi kemarahan, sebagian tulisan lainnya memberi kesan bahwa saya sedang berpacu dengan waktu? Saya bilang pada mereka, itu karena saya takut beberapa tahun yang akan datang akan bangkit teroris-teroris Kristen di Indonesia. Anda sudah melihat tunas-tunasnya dalam kasus di Batu kan?

Injil harus diberitakan dengan santun, Alkitab harus diajarkan secara akurat. Barang siapa yang berani mengajar, tanpa mau belajar, harus dihajar biar celik matanya.

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Baron Arthur's picture

Peperangan dan Wahyu 12

Terima kasih untuk 'serangan-serangan' terhadap pandangan saya. Kalau saya kurang santun mengajarkan kebenaran dan memberikan bibit terorisme, saya tidak bermaksud demikian, tapi saya kurang jelas di bagian mana dari tulisan saya yang mengajarkan hal itu. Justru tanggapan Anda yang sedikit memojokkan dan menyalahkan dan memaksa saya harus terima penafsiran Anda (dan bahkan ingin menghajar saya!?). Mengutip kalimat Anda,

Injil harus diberitakan dengan santun, Alkitab harus diajarkan secara akurat. Barang siapa yang berani mengajar, tanpa mau belajar, harus dihajar biar celik matanya.

 

Mungkin saya harus belajar lebih banyak lagi. Benar juga yang Anda katakan, saya belajar di sekolah teologi hanya 3 tahun, dan pernah jadi dosen di situ 6 tahun (Untunglah sekarang saya bukan lagi dosen di seminary). Lebih banyak ngajar daripada belajar.... Saya sedikit sadar kekurangannya, Thanks untuk mengingatkannya. Saya mungkin harus memikirkan studi lanjut lagi.

Tapi, saya tetap berbeda penafsiran dengan Anda. Saya juga mencoba melihat latar belakang Alkitab dan membaca bahasa aslinya (Tuhan memberikan anugerah buat saya bisa membaca dalam bahasa aslinya). Tapi kesimpulan saya tetap sama.

 

Tuhan mencipta Iblis?

Saya ambil kesimpulan bahwa Anda percaya Tuhan mencipta Iblis. Logika yang Anda berikan kelihatannya betul. Maaf, tidak semua pendekatan logika seperti itu betul. Ada perbedaan antara: 'Tuhan mencipta Iblis' dengan "Tuhan mencipta malaikat, kemudian malaikat itu berdosa" Kalimat yang pertama berimplikasi bahwa Tuhan yang menyebabkan dosa. Meskipun secara mendasar memang Iblis berasal dari malaikat yang diciptakan Allah, tapi Iblis bukan ciptaan Allah. Mengutip kalimat Anda, "Alkitab harus diajarkan secara akurat."

 

Tuhan yang berperang?

Dari Yosua 1 jelas sekali berulang-ulang janji Tuhan bahwa Tuhan menyertai Yosua. Yang menyuruh berperang adalah Tuhan, karena Ia menyerahkan Kanaan kepada Israel. (Maaf konteks ini tidak bisa dipake utk menjadi teroris, berperang dan merebut milik orang lain, ini hanya khusus utk orang Israel). Menurut Anda, siapakah Panglima Balatentara Tuhan di dalam Yosua 5:13-15? Malaikat? Atau Yesus Kristus? Saya percaya itu Kristophani. (perhatikan ay.15). Mengapa panglima balatentara? Karena konteksnya peperangan dan Ia-lah pemimpin peperangan yang sesungguhnya yang tidak kelihatan! Setahu saya malahan Alkitab menceritakan bagaimana Tuhan pernah perang sendiri hanya dengan mendengarkan bunyi untuk mengusir tentara Aram (2 Raj 7:6-7).

