Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

PELAJARAN DALAM TOURING

Josua Manurung's picture

tOURING KE pUNTJAK...

Hari Jum'at malam kemarin jadi juga kami pergi touring ke puncak. Seminggu yang lalu sih rencana ini sudah disebarluaskan ke semua pemuda gereja, namun ternyata yang siap untuk ikut hanya lima orang. Jadilah kami pergi dengan 4 motor dengan 5 orang, saya membonceng teman saya Bonang. Ada Barmen, Wilson, dan Dolly. Kami pilih hari Jum'at malam itu karena mungkin di mingu-minggu yang berikutnya rencana itu hanya akan jadi tinggal rencana.

Ternyata menjalankan suatu rencana itu seperti yang kita tahu tidak selalu berjalan mulus, ada saja tukang kompor... begitu kami menyebutnya yang akan selalu menjatuhkan mental kita... tapi tidak saya... ada yang bilang banyak razia lah, ada yang bilang nanti hujan lah, ada yang bilang ada hujan badailah di puncak, ada yang ngajakin party sajalah... di gereja kami party itu berarti minum-minum di kafe dan nyanyi-nyanyi pakai gitar sampai pagi... lalu saya bilang sama mereka ... party sih gak akan kemana-kemana... tapi setidaknya kita jadi tim survey dulu....

Awalnya Barmen agak sangsi karena teman kami Pola ternyata pulang, kecapekan habis kerja katanya, Jun dan Patar tidak mau ikut dengan seribu satu alasan, padahal alasan sebenarnya adalah party itu. Jam 12.00 kami berangkat diawali dengan doa di tengah gang gereja... kami mengambil jalur Pondok Cabe-Parung-Bogor-Ciawi-Puncak... kami isi bensin di Pondok Cabe lalu mulai menentukan urutan jalan, kami pasang Wilson di depan, Barmen, Dolly lalu saya terakhir bersama Bonang. Wilson ternyata terlalu cepat dia lari 70-80km lalu di lampu merah kami ingatkan dia lagi... Bogor-Tajur-Ciawi kami lalap dengan gampang... udara mulai dingin... tapi ketika sampai Ciawi dan menanjak ke atas udara semakin bertambah dingin sampai ke tulang... gigi saya sampai bergemelutuk... kebetulan kami memang berangkat tidak safety... kami banyak melakukan "rapat koordinasi" begitu kami menyebutnya di pinggir jalan... sekedar membakar rokok atau minum air aqua... baru kami lanjutkan lagi... jam 01.30 kami sampai di Masjid dan lewat Puncak Pass, Cimacan, Cipanas... lalu kami rapat koordinasi lagi.... ternyata Wilson punya agenda tersendiri untuk sampai ke Bandung... lalu Barmen pun menyatakan keberatannya karena knalpotnya racing dan pasti langsung ditilang... saya pun keberatan karena sudah jam segini kita belum makan malam dan kasihan Dolly dan Bonang yang masih terhitung muda... mereka baru lulus SMA... akhirnya saya ambil alih posisi di depan dan kembali turun ke bawah... saya melihat warung nasi goreng tadi di 2 km ke bawah... ternyata setelah sampai di sana sudah habis... tangan dan kaki sudah sangat dingin sekali dan terasa kram hingga saya tidak bisa mencopot kunci kontak... hahaha.... dan sepanjang jalan turun ke bawah saya selalu berteriak dingin.... dingin.... wooiii.... di tengah gelapnya perkebunan karet di kanan-kiri kami.

Terpaksa kami berjalan turun ke bawah lagi dan kami menemukan warung nasi goreng... kami berempat memesan nasi goreng, Wilson memesan indome goreng pakai nasi hangat... dengan ditemani kopi susu kami menyantap hidangan pagi kami.... benar-benar lezat... atau karena kami lapar... hehehe.... lalu ibu tua penunggu warung juga menawarkan segelas air panas tambahan untuk masing-masing kami... kami sampai di warung itu jam 4 pagi... ada film mandarin di trans 7 atau trans tv tidak begitu jelas.... kami mengomentari film-film semi porno yang banyak muncul di tv setelah jam 12 malam, kami juga membahas perjalanan kami tadi, saling memberitahu kekurangan dan kelebihan dan kejadian apa saja yang kami alami di bawah tadi dan di sepanjang perjalanan.....

