Tiba-tiba aku ngebayangin kalau seandainya zaman Tuhan Yesus dulu sudah ada gadget ... gimana ya situasi gereja saat itu. Mungkin sama seperti saat ini.
Kalau lihat film Tuhan Yesus, terutama pas Yesus masuk ke Bait Allah dan hendak membacakan firman Tuhan ... suasana sangat khsusuk, tenang ... hampir semua orang yang ada di situ menghargai firman Tuhan yang ingin disampaikan. Yah, walaupun di film itu, yang saya ingat, Yesus berkata, "Demikianlah firman Tuhan digenapi ...." (kurang lebih begitu intinya) dan respons semua orang di situ, "Haaa ... firman Tuhan digenapi." Saat itu, ada respons langsung terhadap firman Tuhan yang disampaikan.
Kalau zaman Yesus sudah ada gadget, atau setidaknya orang orang saat itu punya Hp, pasti tidak akan ada respons terhadap firman Tuhan seperti dalam film itu. Hampir sebagian besar pasti tunduk dan ketik sana sini ... bahkan, Yesus baca firman Tuhan pun tidak didengarkan dengan baik.
Coba amati suasana di gereja saat ini. Ketika di gereja, saya pernah melihat seorang wanita, baru datang, terus duduk, dan mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya ... dan sesuatu itu adalah Hp. Langsung dengan lincahnya jari jemarinya mengetik sana sini sambil sesekali kepalanya tengok sana sini. Itu berlangsung sampai pujian penyembahan dimulai, berlangsung, dan ia masih tetap dengan aktivitas yang sama. Ya, ini sebagai contoh saja, yang pernah saya lihat sendiri.
Saya percaya tidak semua orang Kristen berperilaku seperti ini. namun, peristiwa ini bisa menjadi perhatian kita semua untuk menggunakan Hp atau gadget lainnya dengan bijaksana. ya, kalau di gereja ... janganlah sms an atau mainan dengan Hp atau gadget lainnya. Di gereja ya ibadah, fokus pada Tuhan ... bukan pada layar kaca terang Hp kita. Ya, semoga ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua, termasuk saya ...