 

Wahyu 12

Wahyu 12 justru berbicara tentang peperangan di sorga dan di bumi. Yang disebabkan oleh Iblis (Naga/Ular Tua). Membaca kitab Apokaliptik seperti Wahyu, orang-orang percaya pasti melihat cerita peperangan dari para Malaikat dengan Iblis; yang kemudian dilanjutkan dengan Iblis menyerang keturunan perempuan yang menuruti hukum2 Allah dan memiliki kesaksian Yesus (ay.17). Menurut Anda, siapa Anak yang ada di dalam Wahyu 12? Menurut saya peristiwa itu sudah terjadi. Apa salahnya kalau Kristus mengalahkan Iblis di bumi? Bukankah ay. 11 mengatakan Iblis dikalahkan melalui darah Anak Domba? Bagaimana pendapat Anda?

Terima Kasih untuk tanggapan2nya.

 

http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)

__________________

 

http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)

hai hai's picture

Menghajar Baron? MUSTAHIL!

Bung Baron, maaf, mungkin anda pikir saya terlalu cerewet atau saya terlalu keras pada anda. Mungkin banyak bloger sabdaspace yang setelah membaca tulisan-tulisan dan komentar-komentar saya, menilai saya sombong, bahkan ada bloger yang bertanya, apakah saya utusan iblis? Beberapa orang yang lebih memahami, bertanya, kenapa tulisan-tulisan saya banyak yang berisi kemarahan, sebagian tulisan lainnya memberi kesan bahwa saya sedang berpacu dengan waktu? Saya bilang pada mereka, itu karena saya takut beberapa tahun yang akan datang akan bangkit teroris-teroris Kristen di Indonesia. Anda sudah melihat tunas-tunasnya dalam kasus di Batu kan?

Injil harus diberitakan dengan santun, Alkitab harus diajarkan secara akurat. Barang siapa yang berani mengajar, tanpa mau belajar, harus dihajar biar celik matanya.

Bung Baron, anda menganggap kalimat tersebut di atas adalah serangan buat anda? Itu adalah permintaan maaf saya, bila anda merasa saya terlalu cerewet atau saya terlalu keras pada anda.

Jangan berterimakasih pada saya, sebab  saya tidak menyerang anda sama sekali. Saya hanya mencoba untuk mengklarifikasi tulisan anda, jadi tidak perlu merendahkan diri di atas gunung. Anda seorang Master of Divinity, pernah kuliah Theologia selama 3 tahun di salah satu Seminari Theologia terbaik di negeri ini dan mengajar selama 6 tahun di seminari tersebut, mampu membaca Alkitab dalam bahasa aslinya. Pinjam kata-kata salah satu guru anda, "itu bahagia namun juga bahaya." Menurut saya, bahagia, karena anda dianugerahi, bahaya karena sekali anda salah atau ajaran anda dipahami secara salah, maka akan banyak orang yang menganggapnya sebagai kebenaran sejati Alkitab.  

Saya sendiri bukan sarjana Theologia, tetapi itu bukan alasan bagi saya untuk membanggakan diri apalagi menjadikannya alasan untuk menafsirkan ajaran Alkitab semena-mena dan memaafkan diri sendiri ketika mengajarkan ajaran yang salah. Setiap orang yang hendak mengajar haruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Setiap orang yang hendak mengajar, harus menguji apa yang diajarkannya sebelum mengajarkannya. Saya sama sekali tidak menuduh anda apalagi berniat menghajar anda.   

Tentang berdiskusi, saya tidak mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Ketika mendiskusikan ajaran Alkitab kita harus saling belajar sehingga sama-sama mendapatkan keuntungan untuk memahami ajaran Alkitab secara benar pada akhirnya. Kalau kita saling mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, menurut saya itu harus dilakukan di pengadilan. Kalau kita mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, itu namanya pertandingan. Ketika berdiskusi, saya memberitahu anda apa yang saya tahu, apa yang saya mau, anda memberi tahu saya apa yang anda tahu dan apa yang anda mau, kalau tidak sepakat, kita akan ngomong lagi. Baiklah mari kita kembali pada topik diskusi kita.