Di dalam perjalanan itu kami juga digoda oleh banyaknya Jablay di sepanjang jalan yang menunggu di warung jagung bakar, contohnya ketika kami berhenti di daerah botol kecap untuk menunggu Wilson dan Barmen, ada 3 orang Jablay yang terus saja memanggil kami... ayo mas.... turun dong... ke sini dong mas.... hahaha.... kalau ada Hai... eh Ci Yang disana saya tidak terbayang apa yang akan terjadi.... mungkin mereka dikotbahi kali.... saya hanya cuek saja dan berusaha tidak memandang ke arah mereka... walaupun itu sulit.... :) lalu setelah Wilson dan Barmen datang, mereka bilang ada truk... susah ngelewatinnya... kami pun langsung melanjutkan perjalanan... dan tidak lupa saya berpesan kepada jablay-jablay itu... jaga warung baik-baik ya.... hahaha... semua teman-teman saya hanya tertawa saja dan berlalu dari tempat itu...

Pukul 05.00 kami bertolak dari warung ibu tua itu untuk kembali ke Jakarta, kami pun mulai men-safety kan pakaian kami dari jaket ditambahi kardus pembatas yang ada di kotak aqua gelas, pasang lap handuk di leher, tangan jaket diikat, dan pasang potongan kecil salonpas di hidung, gunanya untuk menyegarkan mata dan hidung. Jalan turun ternyata sangat mudah, kami hanya harus menghindari lobang dan tikungan tajam.... pasang gigi empat dan kami tidak perlu banyak nge-gas. Di jalan kami menemukan tugu besi yang diberi 3 lampu kuning peringatan... mungkin di tempat itu banyak yang jatuh ke jurang... saya juga melewati jembatan maut yang merenggut banyak nyawa penumpang satu bis beberapa bulan lalu... Tuhan terkadang memakai musibah untuk kita supaya bisa belajar.... kita sampai di pertigaan Bogor hari sudah siang kira-kira pukul 6 pagi... Dolly terlihat lelah sekali.... lalu saya meminta dia agar dibonceng Barmen saja memakai motor saya, karena motor Dolly mio sporty sehingga tidak ada yang berani memakai... Bonang memakai motor Barmen dan Wilson walaupun terlihat lelah sekali, masih sanggup untuk meneruskan... Bukankah pelajaran yang sama dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.... kita harus peka terhadap teman sekerja atau sepelayanan yang sudah lelah hati.... sekedar teguran hangat dan perhatian dapat memacu semangat mereka kembali...

Pukul 6.30 kami sampai di perempatan Gaplek dan berpisah di sana... Bonang, Dolly dan Wilson ke arah Pondok cabe sedang saya dan Barmen ke arah Ciputat... sampai di rumah jam 7.30 setelah sebelumnya saya dan Barmen sarapan di warung kopi... Sesampainya di rumah saya langsung tidur setelah sebelumnya ngobrol dengan mama... very exhausted ....sangat lelah sekali... hanya itulah kata-kata untuk menggambarkan kondisi saya... tapi puasnya.... SANGAT PUAS SEKALI!!! Hahaha... karena dengan touring itu ternyata dapat melepas stress dan menambah tenaga baru untuk menghadapi dunia kerja... kita melatih kebersamaan, keterbukaan, kerelaan hati untuk dikritik, pengertian, tidak egois dan bersedia berkorban.... apalagi ya... mungkin masih banyak yang lainnya.... Saya dapat memastikan masih akan ada lagi touring lainnya dan dengan anggota yang lebih banyak lagi. Kiranya TUHAN akan selalu menyertai kami di jalan. Untuk para pengendara motor... selalu gunakan helm ya... dan berhati-hatilah dalam berkendara.

 

BIG GBU!

 

__________________

BIG GBU!

hai hai's picture

Jadi pengen muda lagi

Josua, Sejak nikah saya tidak pernah touring naik motor lagi, membaca cerita kamu jadi mau lagi. Hanya saja, kayaknya kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan untuk berdingin-dingin ria naik motor.

Dalam 10 tahun ini saya jarang berlibur ke puncak, karena menurut saya puncak sudah kehilangan pesonanya dan macetnya setengah mati. Apalagi sejak ada Pondok Harapan di lereng gunung salak, 11Km dari kota bogor, saya lebih suka ke sana. Rencananya malam tahun baru nanti mau ngumpul rame-rame di sana. Mau ikutan nggak Jos?

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

peterkambey's picture

Lain kali ajak-ajak dong

Wah.. saya mau tuh ikutan... Sejak 5 tahun lalu punya Honda MegaPro, cuman dipake buat ke kantor yang jaraknya 5 KM dari rumah.. Pake mobil tanggung amat soalnya... hehehe.. Lain kali ajak dong, tuh Honda Meggie belom pernah diajak jalan jauh. Mosok 5 tahun KM-nya baru 41000-an....
Josua Manurung's picture

Hahaha...

maunya sih aku ajak-ajak yang lain... tapi dananya belum ada tuh... coba kia bilang ke Admin untuk ngadain touring bareng atau ke DUFAN bareng.... wah seru tuh....

BIG GBU!

__________________

BIG GBU!