Pengakuan Dosa, Perlukah?
Lukas 18:10-14
Pemungut cukai dalam zaman ketika kisah tersebut diceriterakan Yesus rupa2nya adalah sampah masyarakat, karena barangkali mereka dianggap kaki tangan penjajah romawi, terkenal sebagai tukang peras rakyat, sehingga kejahatannya begitu mantap. Namun ketika ia sadar akan dosa, mengakuinya di hadapan Allah (baca: bukan di hadapan imam) , menyesalinya dengan amat sangat dan memohon pengampunan, maka Allah mengabulkannya.
Nah, pengakuan dosa memang perlu, sangat penting untuk terima pengampunan , tetapi di zaman PB ini TIDAK HARUS DI HADAPAN imam, pastur, pendeta, itu kalau mengacu pada kisah di atas.
Mungkin interpretasi ini keliru.
Mujizat
"Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai......Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah kelangit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.Aku berkata kepadamu: orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan..."