Menurut saya, ketika kita bertanya, "Siapa yang menciptakan iblis?" kita sedang bertanya tentang siapa yang menciptakan "oknum" yang disebut iblis, bukan sifat dari oknum iblis itu sendiri. Ketika saya bertanya siapa yang melahirkan anda, saya sedang bertanya tentang siapa yang melahirkan oknum yang bernama Baron Arthur, bukan sifat dari oknum Baron Arthur.

Ketika para pengkotbah mengajarkan bahwa Tuhan tidak menciptakan Iblis, maka menurut saya, para pendengar khotbah akan memahaminya, bahwa oknum iblis bukan ciptaan Tuhan, mereka tidak akan memahaminya, bahwa yang dimaksudkan oleh pengkotbah adalah sifat iblis tidak diciptakan Tuhan.

Mari kita umpamakan bahwa manusia sebelum berdosa disebut manusia lalu ketika berdosa dia disebut pendosa. Apakah kita boleh mengatakan, bahwa pendosa (manusia) bukan ciptaan Allah? Hingga hari ini saya tidak pernah mendengar ada pengkotbah yang mengajarkan, bahwa manusia bukan ciptaan Allah setelah berdosa. Karena belum ada pengkotbah yang mengajarkan, maka saya boleh berpendapat bahwa sifat dosa manusia adalah ciptaan Allah? Tidak Boleh!

Ketika iblis belum berdosa dia adalah ciptaan Allah, setelah berdosa, maka dia bukan ciptaan Allah. Ketika manusia belum berdosa, dia adalah ciptaan Allah, setelah berdosa, maka dia tetap ciptaan Allah. Nah, bung Baron, itulah alasan saya ketika menulis pernyataan di bawah ini.

Menurut saya, salah satu penyebab banyak orang Kristen salah kaprah, menganggap Iblis adalah penguasa dunia, Yesus mati di kayu salib untuk menebus manusia dari iblis, kebangkitan Yesus adalah bukti bahwa Iblis telah dikalahkan, disebabkan karena humor filsafat para pengkotbah bahwa iblis bukan ciptaan Allah.

Dalam hal tersebut di atas, menurut saya, saya tidak memaksakan penafsiran saya dan tidak memojokkan anda sama sekali, mungkin penjelasan saya yang kurang, sehingga anda tidak memahami dasar pemikiran saya. Saya mengajukan pemikiran saya tersebut, bukan untuk memaksa anda menyetujui pendapat saya, namun sekedar agar anda menimbangnya lalu mengajukan pemikiran anda. Anda mewakili para Theolog, saya mewakili jemaat awam. Mungkin, ketika para pengkotbah berkotbah, mereka berpikir jemaat akan berpikir seperti mereka berpikir. Mungkin pula, ketika jemaat mendengar kotbah, mereka berpikir, bahwa pengkotbah berpikir seperti mereka berpikir.

Saat ini saya memiliki data, banyak pengkotbah yang mengajarkan dan jemaat yang meyakini, bahwa iblis adalah penguasa dunia dan berkuasa atas manusia. Yesus mati di kayu salib untuk menebus manusia dari iblis, kebangkitan Yesus adalah bukti bahwa Iblis telah dikalahkan. Lebih lanjut, para pengkotbah dan jemaat tersebut meyakini bahwa  cara paling efektif untuk keberhasilan memberitakan injil adalah dengan menghancurkan iblis dan roh-roh jahat. Menurut saya, bila ajaran ini dibiarkan, maka suatu hari nanti mereka akan berpikir pula, bahwa selain menghancurkan iblis dan roh-roh jahat, merekapun harus menghancurkan para pengikutnya. Inilah yang saya maksudkan dengan bangkitnya teroris Kristen, karena banyak orang Kristen yang rela masuk neraka asal dapat menyelamatkan manusia lainnya. Semoga Tuhan menjauhkan kita dari hari-hari demikian.

Anda menulis:

Maksudnya peperangan kita, TUHAN tetap yang berperang dan kita 'hanya' ikutan dibelakangNYA. Itu sebabnya TUHAN-lah yang menjadi perisai, pelindung dan juga yang menjadi pemimpin yg menyerang dalam pertempuran kita.

Saya menanggapinya:

Bukankah kalimat anda tersebut di atas sedang menggambarkan pertarungan one on one antara Tuhan dan Setan? Hal itulah yang saya maksudkan dengan mustahil. Anda boleh bilang bahwa bukan hal itu yang anda maksudkan, tetapi silahkan bertanya kepada para bloger yang membaca tulisan anda, apakah mereka memahami tulisan anda seperti saya memahaminya?

Menurut Anda, siapakah Panglima Balatentara Tuhan di dalam Yosua 5:13-15? Malaikat? Atau Yesus Kristus? Saya percaya itu Kristophani. (perhatikan ay.15). Mengapa panglima balatentara?

Saya setuju dengan anda, setahu saya, malaikat tidak pernah mengizinkan manusia sujud menyembahnya. Kalau Panglima tersebut adalah malaikat, maka Dia pasti tidak akan memerintahkan Yosua untuk menanggalkan kasutnya dan mengatakan bahwa tempat Yosua memijak adalah kudus. Saya pernah berdiskusi dengan seorang teman tentang kisah itu, karena dia menganggap Panglima tersebut adalah malaikat Michael, sebab menurutnya bila Panglima tersebut adalah Yesus Kristus, maka Dia hanya perlu bersabda, maka peperanganpun usai. Diskusi tersebut masih berlangsung, dan kami tiba pada pertanyaan, apakah bala tentara TUHAN yang dipimpin Panglima tersebut adalah bangsa Israel atau malaikat? Bung Baron, bagaimana kalau anda menulis kisah tersebut dan memasangnya di blog ini? Terus terang saya mengakui, pengetahuan saya tentang Kristophani benar-benar masih parah.

Apa salahnya kalau Kristus mengalahkan Iblis di bumi?

Maksud saya, Yesus tidak pernah menebus manusia dari Iblis. Kematian Yesus di atas kayu salib adalah pengenapan firman Allah, bahwa upah dosa adalah maut (mati). Kebangkitan Yesus bukan bukti Dia telah mengalahkan Iblis, tetapi bukti bahwa Dia adalah Kristus, kerajaan dunia (Mahkamah Agama, Pemerintah Roma, Rakyat Yerusalem) tidak berkuasa atasNya, bahkan maut (mati) pun tidka berkuasa atasNya dan Allah berkenan atas pengorbananNya. KenaikanNya ke Surga bukan jaminan, bahwa manusia pasti menang atas Iblis, tetapi bukti bahwa Dia adalah Allah, Tuhan alam semesta.  

Iblis adalah karyawan Allah yang telah dipecat dan dihukum. Iblis bukan penguasa dunia dan tidak berkuasa atas manusia. Menurut saya, bila anda mengaitkan kematian, kebangkitan dan kenaikan Yesus ke surga adalah bukti bahwa Yesus telah mengalahkan Iblis, maka jemaat akan terpancing untuk meyakini bahwa Iblis adalah penguasa dunia dan berkuasa atas manusia. Keyakinan jemaat tersebut jelas bertentangan dengan ajaran Alkitab.  

Menurut Anda, siapa Anak yang ada di dalam Wahyu 12?  

Terus terang saya mengakui, saya belum pernah mempelajari kitab Wahyu secara tuntas. Saya tidak tahu, siapa Anak yang ada di dalam Wahyu 12 itu. Lebih baik saya tidak menjawab pertanyaan anda, sebab bila saya menjawabnya, maka itu hanya tebak-tebak buah manggis. Biarlah teman-teman yang telah mempelajari kitab Wahyu yang menjawabnya, atau anda mau berbaik hati untuk membuat tulisan tentang hal itu?

