Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Ravi Zacharias : Sang apologet Kristen telah kembali kepada Penciptanya

guestx's picture

 

Christian apologist Ravi Zacharias dies of cancer at 74

Namanya Ravi Zacharias. Saya tak mengenalnya secara pribadi. Saya tahu namanya pertama kali ketika membaca buku yang ditulisnya berjudul "Jesus Among Other Gods". Itu belasan tahun yang lalu. Seingat saya, saya tertarik membaca buku itu karena ditulis oleh seorang keturunan India - tidak begitu lazim di antara buku-buku yang didominasi penulis dari Barat. Buku itu mengisahkan keunikan Yesus di antara banyak sesembahan yang dikenal oleh berbagai agama dan kepercayaan di dunia.

Dua atau tiga tahun lalu saya menemukan situs RZIM (Ravi Zacharias International Ministries) ketika berselancar di internetsecara tidak sengaja. Saya sedang mencari-cari informasi mengenai Tracy Trinita yang saya tahu adalah seorang model internasional dari Indonesia yang cukup baik kehidupan rohaninya sebagai bahan pelajaran di komisi remaja di gereja. Ternyata Tracy Trinita bergabung di kelompok pelayanan RZIM tersebut. Ini membawa saya ke situs RZIM.

Hal yang membuat saya semakin tertarik dengan RZIM adalah ketika menemukan bahwa Nabeel Qureshi - seorang ex-Muslim yang menulis "Seeking Allah Finding Jesus" - yang bukunya baru saya baca ternyata juga adalah anggota tim apologetika Kristen itu. Saya suka menyimak video Nabeel baik ketika tampil sendiri atau pun bersama tim RZIM, termasuk Ravi Zacharias. Menonton video Nabeel membuat saya sering pula menonton video Ravi Zacharias.

Saya sangat mengagumi Ravi dan timnya. Paparan mereka sangat lugas dan logis, tetapi mereka juga kadang memasukkan kisah pengalaman rohani yang menyentuh. Pemahaman mereka mengenai Alkitab luar biasa dalam, tetapi pengetahuan mereka tentang prinsip-prinisip keilmuan juga sangat kuat dan wawasan mereka sangat luas. Saya tidak tahu bagaimana Ravi Zacharias bisa mengumpulkan orang-orang cerdas dan beriman di dalam satu kelompok. Dengan motto "helping the thinker believer, helping the thinker believe", RZIM mendorong orang-orang beriman sekaligus bernalar. RZIM melakukan diskusi terbuka tentang iman Kristen di kampus-kampus ternama di banyak negara.

Ravi Zacharias sebagai yang paling senior di dalam tim RZIM tampak sangat berpengalaman dalam menjawab pertanyaan apa pun dari audiens. Baik pertanyaan yang sifatnya ingin tahu maupun pertanyaan yang ingin menunjukkan kesalahan ajaran Kristen, selalu dapat ditanggapi dengan mulus. Cara menjawabnya sangat santun, runtut dan argumen yang didasarkan pada Alkitab dan pengetahuan. Ravi tampak "cool" berhadapan dengan siapapun - Kristen, Islam, ateis, sempalan Kristen.

Ravi Zacharias juga adalah seorang story teller yang hebat, sehingga sangat memukau para pendengarnya. Beliau kadang-kadang secara luar kepala mengutip puisi indah yang relevan dengan topik yang dibicarakannya. Tetapi, beliau pun sering merangkai ungkapan-ungkapan yang penuh makna. Tidak heran, banyak orang suka membuat poster dari kutipan ucapan Ravi.

304 Ravi Zacharias Quotes on I, Generations and God - Quotes.pub

Ravi Zacharias Quotes · Pictures and Images

Anggota-anggota RZIM memiliki latar belakang akademis yang tinggi di samping pengetahuan teologi yang kuat. Selain Nabeel Qureshi yang berpendidikan dokter, anggota RZIM lainnya yang juga sering saya tonton videonya di YouTube adalah Abdu Murray yang berprofesi sebagai pengacara. Mendengarkan Abdu Murray menjawab pertanyaan tentang iman Kristen, termasuk tentang Trinitas, membuat saya takjub akan ketelitiannya membaca Alkitab dan ketulusannya mempelajari dan memahami Firman Tuhan. Ada banyak lagi anggota Tim RZIM, tetapi saya belum sempat menonton semua video mereka. Saya ingat pernah juga melihat satu atau dua video Vince Vitale dan putri Ravi yang ternyata aktif juga dalam pelayanan, yaitu Naomi Zacharias. 

Pagi tadi ketika membuka-buka internet saya menemukan berita bahwa Ravi Zacharias telah meninggal dunia pada tanggal 19 Mei 2020 dalam usia 74 tahun. Berita kematiannya diliput media-media besar internasional, karena Ravi Zacharias sudah menjadi tokoh dunia. Salah seorang yang diwawancarai di televisi menyebut Ravi Zacharias adalah seorang apologet besar yang sejajar dengan Billy Graham sebagai penginjil besar.

Bagi saya berita ini cukup mengagetkan, karena video-video beliau yang saya tonton beberapa hari atau minggu sebelumnya menunjukkan beliau dalam kelihatan sehat, meskipun di dalam presentasinya kadang-kadang beliau menyebut penyakit yang sedang ditanggungnya. Tahun 2017 RZIM kehilangan Nabeel yang meninggal dunia setelah bertarung melawan penyakit kanker untuk beberapa lama, sekarang RZIM juga kehilangan pendirinya juga oleh penyakit kanker. 

Sebagai manusia, saya menyayangkan kepergian Ravi Zacharias. Rasanya kita masih ingin mendengarkan jawaban-jawaban yang bernas dari apologet hebat ini. Tetapi, sebagai orang percaya, saya senang Ravi telah mengakhiri perlombaan dengan baik dan di garis akhir bertemu dengan Tuhan Yesus yang sangat dikasihinya. 

Ravi meninggalkan warisan buku-buku dan video-video yang berisi pelajaran berharga tentang iman Kristen. Tetapi lebih dari itu, Ravi Zacharias memberikan kepada komunitas Kristen dunia sebuah tim apologet yang hebat. Semoga Ravi Zacharias International Ministries tetap kokoh dan bersemangat melayani Tuhan Yesus dan semakin banyak jiwa yang mengenal Kristus dengan benar dan mendapat bagian dalam Kerajaan Bapa di Surga.

 

20.05.2020

__________________

------- XXX -------

jesusfreaks's picture

RIP Ravi Zacharias

turut berdukacita.

penasaran juga pengen kenal Ravi Zacharias

 

 

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-