Submitted by Tante Paku on

     Membaca puisi kadang mengerutkan dahi untuk bisa mengurai arti yang tersembunyi. Membaca humor kalau lucu tertawa saja, biar urat beredar sehat. Membaca Kitab Suci kalau tidak mengerti, cobalah berhenti, tenangkan hati dan coba lagi. Siapa tahu lewat doa, Roh Kudus menerangi sampai kita memahami.

 

PUISI

 

  ADA  DETAK  DI  SUNYI  MALAM

 

  Malam malam hadir bersamaMu
  Dingin dingin hangat di dekatMu
  Nyanyian alam hembuskan aroma cinta
  Dengan nada detak jantung kita

  Oh bulan jangan pejamkan sinarmu
  ingin kunikmati tatap sayang kasihku
  Oh bintang jangan buru buru tenggelam
  Agar kami tak segera pulang

  Kuingin malam terus memanjang
  kuingin malam terus benderang
  kuingin malam tanpa gangguan
  kuingin malam penuh kenangan
  jadikan rindu dan sayang

  S31094

 

HUMOR

 

YESUS  DAN  SORGA 1

 

     Yesus bahagia sekali melihat banyak umatNya yang tengah antri di depan pintu masuk surga. Saking banyaknya, ada seorang pria yang merasa disorong terlalu keras dari belakang. Dengan emosi ia berkata pada orang di belakangnya.

     "Anda seharusnya faham, kalau mendorong-dorong orang itu tidak sopan, biasakan budaya antri walau di surga!"

     Yesus yang kebetulan lewat, berhenti sejenak dan memberikan jawaban :

     "Saudara seharusnya sadar juga, bahwa kalau sudah didorong tapi tidak maju-maju, itupun perbuatan yang tidak sopan," jawab Yesus sambil tersenyum.

                                                         *****

PUISI



  BENCANA  ADALAH  KITA


  Dan ketika dunia semakin tua
  Kehidupan jadi penuh tanya
  Bencana bencana bergiliran
  Manusia manusia bergantian
  Habisi tanah suburnya

  Dimana kita siapkan jiwa
  Dalam dahaga sarat luka
  Jejak jejak kebajikan
  Penuntun roh kebaikan
  Semakin sirna tersaput noda

  Nafas kita semakin berat
  Terengah engah beban duka
  Duka keserakahan kita.

  Sl5l094

 

HUMOR

 

YESUS DAN SORGA 2

 

Umat   : "Oh surga memang tempat yang luar biasa indahnya, serta ajaib!"

Yesus : " Ajaib?  Maksud anda?"

Umat   : "Bayangkan, baru lima menit aku tiba di surga, dompetku lenyap!"

Yesus : "Oh, anda salah alamat, ini pintu masuk ke Neraka!"

 

                                                        *****

P U I S I


SAYANG  TERUSKAN  DOA  INI


  Ketika aku tertunduk
  Wajahku semakin tua
  Oleh lelah sarat beban
  Dosa dosa yang kutebar
  Seakan terbayang di depan mata
  Aku malu mengenangnya
  Ah tak perlu
  Tak perlu kau buka lagi
  Lembaran hitam yang kurasa kelam

  Kini aku tunduk semakin dalam
  Doa doa bersambungan
  Sayang, teruskan doa doa ini
  Bila aku telah tiada
  Agar Tuhan mempertimbangkan KasihNya.

  S281094