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

dennis santoso a.k.a nis's picture

nimbung aja sebentar

diskusi di blog ini sangat menyenangkan. tidak, saya rasa nggak ada yang menyerang siapa pun disini. semuanya masih dalam konteks wajar bila kita melihat "ajang" ini sebagai sebuah diskusi, bukan "pertandingan".

bung ronald, sedikit kritik buat anda, sekilas terkesan bahwa anda sedikit tersinggung ama kata2 si hai. benar? kalo ga benar, maafkan saya, tapi kalo benar, maka anda harusnya lebih tolerir dikit lah ama preman pasar model dia. hehehe. (tersinggung gak lo hai gue katain preman? hehehe)

buat hai, om, kali bung ronald harus diajakin chatting. tau nggak kenapa? soalnya kalo baca tulisan lo, orang2 akan berpikir bahwa lo tuh galak, nyolot, dll sampe ada yang bilang lo utusan iblis kan? hehehehe ... harus rada dibedain lah antara ngomong sama sesama preman atau orang2 teknikal  dan ngomong dengan para anak2 tuhan ini. hehehe.

ya udah, monggo diterusin pembahasan nya. shallom.

hai hai's picture

He he he

Ho ho ho, temen-temen sabdaspace diajakin chating? Apa nggak tambah rusak tuh dunia persilatan? 

Nama ente di YM ma indah, dennis santoso nama owe di YM sibugil, gara-gara nama aja owe bisa didoain berhari-hari agar bertobat tuh. Blom lagi klo mereka baca statusnya, "dy, I think I fall in love with ur friend, dy, kamu lebih cantik, thanks GOD I fall in love, selingkuh itu indah, Iis, ML yuk? dy I batal fall in love with ur friend, Abis selingkuh, dll dll dll dll," apa nggak pada rame-rame bikin rally doa khusus buat sibugil?

ikutan jadi lieur ah ... 

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Raissa Eka Fedora's picture

Heee heee heee

YM apaan lagi? Lagian sih masa statusnya gitu? Lieur ih sama hai hai... Banyak ngajar, dewekan gak jelas... Sayang sih lebih tua, kalau nggak uh, dah ku omelin deh heheehee bercanda hai, anak kecil ini juga bandel dulunya.........................
__________________

Satu lagi pendapat seorang anak kecil yang tersasar ke dunia orang dewasa dan memberanikan pendapat.
-anak kecil berpendapat, didengarkah?-

hai hai's picture

YM = YM

YM itu Yahoo Messanger, dibacanya yaho o mesanger nona raisa.

Nah, di YM kita dapat menuliskan status atau suasana hati atau ungkapan hati kita. Yang jadi masalah adalah, semua orang dapat membaca status kita itu dan berprasangka semaunya, namun, kita hanya menujukan status tersebut pada orang-orang tertentu. Jadi kalau kamu baca status, hai hai yang bikin lieur, daripada berprangka macem-macem, mendingan tanya aja sama hai hai apa maksudnya. Tapi kalau orang-orang merasa lebih happy hidup dlam prasangka, sok atuh ... 

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Raissa Eka Fedora's picture

Hai hai preman??

Serius you hai hai preman? Kukira pendeta............
__________________

Satu lagi pendapat seorang anak kecil yang tersasar ke dunia orang dewasa dan memberanikan pendapat.
-anak kecil berpendapat, didengarkah?-

hai hai's picture

hai hai mang preman

hai hai bukan pendeta nona raissa, just preman, bahasa kerennya sich free man.
__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Raissa Eka Fedora's picture

Oh begitu ya?? Kukira......

