Submitted by Tante Paku on

     DISKUSI tentang gelap dan terang masih panjang. Ada gelap di dalam terang dan ada terang di dalam gelap. Ada GELAP yang tidak kita tahu, ada TERANG yang tidak kita lihat, semua bersama kehidupan. Kehidupan yang tidak kita ketahui ujungnya, karena ada kematian yang memisahkan kehidupan di dunia ini. Dari gelap kembali ke gelap menghadap kepada Gelap untuk melihat Sang Terang, karena hanya terang yang bisa kita lihat.

     Terang pun menjadi penyelamat seorang suami yang ditinggal sendirian di rumah, karena istrinya pergi untuk keperluan yang cukup lama. Beginilah ceritanya :

DETA BUNAH : "Kemarin saya melintas di depan rumahmu, semua lampu menyala semua dengan sangat terang benderang, apa ada pesta besar?"

PINEL ASLI    : "Tidak. Saya hanya sendirian di rumah. Tapi tidak lama lagi istriku pulang dari jauh. Saya tak ingin kalau nanti istriku melihat pada rekening listrik, tahu bahwa saya pada malam hari tidak pernah berada di rumah selama ia berpergian!"

                                                               *****

     Gempa di wilayah Sumatera membuat kaget kita, karena gempa di Tasikmalaya baru saja terjadi dan belum selesai penanganannya, menyusul wilayah lain yang juga menelan korban yang tidak sedikit.

     Seorang pejabat dari pusat dengan sigap meninjau lokasi gempa di Sumatera. Ia kemudian berdialog dengan seorang warga korban gempa.

PEJABAT     : "Menurut anda, bagaimana cara yang baik untuk mengatasi gempa ini?"

WARGA        : "Membuat daftar sumbangan pak !!"

                                                             *****

     Gelap ternyata akrab dengan kehidupan kita, saking akrabnya dengan gelap, seorang reserse mencurigai seorang pedagang pinggir jalan karena disinyalir menjual barang-barang gelap.

RESERSE    : "Kamu menjual barang gelap ya?!"

PEDAGANG : "Gelap apanya? Saya kan sudah pakai lampu petromak, pak polisi!"

                                                             *****

     Gempa membuat kesadaran sosial kita bersatu untuk membantu. Di sebuah sekolahan mengadakan aksi sosial untuk membantu korban gempa dengan cara menjual koran, yang mensponsori aksi tersebut..

     Belum satu jam, seorang murid pria melaporkan telah berhasil menjual habis semua korannya yang berjumlah 100 eksemplar.

GURU          : "Wah hebat benar kamu! Bagaimana bisa menjual dengan begitu cepat?"

MURID         : "Semua kujual hanya pada satu keluarga saja!"

GURU          : "Lho kok bisa?"

MURID         : "Karena anjingnya menggigit saya !!"

                                                             *****

 

Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat