Submitted by RudiKaryadi on

Sebentar lagi, bulan Maret 2021, sebuah aplikasi penyiaran audio daring akan menutup server Indonesianya. Sejauh ini saya belum tahu apa alasannya, barangkali karena pengguna Indonesia tidak menguntungkan sesuai harapan. Aplikasi ini mempunyai sejumlah server, antara lain Amerika Serikat, Jepang, Korea, Vietnam dan Arab. Saya mulai menyimak sejak awal tahun 2020 dan mendapati banyak anak muda Kristen dari berbagai daerah di Indonesia yang menggunakan aplikasi ini.

Dibanding aplikasi penyiaran video yang rawan konten seksual, aplikasi audio/radio relatif ramah iman. Ada beberapa akun yang aktif membuat konten siaran rohani, dari sharing iman, renungan, memutar lagu rohani atau sekedar berkenalan. Fitur kategori memudahkan pengguna seiman untuk bertemu. Tinggal klik kategori "agama/budaya" maka akan muncul sederet ruang penyiaran yang berciri kristen, dari judulnya ataupun dari gambar latar belakang ruang siarannya. Sayangnya entah mengapa, pertengahan tahun lalu, kategori "agama" dihilangkan dan anak muda Kristen menjadi kesulitan untuk mencari ruang siaran berkonten rohani, setidaknya tidak semudah sebelumnya.

Lalu sekarang server Indonesia ditutup. Ke mana anak muda akan berkumpul? Aplikasi penyiaran video banyak bertebaran, namun konten goyang-goyang seksi dan konten negatif lain cukup banyak sehingga dapat mencederai rasa kerohanian seseorang.

Barangkali ini bisa jadi tantangan dan peluang bagi penyedia layanan daring. Youtube sudah penuh dengan konflik-konflik ideologis keagamaan. Aplikasi streaming video sudah penuh konten sensual. Adakah ruang maya alternatif untuk anak muda kita?

*diedit karena ada salah kata