Oh jadi hai hai free man?? Duh, pantes deh didoain berhari hari. Untung aku baru kenal, coba dari dulu.. ikutan doain dehhhh....
__________________

Satu lagi pendapat seorang anak kecil yang tersasar ke dunia orang dewasa dan memberanikan pendapat.
-anak kecil berpendapat, didengarkah?-

dennis santoso a.k.a nis's picture

oouupssss...

huahahahaha ... maap maap ... om hai sih bukan preman, tapi "sok kaya preman". yang preman beneran itu saya, mangkal di senayan, jakarta Cool
hai hai's picture

Hidup Preman

Hidup Preman! Den, abis lu angkat kok di banting lagi? Jadi preman itu patut diperjuangkan tau. Lu liat aja temen-temen yang ngajakin kita untuk ikutan mlm. Mereka selalu bilang, klo sukses dengan business mlm maka kita akan jadi preman. The man yang dah get freedom kan namanya preman? 

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

dennis santoso a.k.a nis's picture

hush...

dibanting lagi supaya non raissa ga ikutan ancur kayak kita, gitu lho om, rogerrr? *lol*
Baron Arthur's picture

Hai, Darah Kristus kalahkan Iblis

Sekali lagi saya ingin menjawab pertanyaan dan tanggapan bung hai hai. Thanks juga untuk kritikan bung dennis. Saya jadi lebih melihat big picturenya.

Mari kita lihat lagi dari awal yang merupakan permasalahan bung hai hai.

Anda tidak setuju dengan kalimat saya: Dan siapa yang berperang? Sebenarnya yang berperang adalah TUHAN. Dan TUHAN sudah mengalahkan Iblis melalui kedatangan Kristus ke dunia, mati dan bangkit. Kalau begitu, buat apa kita berperang? Peperangan kita hanya untuk membuktikan bahwa kemenangan yang dimulai oleh Kristus akan terus digenapi. Already but not yet. Maksudnya peperangan kita, TUHAN tetap yang berperang dan kita 'hanya' ikutan dibelakangNYA. Itu sebabnya TUHAN-lah yang menjadi perisai, pelindung dan juga yang menjadi pemimpin yg menyerang dalam pertempuran kita.

Ini tanggapan Anda:apakah anda sedang menyatakan bahwa Yesus datang ke dunia untuk berperang dengan iblis? Kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menebus manusia dari iblis? Kebangkitan Yesus pada hari ketiga adalah bukti bahwa iblis telah dikalahkan? Menurut saya, mustahil Tuhan menganggap iblis sebagai lawan. Sang Pencipta menganggap ciptaanNya sebagai lawan? Mustahil! Sang Pencipta BERPERANG dengan ciptaanNya? Mustahil. Walaupun banyak orang Kristen bilang tidak ada yang mustahil bagi Allah, namun ini benar-benar mustahil. Anda percaya bahwa Iblis adalah Penguasa dunia dan berkuasa atas manusia sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa? Saya tidak percaya, ingin tahu pandangan saya? Silahkan baca tulisan saya, HAI DAN ANJINGNYA.

Lalu jawaban saya lagi: *Saya tidak mengatakan bahwa Yesus Kristus menebus manusia dari Iblis. Saya juga tidak pernah memikirkan hal itu. tapi, saya percaya bahwa kebangkitan Yesus sudah mengalahkan Iblis dan kuasanya. *Saya tidak percaya bahwa Iblis adalah ciptaan Allah. Semua malaikat adalah ciptaan Allah, tp si Malaikat ini menjadi Iblis karena dosa dan bukan karena ciptaan. Iblis memang bukan lawan karena Ia berasal dari Malaikat yang diciptakan (ini saya setuju). Tetapi karena iblis melawan Allah, apakah Allah membiarkannya dan tidak menghukumnya? Alkitab berbicara bahwa Allah membiarkannya untuk sementara waktu, tapi tiba waktunya iblis dikalahkan dan dihukum. Iblis di dalam Ef 2:2, disebut sebagai penguasa kerajaan angkasa dan penguasa dunia di beberapa bagian Injil Yohanes (mskpn tdk tentu menunjuk kepada si Iblis). Saya percaya Allah yang tetap berkuasa dari Awal sampai Selama-lamanya, tapi Allah sepertinya membiarkan ada kekuasaan (di dalam batas-batasNya) kepada Iblis. dan Iblis ingin menipu manusia seolah-olah ialah yang memiliki kuasa itu seluruhnya. Kalau baca di dalam PL, berkali-kali Allah berperang untuk Israel menghadapi musuh2 Israel. (Mis. Yos 10:42). Mengapa mustahil?

