Submitted by jesusfreaks on

Dengan sebutan apakah aku dipanggil ?

pantaskah ? wajarkah ? sesuaikah ?

 

seorang tua memanggilku : "anak"

bangun pagi aku merenung, sudahkah aku menjadi ANAK yang baik ?

menjelang tidur malam, aku kembali merenung, sudahkah aku menjadi ANAK yang baik ?

 

disaat bersamaan seorang wanita & pria memanggilku : "abang"

bangun pagi aku merenung, sudahkan aku menjadi ABANG yang baik ?

menjelang tidur malam, aku kembali merenung, sudahkan aku menjadi ABANG yang baik?

 

disaat bersamaan juga seorang wanita memanggilku : "sayang"

bangun pagi aku merenung, sudahkan aku menjadi SUAMI yang baik ?

menjelang tidur malam, aku kembali merenung, sudahkan aku menjadi SUAMI yang baik?

 

disaat bersamaan juga seorang wanita memanggilku : "papa"

bangun pagi aku merenung, sudahkan aku menjadi BAPAK yang baik ?

menjelang tidur malam, aku kembali merenung, sudahkan aku menjadi BAPAK yang baik?

 

akupun mulai merenungkan berbagai panggilan hidup ini

aku disebut pelayan

aku disebut hamba

aku disebut sahabat

aku disebut duta

 

semua panggilan itu bisa saja hadir bersamaan

akupun mulai bertanya : bagaimana mempertanggung jawabkannya ? mustahil aku mempertanggungjawabkan semua

terlintas dalam pikiran ku : mungkin sebagian saja yang perlu kupertanggungjawabkan, yang lain biarkan saja orang memanggilnya

 

tapi TIDAK, aku HARUS bertanggung jawab terhadap SEMUA PANGGILAN.

aku HARUS MERENUNGKANNYA SETIAP HARI, bangun pagi, menjelang tidur malam, apakah aku melakukannya dengan baik ?

 

aku ingin menjadi duta berhati hamba

aku ingin menjadi bapak berhati hamba

aku ingin menjadi abang berhati hamba

aku ingin menjadi suami berhati hamba

melakukan yang terbaik tanpa mengenal lelah & waktu

melakukan yang terbaik sekalipun tidak dihargai

melakukan yang terbaik sekalipun menuai caci

 

Biak, 14 maret 2008

Jesus Freaks,

Live X4J, Die As A Martyr