Dan selanjutnya Anda mulai melebarkan topik dengan menanggapi jawaban saya dan tidak pernah puas dengan jawaban saya.

Sesudah melihat komentar anda terakhir dan post tentang Hai dan Anjing, saya mengerti masalah Anda. Saya kutip lagi perkataan Anda:

Saat ini saya memiliki data, banyak pengkotbah yang mengajarkan dan jemaat yang meyakini, bahwa iblis adalah penguasa dunia dan berkuasa atas manusia. Yesus mati di kayu salib untuk menebus manusia dari iblis, kebangkitan Yesus adalah bukti bahwa Iblis telah dikalahkan. Lebih lanjut, para pengkotbah dan jemaat tersebut meyakini bahwa cara paling efektif untuk keberhasilan memberitakan injil adalah dengan menghancurkan iblis dan roh-roh jahat. Menurut saya, bila ajaran ini dibiarkan, maka suatu hari nanti mereka akan berpikir pula, bahwa selain menghancurkan iblis dan roh-roh jahat, merekapun harus menghancurkan para pengikutnya. Inilah yang saya maksudkan dengan bangkitnya teroris Kristen, karena banyak orang Kristen yang rela masuk neraka asal dapat menyelamatkan manusia lainnya. Semoga Tuhan menjauhkan kita dari hari-hari demikian.

Yang kemudian Anda menuduh saya sama seperti pengkhotbah2 itu dan TD yang Anda tidak setujui (saya juga tidak setuju TD!). Itu sebabnya Anda menanyakan hal2 ini kepada saya di dalam komentar pertama:

apakah anda sedang menyatakan bahwa Yesus datang ke dunia untuk berperang dengan iblis? Kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menebus manusia dari iblis? Kebangkitan Yesus pada hari ketiga adalah bukti bahwa iblis telah dikalahkan? Menurut saya, mustahil Tuhan menganggap iblis sebagai lawan. Sang Pencipta menganggap ciptaanNya sebagai lawan? Mustahil! Sang Pencipta BERPERANG dengan ciptaanNya? Mustahil.

Saya sudah menjelaskan dan di dalam tulisan saya tidak mengatakan bahwa Yesus mati di kayu salib untuk menebus manusia dari iblis. Kalimat itu ada di dalam pikiran Anda, dan Anda mengganggap saya punya pemikiran itu dan Anda menyanggah saya. Sebenarnya Anda sedang berdebat dengan diri Anda Sendiri.

Jadi, menurut saya Kematian Yesus di kayu salib TIDAK untuk menebus manusia dari iblis?

Tapi saya setuju kalau Yesus berperang dengan Iblis dan mengalahkan Iblis dengan kematian dan kebangkitanNya, serta pengikut2 Kristus memiliki musuh yaitu Iblis dan malaikat2nya.

Saya jelaskan kembali.

1. Soal Allah berperang dengan manusia saya pikir ayat2 yang saya berikan di Yosua dan Raja2 sudah cukup jelas. Anda hanya mempertanyakan pertanyaan2 yang melebar dari esensi sebenarnya, bahwa yang Anda anggap mustahil, Allah berperang dengan ciptaanNya, ternyata ada ayat di Alkitab yang mengatakan demikian, dan pemimpin perangnya, justru Kristus.

2. Soal Kematian Kristus mengalahkan Iblis, itu juga sudah sangat jelas di dalam Wahyu 12:11. Anda sudah membacanya, tapi Anda tidak mengutipnya,

Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba

Kelihatannya malaikat2 berperang di sorga, tapi dikalahkan justru melalui darah Anak domba. Siapa Anak domba? Kapan darahNya tercurah? Jawbannya: di Salib!

 

3. Iblis terus menjadi lawan Kristus dan turut berpartisipasi di dalam penyaliban.

Anda sudah menuliskan bagaimana Iblis mencobai Yesus di dalam Matius 4. (bukankah ini bagian dari peperangan one on one? dan Yesus Kristus menang!!!)

Begitu juga di dalam Perumpamaan yang Tuhan Yesus berikan di dalam Mat 13, ay. 39 mengatakan bahwa Iblis adalah musuh. Sedangkan yang menaburkan benih di ay. 37 adalah Anak Manusia (bukankah Iblis adalah musuh dari Kristus?)

Iblis menghalang2i penyaliban Kristus melalui perkataan Petrus (Mat 16:23)?

Tetapi juga, Iblis yang masuk ke dalam Yudas untuk menyalibkan Kristus (Luk 22:3), tapi perbuatan Yudas dan Iblis direstui Kristus (Yoh 13:27).

4. Kitapun terus-menerus punya musuh, yaitu Iblis. 1 Pet 5:8

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Dan tentu saja, Anda tidak boleh melupakan Wahyu 12:17.

 

Tapi, pandangan2 ini tidak perlu membuat saya menjadi ekstrimis dan teroris. Jadi, Anda tidak perlu menyamakan dengan isapan jempol pengkhotbah. Saya sudah menjelaskan pemikiran saya dengan dasar Alkitabnya, jadi bukan isapan jempol.

Sekarang saya bertanya dengan pandangan2 Anda, dasar2 Alkitab apa yang membuktikan bahwa pandangan Anda bukanlah isapan jempol saja? Bukan hanya perumpamaan yang dimirip2in dgn cerita Alkitab, tapi menggunakan konsep Anda pribadi dan bukan dengan dasar Alkitab.

Karena Anda sudah mengatakan belum belajar banyak di dalam beberapa hal. Maka saran saya, belajar dulu baru banyak ngomong dengan keras. (semoga Anda tidak tersinggung). Karena di dalam sejarah, yang ekstrim biasanya dilawan oleh ekstrim sebaliknya. Kalau Anda ingin menjadi pengajar, saya ingatkan kalimat Anda,

Injil harus diberitakan dengan santun, Alkitab harus diajarkan secara akurat. Barang siapa yang berani mengajar, tanpa mau belajar, harus dihajar biar celik matanya.

Meskipun saya sudah belajar, dan mengajar ribuan orang, saya masih ingin belajar dari Anda. Menurut saya, Anda cukup kritis dan tegas. Masalahnya apakah Anda juga mau belajar dan bukan hanya menyanggah terus?

 

NB:

Soal Tuhan mencipta Iblis dan manusia berdosa, tidak pernah ada di dalam Alkitab. Ini tidak berarti bahwa mereka bukan bagian dari ciptaan Allah lagi setelah berdosa.

Kalau saya mengatakan Tuhan tidak menciptakan Iblis dan manusia berdosa, secara logika (ini yg saya pelajari di Mat UI) tidak harus berarti hanyalah: Tuhan mencipta malaikat (manusia), sesudah berdosa bukan ciptaan Tuhan lagi--> ini logika yg melompat.

Bukankah bisa juga berarti, Tuhan tidak pernah menciptakan Iblis/manusia berdosa, (Karena kita tahu Tuhan menciptakan malaikat dan manusia tanpa dosa), tetapi mereka adalah bagian dari ciptaan Allah yang kemudian jatuh dalam dosa.

Kalau ada yang salah mengerti, salahkan logika sendiri yang tidak terlatih.

 

http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)

__________________

 

http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)

garamdunia's picture

Preman Lahir Kembali

Bagi yang sudah di komunitas sabdaspace.org cukup lama, tentunya mengerti memang banyak yang bergaya preman, tapi tidak berbahaya kok! Semuanya tetap bersatu dalam Kristus!

Tak kenal maka tak sayang Wink